cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Status Ekonomi Ibu Hamil Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Sari Kabupaten Kepahiang Serli Bahri; Novvi Karlina; Rayi Al Hay Surahman
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58991

Abstract

Abstrak KEK pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi yang berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Kasus KEK di Puskesmas Bukit Sari meningkat dari 102 kasus tahun 2023 menjadi 114 kasus tahun 2024. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan status ekonomi ibu hamil dengan kejadian KEK. Penelitian menggunakan desain cross sectional pada 63 ibu hamil trimester II dan III dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan 42 responden berpengetahuan kurang, 42 responden berstatus ekonomi < UMR, dan 25 responden mengalami KEK. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan status ekonomi dengan kejadian KEK (p<0,05). Kekuatan hubungan kedua variabel termasuk kategori cukup erat. Disarankan kepada puskesmas untuk meningkatkan edukasi gizi dan skrining KEK secara rutin pada ibu hamil
Analisis Hubungan Dukungan Sosial Berbasis Spiritual dan Budaya Dengan Stigma dan Kepatuhan ARV Pada ODHA di Sumatera Utara Regina Situmorang; Elysabeth Sinulingga; Jon Parulian Simarmata
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59087

Abstract

Abstrak (Times New Roman 11, Bold, spasi 1, spacing before 6 pt, after 6 pt) Stigma dan kepatuhan ARV pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA ) merupakan masalah utama yang sampai saat ini masih menjadi masalah serius. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya tingkat kepatuhan terhadap ARV sebesar 95% untuk mencegah munculnya strain virus yang resistan. Sumatera Utara termasuk salah satu dari sebelas provinsi prioritas HIV di Indonesia. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kehidupan ODHA, baik itu perilaku pengelolaan diri, efikasi diri, harga diri ODHA, keterlibatan perawatan HIV, bahkan kesehatan mental dan kualitas hidup ODHA. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan sosial berbasis spiritual dan budaya deangan stigma dan kepatuhan minum ARV pada orang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) di Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan dukungan sosial berbasis spiritual dan budaya dengan stigma pada ODHA dengan p value 0.001 dan terdapat hubungan dukungan sosial berbasis spiritual dan budaya dengan kepatuhan pada ODHA dengan p value 0.002. Dukungan sosial sangat berperan penting dalam kehidupan ODHA, termasuk dalam kepatuhan ARV dan stigma yang dialami ODHA. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan metode kualitatif atau memasukkan faktor lain untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Kata Kunci: HIV, AIDS, dukungan sosial, stigma. Abstract Stigma and adherence to antiretroviral therapy (ART) among people living with HIV/AIDS (PLWHA) remain major issues and continue to be serious challenges today. The World Health Organization recommends at least a 95% level of ART adherence to prevent the emergence of drug-resistant viral strains. North Sumatra is one of the eleven priority provinces for HIV in Indonesia. Social support is one of the factors influencing the lives of PLWHA, including self-management behavior, self-efficacy, self-esteem, engagement in HIV care, as well as mental health and quality of life. This study aimed to determine the relationship between spirituality- and culture-based social support with stigma and adherence to ART among people living with HIV/AIDS (PLWHA) in North Sumatra. The research employed a quantitative method with a cross-sectional design. The findings showed that there was a significant relationship between spirituality- and culture-based social support and stigma among PLWHA, with a p-value of 0.001, and a significant relationship between spirituality- and culture-based social support and ART adherence among PLWHA, with a p-value of 0.002. Social support plays a very important role in the lives of PLWHA, including ART adherence and the stigma experienced by PLWHA. Future studies are expected to employ qualitative methods or include additional factors to obtain a more comprehensive understanding. Keywords: HIV, AIDS, Social support, Stigma.
Efisiensi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Dalam Mendukung pelayanan Rumah Sakit: Scoping Review Nasywa Hanifati; Farid Agushybana; Cahya Tri Purnami
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59145

Abstract

Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan rumah sakit di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis implementasi SIMRS dalam mendukung efektivitas pelayanan rumah sakit melalui pendekatan scoping review. Artikel dikumpulkan dari beberapa basis data ilmiah dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 11 artikel relevan dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIMRS mampu meningkatkan efisiensi pelayanan, mempercepat proses administrasi pasien, mempermudah akses data medis, meningkatkan koordinasi antar unit rumah sakit, serta mendukung implementasi Rekam Medis Elektronik. Namun, beberapa tantangan masih ditemukan, seperti keterbatasan infrastruktur, koneksi internet yang tidak stabil, rendahnya kesiapan pengguna, serta masalah keamanan informasi. Secara keseluruhan, SIMRS memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas pelayanan rumah sakit, meskipun pengembangan sistem secara berkelanjutan, dukungan infrastruktur, dan kesiapan sumber daya manusia tetap diperlukan untuk mencapai implementasi yang optimal.
Analisis Sikap Orang Tua Terkait MP-ASI Terhadap Kejadian Diare Berulang Pada Toddler di Kabupaten Bogor Susiana Jansen; Lusyta Puri Ardhiyanti; Rokhaidah Rokhaidah; Lina Ayu Marcelina; Mutiara Zahra; Tatu Latipah; Nathaniella Arafah; Khanza Hanaya Chairunisa
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59163

Abstract

The WHO states that diarrhea is among the top five causes of death in infants and children. In Indonesia, diarrhea is also an endemic health problem and has the potential to cause an Extraordinary Event (KLB), increasing infant and toddler mortality rates. In West Java, particularly Bogor Regency, the prevalence of diarrhea remains alarming. Mothers' attitudes toward complementary feeding (MP-ASI) are closely related to the practice of providing complementary feeding. Inappropriate attitudes and practices in providing complementary feeding, parenting styles, and recurrent illnesses, especially diarrhea, will further worsen the nutritional status of Indonesian children. The purpose of this study was to examine the influence of maternal attitudes regarding MP-ASI on the incidence of diarrhea in Bogor Regency, West Java. Inclusion criteria for this study included: 1) a parent (mother) and a toddler aged 13–24 months; 2) a parent (mother) who can read. The sample size for this study was calculated using the Lemeshow formula, with 102 respondents.. This study used a cross-sectional method with two variables, namely Independent and Dependent. The measurement tools used in this study were a questionnaire sheet and a WHO nutritional status chart. The results of the statistical test obtained a p value = 0.319 (p > 0.05). This indicates that there is no significant relationship between maternal attitudes regarding complementary feeding and the incidence of diarrhea in toddlers. This means, in this study, maternal attitudes towards the provision of complementary feeding have not been statistically proven to be related to the presence or absence of diarrhea in toddlers. Keywords: complementary feeding, diarrhea, toddlers.
Minat dan Kepuasan Mahasiswa Keperawatan Terhadap Pembelajaran Interpretasi Elektrokardiogram (EKG) Dengan Metode Peer Learning di Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama Misbahhera Misbahhera; Devi Darliana; Lisa Fitriani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59262

Abstract

Minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan merupakan faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran Interpretasi Elektrokardiogram (EKG), karena berpengaruh pada keterlibatan aktif dan penerimaan mahasiswa terhadap materi yang diajarkan. Inovasi metode pembelajaran sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam pembelajaran interpretasi EKG, salah satunya dengan menggunakan metode peer learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan terhadap pembelajaran interpretasi EKG dengan metode peer learning. Desain penelitian menggunakan deskriptif retrospektif studi. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Abulyatama Angkatan 2022 berjumlah 56 mahasiswa yang telah yang telah lulus mata kuliah Keperawatan Dewasa Sistem Kardiovaskular, Respirasi, dan Hematologi. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner untuk menilai minat dan kepuasan mahasiswa keperawatan terhadap pembelajaran interpretasi EKG dengan metode peer learning. Penelitian menggunakan analisa data univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan sangat berminat sebanyak 50 mahasiswa (89,3%) dan mahasiswa dengan sangat puas sebanyak 51 mahasiswa (91,1%). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan metode peer learning dapat menjadi rekomendasi metode pembelajaran baru yang efektif untuk memudahkan mahasiswa dalam interpretasi EKG.
Efektivitas Jus Jeruk dan Kurma Muda Terhap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pakis Kabupaten Malang Sumiyati Sumiyati; Angernani Trias Wulandari; Ari Dwi Sulaksono
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59296

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang dijuluki sebagai “silent killer” karena kemampuannya untuk memicu komplikasi penyakit lain, dan sering tidak menimbulkan tanda dan gejala. Salah satu penatalaksanaan hipertensi adalah terapi komplementer. Dengan mengkonsumsi bahan alami seperti jeruk dan kurma muda yang berpotensi dapat menurunkan tekanan darah.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas jus jeruk dan kurma muda terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayan kerja Puskesmas Pakis, Kabupaten Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasy expriment dengan pendekatan pre test-post test control group design. Sampel penelitian ini adalah 30 pasien yang mengalami hipertensi. Penghitungan sampel dengan rule of thumb sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data post test intervensi dan kontrol dengan uji Mann Whitney. Hasil: Hasil uji mann-whitney menunjukkan nilai p-value 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan penurunan tekanan darah yang signifikan dengan mengkonsumsi jus jeruk dan kurma muda dengan kelompok kontrol. Rata-rata tekanan darah post intervensi pada kelompok intervensi 130,60 mmHg dan kelompok kontrol 143,46 mmHg. Kesimpulan : Terdapat perbedaan penenurunan tekanan darah yang siginifikan pada pasien hipertensi yang mengkonsumsi jus jeruk dan kurma muda dengan kelompok kontrol.
Inovasi Sistem Informasi Manajemen Klinik Mandiri Berbasis Web terintegrasi Rekam Medis Eleketronik Untuk Optimalisasi Pelayanan Kesehatan di Era 4.0 (Studi Kasus Klinik Mandiri dr. Ferita) Nur Malika Jamil; Deni Imam; Dimas Azzahru
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59303

Abstract

Proses tata kelola administrasi dan manajemen rekam medis di Klinik Mandiri dr. Ferita saat ini masih bersifat semi-elektronik sehingga memicu carut-marut data, fragmentasi informasi, dan lambatnya sinkronisasi pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi Sistem Informasi Manajemen Klinik berbasis web yang terintegrasi Rekam Medis Elektronik (RME) guna mengoptimalisasi efisiensi pelayanan kesehatan di era 4.0. Pendekatan penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Pengumpulan data dilakukan via observasi, wawancara terstruktur, serta kuesioner skala Likert untuk pengujian kelayakan. Populasi melibatkan seluruh staf klinik, dengan sampel dokter dan staf admin yang ditentukan melalui teknik total sampling. Penelitian menghasilkan sistem informasi manajemen klinik terintegrasi yang mencakup enam modul utama, yaitu pendaftaran, pelayanan, rekam medis (termasuk alert system sirkulasi berkas fisik), billing pembayaran, kelengkapan data, dan statistik pelaporan. Hasil analisis kuantitatif persentase instrumen membuktikan aplikasi ini valid dan layak diimplementasikan. Pengembangan aplikasi berbasis website ini secara efektif mengeliminasi fragmentasi data manual, membatasi kebocoran hak akses, dan meningkatkan akuntabilitas mutu pelayanan manajerial klinik primer di era digital. Kata Kunci: Sistem Informasi Manajemen Klinik, Rekam Medis Elektronik, Waterfall.
Peran Telemedicine dan Artificial Intelligence (AI) dalam Pencegahan Diabetic Foot Ulcer (DFU) Sena Dwi Tamara; Yenni Lukita; Nurhidayati Nurhidayati; Nurul Ratna Sari; Patricia Dini Ayu Anggreni; Ekklesia Fersian Hitipeuw; Sudarwati Sudarwati; Suriadi Suriadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59381

Abstract

Latar Belakang: Diabetic Foot Ulcer (DFU) merupakan salah satu komplikasi diabetes mellitus yang paling serius, dengan prevalensi global mencapai 6,3% dan menjadi penyebab utama amputasi non-traumatik. Perkembangan teknologi digital kesehatan, khususnya telemedicine dan Artificial Intelligence (AI), membuka peluang baru dalam upaya pencegahan dan deteksi dini DFU. Tujuan: Systematic Literature Review (SLR) ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif peran telemedicine dan AI dalam pencegahan DFU, efektivitas kombinasi keduanya, serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review sesuai panduan PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada database Scopus, PubMed, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar, mencakup publikasi tahun 2020–2026. Dari total 847 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan digunakan dalam analisis akhir. Hasil: Telemedicine terbukti efektif dalam menurunkan angka amputasi (OR 0,48; p=0,007) dibandingkan perawatan konvensional. AI dengan model deep learning mencapai sensitivitas dan spesifisitas >90% dalam deteksi DFU melalui analisis citra. Kombinasi AI-telemedicine pada platform 'Ulcer Care' secara signifikan mengurangi kunjungan klinik (5,5 vs 13,2 kunjungan, p=0,009). Aplikasi mobile kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam perawatan kaki. Program edukasi online berbasis thermografi terbukti meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan Indonesia dari 52,0 menjadi 85,2 poin (p<0,001). Kesimpulan: Integrasi telemedicine dan AI menawarkan solusi yang menjanjikan dalam pencegahan DFU, meskipun tantangan terkait infrastruktur digital, literasi teknologi, dan privasi data masih perlu diatasi. Implikasi keperawatan yang signifikan mencakup pengembangan praktik telenursing, edukasi pasien berbasis digital, dan sistem monitoring luka jarak jauh.
Analysis Of Lifestyle Risk Factors On The Occurrence Of Type 2 Diabetes Mellitus: A Systematic Literature Review Devi Titik Aprila; Asriadi Prihandika Widianto; Budi Widiyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59419

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) is becoming increasingly prevalent over the world, posing a serious challenge to public health systems. This rise in prevalence not only affects morbidity and death, but it also imposes a significant economic burden due to treatment expenses, long-term consequences, and reduced productivity. The goal of this study is to discover and assess the most important lifestyle factors in the development of T2DM. Methods: A Systematic Literature Review (SLR) was conducted to consolidate and critically analyze recent epidemiological evidence from 2022 to 2026 regarding lifestyle-related risk factors for Type 2 Diabetes Mellitus. Results: The synthesis reveals that Type 2 Diabetes Mellitus is influenced by a variety of factors, including metabolic and anthropometric factors such as obesity, dietary features such as sugar intake, physical activity, smoking and alcohol consumption, and sleep quality. Conclusion: Obesity, particularly abdominal adiposity, is the most common lifestyle factor contributing to the development of Type 2 Diabetes Mellitus, followed by an unhealthy diet, a lack of physical activity, smoking and alcohol intake, and inadequate sleep quality.
Efektivitas Hand Hygiene Terhadap Pencegahan Healthcare Associated Infections (HAIs): A Systematic Literature Review Peni Ariyani; Feranema Widyanti; Rahayu Rahayu; Alvi Roelanda; Dedi Radhamudi; Anang Ihsan; Zainudin Zainudin; Suriadi Jais; Cau Kim; Haryanto Haryanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59500

Abstract

Latar Belakang: Healthcare Associated Infections (HAIs) merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan yang masih menjadi tantangan utama di rumah sakit. HAIs berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, mortalitas, lama rawat inap, serta biaya pelayanan kesehatan. Hand hygiene merupakan intervensi paling sederhana, efektif, dan ekonomis dalam memutus rantai transmisi mikroorganisme penyebab infeksi. Meskipun demikian, kepatuhan tenaga kesehatan terhadap praktik hand hygiene masih bervariasi sehingga diperlukan kajian komprehensif mengenai efektivitasnya dalam pencegahan HAIs.Tujuan: Menganalisis efektivitas hand hygiene terhadap pencegahan Healthcare Associated Infections (HAIs) berdasarkan bukti ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2020-2025.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Pencarian artikel dilakukan melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kata kunci “hand hygiene”, “hand hygiene compliance”, “healthcare associated infections”, “hospital acquired infections”, dan “nosocomial infections”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipublikasikan tahun 2020–2025, tersedia dalam teks lengkap, dan membahas hubungan hand hygiene dengan kejadian HAIs. Sebanyak 23 artikel memenuhi kriteria untuk dianalisis. Hasil: Sebanyak 23 artikel terdiri atas systematic review, meta-analysis, quasi-experimental, cohort, prospective study, observational study, dan intervention study. Hasil sintesis menunjukkan bahwa peningkatan kepatuhan hand hygiene berkorelasi dengan penurunan kejadian HAIs sebesar 20–50%. Strategi yang paling efektif meliputi WHO Multimodal Hand Hygiene Improvement Strategy, audit dan feedback, edukasi berkelanjutan, penggunaan alcohol-based hand rub (ABHR), serta electronic monitoring system. Kesimpulan: Hand hygiene terbukti efektif dalam menurunkan kejadian Healthcare Associated Infections (HAIs). Implementasi program hand hygiene yang komprehensif dan berkelanjutan perlu menjadi prioritas dalam program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di rumah sakit.