cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
THE ROLE OF OOCYTE IN DETERMINING FERTILIZATION SUCCESS AND EMBYO QUALITY IN VITRO FERTILIZATION (IVF) PROGRAMS Angella, Gita; Legiran, Legiran
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran morfologi oosit dalam menentukan keberhasilan fertilisasi dan kualitas embrio pada program fertilisasi in vitro. Penelitian ini merupakan sistemtika review yang bersifat deskriptif-kualitatif dengan pendekatan naratif. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari literatur sekunder berupa artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal nasional dan internasional bereputasi. Artikel yang dipilih berasal dari berbagai database ilmiah terpercaya seperti PubMed, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar. Morfologi oosit berperan penting dalam menentukan keberhasilan fertilisasi dan kualitas embrio pada program IVF, namun penilaian ini harus didukung pendekatan lain yang lebih objektif dan terintegrasi agar hasil klinis lebih optimal dan prediksi lebih akurat. Penelitian lanjutan dengan pendekatan multidisipliner sangat dianjurkan untuk mengintegrasikan aspek morfologi, molekuler, dan klinis secara menyeluruh dalam upaya peningkatan kualitas dan efektivitas layanan fertilitas di masa depan.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK SAMI MIRAH FARMA KALIKEBO TRUCUK KLATEN Tohang, Merry Hetlina Br; Harsono, Samuel Budi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47304

Abstract

Banyaknya Apotek yang mulai berdiri membuat Apotek Sami Mirah Farma Klaten memiliki komitmen dalam mengedepankan kepuasan dan meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian secara optimal. Apotek Sami Mirah perlu mengetahui aspek-aspek pelayanan kefarmasian yang harus optimalkan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian secara parsial dan secara total serta pengaruh karakteristik pasien terhadap tingkat kepuasan pasien di apotek Sami Mirah Farma Kalikebo Trucuk Klaten. Kepuasan pasien dinilai melalui pengukuran nilai kepuasan pasien dan Gap pada masing-masing indikator pertanyaan yang mewakili 5 dimensi ServQual. Kepuasan dengan nilai indikator terendah dan nilai negatif Gap (kepuasan-harapan) yang besar menggambarkan indikator yang harus ditingkatkan untuk memenuhi kualitas pelayanan kefarmasian dan memenuhi harapan pasien. Karakteristik pasien di analisis menggunakan uji statistic untuk melihat hubungan dengan pelayanan kefarmasian. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan rancangan prospektif dengan mengukur kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian menggunakan metode ServQual yang mewakili 5 dimensi sebagai parameter kepuasan pelayanan kefarmasian yang terdiri dari daya tanggap (responsiveness), bukti fisik (tangibles), kehandalan (reliability), jaminan (assurance) dan empati (empathy). Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien terhadap tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian.
KORELASI IMT, PENGGUNAAN GADGET DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN MIOPIA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA Khoiro, Islahudin Fayakun; Rasyid, Meriana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47323

Abstract

Semua indera yang kita miliki merupakan hal penting untuk menunjang dan meningkatkan kualitas hidup kita, salah satunya indera penglihatan (mata) kita dapat melakukan semua aktivitas dengan mudah apabila kita melihat lingkungan sekitar kita. Berdasarkan data WHO tahun 2012, mayoritas gangguan penglihatan global disebabkan oleh refraksi tidak terkoreksi, disusul katarak dan glaukoma. Perhatian yang kurang terhadap kesehatan mata dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti miopia, yang merupakan gangguan refraksi paling umum di dunia. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perbedaan penggunaan gadget, IMT, dan aktivitas fisik terhadap miopia pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dan data dari mahasiswa kedokteran terkait penggunaan gadget, IMT, aktivitas fisik, dan kejadian miopia. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (78,6%) dengan tingkat kejadian miopia yang cukup tinggi. Analisis statistik menunjukkan bahwa hanya jarak penggunaan gadget yang berhubungan signifikan dengan kejadian miopia pada mata kanan (p < 0,05). Variabel lain seperti intensitas cahaya, posisi penggunaan gadget, IMT, serta aktivitas fisik di dalam dan luar ruangan tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap kejadian miopia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jarak pandang yang terlalu dekat saat menggunakan gadget berpotensi meningkatkan risiko miopia, sementara faktor lain seperti IMT dan aktivitas fisik tidak berperan signifikan pada sampel di Universitas Tarumanagara.
PENGARUH MOTIVASI KERJA, KEPUASAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA KLINIK XYZ DI JAKARTA Yaputri, Prisca; Bernarto, Innocentius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47347

Abstract

Sebuah organisasi memiliki kebutuhan untuk mengukur kinerja karyawan dan juga mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai. Beberapa faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah motivasi kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada Klinik XYZ di Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh karyawan yang bekerja dalam klinik XYZ berjumlah 52 orang yang juga dijadikan sebagai sampel penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner melalui google form dengan menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah PLS-SEM dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0. PLS-SEM.  Dari hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai path coefficient > 0 (0,158), komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,334), motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,033), komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,492), kepuasan karyawan berpengaruh positif terhadap kinerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,387), motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,021) dan komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja dengan nilai path coefficient > 0 (0,021).
HUBUNGAN HYGIENE SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEPADATAN LALAT DI PUSAT KULINER PADANG BULAN KEC. MEDAN BARU Nanda, Meutia; Syafa R, Nur Ashilah; Ginting, Nurkholisah Br; Rizka F, Septiani; N.H, Henni Irene
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47388

Abstract

Hygiene sanitasi lingkungan adalah faktor penting dalam menjaga kualitas makanan serta mencegah penyebaran penyakit melalui vektor seperti lalat, terutama yang berasal dari aspek penjamah makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hygiene sanitasi lingkungan dengan tingkat kepadatan lalat pada usaha makanan serta dampaknya terhadap kesehatan konsumen di kawasan Pusat Kuliner, Padang Bulan, Kec. Medan Baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan dengan menggunakan sampel jenuh, yaitu teknik pengambilan sampel di mana seluruh anggota populasi dijadikan sampel karena jumlah populasi terbatas atau kecil. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner, serta dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara higiene penjamah makanan dengan nilai p=0,001 < 0,05 dan sanitasi tempat usaha p=0,008< 0,05 terhadap kepadatan lalat. Dapat disimpulkan bahwa kebersihan personal penjamah makanan dan kondisi sanitasi lingkungan berpengaruh terhadap kepadatan lalat. Upaya perbaikan higiene dan sanitasi sangat diperlukan untuk mencegah risiko penyebaran penyakit melalui makanan.
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK HUGS THERAPY DAN GUIDE IMAGERY (HUGI) UNTUK MENURUNKAN TINGKAT ANSIETAS PADA LANSIA DI WISMA WUKIRATAWU BALAI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA YOGYAKARTA Pratiwi, Endhika Agustin; Kartinah, Kartinah; Rohman, Muh Fathoni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47527

Abstract

Latar Belakang : Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan fisik dan psikologis, termasuk kecemasan. Prevalensi kecemasan pada lansia di Indonesia cukup tinggi dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Intervensi nonfarmakologis seperti guided imagery dan hugs therapy telah terbukti efektif dan aman untuk mengurangi kecemasan pada lansia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi hugs therapy dan guided imagery (HUGI) dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia di Wisma Wukiratawu, Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Yogyakarta. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan evidence-based nursing dengan menerapkan intervensi HUGI pada lansia yang mengalami kecemasan. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan menggunakan kuesioner GAS (Geriatric Anxiety Scale) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan. Lansia yang semula mengalami ansietas berat turun menjadi ansietas sedang, sedangkan lansia dengan ansietas sedang menurun menjadi ansietas ringan setelah intervensi HUGI. Kesimpulan : Terapi HUGI efektif menurunkan tingkat kecemasan pada lansia di panti jompo, intervensi ini mudah dilakukan, dan memberi efek menurunkan kecemasan dan efek rileks sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup lansia.
PERKAWINAN ANAK DI LOMBOK: ANALISIS GENDER DAN DAMPAKNYA TERHADAP HAK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Mahayogi, Ni Putu Tirta Dewi; Widarini, Ni Putu; Dwipayanti, Ni Made Utami
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47692

Abstract

Perkawinan anak masih menjadi permasalahan serius di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di wilayah Lombok yang mencatat angka tertinggi secara nasional. Praktik ini tidak hanya berdampak pada masa depan anak perempuan, tetapi juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia, khususnya hak kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena perkawinan anak dari perspektif gender, dengan menelusuri determinan sosial budaya, norma adat, ketimpangan relasi gender, serta dampaknya terhadap remaja perempuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur terhadap artikel ilmiah, laporan program, dan dokumen kebijakan yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkawinan anak di Lombok tidak hanya dipengaruhi oleh tradisi lokal seperti merariq kodek dan tekanan ekonomi, tetapi juga diperkuat oleh dominasi budaya patriarki dan lemahnya penegakan hukum. Dampaknya meliputi risiko kehamilan usia dini, gangguan kesehatan fisik dan mental, serta terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang ramah remaja. Penelitian ini merekomendasikan strategi intervensi yang bersifat lintas sektor, termasuk pemberdayaan remaja perempuan, pendidikan seksual komprehensif, serta pelibatan tokoh adat dan agama untuk mengubah norma sosial yang merugikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan perlindungan anak dan kesetaraan gender di tingkat daerah maupun nasional.
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI INSTAGRAM TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUK K. S. Toga, Jessica Rambu; Romeo, Petrus; Ndun, Helga J. N.; Marni, Marni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47866

Abstract

Minimnya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dapat mengakibatkan pengambilan keputusan yang kurang tepat dalam menghadapi perubahan fisik dan psikososial yang terjadi selama masa perkembangan remaja. Promosi kesehatan melalui Instagram menjadi salah satu alternatif yang efektif karena dekat dengan keseharian remaja dan mampu menyampaikan informasi secara menarik. Fokus dari penelitian ini diarahkan untuk mengkaji dampak promosi kesehatan melalui media Instagram terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja terkait kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kupang. Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest and posttest. Sampel berjumlah 87 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen berupa kuesioner diberikan sebelum dan sesudah intervensi promosi kesehatan melalui akun Instagram. Data dianalisis menggunakan metode uji Wilcoxon. Hasil penelitian memperlihatkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 13,44 menjadi 18,51 dan skor sikap dari 28,61 menjadi 35,26 setelah intervensi. Uji statistik menghasilkan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang memperlihatkan pengaruh signifikan. Dapat disimpulkan bahwa Instagram merupakan media yang efisien untuk memperluas pengetahuan dan membentuk sikap remaja terkait kesehatan reproduksi. Sekolah disarankan untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi yang menarik bagi remaja.
PENGARUH MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN KRITIS DI INTENSIVE CARE UNIT Qotrunnada, Hasna Fadhilah; Faozi, Ekan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47885

Abstract

Pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami ketidakstabilan hemodinamik akibat imobilisasi berkepanjangan dan dapat menghambat proses pemulihan. mobilisasi progresif dapat menjadi pilihan intervensi non farmakologis yang dapat menstabilkan hemodinamik pasien kritis di ICU. Tujuan : mengkaji pengaruh Mobilisasi progresif terhadap status hemodinamik pasien kritis di ICU. Metode : Literature review dengan mencari sumber menggunakan database Research gate dan Google Schoolar jurnal nasional dan internasional 5 tahun terakhir, analisis jurnal menggunakan metode PRISMA. Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mobilisasi progresif secara konsisten meningkatkan parameter hemodinamik, seperti tekanan darah, heart rate, laju pernapasan, mean arterial pressure (MAP), dan saturasi oksigen pada pasien kritis, baik dengan maupun tanpa ventilasi mekanik. Selain itu, intervensi ini juga mempercepat pemulihan, menurunkan risiko komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien ICU. Kesimpulannya, mobilisasi progresif merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan aman untuk memperbaiki status hemodinamik pasien kritis di ICU, sehingga perlu menjadi bagian integral dari standar asuhan keperawatan intensif.
HUBUNGAN FREKUENSI DAN DURASI MENARI DENGAN DERAJAT KURVATURA LUMBAL PADA PENARI BALI Trisnarini, Silviya Anindhita; Kinandana, Gede Parta; Tianing, Ni Wayan; Vittala, Govinda
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47987

Abstract

Tari tradisional Bali merupakan warisan budaya yang masih lestari dan menjadi daya tarik utama wisatawan. Penari Bali umumnya mulai belajar sejak usia dini dan menjalani latihan rutin dalam jangka panjang. Latihan menari yang intens dan berulang dapat memengaruhi kelengkungan kurvatura lumbal, yang berisiko menyebabkan gangguan seperti hiperlordosis serta berdampak pada kesehatan dan kenyamanan gerak penari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi dan durasi menari dengan kelengkungan kurvatura lumbal pada penari Bali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan 64 penari Bali. Frekuensi dan durasi menari diukur melalui wawancara langsung dengan subjek, sedangkan derajat kurvatura lumbal diukur menggunakan flexicurve. Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan adanya hubungan positif antara frekuensi menari dengan derajat kelengkungan kurvatura lumbal (p=0,001; r=0,398), serta antara durasi menari dengan derajat kelengkungan kurvatura lumbal (p=0,009; r=0,325), meskipun keduanya memiliki kekuatan hubungan yang lemah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi dan durasi menari dengan derajat kelengkungan kurvatura lumbal pada penari Bali, yaitu semakin tinggi frekuensi dan durasi menari maka semakin tinggi pula derajat kelengkungan kurvatura lumbal pada penari Bali