cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,460 Documents
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesiapsiagaan Perawat dalam Penanggulangan Bencana Kebakaran di RS Advent Medan Naibaho, Ema Hardianti; Karona, Tamaralina; Simbolon, Simhot
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55376

Abstract

Bangunan rumah sakit merupakan fasilitas publik dengan risiko kebakaran yang tinggi mengingat aktivitas operasionalnya yang berlangsung 24 jam dengan penggunaan daya listrik besar, tabung gas bertekanan, serta bahan kimia yang mudah terbakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana kebakaran di RS Advent Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di RS Advent Medan yang berjumlah 32 orang, di mana pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling (n=32). Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner untuk mengukur pengetahuan, pelatihan, dan perencanaan penanggulangan bencana, serta lembar observasi untuk menilai sarana proteksi kebakaran. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada usia produktif (75%) dengan tingkat pendidikan D3 Keperawatan (69%). Sebagian besar perawat memiliki pengetahuan yang baik mengenai pengurangan risiko bencana (68,7%), namun mayoritas masih berada pada kategori cukup dalam hal pendidikan dan pelatihan (75%) serta perencanaan penanggulangan bencana (75%). Hasil observasi juga menunjukkan bahwa ketersediaan sarana proteksi kebakaran di RS Advent Medan berada pada kategori kesiapan yang lemah. Disimpulkan bahwa meskipun pengetahuan perawat sudah baik, aspek kesiapan praktis dan ketersediaan fasilitas proteksi kebakaran di rumah sakit masih memerlukan peningkatan yang signifikan.
Subplatysmal Flap Reconstruction After Hemiglossectomy and Radical Neck Dissection for Tongue Squamous Cell Carcinoma in low-resource settings Syukri, Fahreza; Hafiz, Muhammad Zaki Abdul; Valentino, Andrea; Tripriadi, Effif Syofra; Bunawir, Fathar Usman; Salamullah, Muhammad; Maulanisa, Sinta Chaira
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55488

Abstract

Background: Squamous cell carcinoma (SCC) of the tongue exhibits aggressive local behavior and a high propensity for early cervical lymphatic metastasis. The routine management of locally advanced disease consists of hemiglossectomy with radical neck dissection followed by primary reconstruction. In many low-resource settings, microvascular free flaps may not be feasible due to limited infrastructure, prolonged operative times, or patient comorbidities. The subplatysmal flap offers a practical, time-efficient alternative in such circumstances. Case Presentation: We report a 71-year-old male with stage T3N2bM0 tongue SCC who underwent hemiglossectomy and ipsilateral RND, followed by immediate reconstruction using a subplatysmal flap harvested from the anterior cervical triangle. The flap provided adequate coverage, excellent viability, and satisfactory functional recovery, with no major postoperative complications. Conclusion: The subplatysmal flap is relatively safe and oncologically acceptable as well as functionally efficient method for moderate-size tongue defect, especially for older age or comorbid patient and non-microsurgical center.
Hubungan Pembelian Rokok Eceran Dengan Frekuensi dan Intensitas Merokok Dikalangan Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kota Jayapura Zamuli, Habibi; Tappy, Melkior
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55508

Abstract

Perilaku merokok merupakan suatu kebiasaan di seluruh lapisan masyarakat baik usia muda, usia dewasa sampai pada lanjut usia. Studi GYTS (Global Youth Tobacco Survey) Indonesia tahun 2019 menemukan bahwa 4 dari 10 siswa Indonesia berusia 13-15 tahun pernah mencoba tembakau, sebanyak 19,2% pelajar menggunakan produk tembakau dan 11,5 pelajar menggunakan rokok elektronik. Hal ini dapat terjadi karena mudahnya akses dan ketersediaan rokok di lingkungan pelajar menjadikan pelajar dengan mudah membeli dan mengkonsumsi rokok dimana saja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara pembelian rokok eceran dengan perilaku merokok mahasiswa seperti frekuensi dan intensitas. Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel dalam penelitian berjumlah 180 pelajar sekolah menengah kejuruan. Pengumpulana data primer melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pembelian rokok eceran dengan frekuensi dan intensitas merokok pada pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kota Jayapura. Hal tersebut bisa dilihat dari nilai p-value masing-masing yakni 0.365 dan 0.168< 0,05. Temuan penelitian ini merekomendasikan kepada pihak sekolah agar pelarangan penjualan rokok batangan, penguatan pengawasan terhadap pedagang rokok, serta integrasi kebijakan pengendalian tembakau dengan perlindungan anak sebagai langkah strategis untuk menurunkan prevalensi merokok remaja di Indonesia, juga intervensi pengendalian tembakau berbasis kurikulum sekolah.
Analisis Kinerja Puskesmas dalam Pencapaian Standar Pelayanan Minimal dengan Pendekatan Malcolm Baldrige pada Puskesmas Karang Asam Suhartono, Edi; Adrianto, Ratno; Baktiar, Rahmat
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Puskesmas dalam pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan menggunakan pendekatan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE). Menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, studi dilakukan terhadap 45 pegawai di UPTD Puskesmas Karang Asam, Kota Samarinda, melalui teknik total sampling. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh kriteria Malcolm Baldrige berpengaruh signifikan terhadap kinerja Puskesmas dalam pencapaian SPM (F = 19,956; p = 0,000) dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,791. Secara parsial, terdapat tiga dimensi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja: Pengukuran, Analisis, dan Manajemen Pengetahuan sebagai faktor dominan (B = 0,510; p = 0,000), Fokus pada Tenaga Kerja (B = 0,368; p = 0,000), dan Kepemimpinan (B = 0,236; p = 0,035). Sebaliknya, perencanaan strategis, fokus pelanggan, fokus operasional, dan hasil kerja tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. Kesimpulannya, penguatan manajemen berbasis data dan kapasitas SDM menjadi prioritas strategis untuk mengoptimalkan mutu pelayanan kesehatan primer. Kata Kunci: Kinerja Puskesmas, Standar Pelayanan Minimal, Malcolm Baldrige, Pelayanan Kesehatan Prime.
Gambaran Tingkat Kesiapsiagaan Bencana Pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih Almira, Faridha; Rahmadani , Ulfa
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55710

Abstract

Kesiapsiagaan bencana merupakan aspek krusial dalam upaya mengurangi risiko dan dampak bencana, khususnya di wilayah yang rawan terhadap kejadian bencana alam. Mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam membangun komunitas kampus yang tangguh terhadap bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 320 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kesiapsiagaan bencana yang mengacu pada parameter Indeks Kesiapsiagaan Bencana yang dikembangkan oleh LIPI/UNESCO. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik responden dan tingkat kesiapsiagaan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden berkisar antara 18–22 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (71,9%). Responden terbanyak berasal dari angkatan 2022 (50,9%). Tingkat kesiapsiagaan bencana mahasiswa sebagian besar berada pada kategori rendah (53,8%) dan sedang (43,4%). Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan berupa peningkatan literasi kebencanaan, pembentukan sikap dan keterampilan melalui edukasi serta simulasi bencana, dan penyediaan fasilitas mitigasi bencana di lingkungan kampus
Pengaruh Edukasi Media Audiovisual Terhadap Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Sekolah Dasar SDN 252 Nikkel Sorowako Jumianti, Jumianti; Yusriani, Yusriani; Gafur, Abdul
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55890

Abstract

Health in early childhood is a predictor of oral health as they age, and oral health is a crucial factor influencing overall health. Therefore, providing early education and intervention is crucial. The high prevalence of dental and oral health problems in school-aged children, the low effectiveness of conventional educational approaches, and the importance of early habit formation make the need for innovative approaches to dental health education urgent. This study presents a novelty in the form of audiovisual educational media, specifically designed for elementary school children in the context of SDN 255 Nikkel Sorowako, East Luwu Regency. This approach has not been widely used in an integrated manner in health promotion programs in areas with specific social and environmental characteristics, such as mining industrial areas. Furthermore, this study not only evaluates knowledge but also focuses on changes in children's actual behavior dental health status. Therefore, it is expected to provide scientific and practical contributions to the development of health education models. This study used a Pre-Experimental Design with a one-group pretest–posttest design. The research sample was selected using a total sampling technique, in which the entire population was included as the sample. The total population consisted of 40 students, comprising 20 students from class 5A and 20 students from class 5B. Data analysis was performed using statistical tests. The conclusion of this study is that there is a significant difference in students' oral health behaviors before and after receiving education. Therefore, it is recommended that SDN 252 Nikkel Sorowako establish cooperation and collaboration with relevant agencies such as community health centers or dental health professionals in implementing education.
Faktor Biomekanik Dan Psikologis Yang Berasosiasi Dengan Nyeri Leher Non- Spesifik Pada Pekerja Perkantoran: A Systematic Literature Review Hamidah, Hasnah; Budisusilowati, Bernadeth Novita
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55997

Abstract

neck pain non-specific merupakan keluhan muskuloskeletal yang prevalent pada pekerja perkantoran dengan etiologi multifaktorial melibatkan faktor biomekanik dan psikologis. Tujuan: Untuk melakukan sintesis sistematis terhadap bukti ilmiah terkait biomekanik dan psikologis yang berasosiasi dengan neck pain non-specific pada pekerja perkantoran melalui systematic literature review. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada database PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2020-2025. Kriteria inklusi meliputi studi observasional dan eksperimental yang meneliti hubungan faktor biomekanik (kurva cervical, craniovertebral angle) dan/atau psikologis (tingkat stres) dengan neck pain non-specific pada pekerja perkantoran menggunakan instrumen tervalidasi. Ekstraksi data dan penilaian kualitas dilakukan secara independen oleh dua reviewer. Hasil: Dari 847 artikel teridentifikasi, 12 studi memenuhi kriteria inklusi (total n=1.887 partisipan). Delapan dari sembilan studi melaporkan hubungan signifikan antara penurunan CVA dengan neck pain (p<0,05), dengan nilai CVA rata-rata 37,2°-48,25° pada pekerja symptomatic. Lima dari tujuh studi menemukan asosiasi signifikan antara tingkat stres dengan neck pain, meskipun dengan heterogenitas hasil. Prevalensi scapular dyskinesis mencapai 89,9% dengan hubungan signifikan terhadap neck disability (p=0,019). Kesimpulan: Faktor biomekanik menunjukkan asosiasi konsisten dengan neck pain non-specific, sementara faktor psikologis memiliki hubungan kompleks yang memerlukan pendekatan multifaktorial dalam assessment dan manajemen.
Beban Biomekanik Servikal Akibat Penggunaan Helm dan Peran Aktivitas Fisik dalam Pencegahan Nyeri Leher: Tinjauan Sistematis Pratama, Apria; Arifin, Safrin
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55998

Abstract

Penggunaan helm merupakan keharusan untuk melindungi pengendara dari cedera kepala, namun menimbulkanbeban biomekanik pada regio servikal yang berpotensi menyebabkan nyeri leher. Penelitian ini bertujuan menganalisis beban biomekanik servikal akibat penggunaan helm dan mengidentifikasi peran aktivitas fisik dalam pencegahan nyeri leher melalui systematic literature review. Data dikumpulkan dari enam jurnal ilmiah internasional dan nasional yang diterbitkan tahun 2021-2025 menggunakan pendekatan PICOS dan quality assessment. Hasil menunjukkan bahwa massa helm meningkatkan momen sendi pada vertebra servikal dengan faktor pengali 2,05, menurunkan kemampuan ekstensi 13,6% dan meningkatkan lateroffleksi 9,9% pada beban 3 kg. Akumulasi beban kumulatif mencapai 607,35 Nm.sec per gerakan pada C7 dengan prevalensi nyeri leher 35% pada pengguna harian. Intervensi aktivitas fisik berupa neck stabilization exercise, scapula stabilization exercise, stretching, strengthening, dan McKenzie Exercise terbukti efektif meningkatkan kapasitas load-bearing muskuloskeletal servikal melalui penguatan otot deep cervical flexor dan optimalisasi rekrutmen neuromuskular. Studi ini merekomendasikan pengembangan protokol latihan terstruktur berbasis evidens sebagai strategi preventif gangguan muskuloskeletal servikal pada populasi pengguna helm.
MANAJEMEN PELAYANAN KESEHATAN JAMAAH HAJI DI INDONESIA BERDASARKAN FUNGSI UTAMA MANAJEMEN POACE: STUDI LITERATUR REVIEW TAHUN 2021–2025 Kamillah, Bulan; Oktamianti, Puput
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan bagaimana manajemen pelayanan kesehatan jamaah haji di Indonesia berdasarkan penelitian yang terbit pada tahun 2021–2025. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan panduan PRISMA, melalui penelusuran artikel pada Google Scholar dan Garuda menggunakan kata kunci “manajemen”, “pelayanan kesehatan”, “jamaah haji”, dan “Indonesia”. Dari total 1.172 artikel yang ditemukan, hanya 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil tinjauan manajemen pelayanan kesehatan haji di Indonesia meliputi beberapa aspek, seperti perencanaan dan pengelolaan layanan di tingkat puskesmas dan dinas kesehatan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan jamaah, penerapan strategi pelayanan ramah kelompok rentan, serta evaluasi kualitas pelayanan dengan pendekatan manajemen mutu. Sejumlah penelitian menyoroti faktor risiko kematian jamaah haji, khususnya pada jamaah lanjut usia dengan penyakit kardiovaskular. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan manajemen pelayanan kesehatan haji di Indonesia dihadapkan berbagai tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan tingkat pemahaman, serta tingginya jumlah jamaah dengan risiko kesehatan. Namun masih terdapat peluang untuk penguatan sistem melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penerapan model manajemen mutu, dan penguatan kerja sama lintas lembaga. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya pelayanan kesehatan haji yang lebih inklusif, dan berfokus pada keselamatan jamaah.
Ketimpangan Spasial Antara Insidens HIV dan Cakupan Terapi Antiretroviral (ART) di Indonesia Sari, Nungky Permina; Trihandini, Indang
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56054

Abstract

Tingginya beban kasus HIV di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi dengan capaian cakupan terapi antiretroviral (ART) yang masih berada di bawah target global pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi spasial insidens HIV dan cakupan ART serta mengidentifikasi wilayah prioritas berdasarkan kesesuaian antara beban epidemi dan respons pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain ekologis dengan pendekatan analisis spasial terhadap data tingkat provinsi tahun 2024. Autokorelasi spasial global dianalisis menggunakan Moran’s I, sedangkan Local Indicators of Spatial Association (LISA) digunakan untuk mengidentifikasi klaster lokal. Analisis overlay dilakukan untuk menilai kesesuaian spasial antara insidens HIV dan cakupan ART. Hasil menunjukkan adanya autokorelasi spasial positif dan signifikan pada insidens HIV dan cakupan ART. Klaster high–high insidens HIV teridentifikasi di seluruh provinsi Pulau Papua dan Maluku Utara, sedangkan klaster low–low ditemukan pada sebagian provinsi di Sumatera. Sebaliknya, cakupan ART menunjukkan klaster low–low di Papua dan klaster high–high di Sulawesi. Analisis overlay mengidentifikasi sepuluh provinsi dengan insidens tinggi namun cakupan ART rendah, yang menunjukkan ketimpangan spasial antara beban epidemi dan respons layanan pengobatan.