cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Peran Bidan dalam Pencegahan Kelainan Genetik Melalui Edukasi dan Konseling Reproduksi Anjani, Arum Dwi; Aulia, Devy Lestari Nurul; Syaira, Marchellya
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46954

Abstract

Factors of infant mortality and morbidity are caused by genetic disorders. Furthermore, cases that occur in Indonesia related to genetic disorders have increased, for example in neural tube defects, Down syndrome, and thalassemia. Based on these incidents, it not only has an impact on the quality of life of children, but also has an impact on the economic, social, and emotional burden on families. The purpose of this writing is to provide analysis results related to the role of midwives in preventing genetic disorders through reproductive education and counseling. The writing refers to qualitative research. Through the results of the analysis carried out, a conclusion is provided related to the role of midwives in preventing genetic disorders through reproductive education and counseling, namely through several strategies including pre-marital and pre-pregnancy education, basic genetic counseling, education about nutrition and the environment, monitoring and education during pregnancy, and community group activities. Through reproductive counseling and education activities related to the prevention of genetic disorders. These reproductive education and counseling activities are preventive and promotive efforts in reproductive health. Based on the education and counseling activities carried out, it is hoped that the community can be more aware of the prevention of genetic diseases and the importance of early detection.
Remote Digital Support for Adults with Pulmonary Tuberculosis: A Systematic Review Tisel, Yulmira; Suarilah, Ira; Wahyuni, Erna Dwi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46969

Abstract

Remote digital health services, including Video Directly Observed Therapy (VDOT) and Wirelessly Observed Therapy (WOT), offer a promising alternative to traditional Directly Observed Therapy (DOT) for tuberculosis (TB) treatment adherence. This systematic review, following PRISMA guidelines, analyzed 10 randomized controlled trials (RCTs) involving 2,226 participants across seven countries. Results showed remote interventions improved medication adherence by 93% and increased sputum conversion rates to 73%. Most participants (84–100%) preferred digital services due to convenience, reduced travel burden, and better communication with healthcare providers. Remote digital health enables flexible, patient-centered care, particularly beneficial in areas with limited healthcare access, while addressing barriers of conventional DOT. However, successful implementation depends on robust technological infrastructure, continuous training for healthcare workers, and patient engagement strategies. Further multicenter studies are needed to validate these findings and guide policy adoption. This review highlights the efficacy and acceptability of remote digital health in TB care, advocating for its integration into treatment programs to enhance compliance and outcomes. Keywords: Remote digital health, pulmonary tuberculosis, medication adherence, health risks, health service
Kejadian Benign Prostatic Hyperplasia Berdasarkan Faktor Kadar Limfosit dan Tempat Tinggal Presmasitha, Bricareira Bara; Kurniati, Yuni Prastyo; Mahmudah, Nur; Triastuti, N. Juni
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46981

Abstract

Benign prostatic hyperplasia (BPH) is a usually abnormality in elderly men. This study aims to explain the influence between residence factors and lymphocyte levels on the incidence of BPH. This study used an analytic observational research design with a cross sectional approach. The population in this study were medical records of histopathology preparations at the PA Laboratory of PKU Muhammadiyah Surakarta Hospital. The sample in this study was medical records of histopathology preparations with a diagnosis of prostate tumor from 2021 to 2024 using the principle technique of total sampling. The research instruments used in this study were laboratory medical records and medical record units at PKU Muhammadiyah Surakarta Hospital. Data analysis techniques in this study include univariate analysis, bivariate analysis using the Chi Square test, and multivariate test using logistic regression test. The results of this study found that there is a significant influence between residence factors and the incidence of benign prostate hyperplasia (P=0.02; OR=7.00). There is no significant correlation between lymphocyte level (%) and the incidence of benign prostate hyperplasia (P=0.040; OR=0,957). The residence variable has a greater influence on the incidence of benign prostate hyperplasia than the lymphocyte level factor.
THE Hubungan Karakteriktik Ibu Dengan Pemanfaatan Layanan Antenatal Care di Puskesmas Malahar Kabupaten Sumba Timur Berelaka, Debora; Farizi, Sofia Al; Djuari, Lilik; Prasetyo, Budi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47038

Abstract

Latar Belakang : Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia, dengan target SDGs menurunkan AKI di bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup pada 2030. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Kabupaten Sumba Timur, memiliki cakupan pelayanan kesehatan maternal yang rendah, seperti K4 (57,3%) dan K6 (46,8%), serta persalinan di fasilitas kesehatan (66,3%) pada 2023. Faktor seperti sosiodemografi, aksesibilitas, dan jaminan kesehatan diduga memengaruhi pemanfaatan layanan kesehatan maternal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik ibu dalam pemanfaatan layanan antenatal care di Puskesmas Malahar, Kabupaten Sumba Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 45 ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Malahar yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggun akan kuesioner dan dianalisis uji analisis Chi-Square Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 68,9% responden tidak melakukan kunjungan antenatal care (ANC) sesuai standar. Berdasarkan hasil uji analisis Chi-Square, terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik ibu dengan pemanfaatan layanan ANC, khususnya pada variabel usia (p=0,007), tingkat pendidikan (p=0,039), dan tingkat pengetahuan (p=0,030). Kesimpulan: karakteriktik ibu, yaitu usia, pendidikan dan pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan lauyanan ANC. Sehingga peningkatan pengetahuan melalui edukasi diperlukan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan ANC di Puskesmas Malahar.
Kadar Sitokin pada Dengue Hemorrhagic Fever Antari, Ni Komang Rani Juli
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47053

Abstract

Disregulasi sitokin memainkan peran utama dalam patogenesis demam berdarah dengue (DBD), yang memengaruhi derajat keparahan penyakit melalui interaksi imun yang kompleks. Studi terbaru mengungkapkan profil sitokin yang berbeda antara demam dengue (DF) dan DBD, dengan implikasi pada luaran klinis dan strategi terapeutik. Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan menggunakan pendekatan scoping review. Subjek penelitian ini adalah kumpulan literatur yang berisi penelitian terdahulu yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Sumber literatur berjumlah 10 jurnal yang diperoleh melalui penelusuran menggunakan database yang terdiri dari Pubmed, Google Scholar, NCBI, dan ScienceDirect. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa disregulasi sitokin sangat penting dalam patogenesis demam berdarah dengue (DBD), dengan peningkatan kadar sitokin proinflamasi seperti TNF-α dan IL-6 yang berkorelasi dengan tingkat keparahan penyakit. Infeksi sekunder menunjukkan kadar sitokin yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan infeksi primer, yang mengindikasikan respons inflamasi yang lebih kuat. Infeksi DENV2 dikaitkan dengan profil sitokin yang lebih kuat dan tingkat keparahan yang lebih besar daripada DENV1. Ketidakseimbangan antara sitokin pro-inflamasi dan anti-inflamasi, terutama tingkat IL-10 yang lebih rendah pada DBD, berkontribusi terhadap disfungsi endotel dan kebocoran plasma. Dengan menargetkan keseimbangan sitokin diharapkan dapat memberikan potensi terapi, sehingga menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut mengenai dinamika sitokin dan perannya dalam DBD.
Pengaruh Vitamin D pada Diabetes Mellitus Tipe 2 dan Gagal Ginjal Kronik Antari, Ni Komang Rani Juli
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47054

Abstract

Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam pengelolaan dan pencegahan penyakit kronis seperti diabetes mellitus tipe 2 (T2DM) dan penyakit ginjal kronis (PGK). Metode penelitian ini adalah studi literatur dengan menggunakan pendekatan scoping review. Subjek penelitian ini adalah kumpulan literatur yang berisi penelitian terdahulu yang berkaitan dengan judul penelitian ini. Sumber literatur berjumlah 10 jurnal yang diperoleh melalui penelusuran menggunakan database yang terdiri dari Pubmed, Google Scholar, NCBI, dan ScienceDirect. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa vitamin D memiliki peran penting dalam pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan gagal ginjal kronis. Vitamin D mempengaruhi sensitivitas insulin dan sekresi insulin, yang keduanya penting dalam pengembangan dan pengelolaan diabetes tipe 2. Kekurangan vitamin D terkait dengan penurunan pelepasan insulin, resistensi insulin, dan disfungsi sel beta, yang merupakan ciri khas diabetes tipe 2. Vitamin D juga berperan dalam melindungi ginjal dengan mengurangi fibrosis dan peradangan, serta mengatur sistem renin-angiotensin-aldosterone yang terkait dengan tekanan darah dan fungsi ginjal. Suplementasi vitamin D dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan fungsi sel beta pada individu dengan risiko tinggi atau baru didiagnosis diabetes tipe 2. Namun, bukti dari uji klinis acak masih bervariasi, dengan beberapa menunjukkan perbaikan pada kontrol glikemik. Secara keseluruhan, vitamin D menawarkan potensi terapeutik sebagai terapi tambahan untuk mengelola diabetes tipe 2 dan gagal ginjal kronis.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Kesehatan Digital (telenursing) dalam meningkatkan Rehabilitasi Pasien Fraktur: Literature Review Firdausy, Muhammad Irvan; Maria, Riri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47057

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing) di negara maju, sangat berkembang pesat. Amerika Serikat adalah negara yang paling banyak menggunakan model ini dan melakukan riset keperawatan dengan 14 (37.8%), disusul oleh Kanada dan Inggris (Souza, Mendes, Mazzo, Godoy, 2016). Aplikasi telenursing dapat membantu pasien dan keluarga dalam melakukan perawatan terhadap anggota keluarga yang sakit. Salah satu area di mana telenursing dapat memiliki dampak signifikan adalah dalam perawatan dan pencegahan cedera muskuloskeletal. Fraktur merupakan salah satu cedera muskuloskeletal. Fraktur pada tulang panjang seringkali mengakibatkan tingkat keparahan yang tinggi, baik dari segi kegawatan, proses penyembuhan, dan dampak pengaruhnya terhadap kemampuan mobilisasi (Padila, 2012 dan Desiartama, 2017 dalam Andri et al., 2020). Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing) terhadap masalah muskuloskeletal. Metode: Penelitian menggunakan desain literature review dengan metode PRISMA. PICO diformulasikan dengan Population : pasien pre dan pasca fraktur usia > 18tahun, Intervention: penggunaan aplikasi kesehatan digital (telenursing), Comparison: perawatan konvensional atau tidak menggunakan aplikasi, Outcome: perbaikan hasil rehabilitasi (misalnya fungsi fisik, kualitas hidup). Pencarian literatur dilakukan pada database elektronik (Bing, EBSCO, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar) untuk artikel terbit Oktober 2014 – Oktober 2024. Kata kunci pencarian mencakup kombinasi Boolean : “fracture” OR “extremity fracture” AND “digital health application” OR “telehealth” OR “telemedicine” OR “telenursing” AND “rehabilitation” OR “improve rehabilitation”. Kriteria inklusi: artikel penelitian RCT, teks lengkap, akses terbuka, berbahasa inggris, subjek pasien fraktur (pre/pasca operasi). Kriteria eksklusi : artikel berupa tinjauan Pustaka, editorial, laporan khusus, abstrak konferensi, serta penelitian dengan subjek usia < 18 tahun atau wanita hamil. Kualitas metodologi studi dinilai dengan instrument JBI untuk RCT. Hasil: dari 83.307 artikel teridentifikasi, tersaring 4 artikel RCT dari 4 negara berbeda yang memenuhi kriteria inklusi. Keempat studi tersebut terdiri dari 2 RCT terkait rehabilitasi pasca fraktur dan dua RCT program tele-rehabilitasi untuk pencegahan fraktur pada populasi risiko tinggi. Secara keseluruhan, intervensi telenursing menunjukkan potensi mempercepat pemulihan, meningkatkan kepatuhan rehabilitasi, dan kualitas hidup pasien. Kata kunci: fraktur, fraktur ekstremitas, aplikasi kesehatan digital, telenursing, telehealth, telemedicine, rehabilitation, meningkatkan rehabilitasi
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Kulit Jeruk Untuk Mengurangi Intensitas Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1 di Tpmb Alfiatun Jannah Asmin Tahun 2024 Ayu Resky Mustafa; Anastasia, Sayu; Sulastri, Heni; Paojiah, Lisa Paridotul; Anastasi, Sayu; Tasya, Rosmayani Febryanti; Betrib, Aulia; Maryati, Titi; Murtasyilah, Yuni; Mawarni, Berliani Mega
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47079

Abstract

Sebagian besar wanita hamil mengalami mual dan muntah pada berbagai tingkatan yang berbeda dan dapat terjadi setiap saat, terutama pagi hari yang dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan salah satunya dengan non farmakologis (aroma terapi kulit jeruk). Zat yang terkandung dalam kulit jeruk adalah minyak atsiri yang berguna untuk menstabilkan sistem saraf sehingga menimbulkan efek tenang bagi siapapun yang menghirupnya. Untuk mengevaluasi efektivitas pemberian aromaterapi Kulit Jeruk dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di Di TPMB Alfiatun Jannah Asmin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan Pre-Post test without control design. pada 30 ibu hamil trimester pertama. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder berupa wawancara dan angket. Angket menggunakan Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE)-24. Selain itu juga menggunakan data primer berupa rekam medis dan kartu kontrol. Analisis uji yang digunakan adalah uji analisis univariat untuk mendapatkan karakteristik responden dan analisis bivariat dengan uji Marginal Homogeneity Wilcoxon Test.Rata-rata tingkat mual dan muntah sebelum intervensi adalah 2,93 dengan standar deviasi 0,785, sedangkan setelah intervensi turun menjadi 2,03 dengan standar deviasi 0,718. Rentang nilai sebelum intervensi adalah 2 hingga 4 dan setelah intervensi adalah 1 hingga 3 menunjukkan terdapat efektivitas aromaterapi Kulit Jeruk dalam mengurangi gejala mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Pemberian aromaterapi Kulit Jeruk terbukti efektif dalam mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil Trimester I. Disarankan agar metode ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif non-farmakologis dalam manajemen mual dan muntah pada kehamilan awal.
Analisis Dampak Perubahan Ketentuan Penjaminan Kacamata Terhadap Utilisasi Kelainan Refraksi di Kota Jambi Dolyanov, Ilham Isnin; Nurwahyuni, Atik
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47085

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dampak perubahan ketentuan penjaminan kacamata terhadap utilisasi kelainan refraksi terkait di Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan data sekunder yang diperoleh dari aplikasi self-service business intelligence (SSBI) BPJS Kesehatan. Data yang dianalisis merupakan data pelayanan rujukan FKTP dan pelayanan RJTL yang rujukannya berasal dari seluruh FKTP di Kota Jambi dengan kode diagnosa rujukan H52 (Disorders of refraction and accommodation) serta data legalisasi kacamata pada tahun pelayanan 2022, 2023 dan 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rate kelainan refraksi meningkat dan berbeda signifikan pada pelayanan rujukan FKTP dan pelayanan RJTL antara sebelum perubahan ketentuan penjaminan kacamata (2022) dengan setelahnya (2023-2024), sedangkan pada pelayanan legalisasi kacamata tidak terdapat perbedaan signifikan. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan tinjauan ketentuan penjaminan kacamata untuk memastikan pelayanan jaminan kesehatan sesuai dengan prinsip kendali mutu dan kendali biaya.
Efektivitas Terapi Okupasi Menggambar dalam Menurunkan Gejala Halusinasi Pendengaran Hermoko, Arsyifa Inneza; Widodo, Arif
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47096

Abstract

Latar Belakang : Halusinasi pendengaran merupakan gejala utama pada pasien skizofrenia yang dapat mengganggu perilaku dan interaksi sosial. Penatalaksanaan non-farmakologis seperti terapi okupasi menggambar dinilai efektif dalam menurunkan gejala halusinasi dan memperbaiki fungsi sosial pasien. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi okupasi menggambar dalam menurunkan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia yang dirawat di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Metode: Karya tulis ilmiah ini menggunakan rancangan studi kasus dengan penerapan evidence based practice pada dua pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Intervensi berupa terapi menggambar dilakukan selama tiga hari, tiga kali sehari, masing-masing berdurasi 5–10 menit. Hasil: Hasil observasi menunjukkan penurunan frekuensi dan intensitas gejala halusinasi pada kedua subjek. Perilaku pasien menjadi lebih stabil, tidak lagi mondar-mandir atau berbicara sendiri, serta mampu membedakan realitas dan halusinasi. Kesimpulan: Terapi okupasi menggambar efektif menurunkan gejala halusinasi pendengaran dan meningkatkan fungsi sosial serta kognitif pasien skizofrenia