cover
Contact Name
Muhammad Ulul Albab
Contact Email
stitrsg@gmail.com
Phone
+623139923805
Journal Mail Official
stitrsg@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dermaga Sungaiteluk Kecamatan Sangkapura Kabupaten Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman
ISSN : 26158477     EISSN : 26203057     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
the aim is how to share the idea in all paper into international. Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman, This journal was published by the STIT Raden Santri Gresik Islamic Education Study Program (PAI) twice a year in April and September with the concentration of Islamic Education and Islamic Studies. This journal contains internal papers from the campus as well as external papers from other universities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 81 Documents
Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran PAI Prespektif Connectionisme di SMK An-Nuriyah Gresik Lora Hilal Fikri
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 1 (2024): Tadrisuna Maret 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v7i1.149

Abstract

Strategi Peningkatan Kualitas Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Prespektif Connectionisme di SMK An-Nuriyah Gresik bertujuan untuk menilik strategi peningkatan kualitas pembelajaran berdasarkan teori connectionisme di SMK An-Nuriyah yang mengadopsi pendidikan berbasis pesantren. Urgensi dalam kualitas Pendidikan Agama Islam menjadi factor utama. Minimnya prilaku yang sesuai dengan norma agama terhadap generasi muda, diakibatkan oleh zaman yang semakin berkembang dan tidak mengalami penyaringan, sehingga mendorong penguatan kualitas Pendidikan Agama Islam. Kualitas Pendidikan Agama Islam dapat ditinjau melalui proses pembelajaran yang diimplementasikan guru kepada peserta didiknya. Proses pembelajaran yang tepat akan mampu memberikan kualitas pembelajaran yang baik dan memiliki dampak positif terhadap peserta didik untuk perkembangan dan bekal di masa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan teori connectionisme yang menerapkan tiga hukum dalam pendidikan telah diimplementasikan dengan baik di SMK An-Nuriyah yakni hukum kesiapan melalui proses perencanaan baik dari metode, RPP, materi ajar maupun media pembelajaran yang disiapkan untuk diimplementasi pada pembelajaran di dalam kelas. Hukum latihan melalaui proses evaluasi pembelajaran baik berupa tertulis maupun praktik yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu an dibarengi dengan pengkonfirmasian sebagai penguat koneksi peserta didik. Hukum yang terakhir adalah hukum akibat dimana terdapat ­reward dan hukuman yang bersifat mendidik selama implementasi pembelajaran berlangsung.
a Systematic Literature Review: Dimensi Pendidikan Multikultural Indonesia dan Malaysia siti amaliati; R. Nazriyah; Ilham Syifa’; Arifatul Ma’ani
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Tadrisuna September 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensintesis model pendidikan multikultural di Malaysia dan Indonesia menggunakan metode systematic literature review (SLR). Data diperoleh dari Google Scholar melalui Publish or Parish dan dianalisis menggunakan tren penelitian pada VOSviewer. Temuan menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan model integrasi dalam pendidikan multikultural, di mana nilai-nilai multikultural diintegrasikan dalam berbagai mata pelajaran, bukan sebagai subjek terpisah. Siswa dapat belajar dan menginternalisasi nilai-nilai keragaman dalam kehidupan sehari-haribaik di sekolah maupun lingkungan rumah. Di sisi lain, Malaysia menggunakan dua model, pertama model terpisah, di mana pendidikan multikultural menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri dan kedua, model integrasi, di mana nilai-nilai multikultural diintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain. Pendekatan ini membantu siswa di Malaysia memahami dan menghargai keragaman baik secara teoretis maupun praktis dalam interaksi sehari-hari.
Urgensi Pendidikan Islam dalam Mengatasi Tantangan Moralitas Masyarakat 5.0 Muhammad Ulul Albab; Ananda Meita; Akhmad Khamdani
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Tadrisuna September 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam sebagai salah satu bagian dari sistem pendidikan di Indonesia, menghadapi berbagai masalah dan tantangan Era Society 5.0. Realitas ini menuntut pola pikir terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kenyataan tersebut menjadikan tujuan penelitian ini membahas tuntas segala gejala Pendidikan Islam dalam menjawab era tersebut. Salah satu tantangan pendidikan Islam di era Society 5.0 ini adalah masih adanya dikotomi baik pada keilmuan maupun pengelolaan pendidikan. Harapan ke depannya peran keilmuan maupun pengelola Pendidikan bisa mencapai titik temu sebagai solusi kesatuan dalam membangun Pendidikan Islam yang baik. Kajian tentang gagasan pendidikan Islam ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersumber pada kajian kepustakaan. Artikel ini berargumen bahwa seharusnya pendidikan Islam melakukan upaya dedikotomi dengan pendekatan disruptive mindset, reshape or create, dan self driving. Pembaharuan pendidikan Islam dilakukan dengan pendekatan integratif-interkonektif keilmuan melalui aspek regulasi maupun pengembangan kurikulum
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua Terhadap Prestasi Belajar Siswa Di Minu 37 Hidayatul Ulum Candi Peromaan Kecamatan Tambak Gresik Elisa; Fathullah; mahfud, mahfud; Budi Nur Isnaeni; Moh. Ilham Syifa; Moh. Rafiuddin
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Tadrisuna September 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh Tingkat Pendidikan orang tua terhadap prestasi belajar siswa di MINU 37 Hidayatul Ulum Candi. penelitian ini termasuk penelitian asosiatif atau hubungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik statistik regresi linier sederhana, Pengambilan Sample menggunakan Random Samplimg. Sampel yang diambil yaitu siswa kelas 1-6 dengan 30 siswa. Penelitian ini menggunakan satu variabel Independen Tingkat Pendidikan Orang Tua ( X ) dan Satu Variabel Dependen Yaitu Prestasi Belajar Siswa ( Y ). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data premer dengan 30 respoden dan data skunder berupa nilai rata-rata rapot. Hasil penelitian menunjukkan pengujian hipotesis, diperoleh hasil yakni terdapat pengaruh yang signifikan antara antara tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar siswa dengan hasil nilai signifikansi < 0,05 ( 0,008 < 0,05) dan nilai pearso correlation > r tabel ( 0,474 > 0,374). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
Implikasi Tindak Pidana Pelaku Bughat Terhadap Keberlanjutan Kehidupan Bermasyarakat amelya, zahrina; Mad Sa’i
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Tadrisuna September 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bughat merupakan tindakan perlawanan terhadap pemerintahan yang sah, dan hal ini bisa berdampak besar, tidak hanya pada stabilitas negara tetapi juga pada kehidupan sosial masyarakat. Dalam hukum pidana Islam, bughat dianggap sebagai kejahatan serius yang harus ditangani secara khusus. Oleh karena itu, tujuan kajian ini membahas dampak bughat terlihat dalam kehidupan masyarakat, baik dari sisi hukum Islam maupun kondisi sosial yang terjadi akibat konflik bersenjata. Metode penyelesaiannya menggunakan studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer, ditemukan bahwa bughat bisa menyebabkan kerugian fisik, kerusakan sosial, ketegangan antarwarga, hingga trauma yang dialami bersama. Penanganannya perlu memperhatikan kondisi sosial masyarakat secara luas, sehingga menghasilkan penelitian yang berbasis pemahaman implikasi bughat. Tidak hanya itu, hasil lainnya menyebutkan bahwa tindakan bughat bisa mengguncang tatanan sosial dan membawa masyarakat dalam ketidakpastian. penyelesaiannya pun tidak langsung keras, melainkan melalui proses yang adil dan berjenjang. Hal itu nantinya menjadi pekerjaan besar jika banyak ditemukan masyarakat yang mempunyai inisiatif konsep tersebut. Kehidupan juga tidak akan menemukan stabilitas yang baik jika perlawanan selalu hadir di setiap lapisan masyarakat.
Kaligrafi Sebagai Jalan Prestasi: Studi Inovasi Pembelajaran Seni Islam Di MI Al Fatah Sukorejo Gresik Al Ghifari, Fahmul Hikam; Muhammad Ulul Albab
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 1 (2024): Tadrisuna Maret 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v7i1.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi dalam pembelajaran seni Islam melalui penguatan pendidikan kaligrafi di MI Al Fatah Sukorejo Gresik serta kontribusinya terhadap peningkatan prestasi siswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kaligrafi dalam kurikulum tidak hanya memperkuat keterampilan seni dan estetika siswa, tetapi juga membentuk karakter religius dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Inovasi pembelajaran seperti pengenalan kaligrafi kontemporer, lomba kaligrafi internal, dan pemanfaatan media digital, terbukti efektif dalam membangun minat belajar. Guru menjadi aktor utama dalam menumbuhkan semangat berprestasi melalui pendekatan personal dan apresiatif terhadap karya siswa. Selain itu, pembelajaran kaligrafi terbukti menjadi sarana alternatif pembinaan prestasi non-akademik di madrasah, terutama bagi siswa dengan kecenderungan visual dan motorik yang kuat. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran seni Islam berbasis potensi lokal dan kultural. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dasar Islam dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang kontekstual dan transformatif.
Aktualisasi Nilai-Nilai Profetik Akhlak Santri Madrasah Diniyah Wildani Kebomas Gresik Muhammad Ihya’ Ulumuddin; Ziyadatun Nikmah
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 7 No. 2 (2024): Tadrisuna September 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v7i2.166

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari adanya kemerosotan akhlaq peserta didik yang semakin lama semakin nampak jelas seperti kurang adanya sikap sopan terhadap guru dan juga kepada sesama siswa, dan adanya banyak kasus yang melanda di dunia pendidikan seperti kekerasan yang terjadi antar siswa, kasus bulliying dan kekerasan yang lainnya, hal ini tentu membutuhkan penanganan yang serius terutama di bidang akhlaq yang menjadi penentu untuk menanggulangi hal tersebut, oleh karena itu dari latar belakang tersebut peneliti mempunyai fokus penelitian terkait apa bentuk-bentuk aktualisasai nilai-nilai profetik yang dilaksanakan oleh Madrasah Diniyah Wildani Kebomas dalam meningkatkan akhlak santri, dan hasil dari aktualisasi nilai profetik terhadap akhlak santri Madrasah Diniyah Wildani Kebomas Gresik. Oleh karena itu tujuan penelitian untuk mengetahui bentuk-bentuk aktualisasai nilai-nilai profetik yang dilaksanakan oleh Madrasah Diniyah Wildani Kebomas dalam meningkatkan akhlak santri dan untuk mengetahui hasil dari aktualisasi nilai profetik terhadap akhlak santri Madrasah Diniyah Wildani Kebomas Gresik. Metode penelitian kali ini menggunakan metode kualititif dengan pendekatan fenomenologis dan merupakan penelitian lapangan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah bentuk aktualisasi nilai-nilai profetik yang terdapat di Madrasah Diniyah Wildani berupa penanaman sifat Shiddiq, Tabligh, Amanah dan Fathonah. Aktualisasi nilai-nilai profetik diantaranya adanya peningkatan beribadah kepada Allah (Hablun Minallah) dan hubungan yang baik kantar sesama manusia (Hablun Minannas) serta hubungan baik terhadap alam sekitar dengan selalu merawatnya (Hablun minal alam).
Paradigma Pendidikan Berbasis Ulul Albab dalam Perspektif Al-Quran dan Hadis Nastiya Nurrohmatuz Zahroh; Nashlihah A’idah Manazilal Fitri; Risa Maela Hasanah
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Tadrisuna September 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v8i2.162

Abstract

This article comprehensively discusses the concept of ulul albab from the perspective of the Qur'an and hadith and its relevance in the development of contemporary Islamic educational models. Ulul albab is a Qur'anic term that refers to a human being with a clear mind, a clean heart, and spiritual depth, so that he is able to grasp the wisdom of Allah's verses, both qauliyah and kauniyah. This study uses the library research method through the analysis of classical and contemporary Islamic texts related to ulul albab, the structure of human psychology, and its implementation in education. The discussion also explored the differences in the meaning of the four terms of the human mind, namely shadr, qalb, fu'ad, and lubb, as the conceptual foundation for the formation of the character of ulul albab. The results of the study show that ulul albab is not only an intellectual concept but also includes the integration of intellect, spirituality, morality, and professional maturity. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang is one of the institutions that develops an educational paradigm based on ulul albab through the four pillars of KKKL (Spiritual Depth, Moral Majesty, Breadth of Knowledge, and Professional Maturity). This study concludes that the concept of ulul albab is relevant as a holistic model of Islamic character education to form a generation that is able to face the challenges of the times with wisdom, knowledge, and integrity.
Aksiologi Filsafat Pendidikan Islam Dalam Pengembangan Sistem Pendidikan Berbasis Nilai: Integrasi Tauhid, Akhlak, dan Adab M. Masyhuri; Devi Fitri Islamiyah; Kinanti Indiarti; Abdurrahman; Siti Mahmudah Noorhayati
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 8 No. 2 (2025): Tadrisuna September 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v8i2.163

Abstract

This study examines the axiological dimension of Islamic educational philosophy as a normative foundation for constructing a value-based education system. Employing library research grounded in ontological, epistemological, and axiological analysis, the study argues that core values—tauhid, ethics, adab, and maslahah—serve as essential orientations that guide all educational processes. The findings reveal that moral decline and value fragmentation in contemporary education stem from the dominance of cognitive-instrumental paradigms that detach knowledge from ethical and spiritual dimensions. In response, axiology offers a systemic framework that embeds divine values into curriculum development, pedagogical practices, assessment systems, and institutional culture. A value-based Islamic education system positions teachers as moral exemplars, the curriculum as a medium for value internalization, and evaluation as a tool for character formation. This study proposes a conceptual model that integrates tauhid as the central orientation with an ethical, transformative, and sustainable educational structure. The study concludes that holistic implementation of axiological principles strengthens learners’ spiritual identity and enhances the relevance of Islamic education in addressing the challenges of the digital era. This model provides.
Penerapan Disiplin Positif Dalam Meningkatkan Karakter Islami Peserta Didik MTs NU Sindujoyo Adinda Nurrul Fajriani; Nisrina Zacky Salsabila
Tadrisuna : Jurnal Pendidikan Islam dan Kajian Keislaman Vol. 8 No. 1 (2025): Tadrisuna Maret 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tabiyah Raden Santri Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0281/tadrisuna.v8i1.164

Abstract

This research is motivated by the crisis of character and discipline of students in the digital era, such as declining manners and increasing violations of discipline in madrasas. Traditional disciplinary approaches that are punitive have proven to be less effective and can have a negative impact. The purpose of this study is to find out positive discipline in the formation of the Islamic character of students at MTs NU Sindujoyo, to find out the application and impact of positive discipline on the Islamic character of students at MTs NU Sindujoyo and the impact of positive discipline on the Islamic character of students at MTs NU Sindujoyo. In the study, a participatory qualitative method was used. This is to help researchers in exploring and analyzing a phenomenon in a certain context in more depth. So this study shows that positive discipline at MTs NU Sindujoyo is implemented through a point system that includes five criteria (behavior, craftsmanship, neatness, cleanliness, and appreciation). The implementation strategy includes habituation of religious activities (such as dhuha and istighosah prayers), teacher examples, persuasive approaches through dialogue and reflection when violations occur, and providing positive reinforcement. The impact of this implementation can be seen as significant in improving students' religious behavior, growing a sense of responsibility in doing assignments and pickets, and the formation of positive social attitudes such as honesty, good manners, and concern between friends. Based on the findings, it can be concluded that the application of positive discipline at MTs NU Sindujoyo has proven effective in improving the Islamic character of students. This approach successfully fosters internal awareness and responsibility through habituation, exemplary, and persuasive approaches structured in a point system. The positive impact is reflected in improved religious behavior, responsibility, and social attitudes, which overall creates a more harmonious and conducive learning environment.