cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 3,122 Documents
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Mahasiswa Jurusan Kesehatan di Politeknik Negeri Madura Suraying Suraying; Sitti Nurjannah; Nindawi Nindawi; Lailatul Hafidah; Mohammad Shiddiq Suryadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58326

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual merupakan masalah yang sangat serius sehingga diperlukan upaya pencegahan dalam menanggulangi permasalahan tersebut, yakni dengan memberikan dukungan sosial untuk meningkatkan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan desain penelitian cross sectional, Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa jurusan kesehatan di Politeknik Negeri Madura yang berjumlah 446 mahasiswa, sampel yang diperoleh sebesar 82 responden dengan menggunakan non probability purposive sampling. penelitian ini menggunakan quesioner closeended dengan jenis skala likert, dengan pengolahan dan analisa data menggunakan coding, editing, scoring, tabulating dan interpretating dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data bivariat ini dilakukan secara komputerisasi, dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Ada hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual pada mahasiswa Jurusan Kesehatan di Politeknik Negeri Madura dengan sig, <0,01 & koefisien korelasi 0,547). Kesimpulan: dukungan sosial yang baik dapat mendukung kesiapan, kepercayaan diri, dan kesadaran para mahasiswa dalam upaya pencegahan kekerasan seksual. Kata kunci: Dukungan Sosial, Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual
Filsafat Keperawatan Kepatuhan Pengisian Early Warning Score Pada Perawat Terhadap Length Of Stay (LOS) Day di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam dan Candra Hapsari Rahmawati; Priyanto Priyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58820

Abstract

Abstrak Filsafat dalam keperawatan menekankan pentingnya nilai moral, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam memberikan asuhan keperawatan yang aman, efektif, dan berpusat pada pasien. Early Warning Score (EWS) merupakan instrumen klinis krusial untuk mendeteksi dini tanda-tanda perburukan kondisi fisiologis pasien melalui pengukuran parameter vital. Kepatuhan perawat dalam pengisian EWS secara langsung mencerminkan penerapan nilai-nilai etika dan tanggung jawab profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kepatuhan perawat dalam pengisian EWS dan kaitannya dengan Length of Stay (LOS) pasien di ruang rawat inap penyakit dalam dan paru melalui pendekatan filsafat keperawatan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang dikombinasikan dengan analisis konseptual berbasis pilar filosofi (ontologi, epistemologi, aksiologi). Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa kepatuhan perawat yang tinggi dalam pengisian EWS berkorelasi kuat dengan intervensi medis yang lebih antisipatif, yang secara signifikan memperpendek LOS pasien. Implementasi EWS secara konsisten tidak hanya berkontribusi terhadap efisiensi pelayanan, tetapi juga merupakan wujud nyata aplikasi teori caring (Jean Watson) dan profesionalisme klinis (Patricia Benner). Nilai-nilai moral, etika, dan profesionalisme menjadi landasan filosofis yang tidak terpisahkan dalam menjaga kualitas asuhan keperawatan Kata Kunci: Filsafat Keperawatan, Kepatuhan Perawat, Early Warning Score, Length of Stay, Keselamatan Pasien. Abstract Philosophy in nursing emphasizes the importance of moral values, responsibility, and professionalism in providing safe, effective, and patient-centered care. The Early Warning Score (EWS) is a crucial clinical instrument used to early detect signs of deterioration in a patient's physiological condition by measuring vital parameters. Nurses' compliance in completing the EWS directly reflects the application of ethical values and professional responsibility. This study aims to analyze the factors of nurses' compliance in completing the EWS and its relationship with the patient's Length of Stay (LOS) in internal medicine and pulmonary wards through a nursing philosophy approach. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) combined with conceptual analysis based on philosophical pillars (ontology, epistemology, axiology). The literature synthesis results indicate that high nurse compliance in EWS completion correlates strongly with more anticipatory medical interventions, which significantly shortens the patient's LOS. Consistent implementation of EWS contributes not only to service efficiency but is also a concrete manifestation of caring theory (Jean Watson) and clinical professionalism (Patricia Benner). Moral, ethical, and professional values serve as an inseparable philosophical foundation in maintaining the quality of nursing care. Keywords: Nursing Philosophy, Nurse Compliance, Early Warning Score, Length of Stay, Patient Safety.
Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pasien Serta Dampaknya Pada Niat Kunjungan Ulang Pasien NON-JKN di Instalasi Laboratorium Klinik RSUP Hasan Sadikin Bandung Raja Iqbal Mulya Harahap; Djoko Pitoyo; Rulia Rulia
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58829

Abstract

Abstrak Kualitas layanan di instalasi laboratorium klinik memiliki peran penting dalam membangun kepuasan pasien yang memengaruhi niat kunjungan ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien serta dampaknya terhadap niat kunjungan ulang pasien non-JKN di Instalasi Laboratorium Klinik RSUP Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan desain survei kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 400 responden pasien non-JKN. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan regresi jalur (path analysis) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien (koefisien 0,714; p=0,005). Kepuasan pasien berpengaruh signifikan terhadap niat kunjungan ulang (koefisien 0,783; p=0,000). Kualitas layanan juga berpengaruh langsung secara signifikan terhadap niat kunjungan ulang (koefisien 0,913; p=0,000). Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung yang signifikan antara kualitas layanan terhadap niat kunjungan ulang melalui kepuasan pasien (F=1319,004; p=0,000). Kesimpulannya, manajemen rumah sakit perlu berfokus pada peningkatan dimensi keandalan, empati, dan daya tanggap untuk mengoptimalkan kepuasan dan loyalitas pasien dalam melakukan kunjungan ulang. Kata Kunci: Kualitas Layanan, Kepuasan Pasien, Kunjungan Ulang, Laboratorium Klinik. Abstract Service quality in clinical laboratory installations plays a vital role in building patient satisfaction, which influences revisit intentions. This study aimed to analyze the effect of service quality on patient satisfaction and its impact on the revisit intention of non-NHI (National Health Insurance) patients at the Clinical Laboratory of RSUP Hasan Sadikin Bandung. This study used a quantitative survey design with a correlational approach. Sampling was conducted using accidental sampling with a total of 400 non-NHI patient respondents. Data were collected through valid and reliable Likert-scale questionnaires, then analyzed using path analysis with SPSS software. The results showed that service quality had a positive and significant effect on patient satisfaction (coefficient 0.714; p=0.005). Patient satisfaction significantly influenced revisit intention (coefficient 0.783; p=0.000). Service quality also had a significant direct effect on revisit intention (coefficient 0.913; p=0.000). Additionally, there was a significant indirect effect of service quality on revisit intention mediated by patient satisfaction (F=1319.004; p=0.000). In conclusion, hospital management needs to focus on improving reliability, empathy, and responsiveness dimensions to optimize patient satisfaction and loyalty in making return visits. Keywords: service quality, patient satisfaction, revisit intention, clinical laboratory.
Radiografi Os Femur Dextra Dengan Sangkaan Fraktur Intertrochanter Di Instalasi Radiologi RSUP H. Adam Malik Medan Fitler Fitler; Dwi Dian Octaviani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58864

Abstract

Teknik radiografi femur adalah suatu teknik pemeriksaan pada tulang tungkai atas dengan menggunakan pesawat sinar-X untuk menampakkan bagian tulang femur. Os femur merupakan tulang pipa terpanjang dan terbesar yang berhubungan dengan acetabulum membentuk kepala sendi yang disebut kaput femoris. Fraktur femur intertrochanter adalah bagian dari fraktur yang terjadi di daerah pinggul yang cenderung dialami oleh pasien lanjut usia dan mereka yang menderita osteoporosis. Pada kelompok pasien ini, fraktur umumnya disebabkan oleh trauma dengan dampak rendah. Sebaliknya, pada pasien yang lebih muda, fraktur biasanya terjadi akibat trauma berdampak tinggi, seperti kecelakaan kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi os femur dextra dengan sangkaan fraktur intertrochanter serta mengevaluasi kualitas gambar yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berdasarkan observasi langsung di Instalasi Radiologi RSUP H. Adam Malik Medan. Proyeksi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Antero-Posterior dan Lateral. Pengolahan citra menggunakan Digital Radiography (DR) dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas gambar yang efisien. Hasil pemeriksaan menunjukkan tampak fraktur kominutif pada intertrochanter os femur kanan dengan pergeseran ke superolateral dan fragmen avulsi disertai soft tissue swelling dan gambaran osteoporosis.
Perbedaan Jumlah Trombosit Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Berdasarkan Lama Menjalani Terapi Hemodialisa di RSUD Bangkinang Fajar Fitri; Neneng Fitria Ningsih; Diyah Wulan Ramadhani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58865

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible, di mana hemodialisis (HD) menjadi terapi utama untuk membuang sisa metabolisme tubuh. Terapi HD dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya adalah trombositopenia (penurunan jumlah trombosit) yang dipengaruhi oleh penggunaan heparin sebagai antikoagulan selama proses dialisis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah trombosit pada pasien GGK berdasarkan lama menjalani terapi HD (> 5 tahun dan ≤ 5 tahun) di RSUD Bangkinang. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain retrospektif. Sampel penelitian melibatkan 30 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah trombosit pada kelompok pasien yang menjalani HD > 5 tahun adalah 197.866/mm³, sementara pada kelompok ≤ 5 tahun adalah 226.800/mm³. Berdasarkan uji statistik, didapatkan nilai p-value sebesar 0,349 (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara jumlah trombosit pada kelompok pasien GGK yang menjalani terapi HD > 5 tahun dengan ≤ 5 tahun di RSUD Bangkinang. Kesimpulan: lama menjalani terapi hemodialisis tidak memberikan perbedaan nyata terhadap jumlah trombosit pasien, dengan rata-rata hasil pemeriksaan kedua kelompok masih berada dalam kategori normal
Implementasi Bed Management Model EDWADR III dalam Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Rawat Inap di RSUD La Patarai Kabupaten Barru Najmah Mudiah; Usman Usman; Herlina Muin; Rasidah Wahyuni Sari
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58868

Abstract

Latar belakang belakang Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan yang memegang peran penting dalam sistem kesehatan nasional, terutama dalam menyediakan layanan rujukan bersifat kuratif dan rehabilitatif. Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi bed management berdasarkan Model Implementasi Kebijakan Edward III (komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi) dalam meningkatkan efisiensi pelayanan rawat inap di RSUD La Patarai Kabupaten Barru.Metode Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Informan dipilih melalui Purposive Sampling.Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil Komunikasi berjalan melalui SIMRS dan koordinasi langsung, namun masih terdapat keterlambatan pembaruan data tempat tidur. Sumber daya manusia dan teknologi telah tersedia, tetapi kapasitas tempat tidur belum optimal pada kondisi lonjakan pasien. Disposisi tenaga kesehatan menunjukkan komitmen yang baik, meskipun beban kerja tinggi memengaruhi konsistensi pelaksanaan. Struktur birokrasi telah memiliki pembagian tugas, namun sinkronisasi data antar unit masih perlu diperkuat. Kesimpulan Implementasi bed management di RSUD La Patarai Kabupaten Barru telah berjalan cukup baik pada seluruh aspek Model Edward III, namun belum optimal.Penguatan koordinasi, sinkronisasi data real-time, dan peningkatan kapasitas sumber daya diperlukan untuk mencapai efisiensi pelayanan rawat inap yang optimal. Kata Kunci: : bed management, Edward III, efisiensi rawat inap, implementasi kebijakan
Hubungan Self Compassion Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Yosevin Berutu; Kamariyah Kamariyah; Riska Amaliya Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58894

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi berada pada fase emerging adulthood yang ditandai berbagai tantangan, seperti tuntutan akademik, penentuan karier, masalah finansial, dan hubungan sosial. Kondisi tersebut dapat memicu quarter life crisis berupa kecemasan, kebingungan arah hidup, dan ketidakpastian masa depan. Self compassion diyakini dapat membantu individu menghadapi kondisi tersebut melalui sikap memahami, menerima, dan tidak menghakimi diri sendiri saat mengalami kesulitan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self compassion dengan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Penelitian kuantitatif korelasional dengan desain cross sectional ini melibatkan 91 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan Self Compassion Scale dan skala quarter life crisis. Analisis data dilakukan menggunakan uji correlation gamma. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self compassion dan quarter life crisis (p = 0,001; r = -0,621). Semakin tinggi self compassion, semakin rendah tingkat quarter life crisis mahasiswa. Self compassion dapat menjadi strategi yang bermanfaat dalam membantu mahasiswa tingkat akhir menghadapi tekanan emosional pada masa transisi menuju dewasa awal.Kata Kunci: Mahasiswa tingkat akhir, self compassion, quarter life crisis
Evaluasi Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) Berdasarkan Model Input–Process–Output (IPO) di Puskesmas Andey Kabupaten Biak Numfor Evan Kusmiati; Agus Zainuri; Yacob Ruru; Martapina Anggai; Rosmin M. Tingginehe; Sarce Makaba
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58947

Abstract

Transformasi digital melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi RME di Puskesmas Andey Kabupaten Biak Numfor berdasarkan model Input–Process–Output (IPO). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap kepala puskesmas, penanggung jawab RME, dokter, perawat, bidan, analis kesehatan, tenaga farmasi, petugas administrasi, dan tenaga kesehatan masyarakat. Data dianalisis secara tematik berdasarkan aspek input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek input belum optimal karena keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, sarana prasarana, serta belum tersedianya kebijakan dan SOP yang memadai. Pada aspek proses, implementasi RME hanya berlangsung selama empat bulan pada tahun 2025 dan kemudian dihentikan sehingga pelayanan kembali menggunakan sistem manual. Pada aspek output, RME mampu meningkatkan kecepatan akses data, mengurangi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan efisiensi administrasi, meskipun manfaatnya belum optimal akibat kendala pada aspek input dan proses.
Analisis Hubungan Budaya Organisasi dan Sistem Manajemen dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Tanah Miring Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan Inra Sari Mariyani Nainggolan; Agus Zainuri; Arius Togodly; Novita Medyati; Sarce Makaba; Roby Kayame
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58949

Abstract

Kinerja pegawai merupakan faktor penting dalam keberhasilan pelayanan kesehatan di puskesmas. Budaya organisasi dan sistem manajemen yang baik diyakini dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan yang efektif dan berkualitas. Namun, capaian beberapa indikator pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanah Miring masih mengalami fluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan budaya organisasi dan sistem manajemen dengan kinerja pegawai di Puskesmas Tanah Miring Kabupaten Merauke. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari seluruh pegawai Puskesmas Tanah Miring sebanyak 66 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 dan pengukuran asosiasi menggunakan Rasio Prevalensi (RP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kinerja baik (71,2%), budaya organisasi baik (54,5%), dan sistem manajemen baik (57,6%). Analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi maupun sistem manajemen dengan kinerja pegawai di Puskesmas Tanah Miring.
Penerapan Self Foot Massage untuk Mengatasi Perfusi Perifer Tidak Efektif Pada Tn. A dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Jambi Arvida Bar; Nurhayati Nurhayati; Subang Aini Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58979

Abstract

Diabetes Mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang sering menimbulkan komplikasi berupa gangguan sirkulasi darah perifer yang dikenal dengan perfusi perifer tidak efektif. Kondisi ini ditandai dengan kaki dingin, kesemutan, penurunan sensitivitas, serta keterlambatan pengisian kapiler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan self foot massage dalam mengatasi perfusi perifer tidak efektif pada Tn. A dengan Diabetes Mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Royal Prima Jambi. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada satu pasien selama 5 hari pada tanggal 2–6 Maret 2026. Intervensi yang diberikan adalah self foot massage selama ±30 menit sebanyak 5 kali pertemuan, dengan evaluasi menggunakan Capillary Refill Time (CRT), suhu kaki, dan keluhan subjektif pasien. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil menunjukkan adanya perbaikan perfusi perifer setelah dilakukan intervensi. Pada hari pertama CRT >3 detik dengan kaki teraba dingin, kemudian pada hari kelima CRT membaik menjadi ±2 detik, kaki terasa lebih hangat, dan keluhan kesemutan berkurang. Pasien juga mampu melakukan self foot massage secara mandiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah self foot massage dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 dengan masalah perfusi perifer tidak efektif.