cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 199 Documents
KESIAPAN PERCEPATAN SERTIFIKASI ISPO DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT SWADAYA PROVINSI RIAU Triningsih, Cici; Hadi, Syaiful; Dewi, Novia
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1718

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara dengan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia. Indonesia sebagai produsen dan pengekspor utama minyak sawit mentah (Crude Palm Oil atau CPO) sebagian negara di dunia. Riau merupakan salah satu Provinsi penyumbang hasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Opini kampanye negatif baik di dalam maupun luar negeri semakin gencar, tuntunan yang sering dilontarkan di kalangan pemangku kepentingan adalah pembangunan kelapa sawit yang ada di Indonesia menerapan sistem pembangunan kelapa sawit yang berkelanjutan yang di sebut Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Tahun 2020 melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 44 Tahun 2020 tentang sistem sertifikasi perkebunan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia (ISPO),  peraturan ISPO bersifat wajib baik untuk perusahaan yang memproduksi minyak kelapa sawit maupun pekebun swadaya atau plasma untuk memiliki sertifikasi ISPO berdasarkan permentan 38 tahun 2020. Pemberlakuan kewajiban untuk memiliki sertifikasi ISPO berlaku  sejak Perpres No 44 Tahun 2020 diundangkan sedangkan untuk pekebun swadaya berlaku 5 tahun setelahnya yaitu 2025.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan percepatan sertifikasi ISPO pada perkebunan kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau memperoleh sebesar 56,86 persen dan terkategori rendah. Rendahnya penerapan ISPO pada perkebunan kelapa sawit swadaya di Provinsi Riau ini karena tidak terpenuhi beberapa verifair dalam indikator pada setiap prinsip. Prinsip 1 kepatuhan terhadap peraturan perundangan dan prinsip 4 penerapan transparansi merupakan prinsip yang tidak dapat dipenuhi oleh pekebun swadaya dalam penerapan ISPO di Provinsi Riau.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BUDIDAYA IKAN KERAPU SISTEM KERAMBA JARING APUNG DI TELUK PEGAMETAN, BALI Yuspita, Ni Luh Eta; Felisha, Nita Anggi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1774

Abstract

Potensi ekonomi maritim Indonesia sangat besar pada sektor perikanan budidaya, sehingga pemerintah terus mendorong pengembangan usaha budidaya khususnya budidaya laut oleh karena tingkat pemanfaatan lahannya masih sangat sedikit. Permasalahan dan tantangan dalam pengembangan usaha budidaya adalah unit usaha budidaya skala kecil dan belum menerapkan best aquaqulture practice. Pembudidaya masih menjalankan usaha secara tradisional tanpa ilmu teknis dan melewatkan aspek finansial sehingga mengakibatkan para pembudidaya tidak mampu mengukur dan mengevaluasi kelayakan kegiatan budidaya yang mereka lakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai kelayakan usaha budidaya ikan kerapu sistem keramba jaring apung (KJA) di Teluk Pegametan, Bali. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kelayakan finansial meliputi analisis pendapatan usaha dan analisis kelayakan investasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha budidaya ikan kerapu sistem KJA di Teluk Pegametan, Bali layak untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil analisis terhadap aspek finansial, usaha budidaya ikan kerapu sistem KJA di Teluk Pegametan layak diusahakan karena mendapatkan keuntungan. Nilai NPV bernilai positif, IRR lebih besar dari DF, Net B/C yang lebih besar dari satu serta PP yang masih berada dalam umur proyek.
PENDEKATAN ANALISIS FISHBONE UNTUK IDENTIFIKASI RISIKO PRODUKSI PADI DI KECAMATAN RANAH PESISIR KABUPATEN PESISIR SELATAN Raesi, Syahyana; Putri, Afrianingsih; Sinensis, Vradelmeika
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko produksi usahatani padi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling terhadap 43 petani dengan metode sampel proporsionate sampling. Data di analisis menggunakan diagram tulang ikan (fishbone diagram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 risiko yang teridentifikasi. Risiko yang telah teridentifikasi tersebut dikelompokan menjadi empat kelompok. Kelompok pertama, sumberdaya manusia disebabkan oleh petani tidak membersihkan gulma sehingga banyak muncul  gulma  dan terlambat penanaman bibit padi. Kelompok kedua, hama dan penyakit disebabkan oleh burung pipit, babi, keong mas, sapi, wereng, walang sangit dan kepinding. Kelompok ketiga, sarana dan prasarana disebabkan oleh saluran irigasi rusak serta ketersediaan air tidak tercukupi. Selanjutnya, kelompok keempat bencana alam disebakan oleh banjir, longsor dan kekeringan. Untuk menghadapi risiko tersebut petani menggunakan dua strategi terdiri dari strategi preventif dan strategi mitigasi. Strategi preventif yang telah dilakukan petani adalah pemasangan tali perak sebagai pengusir hama burung pipit dan melakukan sanitasi lahan serta strategi preventif yang disarankan yaitu pemanfaatan tanaman marigold sebagai tanaman refugia dan melakukan perbaikan saluran irigasi. Pada strategi mitigasi petani melakukan pemakaian pestisida kimia serta strategi yang disarankan diversifikasi tanaman dan mengikuti asuransi pertanian.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI DI KECAMATAN SUOH KABUPATEN LAMPUNG BARAT Barnawan, Barnawan; Sari, Yuni Elmita
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1739

Abstract

West Lampung Regency has 31,120 hectares of land used for lowland rice cultivation, according to 2023 data from the local Agriculture Office. Over the past three years, rice productivity in this region has been unstable. However, in 2024, the figure dropped significantly to 47.03 tons per hectare (BPS Lampung Province). This study was conducted in Suoh District, West Lampung Regency, from January to February 2025. The research focuses on income calculation, business feasibility, and analysis of the R/C ratio (Return and Cost Ratio). The research location was limited to Pekon Tuguratu, with a sample of 84 farmers. Data collection methods included field surveys and in-depth interviews, whiledata analysis used quantitative descriptive methods. The findings show that the average income from rice farming in Suoh District was Rp 2,182,001.06, with an average total production cost of Rp 8,865,300.52 and an average land area of 1.44 hectares. The R/C ratio was 1.37, meaning that for every Rp 1 spent on production costs, farmers earned Rp 1.37, indicating efficient and feasible rice farming operations. Meanwhile, the B/C ratio was 1.25, confirming that the farming business was profitable.
ANALISIS INTEGRASI PASAR PADA TINGKAT PRODUSEN DAGING SAPI PROVINSI JAMBI DENGAN BEBERAPA PROVINSI SENTRA TERNAK SAPI DI SUMATERA Najmi, Aqil; Firmansyah, Firmansyah; Yurleni, Yurleni
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1759

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis integrasi pasar pada tingkat produsen daging sapi antara wilayah Provinsi Jambi dengan provinsi sentra ternak sapi di Sumatera yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Lampung serta menganalisis forecasting model harga daging sapi untuk waktu ke depan. Metode yang digunakan yaitu berupa deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis berupa data harga mingguan daging sapi pada wilayah Provinsi Jambi dan provinsi sentra ternak sapi periode Januari 2022 – Juni 2024. Analisis data dilakukan menggunakan permodelan VAR – VECM untuk menganalisis integrasi pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat integrasi pasar antara Provinsi Jambi dengan provinsi sentra ternak sapi di Sumatera. Uji Kausalitas Granger menunjukkan harga daging sapi di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh harga daging sapi pada wilayah Provinsi Sumatera Barat dan Lampung. Berdasarkan model VECM yang dibuat terdapat pengaruh jangka panjang pada Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat dan Lampung, sedangkan untuk pengaruh jangka pendek tidak terdapat pengaruh yang signfikan.. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat integrasi pasar pada Provinsi Jambi dengan provinsi sentra ternak sapi di Sumatera, harga daging sapi ke depan di Provinsi Jambi dipengaruhi oleh harga dari daging sapi di Sumatera Barat dan Lampung.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA PENANAMAN DAN PENDAPATAN JAGUNG HIBRIDA YANG MENGGUNAKAN HAND CORN PLANTER DENGAN METODE TANAM MANUAL DI NAGARI LUBUK GADANG KECAMATAN SANGIR KABUPATEN SOLOK SELATAN Tania, Apli; Sari, Rina; Ifdal, Ifdal
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan biaya penanaman dan pendapatan petani jagung hibrida yang menggunakan Hand Corn Planter dibandingkan dengan metode tanam manual. Penelitian dilaksanakan di Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survey. Sampel diambil melalui Simple Random Sampling yang terdiri dari 30 petani masing-masing metode tanam. Analisis yang dilakukan mencakup analisis anggaran parsial untuk memahami dampak perbedaan metode tanam dan analisis usahatani untuk mengetahui pendapatan dan keuntungan yang diterima petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani tanam manual memerlukan lebih banyak waktu dan tenaga kerja saat penanaman, sehingga biaya yang dikeluarkan petani lebih tinggi dibandingkan petani yang menggunakan Hand Corn Planter. Selisih biaya penanaman antara petani Hand Corn Planter dengan petani tanam manual adalah sebesar Rp. 1.215.152/Ha/MT artinya dengan menggunakan Hand Corn Planter akan mengurangi biaya penanaman sebesar Rp. 1.215.152/Ha/MT. Pendapatan petani yang menggunakan Hand Corn Planter sebesar Rp. 22.8011.498/Ha/MT dengan  keuntungan sebesar Rp. 7.581.930/Ha/MT sementara petani tanam manual menerima pendapatan sebesar Rp. 20.679.245/Ha/MT dan keuntungan sebesar Rp. 5.942.325/Ha/MT. Uji z-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam biaya penanaman, pendapatan dan keuntungan. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan Hand Corn Planter mengurangi biaya penanaman dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi untuk petani.
KINERJA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH (IKM) TERHADAP PRODUK OLAHAN PANGAN UNGGULAN DI KABUPATEN MUARA ENIM Falinda, Septy; Riswani, Riswani; Aryani, Desi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1750

Abstract

Industri kecil dan menengah (IKM) menjadi acuan bagi pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, terlebih setelah krisis ekonomi beberapa tahun silam yang dikarenakan covid-19. Tujuan penelitian ini yaitu mengukur pertumbuhan kinerja Industri Kecil dan Menengah. Metode yang digunakan yaitu Metode Survey dengan interview secara langsung ke Lembaga IKM. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, kemudian data dikumpulkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel dengan menggunakan perhitungan matematis. Berdasarkan hasil analisis kinerja Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Muara Enim, secara keseluruhan masih tergolong rendah. Hampir semua indikator pertumbuhan kinerja mengalami peningkatan namun peningkatannya masih rendah. IKM Kopi Bubuk yang mengalami peningkatan pertumbuhan tertinggi pada pertumbuhan penjualan sebesar 20,47% dan pertumbuhan tenaga kerja sebesar 11,11%. Selanjutnya, IKM Sari Buah Lemon Tropis mengalami peningkatan pertumbuhan tertinggi pada pertumbuhan penjualan sebesar 25% dan pertumbuhan potensi pasar sebesar 27%. Kemudian, IKM Keripik Jamur Tiram mengalami peningkatan tertinggi pada pertumbuhan potensi pasar sebesar 17,17% dan pertumbuhan modal sebesar 10,1%.
DAMPAK CONTRACT FARMING TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING: BUKTI DARI PETANI SAYURAN DI JAWA TIMUR Purwanti, Tina Sri
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1729

Abstract

Kajian mengenai subjective well-being saat ini menjadi sangat penting dalam upaya pengentasan kemiskinan, khususnya di kalangan petani. Pada kondisi saat ini, pendapatan belum tentu menjamin meningkatnya subjective well-being bagi petani. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tingkat subjective well-being dalam kaitannya dengan keberadaan kelembagaan pertanian, yaitu pola contract farming yang diyakini dapat membantu meningkatkan subjective well-being petani. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi, yakni Kabupaten Batu dan Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Data dikumpulkan dari 200 petani sayuran. Berdasarkan analisis ordered probit, variabel contract farming memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap subjective well-being, yang mencakup kebahagiaan dan kepuasan hidup. Selain itu, variabel pengalaman bertani serta kepemilikan pinjaman atau kredit juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kebahagiaan. Sementara itu, variabel usia dan pendapatan rumah tangga menunjukkan pengaruh negatif namun signifikan terhadap kebahagiaan. Adapun dua variabel yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan hidup adalah pendapatan rumah tangga dan pinjaman atau kredit. Variabel jumlah anggota keluarga, pekerjaan sampingan, dan tingkat pendidikan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap subjective well-being.
PERAN GAPOKTAN DENGAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI DI DESA TELANG SARI KABUPATEN BANYUASIN Hsb, Nur Rohima; Syahardi, Amri; Ibnusina, Fedri
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1714

Abstract

Ketidakpastian harga membuat pasang surutnya minat petani dalam melakukan usahatani gambir yang mengakibatkan pemanfaatan lahan dan tingkat produksi tidak optimal. Ketidakstabilan harga gambir juga diperburuk dengan kenyataan bahwa belum adanya kebijakan khusus yang mengatur harga gambir di Kabupaten Lima Puluh Kota, sehingga fluktuasi harga gambir menjadi isu yang terus berlangsung. Analisis penyebab fluktuasi harga gambir dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk membantu petani dalam menghadapi ketidakstabilan harga gambir di Nagari Harau. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti secara langsung ke lapangan. Analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif model Miles dan Huberman dengan menggunakan empat tahapan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fluktuasi harga gambir yang terjadi di Nagari Harau disebabkan oleh kualitas gambir, ketersediaan stok gambir, belum adanya kebijakan pemerintah mengenai penetapan harga gambir, ketergantungan pada pasar ekspor, dan  penentuan harga oleh toke atau tengkulak. Hal ini menunjukkan pentingnya pelatihan, penyuluhan, pengembangan produk gambir, pemahaman mengenai informasi pasar, peran kelembagaan petani, dan juga penetepan harga yang ideal dari pemerintah.
ANALISIS USAHA PENGOLAHAN IKAN PATIN DI KABUPATEN MUARO JAMBI (Studi Kasus Usaha Kecil Menengah “Tunas Baru” Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi) Sophia, Sophia; Tukidi, Tukidi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 9, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v9i1.1773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis biaya dan tingkat pendapatan usaha pengolahan ikan patin (Studi kasus Usaha Kecil Menengah Tunas Baru di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi). Pemilihan lokus penelitian atas pertimbangan kasus tertentu, dimana UKM ini memiliki ciri kusus dan eksistensinya sudah sangat lama diusahakan di Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan September 2024 sampai dengan bulan November 2024. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif yang disajikan dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa; Struktur biaya, penerimaan dan pendapatan usaha pengolahan ikan patin UKM “Tunas Baru” di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi terdiri dari biaya penyusutan alat produksi, pajak bumi bangunan, biaya variabel/biaya bahan baku,biaya tenaga kerja, kemasan, listrik, dan gas. Total biaya produksi pengolahan abon dan kerupuk duri ikan patin adalah sebesar Rp697.171.133,-/tahun. Nilai penerimaan usaha pengolahan ikan patin UKM “Tunas Baru” di Desa Pudak Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi adalah sebesar Rp1.305.600.000,-/tahun, atau sebesar Rp108.800.000,-/bulan atai sebesar Rp13.600.000,-/produksi, sedangkan nilai pendapatan usaha pengolahan ikan patin adalah sebesar Rp608.428.867,-/tahun atau sebesar Rp50.702.406,-/bulan atau sebesar Rp6.337.801,-/produksi.