cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 218 Documents
EVALUASI KINERJA DAN MOTIVASI KARYAWAN PANEN DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Pandhu Rochman Sousa Putra; Arsenius Baeeha Toron
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1957

Abstract

Keberhasilan produksi kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, terutama karyawan panen yang berperan langsung dalam pencapaian target produksi. Evaluasi terhadap kinerja dan motivasi karyawan panen diperlukan untuk memastikan produktivitas perusahaan tetap optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja dan motivasi karyawan panen serta melakukan evaluasi terhadap kedua aspek tersebut di perkebunan kelapa sawit.Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden menggunakan metode sampling jenuh. Data dianalisis dengan skala Likert dan diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menentukan kategori serta rata-rata setiap indikator kinerja dan motivasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan panen berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 4,33, dengan indikator kualitas sebagai nilai tertinggi yaitu 4,43. Motivasi karyawan panen juga tergolong sangat tinggi dengan skor 4,47, di mana indikator ekonomi memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,52. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja yang baik tidak terlepas dari tingginya motivasi, khususnya dari aspek ekonomi. Perusahaan disarankan untuk memberikan pelatihan rutin serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif agar kinerja dan motivasi karyawan panen tetap stabil dan terus meningkat.
PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN 7P DI KEBUN BENIH TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA (KBTPH) KLEDUNG KABUPATEN TEMANGGUNG JAWA TENGAH Uswatun Hasanah; Isna Windani; Sugiyarto Sugiyarto; Erny Erny
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1951

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan jangka panjang perusahaan. KBTPH Kledung Temanggung sebagai perusahaan yang mempunyai visi dan misi sudah seharusnya merumuskan strategi pemasaran yang tepat. KBTPH Kledung Temanggung merupakan kebun benih kentang yang dikelola Dinas Pertanian Jawa Tengah. Kebun benih ini berlokasi di Desa Kledung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh KBTPH Kledung Temanggung meliputi penyediaan sarana produksi, budidaya, hingga pemasaran benih kentang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa: 1) penerapan strategi pemasaran 7P Benih kentang di KB TPH Kledung. 2) penerapan strategi pemasaran 7P yang paling efektif di KB TPH Kledung. 3) kendala – kendala dalam penerapan strategi pemasaran 7P di KB TPH Kledung. Metode dasar penelitian adalah dengan teknik survey. Menggunakan kuesioner sebagai alat wawancara dan metode hasil deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 1) Kebijakan pemasaran yang digunakan oleh KBTPH Kledung yaitu Penerapan Strategi Pemasaran 7P yang terdiri dari kebijakan produk, kebijakan harga, kebijakan lokasi, kebijakan promosi, kebijakan orang, kebijakan sarana fisik dan kebijkan proses. 2) strategi pemasaran yang paling efektif pada penerapan strategi pemasaran 7P yaitu, strategi produk, produk benih kentang yang ada di KB TPH memiliki kualitas yang unggul dan jelas turunan induknya dan sudah bersertifikasi.. 3) kendala yang dihadapi adalah hama dan penyakit benih kentang, curah hujan tinggi, masih terbatas dalam pengelolaan pemasaran digital, sarpras bangunan yang kurang terawat.
ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PARIT KELADI KECAMATAN SUNGAI KAKAP Chesa Vira Paskila; Erlinda Yurisinthae; Pamela Pamela
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1860

Abstract

Desa Parit Keladi merupakan desa yang terletak di wilayah Kecamatan Sungai Kakap Di Kabupaten Kuburaya yang dahulu dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Kabupaten Kubu Raya, kini mengalami fluktuasi produksi padi yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi dan faktor- faktor produksi yang mempengaruhi risiko usahatani padi sawah di Desa Parit Keladi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dimana data primer dan sekunder dikumpulkan sebagai sumber informasi. Jumlah sampel adalah sebanyak 86 responden petani padi sawah yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Dalam penelitian ini, tingkat risiko produksi diukur dengan menggunakan coefficient variation (CV), sedangkan pengaruh faktor-faktor produksi terhadap risiko dianalisis melalui regresi linier berganda menggunakan pendekatan fungsi varians produksi yang dikembangkan oleh Just dan Pope. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai coefficient variation (CV) sebesar 63,07% yang mengindikasikan risiko produksi usahatani padi sawah tergolong tinggi. Sementara itu luas lahan dan penggunaan pupuk NPK memiliki pengaruh yang signifikan terhadap risiko produksi. Luas lahan berkontribusi meningkatkan risiko (risk-inducing), sementara pupuk NPK berperan dalam mengurangi risiko (risk-reducing). Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengukur tingkat risiko produksi, tetapi juga mengidentifikasi peran faktor produksi sebagai risk-inducing dan risk-reducing, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi petani dalam pengelolan input produksi guna mengurangi risiko produksi.
PENGUATAN KELEMBAGAAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN PRODUK HERBAL UNTUK MEWUJUDKAN KEBERDAYAAN SUKU ANAK DALAM Fuad Muchlis; Elwamendri Elwamendri; Yanuar Fitri; Ernawati Ernawati; Ardhiyan Saputra
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1979

Abstract

Suku Anak Dalam (SAD) di sekitar Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) menghadapi penurunan sumber daya hutan yang mendorong transformasi ekonomi melalui pemanfaatan produk herbal berbasis pengetahuan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kelembagaan ekonomi dalam pengembangan produk herbal guna meningkatkan keberdayaan SAD. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan berbasis potensi lokal efektif mendorong pemanfaatan tanaman herbal menjadi aktivitas ekonomi produktif, serta meningkatkan keterampilan, pendapatan, dan organisasi usaha. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan dukungan pada aspek pemasaran, legalitas produk, dan manajemen usaha agar kelompok dapat berkembang mandiri dan berdaya saing.
EVALUASI KUALITAS HASIL PANEN DI KEBUN PLASMA PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT Putra, Pandhu Rochman Sousa; Sukariyan, Sukariyan; Bustomi, Muhamad Yazid
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.2005

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh kegiatan panen kelapa sawit tentang perlunnya evaluasi mutu panen dilakukan untuk memperhitungkan potensi kehilangan hasil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghitung nilai mutu buah dan membandingkan nilai mutu buah dengan standar yang berlaku di Kebun Plasma Perusahaan Kelapa Sawit PT. Alam Jaya Persada.Pengamatan mutu panen dilakukan terhadap mutu buah. Mutu buah yang diamati, yaitu buah masak, lewat masak, mentah, dan busuk. Pengambilan sampel lokasi dan responden dilakukan dengan metode purposive. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan perhitungan sederhana kemudian dijabarkan secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu buah kelapa sawit yang dipanen terdiri dari buah masak sebesar 91,21%, buah lewat masak sebesar 6,23%, buah mentah sebesar 0,96%, dan buah busuk sebesar 0,88%. Mutu buah di PT. Alam Jaya Persada yang tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan terdiri dari buah lewat masak, buah mentah, dan buah busuk, sedangkan mutu buah masak sudah sesuai dengan standar perusahaan.
ANALISIS PERILAKU PREFERENSI DAN KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KOPI LIBERIKA DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Fitri Handayani; Suandi Suandi; Rozaina Ningsih
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.1996

Abstract

Coffee has become an inseparable part of the lifestyle of society, especially in Indonesia. One type of coffee that is widely favored is Liberica coffee. Liberika Tungkal Komposit Coffee (Libtukom) is a leading commodity of Tanjung Jabung Barat Regency, Jambi Province, which has the unique characteristic of growing on peatlands and has been designated as a cultivated variety by the Ministry of Agriculture. Tanjung Jabung Barat has become the center of Liberica coffee. Shop/café owners must not only be able to sell their products and services, but also need to have the ability to understand and comprehend consumer tastes, in order to remain competitive amid the increasingly growing coffee business world. Therefore, this paper needs to examine consumer behavior, preferences, satisfaction, and purchasing decisions.This study integrates literature from various sources including Fishbein's multi-attribute analysis, Conjoint analysis, and the Customer Satisfaction Index (CSI). The meta-analysis findings indicate that sensory attributes (taste, aroma, aftertaste, and thickness) are the dominant factors influencing consumer preferences, while price and packaging serve as secondary considerations. Consumers tend to repurchase and recommend products when they are satisfied. Consumer satisfaction has been proven to positively correlate with repurchase decisions. This research contributes to the development of coffee quality, which in turn influences preferences and plays an important role in driving purchasing decisions.
TRANSFORMASI PEMBANGUNAN PERTANIAN: DINAMIKA STRUKTURAL, TANTANGAN, DAN ARAH KEBIJAKAN DI NEGARA BERKEMBANG Humaidi Humaidi; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfi; Indraddin Indraddin
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.1989

Abstract

Transformasi pembangunan pertanian merupakan proses perubahan struktural yang ditandai dengan pergeseran peran sektor pertanian dari sektor tradisional berbasis tenaga kerja menuju sistem agribisnis modern yang terintegrasi dengan industri dan pasar global. Artikel ini bertujuan menganalisis dinamika transformasi pembangunan pertanian, faktor pendorong, serta implikasinya terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai teori dan studi empiris terkait transformasi struktural dan modernisasi pertanian. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pertanian dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, kebijakan publik, investasi infrastruktur, akses pasar, dan perubahan demografi pedesaan. Namun, ketimpangan akses sumber daya, rendahnya kualitas SDM, dan fragmentasi lahan menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan pertanian perlu diarahkan pada penguatan kelembagaan petani, hilirisasi produk, digitalisasi pertanian, dan pembangunan berbasis kawasan agribisnis berkelanjutan.
REVITALISASI PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) BERBASIS MASYARAKAT DI NAGARI PANTI SELATAN KABUPATEN PASAMAN Didi Al Amin; Melinda Noer; Devi Analia
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 10, No 1: Juni 2026
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v10i1.2018

Abstract

Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan salah satu strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Namun, implementasi program di berbagai daerah masih menghadapi tantangan, terutama terkait keberlanjutan dan partisipasi masyarakat setelah dukungan program berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program KRPL di Nagari Panti Selatan, Kabupaten Pasaman, serta merumuskan model revitalisasi berbasis masyarakat yang dapat mendukung keberlanjutan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode evaluasi program melalui pendekatan CIPP (Context, Input, Process, Product) dan Logical Framework Analysis (LFA). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan KRPL belum optimal, ditandai dengan rendahnya kemandirian kelompok, menurunnya partisipasi masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan sarana pendukung program. Revitalisasi program diperlukan melalui penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan intensitas pendampingan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, integrasi program dengan pembangunan nagari, serta pengembangan orientasi ekonomi dari pemanfaatan pekarangan. Model revitalisasi berbasis masyarakat yang dihasilkan menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pemberdayaan masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan.