cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
PENGARUH PENYULUHAN DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS LOTU TAHUN 2023 Harefa, Kurniaman; Utama, Indra; Brahmana, Netti Etalia; Wandra, Toni; Sitorus, Mido Ester J.; Siagian, Mindo Tua; Sinaga, Taruli Rohana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19153

Abstract

Penyakit Tb merupakan penyakit yang paling mematikan bagi penderitanya, karena jika tidak segera ditangani dengan cepat akan menimbulkan komplikasi yang parah seperti pleurutis, efusi pleura, empyema dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “pengaruh penyuluhan dengan metode ceramah terhadap peningkatan perilaku pengobatan pasien tuberkulosis. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode quasy experiment. Rancangan penelitian ini adalah non randomized pretest-posttest tanpa control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Pasien Tbyang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Lotu Kabupaten Nias Utara Tahun 2023 sebanyak 29 pasien. Besar sampel dijadikan sebagai total sampling. Pengumpulan data berupa pembagian kuesioner sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan metode ceramah. Analisis data menggunakan uji normalitas data dan Wilcoxon. Hasil penelitian melaporkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan, sikap dan tindakan responden tentang pengobatan TB di Puskesmas Lotu sebelum dan sesudah diberikan metode ceramah (p= <0,001). Diharapkan kepada keluarga pasien untuk dapat melaksanakan peran dan fungsi perawatan keluarga khususnya penderita Tb dalam memberikan motivasi, dukungan, serta pengawasan perilaku pengobatan Tb.
FAKTOR RISIKO HIPERTENSI Purnama Ria Sihombing, Esther; Hidayat, Wisnu; Sinaga, Janno; Nababan, Donal; Ester J. Sitorus, Mido
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19199

Abstract

Hipertensi masih menjadi bahaya kesehatan karena merupakan penyakit yang bersifat 'silent killer' Hipertensi dapat meningkatkan tekanan didalam pembuluh darah di atas normal dan menempatkan pasien pada risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Faktor risiko Riwayat keluarga/keturunan, tingkat pendidikan, stress, kebiasaan minum kopi, kebiasaan merokok berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan mempengaruhi kejadian Hipertensi Masyarakat Usia Produktif Diatas Umur >40 Tahun di wilayah Kecamatan Nainggolan Periode 2021-2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus-kontrol (case-control study). Responden dalam penelitian ini masyarakat usia > 40 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sirait dengan jumlah kelompok kasus sebanyak 50 responden dan kelompok kontrol sebanyak 50 responden. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian ini menggunakan  uji Chi –Square dan selanjutnya  menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor yang paling berpengaruh. Hasil Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan Riwayat Keluarga/ keturunan hipertensi (p=0,002 OR=4,89 95%CI=1,76 - 13,69,) dan Kebiasaan merokok (p=0.047,  OR=1,54 95%CI=1,00 - 2,37)  terhadap kejadian hipertensi dan tidak ada hubungan  tingkat pendidikan responden (p=0,294 OR=0,727 95%CI=0,40 - 1,32), Tingkat stress (p=0.500 OR=1,36 %CI=0,55 - 3,29), kebiasaan Minum kopi(0.872 OR=0,95 95%CI=0,50 - 1,78) terhadap kejadian hipertensi faktor yang paling dominan adalah faktor keluarga/ keturunan (p=0.002) OR=5,246  95%CI=1.846-14.910 yang artinya responden dengan riwayat keluarga/keturunan mempunyai risiko terkena hipertensi 5,246 kali dibanding responden yang tidak memiliki riwayat keluarga/keturunan  Disarankan agar Puskesmas dapat membuat program pencegahan dan penurunan angka kejadian hipertensi melalui kegiatan Deteksi dini/Skrining ifaktor risiko penyakit hipertensi di setiap desa secara rutin setiap bulan serta melakukan edukasi tentang penyakit hipertensi dan faktor-faktor risiko terjadinya hipertensi iterutama pada masyarakat yang memiliki riwayat keluarga/keturunan. Hipertensi dan riwayat merokok.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DENGAN KEPUASAN MELALUI PENGUKURAN HARAPAN DAN PERSEPSI PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT BUN KOSAMBI TANGERANG Azzahra, Fatihah Putri; Nababan, Donal; Syapitri, Heny; Marlindawani, Jenny; Tarigan, Frida Lina; Warouw, Sonny Priajaya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19274

Abstract

Kebutuhan masyarakat terus berkembang seperti kebutuhan akan pelayanan kesehatan, karena kesehatan merupakan salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting dalam menunjang aktifitas. Perbedaan karakteristik tersebut akan berakibat pada persepsi yang berbeda pula terhadap penilaian pelayanan kesehatan, sehingga pada akhirnya memberikan tingkat kepuasan yang berbeda pula pada rumah sakit. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasioal. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit BUN Kosambi Tangerang pada Unit Layanan IGD. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang masuk ke dalam ruang unit IGD yang masih dalam keadaan sadar sehingga dapat berkomunikasi, sedangkan sampel ditentukan dengan menggunakan metode teknik Accidental Sampling. menggunakan rumus Slovin diperoleh sampel penelitian sebanyak 80. Hasil penelitian ini menunjukkan Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang. Tidak ada hubungan antara umur dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang. Tidak ada hubungan antara pendidikan dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang. Tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang. Tidak ada hubungan antara penghasilan dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang. Ada hubungan antara harapan pasien dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang.Ada hubungan antara persepsi pasien dengan kepuasan pasien pada layanan IGD RS Bun Kosambi Tangerang.
ANALISIS LAMA WAKTU PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN THEORY OF CONSTRAINTS (TOC) Henri, Alvin; Nababan, Donal; Etalia Brahmana, Netti; Martalena Silitonga, Evawani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19320

Abstract

Penyediaan rekam medis secara langsung dapat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan di poliklinik rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor constraints/hambatan dalam penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan di RS Sari Mutiara Lubuk Pakam. Metode penelitian menggunakan menggunakan mixed method (deskriptif – kualitatif) dengan pendekatan studi cross sectional, menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap petugas rekam medis. Hasil yang didapat pada perhitungan waktu penyediaan dokumen rekam medis di poliklinik rawat jalan RS Sari Mutiara Lubuk Pakam adalah 13 menit 40 detik dan sebanyak 52% dari penyediaan dokumen rekam medis melebihi waktu yang direkomendasikan Peraturan Kementerian Kesehatan RI (?10 menit). Adapun faktor constraints yang mempengaruhi lama waktu penyediaan dokumen rekam medis berupa beban kerja (p value = 0,002) dan kompetensi petugas (p value = 0,001) pada variabel resource constraints, kelengkapan sarana dan prasarana (p value = 0,043) dalam variabel material constraints, serta pemahaman Standar Operasional Prosedur (p value = 0,000) dalam variabel policy constraints. Beban kerja yang berlebih sewaktu jam sibuk, kurangnya sarana dan prasarana, kerusakan alat, sosialisasi Standar Operasional Prosedur belum optimal membuat petugas tidak efektif dalam bekerja serta memperlambat waktu distribusi rekam medis di unit rawat jalan.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN LANSIA DI UPTD PUSKESMAS RANTO PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR TAHUN 2023 Sari, Maya; Wandra, Toni; Ester J. Sitorus, Mido; Nababan, Donal; Mariati Siregar, Laura
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19348

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia seiring dengan tingginya angka harapan hidup. Jumlah lansia yang meningkat menjadi tantangan bagi kita semua untuk dapat mempersiapkan lansia yang sehat dan mandiri. Masalah psikis usia lanjut merupakan masalah kesehatan lainnya yang sering mendapat kurang perhatian bahkan diabaikan. Untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan Lansia di fasilitas kesehatan telah diterbitkan peraturan pemerintah untuk mengatur pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan. Tujuan penelitian adalah Hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan lansia di UPTD Puskesmas Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur Tahun 2023. Metode penelitian kuantitatif dengan studi explanotary research yang menjelaskan tentang hubungan kasual (sebab-akibat) antara variabel-variabel yang mempengaruhinya. Hubungan sebab-akibat. Populasi lansia sebanyak 2.028 orang. Sampel penelitian menggunakan rumus Taro Yamane diperoleh 95 orang lansia. Analisa data menggunakan uji bivariat dengan Chi-square dan uji multivariat dengan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diketahui ada hubungan antara kualitas pelayanan dari segi tangible (p=0,00), segi reliability (p=0,000), responsiveness (p=0,000), emphaty (p=0,002) dan asurance (p=0,011) dengan kepuasan lansia, dan yang merupakan fakor yang paling dominan pmempengaruhi kepuasan lansia adalah reability dan responsiveness. Untuk itu disarankan Perlu mempertahankan kualitas pelayanan dari segi responsiveness yang sudah baik, dan perlu meningkatkan kualitas dari segi tangible, reliability, assurance dan emphaty di puskesmas, dan bagi pihak puskesmas perlu adanya perbaikan sistem pelayanan yang harus terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan, keluhan serta kritik dari pasien dan keluarga pasien khususmya bagi lansia yang berobat.
HUBUNGAN STANDAR KOMPETENSI PERAWAT DENGAN REWARD YANG DIBERIKAN MANAJEMEN RSUD JAYAPURA Simaremare, Hizkia; Tua Siagian, Mindo; Sinaga, Taruli Rohana; Manurung, Kesaktian; Lina Tarigan, Frida
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19349

Abstract

Perawat rumah sakit selalu menjadi ujung tombak dan berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan ketika pasien masuk ke rumah sakit. Tenaga kesehatan khususnya perawat Rumah Sakit yang mendapatkan reward yang layak akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan secara khusus kepada pasien yang sedang rawat inap dan berobat jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara standar Kompetensi Perawat dengan Reward yang diberikan Manajemen RSUD Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode mixed methods research design di mana menggunakan 2 (dua) tahapan penelitian kegiatan yaitu pengumpulan data secara Kuantitatif dengan menggunakan analisis data  dan dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara langsung kepada beberapa perawat. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa tidak ada hubungan antara Standar Kompetensi Perawat dengan reward yang diberikan manajemen RSUD Jayapura dengan nilai (p Value = 0.553) dan ada hubungan antara masa kerja perawat dengan reward yang diberikan oleh Manajemen RSUD Jayapura dengan nilai (p Value = 0.021). Setelah melakukan wawancara mendalam, peneliti menemukan jenis-jenis reward yang diterima perawat diluar gaji bulanan antara lain, Jasa Medis berupa BPJS, KPS(Kartu Papua Sehat), dan Swasta. Kemudian peneliti juga menemukan fakta bahwa pemberian reward tidak hanya tergantung pada lamanya seorang perawat berkerja, namun juga status perawat (Perawat tetap atau tidak tetap) dimana sebagian besar yang sudah menjadi perawat tetap sudah berkerja cukup lama sebagai tenaga perawat. Lebih lanjut, berdasarkan informasi yang diperoleh dari perawat, peneliti menemukan bahwa pemberian reward seperti gaji dan jasa medis yang menjadi hak perawat sering mengalami keterlambatan pembayaran. Dengan adanya temuan ini maka diharapkan pihak Manajemen RSUD Jayapura terus meningkatkan kompetensi perawat terutama untuk lebih memperhatikan kesejahteraan semua tenaga kesehatan terutama perawat.
EDUKASI KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Ferdian, Dani; Hikmat, Rohman; Zuqriefa, Arida Bitanajsha; Ma’ruf, Tisa Layalia Hanifah; Hanif, Azizah; Noviana, Mikha; Harahap, Saidina Malik Ibrahim; Sutanto, Himawan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19429

Abstract

Masalah reproduksi menyebabkan berbagai dampak negatif seperti masalah fisik dan psikologis. Remaja yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan reproduksi rentan mengalami masalah reproduksi. Remaja memerlukan pemahaman tentang kesehatan reproduksi untuk meningkatkan kualitas kesehatannya. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen terhadap 40 kader sekolah sehat di Sekolah Menengah Kejuruan di Jakarta. Teknik sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner knowledge of reproductive health berbentuk google form tentang pengetahuan kesehatan reproduksi remaja yang dibuat oleh penulis. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui efek edukasi kesehatan kepada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai pre-test dan post-test terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Adapun rata-rata nilai pre-test peserta adalah 70 dan rata-rata nilai post-test adalah 95. Hal tersebut menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 25 poin. Hasil uji wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja (p-value=0.002). Sehingga edukasi merupakan hal penting untuk diimplementasikan di sekolah. Edukasi kesehatan reproduksi merupakan hal penting untuk pembiasaan di sekolah. Pengetahuan peserta terhadap kesehatan reproduksi sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa sehingga dapat menjaga kesehatan reproduksinya. Kemudian, program dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja ini perlu dioptimalkan melalui program promosi kesehatan di sekolah.
DETERMINAN TINDAKAN MEROKOK PADA ANAK REMAJA DI SMP NEGERI 2 KECAMATAN KABANJAHE KABUPATEN KARO TAHUN 2023 Amadea Timanta Karina; Donal Nababan; Mido Ester Sitorus; Frida Lina Br Tarigan
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, namun perilaku ini masih sulit untuk dihilangkan. Tingkat konsumsi rokok baik di dunia, Indonesia hingga provinsi masih sangat tinggi khususnya pada remaja. Perilaku merokok dapat mengganggu kesehatan tubuh. Perilaku merokok dipengaruhi oleh beberapa faktor. untuk mengetahui faktor-faktor determinan tindakan merokok pada anak remaja di SMP Negeri 2 Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian bersifat deskriptif analitik dirancang secara cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa laki-laki SMP Negeri 2 Kabanjahe sebanyak 116 orang dan dalam penelitian ini, ada 90 orang yang dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Metode analisa data menggunakan uji chi-square (bivariate). analisis bivariate menunjukkan p-value = 0,005 (teman sebaya), p-value = 0,0001 (pola asuh orangtua), p-value = 0,0001 (iklan), p-value = 0,0001 (ketersediaan rokok), p-value = 0,0001 (budaya) dan p-value = 0,0001 (peraturan sekolah). Melalui uji multivariate, faktor pola asuh orangtua merupakan faktor yang paling berhubungan dengan tindakan merokok pada remaja, dengan p-value = 0,0001 dan koefisien beta yaitu 13.688. ada hubungan antara teman sebaya, pola asuh orang tua, iklan, ketersediaan rokok, budaya dan peraturan sekolah terhadap tindakan merokok pada anak remaja, dimana variabel yang paling berhubungan adalah pola asuh orang tua. diharapkan agar orangtua memperketat pengawasan mereka terhadap para remaja, sehingga remaja dapat tumbuh dalam lingkungan yang baik.
PROGRESIVE MUSCLE RELAXATION MENURUNKAN TINGKAT INSOMNIA PADA LANSIA KECAMATAN REMBOKEN Pattiasina, Iren Patricya; Toar, Jilly; Suarjana, I Wayan Gede
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19522

Abstract

Progressive Muscle Relaxation merupakan gerakan terapi secara sistematis sehingga pikiran dan tubuh dapat kembali ke posisi rileks. Terapi ini dapat menurunkan tingkat insomnia terutama pada lansia. Insomnia merupakan keluhan kesulitan tidur yang sering dialami pada lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Progressive Muscle Relaxation terhadap tingkat insomnia pada lansia di Panti Werdha Masawangan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode quasi eksperimen one grup pre-test dan post-test. Rancangan penelitian ini hanya menggunakan kelompok perlakuan. Dilakukan observasi awal (pre-test) kemudian diberikan intervensi selama 3x dan selanjutnya akan diobservasi akhir (post-test). Penelitian ini menggunakan kuesioner insomnia rating scale dengan skala likert. Sample dalam penelitian ini berjumlah 20 responden. Hasil penelitian be3rdasarkan kategori terbanyak diketahui bahwa kategori usia 60-75 tahun 15 responden (75%), kategori jenis kelamin perempuan 17 responden (85%) dan kategori pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 13 reaponden (65%). Berdasarkan tingkat insomnia pre-test diketahui bahwa kategori berat 8 responden (40%) dan tingkat insomnia post-test kategori ringan 17 responden (85%). Hasil uji normalitas data diketahui sig>0.05 maka data berdistrbusi normal. Data diuji menggunakan uji paired t-test dan didapati Selisih mean pre-test dan post-test 9.6 (34.8%) dengan p=0.00. Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh progressive muscle relaxation yang signifikan terhadap tingkat insomnia lansia sebesar 34.8%.
SELF HYPNOSIS TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN, LAMA PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF DAN APGAR SKOR PADA BAYI BARU LAHIR Lestari, Yusri Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19731

Abstract

Komplikasi dalam persalinan merupakan salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB). Banyak faktor yang mempengaruhi kelancaran persalinan, diantaranya adalah factor psikologis yang dapat menyebabkan terganggunya fisiologis tubuh selama persalinan. Komplikasi persalinan yang sering terjadi adalah persalinan lama dan asfiksia pada bayi baru lahir. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah psikologi dalam persalinan adalah dengan metode self hypnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self hypnosis terhadap kecemasan ibu bersalin, lama persalinan kala 1 fase aktif dan apgar skor pada bayi baru lahir.  Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin primigravida di Polindes Karanganyar pada bulan Januari sampai Juli 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu bersalin primigravida sebanyak 26 pasien. Sampling menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan berupa data primer. Instrument yang digunakan yaitu Hamilton anxiety Rating Scale (HARS), partograph, dan penilaian skor APGAR. Analisa data menggunakan uji U Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh self hypnosis terhadap kecemasan ibu bersalin dengan nilai 0,07< ? (0,05), terdapat pengaruh self hypnosis terhadap lama kala 1 persalinan dengan nilai 0,11< ? (0,05), dan terdapat pengaruh self hypnosis terhadap APGAR skor bayi baru lahir dengan nilai 0,09< ? (0,05). Self hypnosis memberikan pengaruh positif terhadap kecemasan yang dirasakan ibu bersalin, mencegah persalinan lama dan mengurangi resiko bayi lahir dengan skor APGAR yang rendah.

Page 50 of 216 | Total Record : 2155