cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 208 Documents
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PETANI JAGUNG TENTANG PENGOLAHAN LIMBAH JAGUNG MENJADI PUPUK KOMPOS DI DESA KAMBAWUNA KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA Limi, Muhammad Aswar; Tufaila, Muhammad; Erawan, Dedi; Febrianti, Eka
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1920

Abstract

Produksi jagung di Desa Kambawuna menghasilkan volume limbah pertanian yang cukup besar, namun pemanfaatannya sebagai pupuk kompos belum optimal akibat rendahnya pengetahuan sebagian petani mengenai teknik pengolahan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan petani jagung tentang pengolahan limbah jagung menjadi pupuk kompos di Desa Kambawuna, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 23 responden yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 15 pertanyaan benar–salah terkait pengetahuan pengomposan dan dianalisis menggunakan skoring serta pengelompokan kategori pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 47,83% petani memiliki tingkat pengetahuan tinggi, 30,43% berada pada kategori sedang, dan 21,74% berada pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar petani telah memahami dasar-dasar pengomposan, meskipun masih terdapat kelompok yang memerlukan peningkatan pemahaman. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyuluhan berkelanjutan dan pelatihan praktis untuk memperkuat kemampuan petani dalam memanfaatkan limbah jagung secara optimal sebagai pupuk kompos guna mendukung pertanian berkelanjutan.
KOHERENSI DOKUMEN PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI PROGRAM AGROPOLITAN DI SELUPU REJANG, KABUPATEN REJANG LEBONG, PROVINSI BENGKULU Sari, Mya Novita; Yonariza, Yonariza; Hasnah, Hasnah; Wahyuni, Sri
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat koherensi antara dokumen perencanaan formal dan realitas implementasi Program Agropolitan di Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Peneltian menggunakan metode campuran (mixed methods) sekuensial eksplanatori, data dikumpulkan melalui analisis dokumen sistematis terhadap RPJMD 2019–2024, RTRW 2012–2032, dan Laporan Evaluasi Program apa?, serta wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan dan petani. Hasil penelitian menunjukkan adanya Policy Coherence Gap yang signifikan. Koherensi program berada pada tingkat Koherensi Konseptual Tinggi dimana dokumen perencanaan saling selaras dan sesuai konsep agropolitan menuut  Friedmann Douglass, (1978) namun pada tingkat Koherensi Implementasi Rendah. Kesenjangan kuantitatif menunjukkan realisasi infrastruktur dan unit pengolahan hasil kurang dari 60% dari target. Akar masalahnya terletak pada Koherensi Horizontal yang Lemah akibat fragmentasi kelembagaan (ego-sektoral) dan rendahnya Koherensi Sumber Daya karena prioritas politik jangka pendek (interests) mengalahkan visi jangka panjang (capacity). Rekomendasi mendesak adalah pembentukan mekanisme Tata Kelola Kolaboratif yang formal dan penguatan partisipasi masyarakat untuk memastikan program Agropolitan tidak hanya baik di atas kertas, tetapi efektif di lapangan.
ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN ROASTED BEANS TERHADAP BAURAN PEMASARAN PADA USAHA UDA ESPRESSO CAFÉ & ROASTERY DI KOTA PAYAKUMBUH Rizki, Dzulfikri; Sari, Rina; Yusmarni, Yusmarni
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik konsumen dan menganalisis tingkat kepuasan konsumen produk roasted beans pada Uda Espresso Café Roastery di Kota Payakumbuh. Survai dilakukan terhadap konsumen yang diambil secara accidental sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan konsumen Uda Espresso Café Roastery berada pada kriteria sangat puas dengan nilai CSI sebesar 86 persen. Hasil Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan bahwa atribut yang berada pada indikator dengan kinerja yang rendah sedangkan kepentingannya tinggi yaitu atribut ketersediaan produk, lahan parkir, dan ketersediaan toilet. Saran yang dapat diberikan kepada Uda Espresso Café Roastery untuk meningkatkan kinerja pada atribut ketersediaan produk yaitu perusahaan penting mengelola stok dengan baik sehingga perusahaan dapat mengurangi risiko kehabisan stok dan dapat meningkatkan pelayanan, untuk meningkatkan kinerja atribut lahan parkir perusahaan dapat melakukan kerjasama dengan usaha lain untuk memperluas lahan parkir, dan untuk atribut ketersediaan toilet dengan memberi label toilet yang lebih jelas atau mencolok sehingga mudah dilihat oleh konsumen. Kata Kunci : coffee shop, karakteristik konsumen, kepuasan konsumen, IPA, roasted beans
PENGARUH KARAKTERISTIK DAN KOMPETENSI PENYULUH TERHADAP KOMPETENSI PETERNAK SAPI POTONG MELALUI KINERJA PENYULUHAN DI KABUPATEN MERANGIN Nurlaili, Nurlaili; Pramusintho, Bagus; Idris, Nahri
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1944

Abstract

Sektor peternakan sapi potong memiliki peranan strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi pedesaan. Kabupaten Merangin sebagai salah satu sentra sapi potong di Provinsi Jambi memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya kompetensi peternak yang dipengaruhi oleh efektivitas penyuluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik dan kompetensi penyuluh terhadap kinerja penyuluhan serta dampaknya terhadap kompetensi peternak sapi potong di Kabupaten Merangin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 160 responden yang terdiri dari 80 penyuluhan peternakan dan 80 peternak sapi potong yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Merangin. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik penyuluh dan kompetensi penyuluh berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja penyuluhan. Selanjutnya, kinerja penyuluhan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi peternak sapi potong. Selain itu, kinerja penyuluhan berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara karakteristik penyuluh dan kompetensi peternak, sedangkan hubungan antara kompetensi penyuluh dan kompetensi peternak tidak dimediasi oleh kinerja penyuluhan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi peternak lebih dipengaruhi oleh karakteristik penyuluh yang terimplementasi secara efektif melalui kinerja penyuluhan dibandingkan oleh kompetensi individual penyuluhan semata.
DAMPAK BANJIR BANDANG GALODO TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KABUPATEN TANAH DATAR Al Zacky, Fariz; Hakimi, Rini; Hafizah, Dian
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1923

Abstract

Kabupaten Tanah Datar termasuk wilayah yang terkena dampak banjir bandang galodo pada 11 Mei 2024. Bencana ini berdampak besar pada saluran irigasi pertanian dan biaya produksi usaha tani padi, sehingga memengaruhi hasil panen dan pendapatan petani padi yang lahannya terdampak saat musim tanam. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menggambarkan kondisi lahan dan masalah usaha tani akibat banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, serta (2) Menganalisis perbandingan pendapatan petani padi sebelum dan sesudah banjir. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive, melibatkan 84 petani padi yang lahannya terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Lahan sawah rusak dan tidak dapat ditanami, dengan masalah utama berupa gagal panen, rusaknya saluran irigasi, dan meningkatnya OPT. (2) Pendapatan petani sebelum banjir rata-rata Rp17.109.583,10/Ha/MT, namun setelah banjir turun menjadi Rp9.409.111,03/Ha/MT, dengan selisih pendapatan sebesar Rp7.700.472,07/Ha/MT atau penurunan sebesar 45,01%.
ANALISIS PELUANG PENGEMBANGAN USAHA NATA BELIMBING (Nata de Averrhoa carambola) DI KOTA BLITAR JAWA TIMUR Sholihah, Mar’atus; Malahayati, Eva Nurul
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan strategi pengembangan usaha Nata de Averrhoa carambola (Nata Belimbing) sebagai produk diversifikasi olahan pangan fungsional di Kota Blitar, Jawa Timur, guna mengatasi masalah surplus panen buah belimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data utama melalui wawancara mendalam kepada 15 subjek, meliputi petani belimbing, pelaku UMKM olahan buah, dan masyarakat/konsumen, serta menggunakan survei preferensi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) serta faktor eksternal (peluang dan ancaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Nata Belimbing berada pada kuadran agresif (S-O), didukung oleh biaya bahan baku yang sangat rendah dan tren pasar pangan sehat yang sedang meningkat. Namun, UMKM menghadapi kelemahan signifikan pada keterbatasan kapasitas produksi dan branding. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang direkomendasikan adalah Strategi Pembalikan (W-O), yaitu dengan memanfaatkan dukungan Pemerintah Daerah untuk fasilitasi teknologi dan pelatihan digital branding, serta menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) mutu untuk mengatasi kompetisi dari Nata de Coco. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa pengembangan usaha Nata de Averrhoa carambola sangat layak dan memiliki peluang pengembangan yang tinggi di Kota Blitar, asalkan kelemahan internal terkait manajemen dan kapasitas produksi segera diatasi melalui dukungan pihak eksternal (pemerintah atau fasilitator lainnya).
PEMETAAN DAERAH RAWAN PANGAN AKIBAT BANJIR BANDANG GALODO DI KABUPATEN TANAH DATAR Al Zacky, Fariz; Hafizah, Dian; Tanjung, Faidil; Khairati, Rusda; Triana, Lora; Hendri, M.; Saragih, Ummul Hikmah; Hakimi, Rini
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1926

Abstract

Kabupaten Tanah Datar sebagai sentra produksi padi nasional mengalami dampak signifikan terhadap ketahanan pangan akibat banjir bandang (galodo) pada 11 Mei 2024. Bencana ini mengakibatkan kerusakan lahan pertanian dan gagal panen yang mengancam pasokan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan zonasi wilayah rawan pangan pascabencana berdasarkan analisis spasial yang komprehensif. Penelitian menggunakan pendekatan Food Disaster Overlap Mapping (FDOM) dalam platform Sistem Informasi Geografis (SIG). Teknik ini menggabungkan tiga indikator utama: bahaya banjir, kerentanan sosial-ekonomi, dan kapasitas adaptif masyarakat. Analisis menghasilkan peta zonasi dengan tiga kategori kerawanan pangan: (1) Zona Sangat Rawan teridentifikasi di daerah dengan kerusakan irigasi parah dan gangguan distribusi pangan; (2) Zona Rawan Sedang berada pada lahan dengan kerusakan parsial; dan (3) Zona Rawan Rendah dicirikan oleh akses distribusi yang masih lancar. Secara kuantitatif, bencana merusak 511 hektar lebih sawah dan menyebabkan gagal panen 2.900 ton yang berdampak pada 2.063 petani. Studi ini menyimpulkan bahwa pemulihan ketahanan pangan memerlukan intervensi strategis yang berfokus pada rehabilitasi infrastruktur irigasi, diversifikasi pangan, penguatan logistik, dan peningkatan kapasitas mitigasi komunitas di wilayah terdampak.
PERHITUNGAN PREMI PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV UNIT RIMBO DUA KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI Suryani, Lili; Afrianto, Evo; Pitriani, Pitriani
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i2.1919

Abstract

Perkebunan kelapa sawit merupakan sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, terutama dalam penyediaan lapangan kerja dan peningkatan devisa negara. PT Perkebunan Nusantara IV Unit Rimbo Dua sebagai salah satu unit usaha pengolahan kelapa sawit, menerapkan sistem premi sebagai bentuk insentif untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. Namun, pelaksanaan sistem premi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti perbedaan persepsi antara manajemen dan pekerja, ketidaksesuaian pencatatan data realisasi olah, serta belum optimalnya evaluasi kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode perhitungan premi olah yang digunakan di PKS Unit Rimbo Dua, meliputi perhitungan Basis Borong (BB) dan Tarif Premi Olah. Basis Borong dihitung berdasarkan kapasitas terpasang 30 ton/jam, efisiensi pabrik 85%, koefisien premi 0,9, serta waktu dinas per shift, menghasilkan BB sebesar 161 ton (shift siang) dan 138 ton (shift malam). Tarif premi ditentukan berdasarkan persentase capaian terhadap kapasitas pabrik, dengan tarif tertinggi Rp470/ton untuk capaian ≥ 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem premi yang diterapkan mampu memberikan insentif berbasis kinerja, namun perlu peningkatan transparansi pencatatan dan kesesuaian data untuk menghindari konflik dan meningkatkan keadilan bagi karyawan.