cover
Contact Name
Prima Ratna Sari
Contact Email
agusyuniawanisyanto@unigal.ac.id
Phone
+6281323179779
Journal Mail Official
abdimasgaluh@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh Jl. Arya Janggala No. 11 Ciamis 46274 Telepon: (0265) 775295, Fax: (0265) 776787
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Galuh
ISSN : -     EISSN : 27160211     DOI : http://dx.doi.org/10.25157/ag.v7i1.18089
Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang memuat artikel pengabdian kepada masyarakat dari seluruh bidang ilmu. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memuat artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari para dosen maupun pengabdi lainnya dari berbagai institusi yang terkait dengan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 963 Documents
Pelatihan Implementasi Wawasan Okupasi, Karir, dan Profesi Lulusan SMK Melalui Pembelajaran Rinawan, Rangga Bayu; Sudira, Putu; Fajaryati, Nuryake; Utami, Pipit; Anggraini, Yussi
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17624

Abstract

Pendidikan kejuruan menyiapkan lulusannya menjadi individu yang siap bekerja dan siap melanjukan studi. Lulusan SMK masih mengalami kebingungan menentukan karirnya. Layanan bimbingan karir di SMK kurang berpengaruh dalam menentukan karir lulusannya. Guru belum mengintegrasikan variabel okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK pada pembelajaran. Tiap mata pelajaran memiliki karakteristik yang berbeda apabila dikaitkan dengan peluang okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK. Berbagai model pembelajaran dapat memberikan variasi tahapan pembelajaran dalam pengintegrasian variabel okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK. Melalui “Pelatihan Implementasi Wawasan Okupasi, Karir, dan Profesi Lulusan SMK Melalui Pembelajaran”, diharapkan peserta mampu: (1) mendapatkan pemahaman mengenai urgensi pengintegrasian okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK pada pembelajaran; (2) menyusun perencanaan pembelajaran yang terintegrasi dengan okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK; dan (3) evaluasi pelaksanaan integrasi okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK pada pembelajaran. Pelatihan terdiri atas beberapa tahapan, yaitu: (1) pra pelatihan: penjaringan informasi mengenai pemahaman dan penerapan okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK pada pembelajaran; (2) pelatihan: Workshop dan FGD, Seminar Proposal Peserta, Penelitian, Seminar Hasil Peserta; dan (3) paska pelatihan: konsultasi publikasi ilmiah peserta. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah guru mendapatkan pengalaman dalam melaksanakan pembelajaran yang mengintegrasikan okupasi, karir, dan profesi lulusan SMK dan pengalaman meneliti.
Pemasangan Saluran Air Bersih Untuk Menunjang Aktifitas Mesjid Desa Kepuh Susandi, Dony; Koswara, Engkos; Sujadi, Harun
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16898

Abstract

Masjid Desa Kepuh memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan. Dengan tingginya frekuensi kegiatan yang melibatkan banyak orang, kebutuhan akan air bersih menjadi semakin mendesak. Kurangnya sistem saluran air bersih yang efisien menyebabkan keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan tersebut, terutama selama waktu-waktu sibuk seperti shalat berjamaah, pengajian, dan acara keagamaan lainnya. Melalui kegiatan pemasangan saluran air bersih ini, diharapkan dapat tercipta solusi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar. Pendekatan berbasis swadaya masyarakat diambil untuk mendorong partisipasi aktif warga dalam merencanakan, melaksanakan, dan merawat sistem saluran yang akan dibangun. Dengan melibatkan masyarakat, tidak hanya akan tercipta rasa memiliki terhadap fasilitas ini, tetapi juga terbangun solidaritas dan gotong royong yang menjadi nilai utama dalam kehidupan desa. Pemasangan saluran air bersih di masjid Desa Kepuh juga menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di desa tersebut. Proyek ini tidak hanya akan memberikan manfaat langsung kepada masjid, tetapi juga menjadi model bagi pengelolaan infrastruktur air bersih lainnya di desa. Dengan perencanaan dan pelaksanaan yang tepat, proyek ini dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi masyarakat Desa Kepuh.
Edukasi Meningkatkan Akses Pendidikan Tinggi Melalui Literasi dan Sosialisasi KIP Bagi Masyarakat di Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah Hidayat, R Taufik; Setyanto, Eddy; Widayatmoko, Widayatmoko
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18001

Abstract

Permasalahan pendidikan tinggi dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap program beasiswa dan Kartu Indonesia Pintar menjadi fokus utama kegiatan ini. Dengan tujuan meningkatkan literasi pendidikan tinggi dan mensosialisasikan program tersebut, kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2024 di Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, diikuti oleh sekitar 250 peserta dari Paguyuban Eromoko dan warga sekitar. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi oleh narasumber, diskusi interaktif, dan pelayanan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memahami manfaat pendidikan tinggi. Sambutan dari tokoh masyarakat dan pejabat daerah menambah keberhasilan kegiatan ini. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesadaran pendidikan dan kesehatan masyarakat setempat.
Pemberdayaan Ekonomi Lansia Melalui Pelatihan Batik di Desa Sumberporong Kecamatan Lawang Kabupaten Malang Hidayah, Nurul; Bachtiar, Arief; Widiani, Esti
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17318

Abstract

Analisa awal yang telah dilakukan didapatkan beberapa permasalahan di Kelompok Lansia Desa Sumberporong, yakni prosentase keaktifan/ produktifitas lansia kurang, kurang optimalnya variasi kegiatan  yang dilaksanakan serta kurangnya daya ungkit kemampuan dan produktifitas yang dimiliki lansia, selain itu kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan belum membantu meningkatkan ekonomi dan daya ungkit kemandirian lansia dalam membantu menambah pendapatan diri dan keluarga, paling tidak lansia tidak menjadi beban bagi keluarga. Dari hasil analisa didapatkan beberapa hal untuk mengatasi permasalahannya yakni peningkatan pengetahuan kader dan lansia mengenai pembuatan batik sebagai salah satu kegiatan awal meningkatkan keaktifan lansia dalam berkegiatan. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan kegiatan dan ekonomi lansia. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan serta pelatihan. Dilanjutkan aktifitas pembuatan dan produksi batik serta pemasaran melalui koperasi yang dibentuk untuk lansia.  Kegiatan ini dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi juga akan dilaksanakan setelah pelaksanaan PKM selesai, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup lansia secara mandiri dan meringankan beban keluarga.
Promosi Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Sekolah Dasar Toy, Sarci Magdalena; Ndun, Helga Jillvera Natalia; Ndoen, Enjelita Mariance
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16791

Abstract

Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada anak-anak, merupakan masalah serius yang perlu diperhatikan dalam upaya perbaikan gizi dan kesehatan anak. Masalah  ini juga terjadi pada murid SD Negeri Sikumana 2, yang disebabkan oleh faktor tidak terbiasanya anak mengkonsumsi sayur dan buah, kurangnya pengetahuan mengenai manfaat konsumsi sayur dan buah, dan rendahnya peran guru dan orang tua dalam mengedukasi dan mengatur perilaku makan yang sehat dan bergizi pada anak. Oleh karena itu, promosi kesehatan mengenai pentingnya konsumsi sayur dan buah pada anak sangatlah dibutuhkan. Sasaran kegiatan ini adalah anak sekolah dasar dan guru. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan membangun kebiasaan makan sayur dan buah pada anak, serta menghasilkan media informasi berisi manfaat konsumsi sayur dan buah. Kegiatan ini menggunakan metode diskusi, tanya jawab, game dan praktik makan sayur dan buah. Kegiatan yang dilaksanakan berupa edukasi tentang jenis sayur dan buah, manfaat konsumsi sayur dan buah, game, praktik makan sayur dan buah di kelas, pembuatan produk media promosi kesehatan, pendampingan, dan monitoring evaluasi oleh tim pelaksana. Hasil kegiatan menunjukkan ada peningkatan pengetahuan dari siswa kelas I dan kelas II mengenai jenis-jenis sayur dan buah serta manfaatnya bagi tubuh dan kesehatan. Promosi kesehatan mengenai manfaat sayur dan buah perlu dilakukan terus menerus dan pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar sayur dengan menu yang bervariasi untuk meningkatkan minat makan sayur pada siswa.
Introduksi Teknologi Penangkapan Ikan dan Radio Komunikasi pada Nelayan Kecil di Kabupaten Sampang, Jawa Timur Zuhriyah, Amanatuz; Triajie, Haryo; Tripatmasari, Mustika; Widodo, Slamet; Putera, Aditya Januar
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16342

Abstract

Nelayan kecil selama ini masih memiliki akses yang terbatas terhadap teknologi. Oleh karena itu, perlu dilakukan introduksi teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi penangkapan ikan dan keselamatan laut. Mitra kegiatan adalah KUB Selat Baru yang berada di Sampang, Jawa Timur. Adapun teknologi yang diintroduksi adalah fish finder dan radio komunikasi. Pada kegiatan ini juga dilakukan analisis terhadap persepsi anggota kelompok nelayan terhadap fish finder dan radio komunikasi. Persepsi ini diukur dengan menggunakan indikator karakteristik inovasi, yang terdiri atas relative advantage, complexity, trialability, dan compatibility.  Secara umum, anggota kelompok nelayan mempunyai persepsi yang tinggi terhadap kedua teknologi yang diintroduksi. Sebagai bentuk keberlanjutan perlu untuk dilaksanakan pendampingan terkait legalisasi rumpon yang selama ini telah dimiliki oleh nelayan. Selain itu ijin penggunaan frekuensi radio juga menjadi salah satu fokus kegiatan mendatang.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Merangkai Janur: Menggali Kearifan Lokal dan Meningkatkan Kompetensi Sholihin, Ustadus; Arida, Ririn Wahyu
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17914

Abstract

Pelatihan merangkai janur bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui penguasaan keterampilan tradisional yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan melestarikan budaya lokal. Peserta pelatihan terdiri atas anggota masyarakat Kota Kediri yang memiliki minat dalam kerajinan tangan. Bahan utama yang digunakan adalah janur, yang merupakan daun kelapa muda, serta alat bantu seperti gunting dan tali. Metode yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah demonstrasi langsung oleh instruktur berpengalaman, diikuti dengan sesi praktik. Peserta diajarkan teknik dasar menganyam janur untuk membuat ketupat dan rangkaian burung, dengan bimbingan dari asisten pemateri. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan produk yang menarik dan fungsional. Metode workshop terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peserta, dan dukungan dari asisten pemateri menciptakan suasana belajar yang interaktif. Peserta juga menyatakan keinginan untuk melanjutkan kegiatan serupa guna meningkatkan kompetensi mereka. Pelatihan merangkai janur berhasil meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri peserta. Disarankan agar kegiatan ini dilaksanakan secara berkala dan melibatkan lebih banyak masyarakat untuk memperluas dampak positif terhadap ekonomi lokal dan pelestarian budaya.
Lift the Flap Book Berbasis Aughmented Reality Sebagai Media Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Dasman, Adinda; Junizar, Hasny Dwi; Fidianto, Andi; Putry, Afillza Mellia; Maulana, Muhammad Riski Isra; Oktarina, Yosi
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17103

Abstract

ABSTRAKIndonesia masih marak terjadi kasus-kasus kekerasan seksual dan sering dialami oleh anak berkebutuhan khusus. Kasus kekerasan seksual ini akan semakin meningkat dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas. Berdasarkan masalah tersebut, kami membuat program pembelajaran kesehatan reproduksi melalui media lift the flap book berbasis augmented reality. Tujuan program ini adalah untuk meningatkan pengetahuan anak berkebutuhan khusus tentang kesehatan reproduksi dan seksual. Mitra sasaran kami adalah siswa dan tenaga pengajar di SLB N 2 Kota Jambi. Metode pelaksanaan kegiatan kami meliputi pembuatan media lift the flap book berbasis augmented reality, edukasi kesehatan reproduksi dan seksual, demonstrasi, dan pelatihan pengunaan augmented reality. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu, adanya peningkatan pengetahuan anak berkebutuhan khusus tentang reproduksi dan seksual serta penigkatan pengetahuan tenaga pengajar tentang media inovatif untuk kegiatan pembelajaran. Program ini juga memiliki potensi keberlanjutan melalui penggunaan augmented reality oleh tenaga pengajar.
Peningkatan Pengetahuan Gizi, Body Image, Kesehatan Reproduksi, dan Cegah Pernikahan Dini pada Siswa dan Guru SMAN 1 Pandeglang Dina, Resa Ana; Dewi, Mira; Nurdin, Naufal Muharam; Aries, Muhammad; Yudha, Eka Purna; Afwan, Fahrian Aif; Mahira, Hafshah Ayna; Rahman, Nazwa Aulia; Almira, Bellinda
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16696

Abstract

Masa remaja merupakan fase terjadinya perkembangan fisik serta psikis yang pesat. Asupan gizi yang sesuai sangat penting untuk menunjang proses pertumbuhan remaja. Body image sebagai bentuk manifestasi dari asupan makanan juga sangat diperhatikan oleh remaja. Remaja juga perlu mendapatkan pengetahuan terkait kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan dini mengingat remaja juga berada di fase perkembangan seksual. Sebagai upaya dalam merespon hal tersebut, dilakukan kegiatan edukasi terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Pelaksanaan kegiatan edukasi dilakukan di SMAN 1 Pandeglang, Provinsi Banten, sebagai provinsi dengan prevalensi pernikahan dini dan stunting yang masih tinggi. Selain siswa, sasaran kegiatan ini adalah guru yang berperan sebagai fasilitator siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa dan guru SMAN 1 Pandeglang terkait gizi, body image, kesehatan reproduksi, dan pencegahan pernikahan dini. Konsep kegiatan ini adalah training of trainer dengan metode ceramah dan diskusi interaktif. Sebagai upaya membangun program yang berkelanjutan, dibuat modul aktivitas serta poster yang menjadi panduan siswa dalam menerapkan materi edukasi yang sudah diberikan. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan pengetahuan peserta kegiatan sebelum dan sesudah pemberian edukasi baik pada siswa (p=0,002) maupun guru (p=0,025). Secara rinci, terdapat perbedaan yang signifikan untuk tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,033), kesehatan reproduksi (p=0,001), dan pencegahan pernikahan dini (p=0,000) pada siswa antara sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Sementara itu pada guru yang menjadi peserta kegiatan, perbedaan yang signifikan ditemukan pada tingkat pengetahuan gizi remaja (p=0,011) dan pencegahan pernikahan dini (p=0,026).
Pemanfaatan Limbah Kotoran Kambing Menjadi Pupuk Kompos Guna Mendukung Keberlanjutan Sektor Peternakan dan Implementasi Sirkular Ekonomi di Desa Sumberurip, Doko, Blitar Argianti, Radella; Maryansari, Aulita; Bawono, Arum; Sa’bin, Nur Ro’in Ni’matus; Athifashabir, Muhammad Reza; Febbyarti, Lingga Lukita; Al-Mu’tashima, Nadhifa Maisun; Fareza, Alvio Rifqy; Toruan, Nathanael Hasudungan Lumban; Novita, Dian; Fahmi, Rafif Zul; Ramdani, Denita Rachma; Salsabila, Nasywa; Kusumastuti, Anie Eka
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16213

Abstract

Peningkatan produktivitas tanaman dipengaruhi oleh kandungan unsur hara yang salah satunya terdapat pada pupuk kotoran kambing. Mayoritas masyarakat Desa Sumberurip memiliki lahan perkebunan dan hewan ternak. Namun, hasil observasi secara langsung bahwa kotoran kambing di Desa Sumberurip digunakan langsung ke tanaman tanpa pengolahan. Sehingga, sangat penting dilakukan pelatihan melalui pemanfaatan dan pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk organik yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian-perkebunan. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan keterampilan peternak terhadap pentingnya pengolahan limbah kotoran kambing (feses) menjadi pupuk organik/kompos untuk meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus penerapan konsep sirkular ekonomi. Kegiatan dilakukan selama bulan Juli - Agustus 2024. Metode yang digunakan adalah identifikasi masalah melalui observasi dan survey, penyuluhan, demonstrasi, diskusi-tanya jawab, serta monitoring evaluasi (monev). Capaian program kerja adalah kelompok tani mempunyai respon positif, bisa menerapkan pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk dengan proses fermentasi dilakukan dengan baik, namun didapatkan hasil monitoring bahwa 3/5 rumah masih belum menerapkan pengolahan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik.