cover
Contact Name
Nur Wahidin Ashari
Contact Email
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurwahidin_pmath@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No. 9 B Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : 26158132     EISSN : 26157667     DOI : 10.30605/proximal
Core Subject : Education,
Proximal publishes research results, literature studies, and scientific papers on mathematics and mathematics education. Published scientific studies include Mathematics Teaching, Development of Mathematics Education, Mathematical Sciences, Applied Mathematics, Actuarial Mathematics, and related fields.
Articles 728 Documents
Analisis Keterlaksanaan Sintaks Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Lupin Math pada Pembelajaran Matematika SMP Fajar Arwadi; Muhammad Syarifuddin Rahman
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam proses keterlaksanaan sintaks model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikolaborasikan dengan media permainan Lupin Math pada pembelajaran matematika materi bentuk aljabar. Penelitian ini menggunakan rancangan pra-eksperimental dengan desain The One Group Pretest-Posttest. Subjek yang diamati dalam penelitian ini adalah 24 siswa kelas VII.A di SMP Negeri 1 Bungoro. Pengumpulan data proses pembelajaran difokuskan pada instrumen lembar observasi keterlaksanaan yang dinilai oleh observer selama empat kali pertemuan pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan adanya tren peningkatan konsisten pada kualitas eksekusi sintaks TGT di setiap pertemuannya. Skor rata-rata observasi pada pertemuan pertama mencapai 3,55; pertemuan kedua 3,65; pertemuan ketiga 3,75; dan memuncak pada pertemuan keempat dengan skor 3,80. Secara akumulatif, rata-rata tingkat keterlaksanaan model secara keseluruhan mencapai skor 3,6875. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, skor ini menegaskan bahwa penerapan sintaks TGT berbantuan media Lupin Math terlaksana dengan kategori "Baik". Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa model kooperatif tipe TGT dengan dukungan instrumen permainan edukatif dapat diimplementasikan secara optimal dan konsisten oleh pendidik dalam mengelola interaksi serta dinamika kelas.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Operasi Bilangan Bulat Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin Nurul Qalbi Almaghvira; Nur Amini Tawakkal; Faradillah Ruldy; Ahmad Talib; Ahmad Zaki
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8654

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita operasi bilangan bulat ditinjau dari jenis kelamin dan mendeskripsikan profil berpikir kritis tiap kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods dengan desain Mixed-Methods Integrated Convergent (MIC). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Muhammadiyah Tallo yang berjumlah 21 orang, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Data kuantitatif diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis berbasis soal cerita yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas, homogenitas, dan Independent Samples T-Test pada taraf signifikansi 0,05. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap dua subjek terpilih, dianalisis melalui transkripsi, pengkodean, dan konversi skor menggunakan rubrik yang sama, lalu diintegrasikan dengan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa perempuan dan laki-laki, dengan rata-rata skor perempuan (M = 82,60) lebih tinggi dibandingkan laki-laki (M = 78,36). Perbedaan signifikan ditemukan pada indikator analisis dan evaluasi, sedangkan interpretasi dan inferensi tidak berbeda signifikan. Integrasi data menunjukkan siswa perempuan lebih konsisten memenuhi seluruh indikator berpikir kritis, sementara siswa laki-laki mengalami kesulitan pada tahap pemodelan matematika. Penelitian ini mendesak untuk dilakukan mengingat Indonesia menempati peringkat ke-70 dari 81 negara pada PISA 2022 bidang matematika, mencerminkan defisiensi sistemik dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Kesenjangan berpikir kritis berbasis gender yang belum banyak dikaji menjadi hambatan serius dalam merancang intervensi pembelajaran yang tepat sasaran. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi landasan pengembangan strategi pembelajaran inklusif dan responsif gender demi mendukung perkembangan berpikir kritis seluruh siswa secara optimal.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Gaya Kognitif Siswa SMA Sudarsih Sudarsih; Israwali Justan; Ahmad Talib; Arinil Hidayah; Ahmad Zaki; Khawaritzmi Abdallah Ahmad
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8677

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) pada materi lingkaran. Penelitian ini penting dilakukan karena kemampuan pemecahan masalah matematis masih menjadi salah satu kompetensi yang relatif rendah pada siswa, khususnya pada materi geometri, sementara setiap siswa memiliki karakteristik kognitif yang berbeda dalam memahami dan menyelesaikan masalah matematika. Pemahaman mengenai perbedaan gaya kognitif FI dan FD diharapkan dapat membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat dan efektif sesuai karakteristik siswa. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 di SMAN 20 Bone. Subjek penelitian adalah dua orang siswa kelas XI yang dipilih melalui tes kemampuan awal dan tes gaya kognitif GEFT (Group Embedded Figure Test), terdiri dari satu siswa bergaya kognitif FI dan satu siswa bergaya kognitif FD. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis pemecahan masalah matematis dan wawancara. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik, yaitu membandingkan hasil tes dan hasil wawancara. Data dianalisis menggunakan tahapan Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, berdasarkan empat indikator pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subjek FI mampu memahami masalah secara tepat, menyusun strategi yang sistematis, melaksanakan perhitungan secara akurat, dan melakukan evaluasi terhadap hasil. Sebaliknya, Subjek FD mampu mengidentifikasi informasi dasar, namun belum tepat dalam menginterpretasikan bentuk bangun geometri, cenderung menggunakan pendekatan langsung tanpa analisis mendalam, dan tidak melakukan pemeriksaan kembali terhadap jawaban. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada kemampuan analisis geometri, kedalaman strategi, dan kesadaran metakognitif..
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Self-Regulated Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII Rahmadani. R; Usman Mulbar
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8469

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta keterbatasan bahan ajar yang belum mendukung kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis Self-Regulated Learning (SRL) untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Barebbo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 barebbo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan tes kemampuan penalaran matematis. Data dianalisis secara deksriptif kuantitatif dan kualitatif untuk menilai kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar. Hasil yang diharapkan adalah dihasilkannya bahan ajar berbasis Self-Regulated Learning yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif serta mampu meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, khususnya dalam aspek kemampuan penalaran matematis siswa.
Estimasi Value at Risk pada Pembentukan Portofolio Optimal IDX High Dividend 20 dengan Model Black-Litterman Latifah Ainun Sabina; Illuminata Wynnie; Nur Rohmah Oktaviani Putri; Ainun Mawaddah Abdal
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8596

Abstract

Peningkatan partisipasi masyarakat dalam dunia investasi meningkatkan kebutuhan akan strategi pengelolaan risiko melalui pembentukan portofolio yang optimal. Namun, proses pembentukan portofolio tersebut bukanlah hal yang sederhana dan memerlukan pemahaman mendalam. Penelitian ini menggunakan model Black-Litterman untuk meminimalkan risiko pada portofolio yang akan dibentuk dengan mempertimbangkan return dan risiko aset. Selain itu, pengukuran risiko potensial dilakukan menggunakan Value at Risk (VaR) dengan simulasi Monte Carlo. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sembilan saham dalam pembentukan portofolio optimal, yaitu ADRO, ASII, BBNI, BBRI, BMRI, INDF, ITMG, PTBA, dan UNTR. Portofolio tersebut menghasilkan tingkat keuntungan sebesar 0,46% dengan risiko 1,35%. Sementara itu, estimasi VaR yang diperoleh sebesar -1,25% pada tingkat kepercayaan 90%, -1,74% pada tingkat kepercayaan 95%, dan -2,65% pada tingkat kepercayaan 99%. 
Analisis Proses Pembelajaran Matematika untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di Kelas Inklusi Halil Arianto; Syamsinar Syamsinar; Fadhilah Nur Sa'diyyah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8611

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi proses pembelajaran matematika untuk siswa penyandang disabilitas (ABK) di kelas inklusi di SD Negeri 6 Lokkasaile Pangkajene, Indonesia. Penelitian ini menjadi penting mengingat meningkatnya implementasi pendidikan inklusif di Indonesia belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan sumber daya, tenaga pendidik khusus, serta sarana pembelajaran yang memadai, khususnya dalam pembelajaran matematika yang menuntut kemampuan berpikir abstrak. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kesenjangan layanan pendidikan dan rendahnya keterlibatan serta pemahaman konsep matematika bagi ABK. Sejalan dengan kebijakan nasional (Permendiknas No. 70/2009, UU No. 8/2016) dan kerangka kerja global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB No. 4, penelitian ini mengeksplorasi tantangan sistemik dan strategi praktis untuk pendidikan yang adil. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru, dan analisis artefak (rencana pelajaran, pekerjaan siswa), dengan analisis tematik yang dilakukan melalui NVivo. Temuan menunjukkan adanya hambatan yang signifikan: (1) ketiadaan Guru Pendidikan Khusus (GPK), yang memaksa pendidik umum untuk menjalankan peran ganda, dan (2) infrastruktur yang tidak memadai, termasuk materi pembelajaran yang seragam dan kurangnya ruang sumber daya, yang menghambat keterlibatan dan penguasaan konsep-konsep matematika oleh ABK. Terlepas dari upaya guru untuk memodifikasi rencana pembelajaran, ABK kesulitan dalam penalaran abstrak dan pemecahan masalah karena dukungan yang terpecah-pecah dan lingkungan yang bising dan ramai. Studi ini mengusulkan solusi berbasis bukti yang berakar pada Universal Design for Learning (UDL), termasuk merekrut GPK, membangun ruang sumber daya multisensorik, dan mengintegrasikan bimbingan teman sebaya. Rekomendasi untuk para pembuat kebijakan menekankan pada pendanaan hibah infrastruktur dan penegakan kepatuhan terhadap standar inklusi, sementara sekolah-sekolah didesak untuk mengadopsi media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan dukungan individual. Dengan mengatasi kesenjangan sistemik ini, studi ini berkontribusi pada strategi lokal untuk meningkatkan pendidikan matematika inklusif di sekolah dasar serta menjembatani kesenjangan antara kebijakan dan praktik pendidikan inklusif.
Pengaruh Kemandirian Belajar Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Syamsinar Syamsinar; Halil Arianto Halil
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemandirian belajar dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar matematika siswa di SMA PGRI Kabupaten Gowa. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran matematika, khususnya dalam meningkatkan kemandirian belajar serta motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, peningkatan kedua aspek tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian hasil belajar matematika siswa secara lebih optimal.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA PGRI Sungguminasa yang berjumlah 51 siswa, sedangkan sampel penelitian adalah seluruh anggota populasi yang diambil melalui teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kemandirian belajar, skala motivasi berprestasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif, diperoleh bahwa kemandirian belajar memiliki nilai rata-rata sebesar 37,29 yang berada pada kategori sedang dari 51 sampel, dengan nilai terendah 23 dan nilai tertinggi 50. Untuk motivasi berprestasi, diperoleh nilai rata-rata sebesar 46,09 yang berada pada kategori tinggi dari 51 sampel, dengan nilai terendah 34 dan nilai tertinggi 58. Sementara itu, untuk hasil belajar matematika diperoleh nilai rata-rata sebesar 87,04 yang berada pada kategori tinggi dari 51 sampel, dengan nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 99. Hasil analisis statistik inferensial (regresi linier berganda) menunjukkan bahwa Fhitung > Ftabel (4,300 > 2,560). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemandirian belajar dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.
Pemodelan Kecanduan Mobile Legends Menggunakan Model Seir Pada Mahasiswa Nur Rezky Ramadhan; Nur Rahmah Yunita Abar; Arian Nurrifqhi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8726

Abstract

Kecanduan game online merupakan salah satu fenomena perilaku digital yang semakin banyak dijumpai pada mahasiswa dan dapat berdampak pada aktivitas akademik, relasi sosial, serta pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan membangun dan menganalisis model matematika tipe SEIR untuk menggambarkan dinamika penyebaran kecanduan Mobile Legends: Bang Bang pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Angkatan 2023. Populasi dibagi ke dalam empat kompartemen, yaitu Susceptible (S), Exposed (E), Addicted (A), dan Recovered (R). Data awal yang digunakan berjumlah 146 mahasiswa, terdiri atas 100 individu rentan, 8 individu terpapar, 38 individu kecanduan, dan 0 individu pulih. Analisis dilakukan melalui pembentukan sistem persamaan diferensial, penentuan titik kesetimbangan, analisis kestabilan lokal, perhitungan bilangan reproduksi dasar, dan simulasi numerik menggunakan Maple 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa titik kesetimbangan bebas kecanduan bersifat tidak stabil karena nilai eigen memiliki bagian real positif. Bilangan reproduksi dasar diperoleh sebesar R0=117,65, sehingga R0 >1 dan menunjukkan bahwa kecanduan berpotensi bertahan secara endemik dalam populasi apabila tidak ada intervensi yang memadai. Hasil simulasi memperlihatkan bahwa skenario dengan laju pemulihan tinggi (ε=0,05;θ=0,04) dan laju relaps rendah (λ=0,005) merupakan skenario terbaik, ditandai dengan penurunan kompartemen kecanduan mendekati nol dan peningkatan kompartemen pulih hingga sekitar 40% dalam 50 hari. Novelty penelitian ini terletak pada adaptasi model SEIR berbasis data observasi langsung pada mahasiswa Angkatan 2023 serta analisis empat skenario parameter untuk mengidentifikasi peran pemulihan dan relaps dalam pengendalian kecanduan Mobile Legends. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi kampus yang terstruktur melalui edukasi, konseling, penguatan aktivitas alternatif, dan dukungan sosial berkelanjutan.
Dinamika Kecanduan Vape Mantan Pengguna Dengan Intervensi Relaps Nur Rezky Ramadhan; Alvioni Bani
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8727

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengonstruksi artikel ilmiah berbasis model matematika untuk menggambarkan dinamika kecanduan vape dengan mempertimbangkan faktor relaps pada mantan pengguna. Model dikembangkan menggunakan pendekatan kompartemen SEIR yang dimodifikasi, dengan empat kelompok populasi yaitu rentan, terpapar, kecanduan, dan pulih. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pemodelan matematika, pengumpulan data kuesioner terhadap 150 responden usia 15-30 tahun, penentuan nilai awal, formulasi sistem persamaan diferensial, analisis titik kesetimbangan, bilangan reproduksi dasar, kestabilan lokal, dan simulasi numerik. Hasil menunjukkan bahwa nilai eigen negatif, yaitu -0,21 dan -0,26 nilai awal populasi terdiri atas 100 individu rentan, 20 terpapar, 20 kecanduan, dan 10 mantan pengguna. Nilai bilangan reproduksi dasar yang diperoleh sebesar R0 = 0,9157 sehingga berada di bawah ambang satu. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyebaran kecanduan vape cenderung dapat dikendalikan. Namun, relaps menyebabkan proses penurunan kecanduan berlangsung lebih lambat dan menimbulkan fluktuasi pada kelompok pulih. Kebaruan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan laju pemulihan mampu menekan kelompok terpapar dan kecanduan secara signifikan. Dengan demikian, pengendalian kecanduan vape perlu menggabungkan pencegahan, pemulihan, dan pencegahan kambuh secara berkelanjutan.
Pemanfaatan GeoGebra dalam Pembelajaran Geometri Analitik untuk Meningkatkan Visualisasi dan Pemahaman Konseptual Mahasiswa Abdurahman Hamid
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v9i2.8794

Abstract

Pembelajaran geometri analitik menuntut kemampuan visualisasi matematis dan pemahaman konseptual yang tinggi. Namun, dalam praktiknya mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan representasi aljabar dengan bentuk geometris secara visual, seperti menentukan bentuk grafik berdasarkan persamaan garis dan kurva pada bidang koordinat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pemanfaatan GeoGebra dalam pembelajaran geometri analitik terhadap peningkatan kemampuan visualisasi matematis dan pemahaman konseptual mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas 60 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran geometri analitik berbantuan GeoGebra, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan visualisasi matematis dan tes pemahaman konseptual. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan visualisasi matematis dan pemahaman konseptual mahasiswa pada kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa GeoGebra efektif digunakan untuk membantu mahasiswa memahami hubungan antara persamaan matematika dan representasi geometris secara lebih visual dan interaktif. Oleh karena itu, pemanfaatan GeoGebra secara sistematis direkomendasikan dalam pembelajaran geometri analitik di perguruan tinggi guna mendukung pembelajaran yang lebih bermakna.