cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
THE CHARACTERISTICS URINARY TRACT INFECTION AND ANTIMICROBIAL SENSITIVITY PATTERNS IN PREGNANT WOMEN Agil, Ahmad; Fujiko, Masita; Oddang, Andi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50405

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu komplikasi obstetri paling umum dengan dampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik ISK pada kehamilan serta pola sensitivitas antimikroba berdasarkan tinjauan literatur terbaru. Analisis dilakukan terhadap publikasi internasional tahun 2020–2025 melalui PubMed, Scopus, Web of Science, dan ScienceDirect. Hasil telaah menunjukkan prevalensi ISK pada ibu hamil berkisar antara 18–24 %, dengan Escherichia coli sebagai patogen dominan sekitar 70 %. Resistensi antimikroba ditemukan meningkat secara global, terutama pada Gram-positif terhadap ampisilin, sementara pola regional memperlihatkan variasi yang signifikan. Selain itu, meta-analisis menegaskan bahwa ISK meningkatkan risiko persalinan prematur hampir dua kali lipat. Temuan ini menekankan pentingnya skrining rutin, pemilihan antibiotik yang rasional, serta kebijakan pengendalian resistensi untuk menurunkan risiko komplikasi obstetri.
HUBUNGAN STATUS MAGNESIUM DAN KALIUM DENGAN HIPERTENSI DAN PENYAKIT JANTUNG : LITERATURE REVIEW Khair, Yaumil; Safitri, Asrini; Dirgahayu, A. Millaty Halifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50413

Abstract

Hipertensi dan penyakit jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Faktor risikonya sangat dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola konsumsi makanan, termasuk asupan mineral penting seperti magnesium dan kalium. Asupan magnesium yang rendah dapat memengaruhi regulasi tekanan darah serta fungsi jantung. Defisiensi magnesium meningkatkan risiko hipertensi, aterosklerosis, dan aritmia. Sementara itu, rendahnya kadar kalium berhubungan dengan retensi natrium, peningkatan tekanan darah, serta gangguan irama jantung. Oleh karena itu, memahami hubungan antara status magnesium dan kalium dengan hipertensi serta penyakit jantung sangat penting sebagai dasar pencegahan dan pengelolaan penyakit kardiovaskular melalui perbaikan pola makan dan intervensi nutrisi yang tepat. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur mengenai hubungan status magnesium dan kalium dengan hipertensi dan penyakit jantung. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui metode literature review. Penelusuran dilakukan pada database Elsevier, PubMed, dan NCBI untuk mengulas hubungan tersebut. Sebanyak 10 studi yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dimasukkan dalam tinjauan ini. Dari hasil analisis, 2 jurnal (20%) meneliti magnesium dan kalium terhadap hipertensi, 3 jurnal (30%) meneliti magnesium saja, dan 2 jurnal (20%) meneliti kalium saja terhadap hipertensi. Sementara itu, 3 jurnal meneliti hubungan dengan penyakit jantung, yaitu 1 jurnal (10%) meneliti keduanya, dan masing-masing 1 jurnal (10%) meneliti secara terpisah. Sebanyak 5 jurnal (50%) menemukan adanya korelasi, sedangkan 5 jurnal lainnya menyatakan tidak terdapat hubungan antara magnesium dan kalium dengan hipertensi serta penyakit jantung.
KARAKTERISTIK PASIEN CA MAMMAE DENGAN KEJADIAN METASTASIS : LITERATURE REVIEW Afriani, Besse Nur Sri; Pratiwi, Dwi; Jufri, Jufri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50438

Abstract

Kanker merupakan penyakit tidak menular dimana terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat, tanpa terkendali dari sel maupun jaringan. Pertumbuhan ini dapat menggangu proses metabolisme tubuh dan menyebar antarsel dan jaringan tubuh. Kanker payudara disebut juga dengan Carcinoma Mammae adalah sebuah tumor (benjolan abnormal) ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara. Pemeriksaan payudara sendiri secara rutin dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat sangatlah penting. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien ca mammae dengan kejadian metastasis : literature review. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif studi literature review. Penelusuran ResearchGate, Google Scholar dan Academia.edu mengulas karakteristik pasien ca mammae dengan kejadian metastasis : literature review. Sebanyak 10 studi yang dilakukan antara tahun 2020-2025 dimasukkan dalam tinjauan ini. Secara keseluruhan 296 judul diidentifikasi didapatkan 10 studi yang memenuhi syarat/kriteria yang membahas tentang karakteristik pasien ca mammae dengan kejadian metastasis : literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien ca mammae dengan kejadian metastasis banyak ditemukan pada usia >40 tahun, subtipe luminal A, jenis karsinoma duktal infiltratif dan metastasis ke paru.
HUBUNGAN PENGGUNAAN APD, PENGETAHUAN K3, DAN ERGONOMI DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DI SEKTOR USAHA INFORMAL PADA PEKERJA PENGEMASAN IKAN “MANDIRI 77” DI KECAMATAN BIDUK-BIDUK Ana, Selfi; Palin, Yona; Tonapa, Emelia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50454

Abstract

Kecamatan Biduk-Biduk sebagai wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam sektor informal, salah satunya adalah usaha pengemasan ikan “Mandiri 77”. Pekerjaan ini memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan kerja akibat kondisi kerja yang tidak menentu, durasi kerja yang panjang, serta minimnya penerapan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), pengetahuan K3, dan faktor ergonomi dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja pengemasan ikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 26 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara penggunaan APD (p = 0,112) maupun faktor ergonomi (p = 0,245) dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan K3 dengan kecelakaan kerja (p = 0,003). Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman pekerja terhadap prinsip-prinsip K3 guna menekan risiko kecelakaan kerja di sektor informal
PROFIL LIQUID BODY SCRUB SERBUK KOPI (COFFEA SP.) BERDASARKAN PERBEDAAN GELLING AGENT Putri, Nivada Amalya; Kusumaningtyas, Febrianika Ayu; Chabibah, Ike Fitrah A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50540

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk memformulasikan sediaan gel lulur badan berbahan aktif bubuk kopi (Coffea sp.). Biji kopi diketahui mengandung kafein dan polifenol yang bermanfaat untuk melembapkan dan menghaluskan kulit. Formulasi ini dilakukan. Formulasi ini dilakukan dengan menggunakan tiga jenis gelling agent untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakteristik sediaan yang dihasilkan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah biji kopi sangrai. Sediaan diformulasikan menggunakan gelling agent untuk melihat perbandingan pada tiap formula dengan F1 menggunakan natrium carboxymethyl cellulose (Na-CMC), F2 Carbopol 940, F3 Hydroxy Propyl Methyl Cellulose (HPMC). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan gelling agent yang berbeda berpengaruh dalam pengujian karakteristik sediaan seperti uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya lekat, dan uji daya sebar namun, tidak dalam uji pH. Sehingga dapat disimpulkan penggunaan gelling agent yang stabil dan efektif ada pada formula 2 dengan gelling agent Carbopol 940 untuk sediaan gel body scrub yang mengandung serbuk kopi.
ANALISIS STANDAR DAN PERFORMASI FASILITAS FISIK MENURUT PERSEPSI PENGGUNA INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT ‘AISYIYAH PARIAMAN Gustari, Indah; Hardisman, Hardisman; Erlinengsih, Erlinengsih
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50542

Abstract

Standar dan performasi fasilitas fisik merupakan elemen penting dalam pelayanan rumah sakit. Standar ini diatur dalam Permenkes No. 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit. Evaluasi terhadap fasilitas yang digunakan dikenal dengan istilah Evaluasi Pasca Huni (EPH). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan membandingkan kondisi lapangan dan standar yang ditetapkan.  Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran (mix method) dengan desain explanatory sequential . Populasi terdiri dari pengguna eksternal dan internal, dengan pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling (eksternal) dan simple random sampling (internal). Pendekatan kuantitatif dilakukan melalui metode deskriptif dan observasional, dilanjutkan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan standar ruang IGD RS 'Aisyiyah Pariaman baru mencapai 50%, dan pemenuhan jenis ruangan hanya 29%, masih jauh dari standar yang ditetapkan. Penilaian performasi IGD dari pengguna eksternal dan internal menunjukkan hasil kurang memuaskan. Aspek terendah menurut pengguna eksternal adalah keamanan (skor 2,087), sedangkan menurut pengguna internal adalah kemudahan (skor 2,000). Terdapat hubungan signifikan antara pemenuhan standar dan aspek fisik IGD. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi IGD sesuai regulasi dan peningkatan aspek keamanan serta kemudahan layanan.
UJI AKTIVITAS DAYA HAMBAT FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN BUTANOL BIJI MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) VARIETAS GEDONG GINCU DALAM MENGHAMBAT AKTIVITAS BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS ATCC 29213 Nasution, Aulia Ananta; Brajawikalpa, Rama Samara; Marfuati, Sri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50563

Abstract

Kandungan metabolit sekunder didalam biji mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu memiliki banyak potensi yang belum diteliti secara maksimal, salah satunya sebagai antibakteri yang berpotensi menjadi salah satu alternatif pengobatan antibakteri Sehingga, diperlukan skrining fitokimia dan mengetahui efektivitas dari fraksi n-heksan, etil asetat, dan butanol biji mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213. Penelitian eksperimental dengan rancangan post-test only control group design. Pembuatan konsentrasi dari fraksi n-heksan, etil asetat, dan butanol biji mangga (Mangifera indica L.) varietas Gedong Gincu (0,5%, 1%, 2%, 4%, dan 6%) diuji ke bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213 menggunakan metode pourplate untuk mengetahui daya hambat bakteri, yang kemudian dilakukan analisis statistik menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk, uji parametrik One Way ANOVA, dan uji lanjutan PosHoc LSD. Senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada fraksi n-heksan, etil asetat, dan butanol yaitu, flavonoid, alkaloid, tanin, steroid, saponin. Konsentrasi 6% dari masing-masing fraksi biji mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu memiliki rerata hasil pourplate yang signifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri (p<0,05). Fraksi etil asetat biji mangga (Mangifera indica L.) varietas gedong gincu konsentrasi 6% memiliki daya hambat paling efektif dibandingkan dengan fraksi lainnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213.
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEIKUTSERTAAN IBU HAMIL UNTUK SKRINING HEPATITIS B Apriliani, Aulia Putri; Fujiko, Masita; Susanti, Maya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50617

Abstract

Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global yang utama. Beban infeksi tertinggi terjadi di Wilayah Pasifik Barat dan WHO Wilayah Afrika, dimana masing- masing 116 juta dan 81 juta orang terinfeksi secara kronis. Ibu hamil merupakan anggota keluarga yang perlu mendapatkan prioritas dalam penyelenggaraan upaya Kesehatan. Salah satu cara pencegahan hepatitis B adalah dengan pemberian imunisasi. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi keikutsertaan ibu hamil untuk skrining hepatitis. Menggunakan Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Literature Review atau tinjauan pustaka. Kata kunci yang digunakan adalah “keikutsertaan,“ibu hamil”,“skrining”,“hepatitis”. Telusuri Internet untuk artikel penelitian ini dilakukan melalui dengan mengakses seperti Google Scholar, Pubmed, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sikap ibu hamil merupakan faktor dominan yang memengaruhi keikutsertaan, di mana sikap positif meningkatkan peluang lebih tinggi untuk melakukan skrining. Faktor lain yang juga memiliki pengaruh signifikan antara lain pengetahuan tentang Hepatitis B, peran suami dalam mendukung ibu hamil, serta peran tenaga kesehatan dalam memberikan informasi dan motivasi.
INTERVENSI EDUKASI KESEHATAN TENTANG MILIARIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGETAHUAN SISWA DI MTS ANNIHAYAH KARAWANG Habsari, Silvana Aprilia Tri; Sabrina, Lina Maisa; Hermawan, Deri; Shadrina, Jahra Almas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50622

Abstract

Miliaria atau biang keringat merupakan kelainan kulit yang sering dialami remaja, terutama di daerah beriklim panas dan lembap seperti Karawang. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal, ketidaknyamanan, dan gangguan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai miliaria. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX MTs Annihayah Karawang yang dipilih secara total sampling. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan interaktif di dalam kelas mengenai pengertian, faktor risiko, gejala, pencegahan, dan penatalaksanaan miliaria, serta dilengkapi dengan pemasangan poster edukatif di ruang UKS. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan siswa, dari 65,52% kategori pengetahuan rendah sebelum intervensi menjadi 93,10% kategori pengetahuan baik setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh secara bermakna terhadap peningkatan pengetahuan siswa mengenai miliaria. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara interaktif dan didukung media visual dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja terhadap masalah kesehatan kulit, khususnya di wilayah beriklim panas dan lembap. Upaya edukasi semacam ini penting dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan remaja.
LITERATURE REVIEW : LUARAN MATERNAL PADA PREEKLAMPSIA BERAT DAN EKLAMPSIA Rahayu, Besse Resky; Fujiko, Masita; Salahuddin, Salahuddin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.50665

Abstract

Preeklampsia berat dan eklampsia merupakan bentuk komplikasi hipertensi dalam kehamilan yang dapat menyebabkan morbiditas dan mortalitas maternal yang tinggi. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai disfungsi organ, seperti gangguan ginjal, hati, sistem saraf pusat, dan koagulasi, yang dapat berdampak fatal bagi ibu maupun janin. Di Indonesia, preeklampsia dan eklampsia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian ibu hamil. Oleh karena itu, pemahaman terhadap luaran maternal pada kondisi ini sangat penting untuk menekan angka kesakitan dan kematian ibu. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur atau literatur review. Literatur diperoleh melalui pencarian jurnal ilmiah dan artikel penelitian yang relevan dari berbagai database, kemudian dilakukan proses penyaringan untuk memastikan kesesuaian topik dengan tujuan penelitian. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk menilai luaran maternal pada kasus preeklampsia berat dan eklampsia. Hasil telaah menunjukkan bahwa preeklampsia berat dan eklampsia berhubungan dengan peningkatan risiko komplikasi serius seperti perdarahan postpartum, gagal ginjal akut, edema paru, kejang, serta kematian maternal. Penatalaksanaan yang cepat, deteksi dini, serta perawatan intensif sangat berpengaruh terhadap menurunnya angka komplikasi dan kematian ibu. Berdasarkan temuan ini, penting untuk memperkuat upaya pencegahan, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta optimalisasi fasilitas pelayanan obstetri untuk menekan dampak buruk preeklampsia berat dan eklampsia terhadap luaran maternal.