cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYAKIT RABIES DI KELURAHAN BUGIS Hamid, Abdul; Hamdin; Attamimi, Has’ad Rahman
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30662

Abstract

Rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis, artinya penularannya dari hewan ke manusia. Infeksi ini disebarkan oleh kelinci yang terinfeksi virus rabies. Penyebab utama kasus rabies antara lain kucing, kera, anjing, dan kelelawar. Rabies, juga dikenal sebagai “penyakit anjing gila,” merupakan salah satu masalah utama yang mempengaruhi kesehatan masyarakat umum di Indonesia. Penyakit anjing gila atau sering disebut rabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh Lyssavirus yang menyebabkan pembengkakan pada wajah dan leher. Virus rabies mempunyai kemampuan menyebar melalui udara yang terkontaminasi, gigitan, cakaran, dan jilatan pada kulit yang terpapar. Jenis kulit yang paling rentan tertular rabies adalah yang pembohong atau peliharaan yang tidak menghasilkan vaksin rabies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penyakit rabies terhadap tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Kelurahan Bugis Kec. Sumbawa Kab. Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survei yang bersifat deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional Study.  Instrumen yang digunakan yaitu kuisioner. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square  Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square menujukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tindakan pencegahan rabies terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan tindakan pencegahan rabies   Simpulan pada penelitian ini terdapat hubungan yang  signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan rabies pada masyarakat di kelurahan bugis.
DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) PARU DI UPT PUSKESMAS LAPE Hamdin; Hamid, Abdul; Hasifah, Herni; Maliga, Iga
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30675

Abstract

Tuberkulosis (TB) paling sering menyerang organ paru dan juga bisa menyerang organ lainnya. Penyakit ini menular yang penyebabnya adalah bakteri mycobacterium tuberculosis. Sepuluh penyakit yang menyebabkan kematian di dunia salah satunya adalah Tuberkulosis, Dukungan keluarga adalah sikap, tindakan dan penerimaan keluarga terhadap anggotanya. Tujuan untuk mengetahui dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien Tuberkulosis (TB) Paru. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional untuk menggambarkan hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien TB paru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien penderita TB yang ada di Puskesmas Lape sebanyak 32 responden. Besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 32 responden, dimana Tehnik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di UPT Puskesmas Lape. Hasil penelitian diperoleh di lapangan dari 30 responden menunjukkan 21 responden (70.0%) memiliki dukungan keluarga yang baik, sedangkan yang memiliki dukungan keluarga cukup sebanyak 9 responden (30.0%). Berdasarkan hasil penelitian ini dari 30 responden  menunjukkan  yang patuh minum obat sebanyak 18 responden (60.0%) dan yang tidak patuh dalam meminum obat sebanyak 12 responden (40.0%). Kesimpulan berdasarkan hasil uji statistik spearman rank didapatkan hasil p-value adalah 0,802 yang artinya ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberkulosis (TB) Paru di wilayah kerja Puskesmas Lape.
LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENERAPAN POLA HIDUP SEHAT SEBAGAI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS T2 DI INDONESIA Putri, Nur Ilmya Nugraha Ningrum Irfandi; Puspitasari , Nunik
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30689

Abstract

Pada tahun 2020, terjadi peningkatan jumlah kasus diabetes di Indonesia, mencapai 18 juta penduduk. Ini menyebabkan prevalensi kasus diabetes meningkat menjadi 6,2% dibandingkan dengan tahun 2019. Manajemen diabetes melitus melibatkan lima aspek utama, yakni edukasi, terapi medis yang meliputi nutrisi, latihan fisik, penggunaan obat-obatan, dan pemantauan kadar gula darah. Dalam menjalankan aspek-aspek ini, dukungan dan kolaborasi dari keluarga penderita sangatlah penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan hubungan dukungan keluarga dengan penerapan pola hidup sehat sebagai pencegahan dan penangan diabetes melitus. Metode  yang digunakan  adalah   literature   review   dengan   mencari  artikel   yang relevan  melalui  Google  Scholar  dan  Science Direct.Kriteria  inklusi adalah semua penelitian original dan membahas mengenai hubungan dukungan keluarga dengan penerapan pola hidup sehat pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kriteria eksklusinya yakni studi kualitatif, lokasi penelitian diluar wilayah Indonesia, responden selain diabetes melitus tipe 2, dan artikel tidak bisa diakses penuh secara umum. Didapatkan 11 artikel yang sesuai kriteria inklusi dan seluruhnya memiliki hasil yang sama serta lokasi penelitiannya di seluruh wilayah Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan penerapan pola hidup sehat karena mengakibatkan penderita ter motivasi dan tidak merasa sendirian, selain itu keluarga juga dapat memantau kondisi penderita diabetes tipe 2.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ALQURAN SANTRI MTS PONDOK PESANTREN DI KOTA SAMARINDA Rahmi, Asyifa Salsabila; Nadhiroh, Siti Rahayu; Afiah, Nurul; Syadza, Atthiyah Hanifah Nabilah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan hubungan antara status gizi dengan kemampuan menghafal Alquran pada santri pesantren di Kota Samarinda. Metode penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 150 santri sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia santri berkisar antara 12 hingga 17 tahun, dengan mayoritas pendidikan orang tua pada jenjang SLTA/SMA/SMK (69,3%) dan pekerjaan orang tua mayoritas sebagai pegawai perusahaan/swasta (53,3%). Status gizi santri mayoritas dalam kategori gizi normal (70,7%), sementara obesitas hanya ditemukan pada 4,7% santri. Kemampuan hafalan Alquran sebagian besar berada di bawah rata-rata (79,3%).Analisis statistik menunjukkan bahwa di Pesantren Ihya Ulumudin, tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kemampuan hafalan Alquran (nilai uji Somers’d approx.sig 0.26 > 0.05 dan nilai Value sebesar 0,07). Sebaliknya, di Pesantren Darul Falah, terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kemampuan hafalan (nilai uji Somers’d approx.sig 0.03 < 0.05 dan nilai Value sebesar 0,23), meskipun hubungan ini tergolong sangat lemah.Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak adanya hubungan antara status gizi dan kemampuan menghafal Alquran di Pesantren Ihya Ulumudin, sedangkan di Pesantren Darul Falah terdapat hubungan yang sangat lemah. Diharapkan pihak pesantren dapat lebih mensosialisasikan pentingnya menjaga status gizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan hafalan santri.
EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN READ ALOUD TENTANG ASUPAN GIZI BALITA DI PULAU NASI Ramadhani, Putri Nur; Agustina; Septiani, Riza
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30727

Abstract

Masa balita suatu periode penting bagi anak karena pada masa tumbuh kembang anak yang akan menentukan perkembangan anak di masa selanjutnya. Ketepatan dalam pemberian makan pada balita dapat dipengaruhi oleh pengetahuan ibu, maka dari itu pendekatan terbaik dengan pendidikan kesehatan menggunakan metode/alat bantu promosi kesehatan berupa ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh metode promosi kesehatan   mana yang lebih efektif terhadap pengetahuan ibu tentang asupan gizi bagi balita di Pulau Nasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan quasi-experimental menggunakan rancangan penelitian two group pre-post test design dengan populasi 114 orang. Besar sampel ditentukan dengan metode Purposive Random Sampling berjumlah 60 orang. Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS analisis uji statistik Mann Whitney Test dan Wilcoxon Signed Test (0,05). Hasil penelitian uji menunjukkan bahwa nilai Sig  0.001, terdapat perubahan sebelum dan sesudah penyuluhan. Metode ceramah lebih efektif dalam mengubah pengetahuan tentang asupan gizi balita dengan mean rank posttest sebesar 39,73 lebih besar dari mean rank posttest membaca nyaring (Read Aloud) yaitu 21,27. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dpat meningkatkan promosi kesehatan berupa penyuluhan setiap bulan pada posyandu menggunakan metode ceramah dan membaca nyaring (Read Aloud) secara bergantian agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu akan asupan gizi balita.
MEKANISME HOST AGENT RELATIONSHIP PADA INTERAKSI STREPTOCOCCUS SUIS Handayani, I Gusti Ayu Nastiti Wahyu; Santhi Y., Ni Putu Kusuma
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.30846

Abstract

Streptococcus suis adalah bakteri patogen gram positif yang menyebabkan berbagai penyakit pada manusia dan hewan, terutama pada babi. Infeksi ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 1954 dan kini telah dilaporkan di lebih dari 30 negara. Di Asia, khususnya, terjadi peningkatan kasus yang signifikan akibat konsumsi produk babi yang tidak matang. Streptococcus suis dapat menyebabkan meningitis, endokarditis, dan sepsis pada manusia melalui kontak langsung dengan babi terinfeksi atau konsumsi daging babi yang terkontaminasi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menganalisis  artikel  dari berbagai jurnal  agar  dapat memberikan informasi yang terpercaya mengenai mekanisme host agent relationship pada interaksi Streptococcus suis. Penelitian ini menggunakan metode literatur review. Pencarian literatur diperoleh secara daring melalui database Google Scholar, ScienceDirect, dan Pubmed. Kriteria inklusi yang digunakan sebagai berikut, free full text, subjek penelitian adalah publikasi jurnal dari tahun 2000 sampai dengan 2023,  diterbitkan  dalam  Bahasa  Indonesia  atau  Inggris, dan artikel dipilih  berdasarkan  relevansi. Berdasarkan jurnal – jurnal tersebut diketahui bahwa Streptococcus suis memiliki sejumlah faktor virulensi seperti polisakarida kapsular, protein faktor ekstraseluler, dan toksin suilysin yang berperan dalam invasi dan penghindaran dari sistem imun inang. Faktor-faktor seperti protein permukaan, enzim bakteri, dan interaksi dengan protein inang memainkan peran penting dalam mekanisme adhesi dan invasi Streptococcus suis. Adaptasi bakteri terhadap kondisi nutrisi dan imunologis dalam tubuh inang, serta penghindaran dari fagositosis oleh sistem imun, adalah kunci keberhasilan patogen ini dalam menyebabkan infeksi yang serius dan fatal.
PENGARUH PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP TINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS UDAYANA Hartanto, Wijaya; Parami, Pontisomaya; Senapathi, Tjokorda GA
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31220

Abstract

Penyakit jantung iskemik merupakan salah satu penyebab utama kematian secara global, dan angka kematian akibat penyakit ini terus meningkat setiap tahunnya. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk menyelamatkan nyawa. Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah langkah awal yang krusial dalam menangani henti jantung mendadak sebelum pasien menerima intervensi medis yang lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dampak dari pelatihan BHD pada mahasiswa Fakultas Kedokteran program studi pendidikan dokter terhadap tingkat pengetahuannya. Jenis metode yang digunakan adalah studi one-group only pre-test post-test design yang akan melakukan intervensi berupa pelatihan BHD berdasarkan panduan American Heart Association (AHA) 2020 dan Standar Modul Pelatihan Kemenkes 2019 tanpa randomisasi perlakuan. Penelitian ini melibatkan 460 peserta menggunakan teknik total population sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pre dan post-test. Penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan responden sebelum mendapatkan pelatihan adalah 77,13 dengan standar deviasi 11,54 dan sesudah diberikan pelatihan BHD rata-rata pengetahuan responden adalah 96,06 dengan standar deviasi 5,74. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh hasil mean difference sebesar 18,92 dan nilai P yaitu 0,00 (p<0,05) menunjukan terdapat perbedaan bermakna terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan BHD. Pelatihan BHD secara signifikan meningkatkan pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran tentang intervensi dasar penyelamatan hidup.
PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA PADA KASUS TUBERKULOSIS PARU DENGAN UNDERWEIGHT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEMBONG, KABUPATEN TANGERANG Dessyana C, Sherin; Setyaningrum, Oktavia; Vici, Beatta Ardena; Amin, Muhamad Shodiqul; Tom Surjadi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31315

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang ditimbulkan dari Mycobacterium tuberkulosis. Sebagai penyakit menular, terdapat angka mortalitas dan morbiditas global yang signifikan terkait dengan tuberkulosis. Global Tuberculosis Report 2022 menunjukkan 10.556.328 kasus baru TBC dilaporkan secara global di tahun 2021 dan Asia Tenggara memiliki insiden terbesar. Berdasarkan estimasi WHO, Indonesia menduduki peringkat ke-2 negara dengan beban TB paru tertinggi. Jumlah kasus baru TB meningkat menjadi dari 724.000 ditahun 2022 menjadi 809.000 ditahun 2023. Kementerian Kesehatan melaporkan infeksi TB mencapai 1.060.000 kasus di Februari 2024, dan termasuk jumlah terbesar yang pernah ada. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Tangerang tahun 2021, kasus baru TB paru di wilayah ini mencapai 4.414 kasus dengan 35 kematian. Pasien laki-laki berusia 32 tahun, Tn. AH, yang juga memiliki komorbiditas malnutrisi dan merokok, memiliki kasus TBC paru. Dengan menggunakan pendekatan dokter keluarga yang holistik dan komprehensif, studi kasus ini berupaya menerapkan penatalaksanaan berbasis Evidence Based Medicine dengan pendekatan Family Approach. Mandala of Health adalah konsep panduan dalam pengobatan keluarga yang digunakan pada penelitian ini. Intervensi farmakologis dan non-farmakologis digunakan untuk mengedukasi pasien dan keluarganya tentang faktor risiko penyakit, pencegahan, dan pilihan makanan. Untuk mengikuti evidence-based medicine, diagnosis dan penatalaksanaan pasien telah ditangani secara holistik, patient centered, family approach berdasarkan sejumlah gagasan dan penelitian terbaru. Tn. AH telah melihat perbaikan pada kondisi klinisnya, serta peningkatan berat badan dan penurunan kebiasaan merokok berkat penatalaksanaan holistik yang telah dilakukan.
ANALISIS TEKNIK RADIOTERAPI INTENSITY MODULATED RADIATION THERAPY (IMRT) DENGAN IMMOBILISASI MASKER THERMOPLASTIC PASIEN KANKER LIDAH DI UNIT ONKOLOGI RADIASI RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU Riadi, Komang Reza; Jeniyanthi, Ni Putu Rita; Mughnie, Burlian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31334

Abstract

Lidah berfungsi untuk membantu proses pencernaan makanan, dan pengecap rasa. Kanker lidah terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang dapat bermetastasis dengan cepat karena lidah kaya jaringan limfatik dan pembuluh darah. Radioterapi merupakan salah satu pengobatan bagi pasien dengan diagnosa kanker yang memerlukan alat imobilisasi. Imobilisasi memberikan kestabuilan pada objek untuk menghindari efek samping. Di Rumah Sakit Indriati Solo Baru, masker thermoplast digunakan sebagai alat imobilisasi, berbeda dengan bite block yang umumnya digunakan. Tujuan Penelitian ini mengobservasi pelaksanaan terapi radiasi pada pasien kanker lidah menggunakan teknik IMRT di Instalasi Onkologi Radiasi Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatf dengan pendekatan studi kasus. Dengan mengambil 3 pasien Kanker Lidah yang sedang menjalani terapi radiasi, Hasil penelitian pelaksanaan Radioterapi pada kasus Kanker Lidah berurutan dari Konsultasi dokter, CT Simulator, deliniasi, Treatment Planning System (TPS), Verfikasi dengan EPID, dan Treatment menggunakan mesin LINAC, Kesimpulan penelitian Analisis Prosedur penyinaran Radioterapi pada  kanker lidah dengan imobilisasi masker thermoplast pada pasien kanker lidah di Unit Onkologi Radiasi Rumah Sakit Indriati Solo Baru. Penggunaan teknik IMRT bertujuan untuk mendistribusikan dosis radiasi pada tumor dengan meminimalkan radiasi pada jaringan sehat di sekitarnya. Alasan penggunaan Masker thermoplast agar  dapat mengfiksasi dengan baik area radiasi pada pasien dengan kasus kanker lidah.
HUBUNGAN ANTARA KECUKUPAN YODIUM DALAM URIN DENGAN TINGGI BADAN PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR OMBEN 2 Diana, Diana; Sahadewa, Sukma; Khamidah, Nur; Utami, Sri Lestari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Kecukupan terhadap mineral yodium didalam tubuh merupakan faktor penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Yodium diperlukan sebagai fungsi tiroid yang optimal yang berperan dalam regulasi metabolisme serta pertumbuhan. Anak-anak merupakan kelompok rentan terhadap kekurangan yodium, karena kebutuhan yodium mereka yang lebih tinggi selama masa pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode analisis observasional dengan pendekatan cross sectional pada 41 anak kelas 5 Sekolah Dasar Omben 2. Kadar Ekskresi Yodium Urin (EYU) diperoleh dari analisis di Labkesmas Magelang dengan metode spektrofotometer. Data antropometri tinggi badan  diperoleh dari pengukuran tinggi badan anak menggunakan microtoise dengan ketelitian 0,1 cm. Analisa data menggunakan Uji Spearman. Dari hasil uji Spearman pada penelitian ini didapatkan nilai p 0,510 > 0,05 Hasil tersebut menunjukkan bahwa Ho diterima dan Ho ditolak yang artinya tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben 2. Dapat dilihat pada nilai r -0,107 hubungan sangat lemah dan arah hubungan menunjukkan negatif maka hubungan kedua variabel tersebut tidak searah. Artinya jika EYU meningkat, maka Tinggi Badan akan menurun. Temuan pada penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara kecukupan yodium dalam urin dengan tinggi badan pada anak di Sekolah Dasar Omben.