cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 1,180 Documents
Peningkatan Nilai Prosocial Behaviour Melalui Model Pembelajaran Cognitive Moral Development: Studi pre-experimental design Pada Siswa Sekolah Dasar Faiz, Aiman; Kurniawaty, Imas; Hadian, Vini Agustiani
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11062

Abstract

Untuk mengimbangi adanya kekhawatiran yang muncul karena adanya perubahan perilaku manusia yang disebabkan adanya kemajuan teknologi yang pesat dan tidak terbendung, bidang pendidikan perlu memberikan berbagai penguatan salah satunya melalui proses pembelajaran. Penelitian untuk melihat peningkatan kemampuan nilai prososial siswa SD melalui model cognitive moral development. Penelitian ini menggunakan jenis eksperimen pre-experimental design One – Group Pretest-Posttest. Penelitian ini menghasilkan fakta pada kelas eksperimen terdapat peningkatan nilai prosocial behaviour dengan menggunakan teori Kohlberg pada model Cognitive moral development lebih baik dibanding kelas kontrol. Model Cognitive moral development efektif digunakan dalam memberikan penguatan nilai pada siswa Sekolah Dasar. Faktor lain dalam meningkatkan efektivitas tersebut adalah peran media cerita dilema moral yang dirancang sebagai pola treatment pada penelitian ini. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi stakeholder Pendidikan bahwa untuk meningkatkan nilai prososial pada anak Sekolah Dasar, guru bisa mengembangkan pembelajaran dengan model yang aktif dan variatif, sehingga siswa dapat memahami konteks pembelajaran yang disampaikan karena mudah dipahami dan juga sesuai dengan kondisi psikologis anak yang tumbuh pada era modernisasi pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Divergen Peserta Didik Carlina, Rini; Daud, Firdaus; Arsyad, Muhammad
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11142

Abstract

Studi ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan representasi visual dari korelasi antara keterampilan berpikir divergen dan metodologi pembelajaran berbasis proyek serta pembelajaran penemuan, 2) memeriksa potensi perbedaan dalam kemampuan berpikir divergen siswa yang diajarkan melalui pembelajaran berbasis proyek dibandingkan dengan mereka yang terlibat dalam pembelajaran penemuan, dan 3) menilai sejauh mana peningkatan keterampilan berpikir divergen di antara siswa yang dididik melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Kemampuan berpikir divergen, yang mencakup kefasihan, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi, merupakan elemen penting dari kompetensi yang diperlukan di abad ke-21. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan dua kelas yang berbeda: satu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan satu kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran penemuan. Data dikumpulkan menggunakan metodologi pretest dan posttest dengan instrumen esai yang telah divalidasi. Temuan yang diperoleh dari analisis data menggunakan uji-t mengungkapkan hal-hal berikut: 1) Hasil pretest menunjukkan thitung (-0.216) < ttabel (1.669), yang mengarah pada kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelas. 2) Hasil posttest mengungkapkan thitung (2.997) > ttabel (1.669), menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami dampak signifikan dari penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir divergen.
The Walisongo's Abangan and Putihan Da'wah Methods in the Land of Java: Comparative Study of the Da'wah Methods of Sunan Kalijaga and Sunan Giri Alfaruq, M Syaifuddin; Rozaq, Abdul
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11968

Abstract

The beginning of the spread of Islam in the archipelago began in the 11th century in the Malacca Peninsula area spread by merchants from the Middle East. While Islam began to settle in Java in the 14th century along with the collapse of the Majapahit Kingdom. The method used in this research is the Qualitative method, using a descriptive approach. The data collection method used by researchers is the interview method and Library Research. The specific research is on the dualism of the Walisongo da'wah flow, especially on the Abangan method used by Sunan Kalijaga and the Putihan method used by Sunan Giri. The method of da'wah used by Sunan Kalijaga and Sunan Giri was because the Javanese people had embraced the belief before Islam set foot in Java, this belief was called Kejawen or Kapitayan. The process of spreading Islam took place peacefully without any violence. The result of this dualism is the division of Muslims in Java, known as Abangan Islam and Putihan Islam. The Abangan Islam tends to worship using art, for example by using Javanese gending or songs, while the Putihan Islam worship based on the Qur'an and Hadith kaffah (perfect), they consider worshiping using art is a shirk.
Pemanfaatan Nilai Budaya Putri Pukes sebagai Bahan Ajar BIPA Tingkat Menengah Syahfitri, Dian; Putrayasa, Ida Bagus; Wisudariani, Ni Made Rai; Sudiana , I Nyoman
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11995

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) tingkat menengah memerlukan bahan ajar yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia. Cerita rakyat Putri Pukes dari Gayo, Aceh, memuat nilai-nilai budaya, seperti penghormatan terhadap orang tua, kepatuhan pada adat istiadat, dan hubungan manusia dengan alam, yang relevan untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya dalam cerita Putri Pukes serta potensinya sebagai bahan ajar BIPA tingkat menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Data dianalisis berdasarkan isi cerita rakyat Putri Pukes, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran BIPA dengan menggunakan media audiovisual. Analisis difokuskan pada nilai-nilai budaya yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran bahasa, meliputi kompetensi membaca, berbicara, dan diskusi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Putri Pukes mengandung sejumlah nilai budaya yang relevan untuk pembelajaran BIPA, seperti penghormatan terhadap orang tua, larangan melanggar adat, kesabaran, dan hubungan manusia dengan alam. Cerita ini juga mengandung kosa kata, ungkapan, dan struktur kalimat yang sesuai untuk peserta didik tingkat menengah. Dari analisis, ditemukan bahwa cerita rakyat ini memiliki potensi untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap budaya Indonesia sekaligus mengasah kemampuan bahasa mereka melalui kegiatan membaca, diskusi, dan presentasi budaya. Integrasi cerita rakyat Putri Pukes sebagai bahan ajar BIPA memberikan pendekatan pembelajaran berbasis budaya yang holistik. Cerita ini tidak hanya membantu peserta didik memahami norma sosial dan tradisi masyarakat Indonesia, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis melalui diskusi lintas budaya. Pendekatan ini relevan dengan kebutuhan pembelajaran BIPA tingkat menengah yang mengutamakan penguasaan bahasa sekaligus pengenalan budaya.
Analysis of Graph Theory in Transport Network Optimisation: A Mathematical Approach and Its Applications Peranginangin, Andreas Perdamenta
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10219

Abstract

Transportation network optimization is a crucial aspect of urban planning, logistics, and mobility management. Graph theory provides a mathematical framework for modeling and improving transportation systems by representing networks as nodes and edges, enabling efficient route planning, traffic flow optimization, and resource allocation. This study explores the application of graph theory in optimizing transportation networks, focusing on key algorithms such as Dijkstra’s Algorithm, Minimum Spanning Tree (MST), and Network Flow Models. Using a qualitative research approach, this paper examines recent advancements, case studies, and theoretical perspectives in transportation optimization. The study highlights how graph-based methods enhance efficiency, reduce congestion, and improve cost-effectiveness in various transportation domains, including urban traffic management, public transit scheduling, air traffic control, and logistics networks. Additionally, it discusses computational challenges and potential solutions, particularly in large-scale networks requiring high-performance computing and artificial intelligence integration. Through a comprehensive literature review, this research identifies critical trends, such as the fusion of graph theory with AI, IoT, and blockchain technologies, which contribute to real-time data-driven decision-making in smart cities. The findings suggest that graph theory remains a fundamental tool for designing and optimizing resilient and sustainable transportation networks. The paper concludes with recommendations for future research, emphasizing the need for interdisciplinary approaches and emerging technologies to further enhance transportation network optimization.
Perencanaan Pembelajaran PAUD: Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Menyenangkan dan Edukatif Dwijantie, Jeane Siti
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.10432

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membangun dasar perkembangan anak, mencakup aspek fisik, kognitif, sosial, emosional, dan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep lingkungan belajar yang menyenangkan dan edukatif sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan PAUD. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan referensi lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang menyenangkan mendukung perkembangan motorik, kreativitas, serta keterampilan komunikasi anak. Pendekatan Montessori menekankan pentingnya aksesibilitas, kebebasan memilih, tanggung jawab pribadi, serta keindahan dan harmoni dalam lingkungan belajar. Selain itu, permainan edukatif seperti permainan balok, puzzle, dan congklak berkontribusi terhadap perkembangan kognitif dan sosial anak. Peran guru dan orang tua sangat krusial dalam membentuk pengalaman belajar yang berkualitas. Kesimpulannya, pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif pada PAUD harus dirancang dengan mempertimbangkan lingkungan, metode, serta kolaborasi antara sekolah dan keluarga untuk menghasilkan anak yang aktif, kreatif, dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di SD Negeri 006 Melak Kabupaten Kutai Barat Hadiansyah, Hadiansyah; Mallala, Syamsuddin; Warsihna, Jaka
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11399

Abstract

Dalam memahami pencapaian kemajuan pendidikan dipengaruhi faktor diantaranya bakat dan minat siswa, ruang lingkup sekolah, ruang guru, ruang tenaga pendidikan (tendik), dan ruang pembelajaran, dan sebagainya. Gaya kepemimpinan dan penerapan peran kepemimpinan Kepala Sekolah menjadi hal penting dalam meningkatkan prestasi siswa. Di SDN 006 Melak diperoleh temuan awal bahwa Kepala Sekolah sudah melaksanakan perannya dengan baik. Pada penelitian ini dilakukan analisis lebih mendalam terkait gaya kepemimpinan, penerapan peran kepemimpinan, dan prestasi belajar siswa di SDN 006 Melak. Jenis penelitian ini adalah field study dengan teknik analisis data menggunakan aplikasi NVivo dengan interpretasi menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan gaya kepemimpinan merupakan gaya kepemimpinan demokratis. Kepala Sekolah menjalankan tujuh peran kepemimpinan yakni edukator, manajer, supervisor, administrator, leader, inovator, dan motivator dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa beberapa siswa belum mengalami peningkatan prestasi terutama di bidang numerik. Meskipun demikian, masih lebih banyak siswa yang mengalami peningkatan prestasi. Kesimpulan penelitian adalah gaya kepemimpinan dan penerapan peran kepemimpinan Kepala Sekolah yang baik secara efektif meningkatkan prestasi siswa di SDN 006 Melak dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dan masih perlu dilakukan perbaikan untuk mengatasi siswa yang belum mengalami peningkatan prestasi belajar
School Based Management Model for Improving Education Quality at SMA Linggang Bigung Afriyanti, Afriyanti; Gede, Widyatmike; Dwiyono, Yudo
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11400

Abstract

This research aims to describe the planning, organization, implementation, and supervision of the school-based management model at SMA Negeri Linggang Bigung. This type of research is qualitative case study. Data were collected through interviews and observations at two high schools in Linggang Bigung. The informants in this study included the Principal, Curriculum Vice Principal, Student Affairs Vice Principal, teachers, and students. Data were analyzed by organizing, deconstructing, reconstructing, interpreting, and concluding. Triangulation techniques were used to test the validity of the data, specifically technique and source triangulation. The school-based management model implemented at SMA Negeri Linggang Bigung is School-Based Quality Improvement Management (MPMBS).The results indicate that MPMBS planning is carried out by analyzing needs, formulating vision, mission, and targets/objectives, analyzing infrastructure, and involving parents and the community. In terms of organization, SMA Negeri Linggang Bigung exhibits autonomy, partnerships, active community participation, openness, and accountability. Regarding implementation, SMA Negeri Linggang Bigung has a safe and orderly school environment, quality mission and targets, strong leadership, expectations, staff development, repeated evaluations, as well as intensive communication and support from parents and the community. The supervision conducted at SMA Negeri Linggang Bigung is in accordance with content standards, process standards, competency standards, educator and educational staff standards, infrastructure standards, management standards, financing standards, and assessment standards. Thus, it can be concluded that the implementation of the MPMBS model at SMA Negeri Linggang Bigung involves careful planning, inclusive organization, structured execution, and standard-based supervision. This has implications for academic performance, student character development, and school management effectiveness, which in turn affects parental satisfaction and students' future prospects.
The Correlation Between Language Learning Beliefs and English Academic Achievement Nonoy, Intan; Neman, Meily Ivane Esther
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.11401

Abstract

The purpose of this study was to find out the relationship between Students’ language learning beliefs and English academic achievement in SMP Advent UNKLAB. This study also aimed to find the level of Students’ language learning beliefs and English academic achievement. The researcher adapted the questionnaire from E. Horwitz (1988) that was distributed to grade VIII parallel A, B, C, and D with a total number of 115 students at SMP Advent UNKLAB, which is located in Airmadidi North Sulawesi who were enrolled in the first semester of the academic year 2024/2025. Descriptive analysis of mean score and Pearson Product Coefficient Correlation were used to answer the research questions. The results showed that: (1) the level of Students’ language learning beliefs was 4.46 indicating a high level, (2) the level of English academic achievement was 78.52, indicating a good level and (3) r = 0.004 and p = 0.966 showing there is no significant correlation between Students’ language learning beliefs and English academic achievement.
Pengaruh Kebijakan Kepala Sekolah dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru pada Tingkat Pendidikan Menengah Islami, Jundu Muhammad Mufakkirul; Habibi, Muazar; Sumarsono, Raden Bambang
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v11i1.12077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan kepala sekolah dan kenyamanan lingkungan kerja terhadap kinerja guru di jenjang pendidikan menengah, khususnya pada SMP dan SMA Yayasan Lenterahati Islamic Boarding School (LHIBS). Metode penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik sampling jenuh yang melibatkan 46 guru dari SMP dan SMA LHIBS sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan teknik Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kepala sekolah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Kebijakan yang dirancang dengan perencanaan matang, implementasi yang terarah, serta inovasi yang relevan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengelolaan sumber daya manusia. Selain itu, lingkungan kerja yang nyaman dan mendukung turut berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Lingkungan yang kondusif, hubungan interpersonal yang baik, serta adanya penghargaan dan pengembangan diri mendorong motivasi kerja guru, yang pada akhirnya berdampak pada hasil pembelajaran yang optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi antara kebijakan kepala sekolah yang efektif dan lingkungan kerja yang nyaman menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja guru. Implikasi penelitian ini memberikan panduan bagi pengelola sekolah dalam merumuskan kebijakan strategis untuk mendukung pengembangan pendidikan berkualitas di tingkat menengah.