cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
STRES KERJA PADA DOKTER UMUM IGD Imelda Saragih; Donal Nababan; Lia Rosa Veronika Sinaga; Kesaktian Manurung; Laura Mariati Siregar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.18195

Abstract

Stres di tempat kerja merupakan sebuah masalah yang sangat sering dirasakan oleh karyawan, dimana para karyawan menemui kondisi-kondisi kelebihan kerja, ketidaknyamanan kerja, tingkat kepuasan kerja yang rendah. Stres ditempat kerja juga dapat mengakibatkan pengaruh yang merusak kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, seperti halnya dapat berpengaruh negatif terhadap produktivitas dan keuntungan ditempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah menggali lebih dalam tentang semua hal yang terkait dengan terjadinya stres pada Dokter Umum IGD di RS dr. Hadrianus Sinaga Kabupaten Samosir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang bersifat subyektif, maka data yang diperoleh diperiksa keabsahannya dengan teknik triangulasi, yaitu, triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Informan adalah dokter umum yang bekerja di Ruang Instalasi Gawat Darurat, perawat IGD dan pihak manejemen rumah sakit. Analisis data dilakukan dengan metode Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memang benar telah terjadi stres pada dokter umum IGD di RS dr. Hadrianus Sinaga Kabupaten Samosir. Penyebabnya adalah beban kerja dan waktu kerja, keterbatasan fasilitas di ruangan terutama obat, pekerjaan emergency, pengembangan karir belum maksimal dan dibebani urusan keluarga, kejenuhan kerja terkait masa kerja di atas 10 tahun sehingga menyebabkan kelelahan yang berlebihan. Stres yang terjadi menunjukkan gejala yang ringan. Stres yang terjadi pada Dokter Umum IGD berdampak pada menurunnya prestasi kerja, Kinerja dan kepuasan kerja. Untuk mengurangi stress yang timbul, dokter melakukan meditasi , menonton tv, tidur, bercerita kepada teman atau keluarga, berlibur, merawat tanaman dan hewan peliharaan. Adapun upaya yang dilakukan manejemen rumah sakit untuk mengurangi stress pada Dokter Umum IGD adalah dengan penambahan tenaga dokter sebayak 3 orang dan melakukan pertukaran jadwal dengan dokter lain bilamana mereka membutuhkan istirahat..
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS BUHIT SAMOSIR TAHUN 2023 Seriyana Sijabat; Mindo Tua Siagian; Seri Asnawati Munthe; Donal Nababan; Mido Ester J. Sitorus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.18196

Abstract

Breast milk is the ideal nutrition for babies which contains nutrients that are best suited to the needs of babies as well as protective substances to fight disease. The success of exclusive breastfeeding is influenced by many factors. The aim of the research is to find out the factors related to exclusive breastfeeding at Buhit Samosir Health Center in 2023. Quantitative research method with a cross sectional approach. The research was carried out at the Buhit Samosir Health Center in November 2022-July 2023. The study population was 30 people, the total sampling technique was 30 people. Bivariate analysis of chi-square test and multivariate multiple logistic regression test. The results of the study showed that 10 people (33.3%) who gave exclusive breastfeeding were mostly 25-35 years old and 17 people (56.7%) who did not exclusively breastfeed were 25-35 years old. The majority of breastfeeding mothers have good knowledge (score 23-30) of 24 people (80%), the majority of mothers who give exclusive breastfeeding have good knowledge (score 23-30) of 8 people (26.7%) and the majority of mothers who do not give exclusive breastfeeding good knowledge (score 23-30) as many as 16 people (53.3%). The majority of breastfeeding mothers have a fairly good attitude (score 49-55) as many as 15 people (50%), the majority of mothers who give exclusive breastfeeding have a good attitude (score 56-75) as many as 5 people (16.7%) and the majority of mothers who do not exclusively breastfeed attitude is quite good (score 49-55) as many as 12 people (40%). The majority of breastfeeding mothers had no history of illness as many as 22 people (73.3%), the majority of mothers who gave exclusive breastfeeding had no history of illness as many as 11 people (36.7%) and mothers who were not exclusively breastfed the majority had no history of disease as many as 11 people ( 36.7%). The majority of breastfeeding mothers with first parity gave birth or parity > 4 as many as 18 people (60%), the majority of mothers who gave exclusive breastfeeding with first parity gave birth or parity > 4 as many as 7 people (23.3%) and mothers who were not exclusively breastfed the majority with first parity gave birth or parity> 4 as many as 11 people (36.7%). The dominant factor in exclusive breastfeeding is the attitude factor with a significance value of 0.001 <0.005. Keywords: Exclusive breastfeeding, age, knowledge, attitudes, medical history, parity
DETERMINAN HIPERTENSI PADA PEDAGANG PASAR TRADISIONAL PETISAH DI KOTA MEDAN TAHUN 2023 Parlaungan Siregar; Kesaktian Manurung; Janno Sinaga; S. Otniel Ketaren; Mido Ester J. Sitorus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.18197

Abstract

Berdasarkan data WHO menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi, pada tahun 2025 diperkirakan akan ada 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya, kasus penderita hipertensi di kota Medan menempati posisike2 tertinggi dengan jumlah kasus sebanyak 89.333 jiwa dengan persentase 18,03%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan hipertensi pada pedagang pasar tradisional Petisah dikota Medan tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi crossectional, dengan sampel 94 responden dengan teknik pengambilan accidental sampling, pengolahan data bivatiate menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan kualitas tidur dengan kejadian hipertensi pada pedagang (P-value0,119), ada hubungan stres kerja dengan kejadian hipertensi pada pedagang (P-value0,000), ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi pada pedagang (p-value 0,000), ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi dengan (p-value 0,002), diharapkan kepada dinas kesehatan bekerja sama dengan PD pasar dalam melakukan menyuluhan dan edukasi guna meningkatkan pengetahuan pedagang sehingga dapat meminimalisir kejadian hipertensi pada pedagang
PENGARUH PELATIHAN PEDOMAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA (SDKI) TERHADAP SISTEM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI PUSKESMAS KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Heriyana Amir; Henny Kaseger
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i2.18265

Abstract

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) adalah tolok ukur atau  acuan yang digunakan sebagai pedoman dasar penegakan diagnosis keperawatan dalam rangka memberikan asuhan keperawatan yang aman, efektif dan etis. Penegakan diagnosis keperawatan membutuhkan standar yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk standar klinis yang telah dibakukan agar tindakan yang diberikan kepada klien dapat dibandingkan dalam hal efektivitas intervensi yang diberikan pelatihan untuk perawat terkait pedoman Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) belum optimal sehingga berdampak kepada system pemberian asuhan keperawatan tidak maksimal dan dapat mengakibatkan rendahnya mutu asuhan keperawatan di puskesmas yang akan mempengaruhi penerapan nilai-nilai profesional seorang perawat secara komprehensif Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelatihan  SDKI terhadap pemberian asuhan keperawatan di Puskemas, Kabupaten Bolaang Mongondow. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pra eksperimen One Group Pre-Test Post-Test Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh tenaga keperawatan yang bekerja di Puskesmas Kabupaten Bolaang Mongondow yaitu sejumlah 306 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 75 orang tenaga keperawatan dengan kriteria inklusi belum pernah mengikuti pelatihan SDKI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah melakukan pelatihan SDKI yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi berkisar sig.2-tailed (0.000 < 0.5). Hal ini juga dapat dilihat dari perolehan nilai Pretest sebelum dilakukan pelatihan SDKI diperoleh nilai mean berkisar 46.7% sedangkan setelah dilakukan pealtihan SDKI diperoleh nila mean berkisar 85.0%. kedepan perlu adanya pelatihan SKDI tingkat provinsi untuk meningkatkan sistem pemberian asuhan keperawatan.
IMPROVING TUBERCULOSIS RESPONSE STRATEGIES BY INVOLVING THE PRIVATE SECTOR IN THE PUBLIC-PRIVATE MIX SCHEME: A SYSTEMATIC REVIEW Novie Irawaty L. Manurung; Ede S. Darmawan; Putri Ardhani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.18316

Abstract

Private sector involvement in national tuberculosis (TB) programs positively impacts prevention and service, but challenges remain. The World Health Organization (WHO) provides a framework to enhance public-private engagement. Our aims were to explore evidence and measure success in TB control programs. We conduct systematic literature reviews using PubMed, Embase, and ProQuest databases to find reports published in English with no time limit. PRISMA was used to filter titles and abstracts for inclusion. A search of 176 studies found that 14 fit the inclusion criteria, with 92.8% collaborating on multiple interventions for TB outcomes. Private sector support, health worker assistance, and innovative projects, such as medical associations and religious organizations, improved TB program achievement. In conclusion, the government has implemented four intervention strategies from the WHO framework to increase private sector engagement in each region. These strategies must be implemented in the local context, with a focus on medium and long-term implementation to ensure sustainable results.    
GAMBARAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA PENERIMA BEASISWA TUNAS UNGGUL Ferdian, Dani; Hikmat, Rohman; Ma’ruf, Tisa Layalia Hanifah; Hanif, Azizah; Lasril, Yogi; Anshor, Abdullah; Triyanto, Triyanto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.18323

Abstract

Fenomena masalah kesehatan mental semakin meningkat setiap tahunnya di kalangan mahasiswa. Mahasiswa penerima beasiswa Tunas Unggul merasakan cemas karena harus menyesuaikan dengan metode pembelajaran dan tugas sebagai penerima beasiswa. Terlebih di kondisi pandemi covid-19 yang menyebabkan mahasiswa kurang bersosialisasi dengan guru dan temannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kondisi kesehatan mental mahasiswa penerima Beasiswa Tunas Unggul. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 42 responden. Pengumpulan data menggunakan Self Reporting Questionnaire-29 secara online melalui google form. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak berisiko terjadi gangguan mental emosional yaitu sebanyak 42 responden (68.86%), sedangkan sbagian kecil responden berisiko mengalami gangguan mental emosional sebanyak 19 responden (31.14%). Data tersebut menjadi perhatian bersama bahwa lebih dari seperempat siswa yang berisiko mengalami gangguan kesehatan mental dan perlu dianalisis lebih dalam untuk mengetahui masalah kesehatan mental mahasiswa. Sebagian kecil mahasiswa yang berisiko gangguan mental emosional disebabkan oleh perubahan metode pembelajaran, tekanan pembelajaran, beban dan tugas, serta latar belakang siswa. masalah kesehatan mental yang dialami oleh mahasiswa perlu ditindaklanjuti oleh pihak beasiswa dan pihak universitas untuk meningkatkan kualitas kesehatan mahasiswa. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor yang menyebabkan gangguan kesehatan mental mahasiswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS DIET PADA IBU HAMIL: TINJUAN LITERATUR Tazkia Putri Kagami; Rima Irwinda; Okky Lupita Sari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.18336

Abstract

Kehamilan merupakan periode yang sangat penting. Kualitas diet merupakan salah satu alat ukur yang dapat digunakan untuk dapat menghindari hasil kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis artikel dari berbagai jurnal agar dapat memberikan informasi yang terpercaya mengenai  faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas diet selama masa kehamilan. penelitian ini menggunakan metode literature review. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar dan Pubmed dengan kata kunci ‘kualitas diet ibu hamil. Kriteria inklusi yaitu publikasi nasional dan internasional free full text, publikasi yang bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas diet pada ibu hamil, dan publikasi yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir.  Berdasarkan hasil telaah dari lima jurnal yang relevan dengan tujuan penelitian, terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi kualitas diet pada ibu hamil, yaitu status sosial ekonomi dan pengetahuan terkait gizi. Perlu adanya pertimbangan terkait kesenjangan sosial ekonomi dalam program intervensi kepada ibu hamil, dan diperlukan pemberian edukasi gizi, baik sebelum kehamilan dan selama masa kehamilan.
EFEKTIVAS PROGRAM PENCEGAHAN BERBASIS BUKTI DALAM MENURUNKAN ANGKA PENYALAHGUNAAN NAPZA DI LINGKUNGAN SEKOLAH Febriantika, Febriantika; Ramadhan, Nuri; Virginia, Chatrine
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.18460

Abstract

Masalah serius penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif  di kalangan pelajar telah menimbulkan dampak negatif yang signifikan pada aspek kesehatan fisik, mental, dan pencapaian akademik, memperjelas pentingnya pencegahan yang berbasis pada bukti nyata. Penelitian ini bertujuan untuk membantu sekolah dan pemerintah dalam mengurangi insiden penyalahgunaan NAPZA pada remaja di lingkungan sekolah melalui program pencegahan yang didasarkan pada bukti empiris. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan survei komprehensif yang diterapkan pada siswa, dengan fokus pada pengumpulan data mengenai faktor risiko, faktor pelindung dan perilaku negatif remaja. Pemilihan sekolah dilakukan dengan melihat data kawasan rawan narkoba yang di peroleh dari BNNP Sumatera Utara dan melakukan survey langsung ke sekolah yang berada di kawasan rawan narkoba untuk untuk memperoleh data berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah, tingkat kepedulian kepala sekolah terhadap program pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bentuk pelaksanaan programnya, baik dalam dokumen peraturan tertulis maupun pelaksanaan kegiatan program pencegahan yang ada di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksaan kegiatan intervensi keluarga dan anak mampu membentuk meningkatkan faktor pelindung dan menurunkan perilaku negatif remaja. Keterlibatan aktif keluarga dalam program pencegahan dapat meningkatkan faktor pelindung sehingga menurunkan resiko perilaku negatif pada remaja, serta perubahan positif dalam komunikasi antara anak dan orang tua dapat merubah sikap remaja menjadi lebih baik.  
POTENSI EKSTRAK KULIT BUAH NAGA UNGU (Hylocereus costaricensis) SEBAGAI BIOLARVASIDA Aedes aegypti Rifaldi, Rifaldi; Fakhriadi, Rudi; Fadillah, Noor Ahda; Lasari, Hadrianti HD; Rosadi, Dian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.18771

Abstract

Pengembangan pengendalian vektor DBD dengan bahan alami sangat dianjurkan. Salah satu bahan alami yaitu kulit buah naga ungu (H. costaricensis) mengandung flavonoid jenis antosianin yang berpotensi sebagai biolarvasida. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan potensi ekstrak kulit buah naga ungu (H. costaricensis) sebagai biolarvasida. Penelitian menggunakan desain penelitian true experimental dengan rancangan the post test only controlled group design menggunakan subjek larva Ae. aegypti instar IV. Pengujian potensi biolarvasida menggunakan 7 kelompok uji dengan 4 kali pengulangan. Tujuh kelompok uji terdiri dari 5 kelompok perlakuan yaitu 275,5 ppm, 551 ppm, 1102 ppm, 2204 ppm dan 4408 ppm serta kontrol negatif dan kontrol positif. Hasil Kruskal-Wallis H test didapatkan perbedaan yang signifikan terhadap semua kelompok baik perlakuan dan kontrol (p-Value = 0,001). Hasil Mann-Whitney U Test didapatkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara semua kelompok perlakuan dengan kontrol negatif (p-Value < 0,05). Hasil analisis regresi probit didapatkan LC50 sebesar 3231,961 ppm dan LT50 selama 13,268 jam pada konsentrasi 4408 ppm. Potensi biolarvasida terjadi karena flavonoid jenis antosianin sebagai racun pernapasan sehingga terjadi retriksi inhalasi. Disimpulkan bahwa ekstrak kulit buah naga ungu (H. costaricensis) berpotensi sebagai biolarvasida. Pengembangan penelitian selanjutnya disarankan mengisolasi senyawa antosianin pada kulit buah naga ungu (H. costaricensis) dan mengombinasikan dengan tanaman lain yang berpotensi sebagai biolarvasida.
GAMBARAN KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI KABUPATEN JOMBANG Gustam, Tasalina Yohana Parameswari
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19093

Abstract

Salah satu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus ialah Demam Berdarah Dengue (DBD). DBD ditularkan oleh vektor yaitu nyamuk. DBD mampu menyebar ke wilayah yang lebih luas seiring dengan pertumbuhan dan pergerakan penduduk. Demam Berdarah Dengue (DBD) umum ditemukan di daerah tropis maupun subtropis. Data dunia mengungkapkan bahwa Asia menduduki peringkat pertama penderita DBD setiap tahun dan Indonesia masih menjadi wilayah penularan DBD. Angka kejadian DBD di Provinsi Jawa Timur sebesar 1,15 kasus per 100.000 penduduk pada tahun 2014,  tahun 2015 naik 51,84 per 100.000 penduduk, dan jumlah kematian tertinggi yaitu 283 kematian, menduduki peringkat ke-12 nasional. Oleh karena itu, tujuan riset ini untuk menggambarkan penyakit DBD di Kabupaten Jombang. Riset ini menggunakan desain cross sectional dengan metode deskriptif. Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yaitu data penderita DBD yang terekam di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang. Studi ini dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang pada bulan Desember 2016. Kuesioner, kamera, dan alat tulis digunakan sebagai alat pengumpulan data. Hasil studi didapatkan prevalensi kasus DBD  tahun 2015-2016 tertinggi terjadi pada bulan Januari dan Februari, menurun pada bulan Agustus dan meningkat kembali pada bulan September-Desember. Prevalensi kasus DBD tertinggi terdapat di  Puskesmas Cukir sebanyak 146 kasus, disusul Puskesmas Mayangan sebanyak 104 kasus, dan Puskesmas Peterongan sebanyak 53 kasus. Kemudian untuk distribusi kasus DBD paling tinggi pada golongan umur 5 hingga 14 tahun dan paling rendah pada golongan umur lebih dari 44 tahun.  

Page 49 of 216 | Total Record : 2155