cover
Contact Name
Revi Gama Hatta Novika
Contact Email
placentum.kebidanan@gmail.com
Phone
+6281333699219
Journal Mail Official
placentum.kebidanan@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Surakarta 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya
ISSN : 23033746     EISSN : 26209969     DOI : 10.20961
Core Subject : Health,
PLACENTUM Jurnal Kesehatan dan Aplikasinya is a health applied journal published by Sebelas Maret University, Surakarta. The journal publishes original research articles or review articles in Maternal and Child Health, Health Promotion, and Epidemiology. Maternal and Child Health: covers a broad range of disciplines including obstetrics, gynecology, reproductive health, pediatrics, neonatology, nutrition, and family planning Health Promotion: covers a broad range of topics in psychology, sociology, anthropology, communication, education, nursing, public health, and the allied health profession, as they are related to health promotion, health education, health-related behavior, and illness. Epidemiology: covers all aspects of epidemiology and public health. The journal mainly publishes original research articles but also welcomes reviews covering applied, methodological and theoretical issues with an emphasis on studies using multidisciplinary or integrative approaches.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): February" : 7 Documents clear
Upaya preventif Kanker Cervix dan Kanker Payudara di Masa Pandemi melalui Seminar Daring bagi Masyarakat Kota Solo dan Sekitarnya Brian Wasita; Nanang Wiyono; suyatmi suyatmi; Ratih Dewi Yudhani; Rachmi Fauziah Rahayu; Kristanto Yuli Yarso; Riza Novierta Pesik
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.45483

Abstract

Latar belakang dan tujuan : Kanker merupakan penyebab kematian tertinggi setelah penyakit kardiovaskuler (jantung dan stroke). Penyakit kanker banyak memakan korban meninggal karena kebanyakan baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut sehingga sulit disembuhkan.. Pada wanita kanker yang terbanyak adalah kanker payudara dan kanker leher rahim. Oleh karena itu perlu usaha pencegahan dan deteksi dini pada kanker payudara dan kanker leher rahim apalagi pada masa pandemic dimana akses ke fasilitas kesehatan terbatas.Metode Pelaksanaan : Kegiatan pengabdian masyarakat berupa seminar daring untuk memberikan pemahaman tentang kanker payudara dan kanker leher rahim meliputi gejala-gejala awal, cara deteksi dini, pencegahan dan tatalaksana apabila sudah didapatkan kanker. Peserta yang terdaftar sejumlah 164 orang dari berbagai kalangan masyarakat dan berbagai wilayah di Indonesia. Pada hari H seminar peserta yang hadir mencapai 121 orang, peserta antusias mengikuti presentasi dan diskusi hingga akhir acara.  Hasil dan Pembahasan : Setelah acara dilakukan survey tentang sikap dan pemahaman mengenai kanker payudara dan kanker leher rahim. Sebanyak 89,6 persen khawatir kalau-kalau menderita kanker dan sebanyak 96,9 % responden berusaha mencari informasi tentang kanker, dengan demikian seminar daring ini dapat menjebatani masyarakat untuk mencari informasi yang tepat tentang kanker. Dari hasil survey pemahaman tentang kanker payudara dan kanker leher rahim diperoleh nilai rata-rata 90,73 namun ada beberapa hal penting seperti penyebab kanker leher rahim, penyeberan dan factor yang berpengaruh pada kanker payudara masih belum paham (yang menjawab benar 11 s/d 20 % responden). Peserta webinar  mendapatkan sertifikat dan juga doorprize berupa masker.  Setelah acara seminar peserta memberikan respon positif untuk ditindaklanjuti dengan acara berikutnya,Kata kunci : penyuluhan, kanker payudara, kanker leher rahim, deteksi dini
Pencegahan Kejadian Suspek, Probable, Konfirmasi, dan Kontak Erat COVID-19 pada Anggota POGI Muda Supriyadi Hari Respati; Uki Retno Budihastuti; Asih Anggraeni; Eriana Melinawati; Eric Edwin Yuliantara
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.44305

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Penelitian tentang pencegahan kejadian antara suspek, probable, konfirmasi, dan kontak erat COVID-19 antar tenaga kesehatan sangat diperlukan dalam upaya untuk mencegah terjadinya kenaikan angka penularan yang sangat cepat. Dokter dan tenaga medis memiliki risiko yang sangat tinggi terinfeksi COVID-19, sehingga diperlukan pemahaman dan pengetahuan yang matang dari dokter dan tenaga medis dalam melakukan pencegahan dan pengendalian paparan COVID-19.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pencegahan kejadian COVID-19 pada anggota POGI muda melalui pemberian materi dan diskusi tentang pencegahan dan pengendalian COVID-19.Metode: Pengabdian ini dilakukan dengan cara diskusi menggunakan metode daring dengan aplikasi zoom, memberikan pengertian atau penyuluhan kepada anggota POGI muda cabang Surakarta tentang suspek, probable, konfirmasi, dan kontak erat COVID-19, pencegahan penularan dari COVID-19, screening COVID-19, COVID-19 pada ibu hamil dan masalah lain. Narasumber adalah semua pengabdi yang di bidang obstetri ginekologi dalam rangka penanganan COVID-19 dalam kehamilan. Pelaksanaan diskusi dilakukan di rumah masing – masing anggota POGI muda. Waktu diskusi dilakukan dari bulan April hingga Maret 2021.Hasil: Hasil analisis dengan uji t-test berpasangan didapatkan rata-rata nilai pretest yaitu 77.00 sedangkan rata-rata nilai posttest 92.40, dengan nilai signifikansi p=0.001 (p<0.05). Hasil analisis dengan uji Chi-square didapatkan nilai p<0.001 (p<0.05) dan nilai OR=27.56. Kesimpulan: Terdapat peningkatan pemahaman anggota POGI muda mengenai COVID-19 setelah dilakukan pemberian materi dan diskusi oleh pengabdi, dengan nilai signifikansi p=0.001 (p<0.05). Pemberian materi dan diskusi mengenai COVID-19 oleh peneliti mampu memberikan pemahaman 27.56 kali lebih baik dibandingkan sebelum diberikan materi dan diskusi.Kata Kunci: COVID-19, Suspek, Probable, Konfirmasi, Kontak Erat, Anggota POGI Muda. ABSTRACTBackground: Research on the prevention of incidents between suspected, probable, confirmation, and close contact COVID-19 among health workers is needed in an effort to prevent a very rapid increase in transmission rates. Doctors and medical personnel have a very high risk of being infected with COVID-19, so a thorough understanding and knowledge of doctors and medical personnel are needed in preventing and controlling exposure to COVID-19.Objective: This study aims to improve the prevention of the incidence of COVID-19 in young POGI members through providing materials and discussions about the prevention and control of COVID-19.Methods: This service was carried out by means of discussions using an online method with a zoom application, providing understanding or counseling to obstetric gynecological residents about suspected, probable, confirmation, and close contact COVID-19, prevention of transmission from COVID-19, screening for COVID-19, COVID-19 in pregnant women. and other problems. The resource persons are all service providers in the field of obstetrics and gynecology in the context of handling COVID-19 in pregnancy. The discussion was held in the homes of each of the young POGI members. The time for discussion is from April 2020 to March 2021.Results: The results of the analysis using paired t-test showed an average pretest value of 77.00 while the average posttest score was 92.40, with a significance value of p = 0.001 (p <0.05). The results of the analysis with the Chi-square test obtained p value <0.001 (p <0.05) and the OR value = 27.56.Conclusion: There was an increase in the understanding of young POGI members about COVID-19 after providing material and discussion by researchers, with a significance value of p = 0.001 (p <0.05). The giving of material and discussions about COVID-19 by researchers was able to provide 27.56 times better understanding than before being given material and discussion.Keywords: COVID-19, Suspect, Probable, Confirmation, Close Contact, Young POGI Members.
PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 MELALUI PROMOSI KESEHATAN Sri Mulyani
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.44912

Abstract

Latar belakang : Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan kasus corona covid-19 mencapai 12 kasus per tanggal 20 Maret 2020. Kabupaten Klaten adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang salah satunya terkena dampak KLB COVID-19. Pemerintah Kabupaten Klaten sudah mengambil langkah yang terbaik dalam pencegahan, setelah ada satu warganya yang terkonfirmasi positif korona dan ditetapkan sebagai KLB. Penetapan status KLB ini diikuti dengan himbauan Pemerintah Kabupaten Klaten agar masyarakat tidak takut dan tidak panik, tetap menerapkan prinsip PHBS (Perilaku Hidup Bersih Sehat) sehingga masyarakat akan tetap aman. Pemerintah Kabupaten Klaten juga meminta agar warganya yang berada di luar wilayah Klaten untuk sementara tidak kembali ke Klaten terlebih dahulu atau biasa digunakan istilah untuk tidak mudik.Metodologi: Pengabdian ini Penelitian dilakukan di Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten, Metode yang digunakan secara daring dengan menggunakan kuesioner pre dan post test dan media edukasi berupa video dan gambar seputar covid-19. Kuesioner dibuat berdasarkan analisis masalah yang dikaji dengan metode PAHO, dan link disebarkan melalui tokoh masyarakat. analisis  menggunakan deskriptif presentase dan uji t serta analisis Wilcoxon.Hasil dan diskusi : Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga menandakan adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi berupa sosialisasi HATMA SEMAR. Pengetahuan  yang dimiliki seseorang atau kelompok atau budaya tertentu yang dihasilkan dari semua proses, baik bawaan dari lahir maupun yang didapatkan melalui pengalaman. Pengetahuan adalah faktor penentu untuk bertindakKata Kunci: : Covid-19, Promosi Kesehatan, Pencegahan
Peningkatan Pemahaman Akseptor KB terhadap Efek Samping IUD dan Implan dalam Pelayanan KB di Klinik Solo Peduli Uki Retno Budihastuti; Abdurahman Laqif; Eriana Melinawati; Teguh Prakosa; Hermawan Udiyanto; Heru Priyanto; Darto -; Affi Angelia Ratnasari; Asih Anggraeni
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.44306

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Pemahaman akseptor KB (Keluarga Berencana) tentang KB IUD dan implan masih rendah, hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan dan adanya persepsi negatif mengenai kontrasepsi IUD dan implan di masyarakat. Perlu adanya upaya peningkatan pemahaman akseptor KB untuk meningkatkan kualitas dalam pelayanan KB untuk mencapai kesehatan individu yang optimal dan menurunkan angka fertilitas melalui peningkatan pemakaian alat kontrasepsi.Tujuan: Mengetahui pengaruh perlakuan penyuluhan terhadap peningkatan pemahaman dan kesiapan akseptor KB terhadap efek samping alat kontrasepsi di Klinik Solo Peduli.Metode: Pengabdi memberikan penyuluhan kepada akseptor KB mengenai KB IUD dan implan. Kemudian, Akseptor KB dibagikan kuesioner meliputi pertanyaan tentang efek samping yang dirasakan, serta langkah yang dapat dilakukan ketika efek samping timbul.Hasil: Dari 60 responden, didapatkan mayoritas tingkat pengetahuan efek samping alat kontrasepsi akseptor KB sebanyak 65% adalah “baik”, 35% adalah “kurang”, dan terdapat 18 (30%) orang yang mengalami efek samping minimal, diantaranya: nyeri, ketidaknyamanan hubungan seksual, kenaikan berat badan, jerawat, siklus mentruasi berubah setelah pemasangan alat kontrasepsi.Kesimpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan efek samping alat kontrasepsi setelah dilakukan penyuluhan dan efek samping yang relatif minimal.Kata Kunci: Akseptor KB, IUD, Implan, Pelayanan KB. ABSTRACTBackground: The understanding of family planning acceptors about IUD and implant contraception is still low, this is due to the lack of knowledge and negative perceptions about IUD contraception and implants in the community. There needs to be an effort to increase understanding of family planning acceptors to improve the quality of family planning services to achieve optimal individual health and to reduce fertility rates through increased use of contraceptives.Objective: To determine the effect of counseling treatment on increasing understanding and readiness of family planning acceptors on the side effects of contraceptives at the Solo Peduli Clinic.Methods: The service provider provides counseling to family planning acceptors about IUD and implant family planning. Then, family planning acceptors were distributed questionnaires covering questions about side effects that were felt, as well as steps that could be taken when side effects arose.Results: Of the 60 respondents, it was found that the majority of the level of knowledge about the side effects of contraceptives acceptors of family planning as much as 65% were "good", 35% were "less", and there were 18 (30%) people who experienced minimal side effects, including: pain, discomfort of sexual intercourse, weight gain, acne, menstrual cycles changed after the insertion of contraceptives.Conclusion: There is an increase in knowledge of the side effects of contraceptives after counseling and the relatively minimal side effects.Keywords: family planning acceptors, IUD, implants, family planning services.
Hubungan Status Gizi dan Prestasi Belajar Erindra Budi Cahyanto; Sri Mulyani; Angesti Nugraheni; Ika Sumiyarsi Sukamto; Mujahidatul Musfiroh
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.45151

Abstract

Latar belakangGizi merupakan salah satu faktor penentu utama kualitas Sumber Daya Manusia. Pemberian gizi yang kurang baik terutama terhadap anak dan remaja, akan menurunkan potensi sumber daya pembangunan masyarakat. Banyak faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada mahasiswa Diploma Kebidanan FK UNS tahun akademik 2018/2019.  Metode Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan  cross sectional. Populasi adalah mahasiswa prodi Sarjana Terapan Kebidanan FK UNS tahun akademik 2018/2019 yang hadir saat pengambilan data dan bersedia  menjadi subjek penelitian.  Data status gizi diperoleh melalui pengukuran indeks massa tubuh (BB/TB),  prestasi belajar dari nilai indeks prestasi pada sistem informasi akademik. Skala data kategorik dianalisis menggunakan uji sommers'd dengan bantuan program SPSS 21.HasilPengukuran status gizi menunjukan terdapat tiga mahasiswa dengan kategori kurus, lima orang gemuk dan sembilan belas normal. Mayoritas subjek dalam derajat kriteria 4 dengan indek prestasi 3,31 – 3,70.SimpulanTerdapat hubungan signifikan antara status gizi dan prestasi belajar dengan arah korelasi positif. Mahasiswa hendaknya memperhatikan status gizi agar memperoleh prestasi yang semakin baik 
PRIMARY MEDIASTINAL YOLK SAC TUMOR: A RARE CASE Fitri Dewi Ismida; Budi Yanti
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.48155

Abstract

Background. Yolk sac tumor is a subtype of germ cell tumor which is highly malignant. Mediastinal Yolk sac tumor is also an extragonadal germ cell tumor which is extremely rare and is common in children and young adults. We report a case of a Yolk Sac Tumor in the anterior mediastinum in a 21-year-old male patient.Case. A case of Yolk Sac Tumor in a 21-year-old man with complaints of shortness of breath and chest pain experienced for ± 2 weeks. The CT scan showed the soft tissue with high-density thorax in the anterior mediastinum. The Levels of Alpha Feto Protein (AFP) 2,000 ng / mL and Beta-Human Chorionic Gonadotropin (B-HCG) 1.20 mIU / mL. Macroscopically, it appears brownish-gray tissue with a volume of 0.5 ccs. Typical histopathological examination reveals a Yolk Sac tumor.Conclusion. Yolk Sac Tumor as a Mediastinal primary tumor is a rare tumor. The diagnosis must be made not only based on histopathological examination but also based on the patient's age and elevated serum alpha-fetoprotein (AFP) and Beta-Human Chorionic Gonadotropin (B-HCG). Despite there is modern chemotherapy, the prognosis for these tumors is highly poor.Keywords . Yolk sac tumor, mediastinum, germ cell.
PENGARUH TEKANAN DARAH TERHADAP AKTIVITAS FISIK LANSIA Ika Sumiyarsi Sukamto; Angesti Nugraheni; Sri Mulyani; Erindra Budi Cahyanto; Mujahidatul Musfiroh
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2021): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v9i1.48103

Abstract

Latar Belakang: Penambahan usia menyebabkan penurunan kemampuan lansia untuk beraktivitas. Penuaan usia merupakan faktor resiko terjadinya tekanan darah tinggi. Peningkatan tekanan darah dapat menurunkan aktivitas fisik lansia. Pengendalian tekana darah lansia sejak dini dapat meningkatkan usia harapan hidup seseorang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh tekanan darah dengan aktivitas fisik pada lansiaMetode: Jenis penelitian cross sectional. Subjek penelitian lansia 60-69 tahun. Instrument pengumpulan data menggunakan Kuesioner IPAQ Long version, Sphignomanometer jarum, stetoskop. Analisis data menggunakan somers’d.Hasil: Uji Somers’d antara tekanan darah dan aktivitas fisik lansia menunjukan hasil r = -0,321 dengan p-value sebesar 0,05.Simpulan: Terdapat pengaruh antara tekanan darah dan aktivitas fisik pada lansia dengan korelasi lemah dan arah negatif. Semakin tinggi tekanan darah, aktivitas fisik lansia cenderung semakin rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7