cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 1,943 Documents
Kebutuhan Pendidikan Kesehatan Bagi Keluarga dalam Merawat Pasien Stroke Ardianto, Irwan; Amir, Yufitriana; Agrina, Agrina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47684

Abstract

Penelitian ini merupakan studi tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan pendidikan kesehatan bagi keluarga dalam merawat pasien stroke. Proses identifikasi literatur dilakukan secara sistematis melalui pencarian 987 artikel dari berbagai basis data ilmiah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 758 artikel dieliminasi karena topik yang tidak relevan. Sebanyak 229 artikel diseleksi berdasarkan kesesuaian judul dan abstrak dengan kriteria inklusi. Namun, setelah ditelaah lebih lanjut, hanya 20 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis secara full teks, sedangkan 209 artikel lainnya dikeluarkan karena isi publikasinya tidak berkaitan langsung dengan fokus penelitian. Akhirnya, sebanyak 9 artikel full teks dianalisis secara mendalam sesuai dengan rumusan masalah. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat pasien stroke. Pendidikan yang memadai terbukti dapat memperkuat kesiapan keluarga dalam memberikan perawatan jangka panjang, meningkatkan pemulihan pasien, dan mencegah terjadinya komplikasi atau kekambuhan. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan yang terstruktur dan berkelanjutan bagi keluarga perlu menjadi bagian integral dari manajemen perawatan stroke di tingkat rumah tangga.
Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Sensori dan Express Feeling Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pendengaran Luthfiyasha, Fanggareza Firdaus; Oktaviana, Wita; Su’ib, Akhmad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.32966

Abstract

Seseorang yang tidak dapat mengontrol diri sendiri ketika menghadapi suatu kondisi atau penderitaan, maka dapat mengakibatkan kesehatan jiwa terganggu. Halusinasi pendengaran adalah bentuk halusinasi ketika seseorang mendengar suara, ucapan atau bisikan yang sebenarnya tidak nyata. Dalam penanganan halusinasi, terapi aktivitas kelompok dapat dilakukan untuk memperkecil dampak dari halusinasi. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penurunan tingkat halusinasi pendengaran sebelum dan sesudah diberikan terapi aktivitas kelompok dengan terapi bercakap-cakap. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) dengan bercakap-cakap dilakukan dari tanggal 19 Oktober 2023 hingga 21 Oktober 2023 dengan waktu tiap pertemuan 45 menit sebanyak 1 kali dalam sehari dalam 3 hari pertemuan dan menggunakan kuesioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale). Kuesioner AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale) memiliki kategori skor 0 (tidak ada), 1-11 (riangan, 12-22 (sedang). 23-33 (berat), dan 24-44 (sangat berat). Hasil pre-test menunjukkan hasil skor mayoritas dalam kategori berat dan mengalami penurunan hasil skor pada post-test dengan kategori sedang-ringan.
Prevalensi Kengantukan Berlebih di Siang Hari (Excessive Daytime Sleepiness) pada Lansia Marta, Ollyvia Freeska Dwi; Mustapa, Hadi; Aini, Nur; Mashfufa, Erma Wahyu; Ariani, Tutu April
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.43849

Abstract

Kebiasaan tidur yang tidak baik dan gangguan tidur dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai macam penyakit dan kematian. Angka kejadian kengantukan berlebihan di siang hari (excessive daytime sleepiness) yang tinggi dan korelasinya bervariasi pada lansia terutama yang tinggal di lingkungan komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prevalensi kengantukan berlebih di siang hari pada lansia dan faktor yang mempengaruhinya. Design penelitian adalah cross-sectional study, dan sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Data demografi terkait usia, jenis kelamin, lama tinggal di panti, konsumsi kafein, indeks massa tubuh, dan riwayat penyakit. Untuk mengukur kengantukan berlebih pada lansia, peneliti menggunakan the Epworth Sleepiness Scale (ESS). Penelitian ini melibatkan 70 lansia dari panti wreda di Malang, Jawa Timur. Rata-rata usia responden adalah 75.41±9.50 tahun, dengan mayoritas responden adalah berjenis kelamin perempuan sebanyak 78,57%. Responden memiliki lama tinggal di panti selama rata-rata 3.03±3.37 tahun. Indeks Massa Tubuh (IMT) lansia adalah 21.8±4.2 kg/m2 dan berada pada kategori normal. Sebanyak 54,29% lansia memiliki berbagai macam riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes mellitus, dll. Prevalensi kejadian kengantukan berlebih pada lansia adalah sebesar 5.71% sedangkan mayoritas lansia tidak mengalami kengantukan berlebih di siang hari (66%). Kantuk berlebih pada lansia perlu ditangani dengan berbagai macam strategi penanganan yang konprehensif dan sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Faktor Determinan Kejadian Post Anesthetic Shivering di Instalasi Bedah Sentral RS Pku Muhammadiyah Karanganyar Yuliana, Nuriyah; Setyawan, Doni Nur
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44311

Abstract

The complications or side effects anesthetic techniques is shivering. Tremor after anesthesia is a body compensation mechanism that causes side effects, such as discomfort and even pain in patients, as well as increased oxygen requirements due to increased muscle activity. This study aims to find determining factors for post-anesthetic shivering in the central operating room of PKU Muhammadiyah Karanganyar Hospital. The research used a cross-sectional design involving post-operative patients. The method used was an observation format adapted from an instrument developed and validated by Crossley, A. W. and Mahajan, R.P. The results showed that age, environmental temperature, and operating time were factors that influenced PAS (p <0.05), while gender, type of anesthesia and BMI did not influence the occurrence of post-anesthetic shivering (p > 0.05). Conclusion: surgery time is the main factors influencing the occurrence of post- anesthetic shivering. Suggestion: Pay attention to the factors that cause shivering in patients to be able to predict the possibility of shivering in patients and treat patients who experience post-operative shivering
Pengaruh Pijat Kaki Terhadap Tekanan Darah Penderita Hipertensi Widyastuti , Dwi; Safrudin, M. Bachtiar; Azzahra, Sekar Putri; Amanda, Devi Clarisa; Khalizah, Nur; Nurjanah, Nurjanah; Anggreini, Niken; Almadaniyah, Hanun; Safitri, Dwi Amelia; Putri, Anisa Duwi; Sadien, Rayshifa; Anata, Agil
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44443

Abstract

Abstrak Salah satu kondisi medis yang meningkatkan kemungkinan mengalami gangguan kardiovaskular adalah tekanan darah tinggi, juga dikenal sebagai hipertensi. Pijat kaki adalah salah satu metode non-obat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Dengan menganalisis enam artikel ilmiah, studi ini bertujuan untuk menilai efek pijat kaki terhadap tekanan darah individu yang menderita hipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisis literatur dari berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat kaki membantu menurunkan tekanan darah orang yang menderita hipertensi. Oleh karena itu, terapi ini mungkin menjadi salah satu opsi untuk mengobati hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Pijat Kaki, Tekanan Darah.
Hubungan Pengetahuan Perawat Terhadap Self Care Deficit pada Pasien Gangguan Jiwa Zaman, Badrul; Bukhari, Bukhari; Nurlaili, Nurlaili; Rabial, Jihan; Husna, Nurul; Habibi, Habibi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44683

Abstract

Pengetahuan perawat terhadap self care deficit melibatkan pemahaman tentang konsep self care. Perawat harus memahami konsep dasar self care, termasuk aktivitas sehari-hari yang memperhatikan perawatan diri seperti menjaga kebersihan diri, makan/minum, berhias diri dan toileting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh perawat ruang UPIP di Wilayah Kerja RSUD Dr Fauziah Bireuen berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling berjumlah 20 orang. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 26 September sampai dengan 06 Oktober 2024. Hasil uji univariat diperoleh mayoritas pengetahuan perawat di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori cukup dengan frekuensi 9 orang (45%) dan mayoritas self care deficit di RSUD dr Fauziah Bireuen sebagian besar pada kategori buruk dengan frekuensi 11 orang (55%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai ρ (0,003) < α (0,05), yang berarti ada hubungan pengetahuan perawat terhadap self care deficit pada pasien gangguan jiwa di RSUD dr Fauziah Bireuen. Diharapkan pada perawat dapat memberi informasi untuk menambah wawasan tentang penanganan masalah keperawatan jiwa terutama pengetahuan dan self care deficit
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri Miniharianti; Wahidanur, Wahidanur; Sari, Nadia; Atikah, Nurul
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44686

Abstract

Kegiatan edukasi melalui media leaflet tentang kesehatan reproduksi remaja ini diperlukan karena beberapa alasan melihat masalah kesehatan reproduksi remaja pada saat ini sudah menjadi isu global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan kesehatan reproduksi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan one grup pretest dan posttest. Sampel berjumlah sebanyak 30 orang menggunakan tehnik Simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 4 Pidie. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil univariat didapatkan bahwa kategori usia dominan pada kategori remaja pertengahan sebanyak 19 responden (63.3%), tingkat pengetahuan sebelum promosi kesehatan dominan kategori kurang sebanyak 10 responden (33.3%) sedangkan kategori cukup sebanyak 20 responden ( 66.7%), tingkat pengetahuan sesudah promosi kesehatan dominan kategori cukup sebanyak 1 responden ( 3.3%) sedangkan kategori baik sebanyak 29 responden (96.7%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media leaflet dengan P value = 0,000. Penelitian ini diharapkan adanya kerjasama antara pihak instansi Puskesmas dengan pihak Unit Kesehatan Sekolah agar memberikan penyuluhan pada siswi yang ada di sekolah Madrasah Aliyah Negeri 4 Pidie tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi terkhusus pada remaja putri.
Kejadian PONV dan Kecemasan pada Pasien Post Operasi: Study Cross Sectional Budi, Yulifah Salistia; Utami, Lestari Dyah; Sugito, Hariadji
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45157

Abstract

Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) merupakan efek samping yang sering ditemukan setelah tindakan operasi yaitu berupa mual, retching dan muntah. PONV dapat menimbulkan komplikasi medik serta efek psikologis yang menghambat proses terapi sehingga menurunkan tingkat kesembuhan pasien pasca operasi, sehingga hal tersebut bisa berdampak pada kondisi psikologis pasien yaitu kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan PONV dengan Tingkat Kecemasan pada pasien post operasi. Desain penelitian Cross Sectional terdapat 36 responden menggunakan Accidental Sampling. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi Gordon Score dan State Anxiety Inventory (S-AI). Hasil penelitian didapatkan PONV yaitu retching sebanyak 42% dan sebagian besar tingkat kecemasan sedang sejumlah 33%. Analisa statistik rank spearman menunjukkan bahwa ρ value sebesar 0,003 dengan nilai keeratan r=0,484, maka ada hubungan antara Post Operative Nausea And Vomiting dengan tingkat kecemasan dengan tingkat keeratan hubungan kedua variabel yang cukup. Kejadian PONV merupakan hal yang harus diperhatikan oleh setiap perawat agar dapat mengurangi rasa cemas pada pasien post operasi. Dimana penatalaksanaan yang bisa dilakukan dengan terapi farmakologi dan non farmakologi berupa aroma terapi dan psikoterapi yang dapat mengalihkan rangsangan mual muntah ke rangsangan rileks dan segar, serta hal ini membuat reflek mual dan kecemasan akan berkurang.
Penerapan Terapi Murottal Surah Ar-Rahman dalam Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia: Literature Review Hibaturrahman, Muhammad Amir Zulfahmi; Anggryani, Andi Aprilya; Widyastuti, Dwi; Amanda, Melly; Aprilia, Shintya Anugerah; Azizah, Wyldha Noor; Safitri, Shabrina; Aulia, Arinda Fadilla Rizky; Praditha, Esa Shafa; Anggraeni, Putri; Arifin, Nuri Aprilia; Safrudin, Bachtiar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45554

Abstract

Risiko tekanan darah tinggi meningkat seiring bertambahnya usia, terutama pada orang lanjut usia. Tekanan darah tinggi pada orang lanjut usia jika tidak ditangani dapat menyebabkan akibat yang serius seperti stroke dan penyakit jantung. Terapi Murotar Quran merupakan pengobatan komplementer yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas terapi Murottal AlQur'an Surat Ar-Rahman dalam menurunkan tekanan darah pada lansia. Tujuan dari tinjauan pustaka ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan terapi Murottal Surat Ar-Rahman dengan penurunan tekanan darah pada lansia yang tinggal di komunitas. Metode yang digunakan antara lain pencarian literatur di database online (khususnya Google Scholar) dengan menggunakan kata kunci seperti hipertensi, Murottal, Ar-rahman dan Lansia. Hasil penelusuran literatur mengungkapkan bahwa terapi Murottal Al-Qur'an (Surat Ar-Rahman) dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia yang mengalami hipertensi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terapi murottal Al-Quran dapat menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Atlet Panahan PERPANI Kota Bandar Lampung Tahun 2024 Ayuningtiah, Mala; Alamsyah, Putri Rahmah; Abdullah, Abdullah; Wijayanto, Wisnu Probo
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45898

Abstract

Abstrak Olahraga panahan memerlukan akurasi dan kondisi fisik optimal, sehingga asupan gizi menjadi faktor penting. Status gizi yang baik mendukung performa atlet, namun pengetahuan gizi, pola makan, dan aktivitas fisik dapat menjadi faktor risiko. Penelitian bertujuan untuk hubungan ketiga faktor tersebut dengan status gizi atlet panahan PERPANI Kota Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 30 atlet berusia 13-18 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran antropometri (IMT/U), dianalisis secara univariat dan bivariat (chi-square). Hasil menunjukkan 50% atlet berstatus gizi baik, 30% gizi lebih, dan 16,67% obesitas. Sebanyak 90% memiliki pengetahuan gizi rendah, dengan pola makan cukup (53,33%) atau berlebih (46,67%). Aktivitas fisik didominasi tingkat cukup tinggi (36,67%). Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pola makan dan status gizi (p=0,000), tetapi tidak dengan pengetahuan gizi (p=0,785) atau aktivitas fisik (p=0,725). Simpulan: intervensi gizi perlu fokus pada perbaikan pola makan untuk optimalkan status gizi atlet panahan. Kata Kunci: Pengetahuan Gizi, Pola Makan, Aktivitas Fisik, Status Gizi