cover
Contact Name
Moch. Benny Alexandri
Contact Email
mohammad.benny@unpad.ac.id
Phone
+628122389634
Journal Mail Official
mohammad.benny@unpad.ac.id
Editorial Address
Pascasarjana FISIP Unpad, Kampus FISIP Dago Bandung Jalan Dago Utara No. 25 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik
ISSN : -     EISSN : 26546035     DOI : 10.24198/responsive
Fokus dan ruang lingkup meliputi pemikiran dan penelitian bidang administrasi, ekonomi, sosial, humaniora dan kebijakan publik
Articles 225 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK: PROGRAM DESAK ANIES UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI GENERASI MUDA DALAM PEMILIHAN PRESIDEN 2024 Dewi, Tias Rahma; Ramadhani, Najwa Adhwa; Misbah, Revalyza Revalyza; Pramessella, Mega Arinda; Khalif, Syahdan Raga; Aji, Muhammad Prakoso
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i3.58348

Abstract

Komunikasi politik adalah proses penyampaian pesan kepada audiens dengan tujuan mempengaruhi opini dan pengambilan keputusan dalam proses politik. Desak Anies merupakan salah satu program kampanye sekaligus menjadi strategi komunikasi politik oleh calon presiden Anies Baswedan yang dibentuk oleh gerakan anak muda yaitu Ubah Bareng. Program Desak Anies yang dilakukan oleh Anies Baswedan ini sebagai pendekatan interaktif yang melibatkan dialog langsung dengan masyarakat dan generasi muda untuk mendengarkan aspirasi dan menjawab segala permasalahan yang ada di masyarakat. Generasi muda menjadi fokus pada penelitian ini karena generasi muda dinilai mempunyai potensi besar dalam menentukan arah politik masa depan bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melakukan pengumpulan data melalui teknik wawancara langsung dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Desak Anies sebagai strategi komunikasi politik Anies berhasil menarik minat generasi muda untuk berpartisipasi aktif dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik dengan melalui modifikasi acara dengan kesan yang santai namun serius. Penelitian ini menunjukkan bahwa program Desak Anies dapat meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam politik, serta menjadikan konsep Desak Anies sebagai patron dan budaya baru dalam strategi komunikasi politik di masa mendatang.  Political communication is the process of conveying messages to an audience to influence opinions and decision-making in the political process. Desak Anies is one of the campaign programs and also a political communication strategy by presidential candidate Anies Baswedan, formed by the youth movement called Ubah Bareng. The Desak Anies program conducted by Anies Baswedan serves as an interactive approach that involves direct dialogue with the community and the younger generation to listen to aspirations and address all the issues present in society. The youth generation is the focus of this research because they are considered to have great potential in determining the political direction of Indonesia's future. This research uses a descriptive qualitative method, collecting data through direct interviews and literature studies. The research results show that the Desak Anies program, as a political communication strategy for Anies, successfully attracted the interest of the younger generation to actively participate and engage in the political decision-making process by modifying the events to have a relaxed yet serious impression. This research shows that the Desak Anies program can increase youth engagement in politics, as well as establish the Desak Anies concept as a new patron and culture in future political communication strategies.
ANALISIS PROSES PENGADAAN BARANG/JASA DALAM MELAKUKAN PEMILIHAN PENYEDIA PENGADAAN DI LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA Permana, Rahadian; Novel, Nurillah Jamil Achmawati
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i3.55404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui alur dari proses pengadaan barang/jasa yang ada di Lembaga Administrasi Negara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian “kualitatif” melalui observasi, partisipasi aktif, dan wawancara pada Bagian Umum dan Layanan Pengadaan Lembaga Administrasi Negara. Hasil dari penelitian yang dilakukan bahwa Pengadaan barang/jasa yang ada pada Lembaga Administrasi Negara memiliki dua metode yang dilakukan, yaitu dengan menggunakan metode Tender/Seleksi/Pengadaan Langsung/Penjunjukan Langsung dan metode E-Purchasing untuk mendapatkan penyedia barang/jasa. Metode ini dilakukan berdasarkan situasi yang ada pada keadaan tertentu dengan beberapa persyaratan pada penyedia yang dipilih, sehingga alur yang dilakukan Lembaga Administrasi Negara dalam melakukan proses pengadaan barang/jasa harus ditangani oleh beberapa pejabat untuk memastikan bahwa data, dokumen, dan keaslian yang dimiliki penyedia barang jasa sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian bahwa metode e-purchasing lebih efektif karena metode e-purchasing dapat menjadikan kegiatan pengadaan yang transparan, efisien, adil, efektif, dan akuntabel. The purpose of this research is to find out the flow of the goods/services procurement process at the National Institute of Public Administration. The research method used is a “qualitative” research method through observation, active participation, and interviews at the General Section and Procurement Services of the National Institute of Public Administration. The results of the research conducted that the existing goods/services procurement at the National Institute of Public Administration has two methods carried out, namely by using the Tender / Selection / Direct Procurement/ Direct Appointment method and the E-Purchasing method to obtain goods/services providers. This method is carried out based on the situation that exists in certain circumstances with several requirements on the selected provider so that the flow carried out by the National Institute of Public Administration in carrying out the goods/services procurement process must be handled by several pfficials to ensure that the data, documents, and authenticity owned by the goods/services provider are by existing provisions. Based on the research results the e- purchasing method is more effective because the e0purchasing method can make procurement activities transparent, efficient, fair, effective, and accountable.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGAWASAN KEARSIPAN INTERNAL DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN SUMEDANG TAHUN 2024 Fadil, Ahmad; Nuryanto, Yayan; Resmiati, Dinny
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i3.60058

Abstract

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang sebagai Lembaga Kearsipan sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 7 tahun 2012 memiliki dua tugas pokok dan fungsi utama yaitu pengelolaan arsip statis dan pembinaan kearsipan. Pembinaan kearsipan telah dilaksanakan melalui Pengawasan Kearsipan Internal oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang Tahun 2024 terhadap satuan kerja dan perangkat daerah. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa efektivitas proses pengawasan kearsipan internal Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang pada Tahun 2024 yang mencakup tahapan dimulai dari menetapkan standar, monitoring dan mengukur kinerja aktual, membandingkan hasil kerja dengan standar, hingga melakukan tindakan perbaikan dan penyesuaian. Penelitian ini mengggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan data yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara, analisis dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik sebuah simpulan bahwa pengawasan kearsipan internal Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang tahun 2024 sudah cukup optimal, dengan standar dan pedoman yang telah ditetapkan serta metode monitoring dan pengukuran kinerja yang relevan. Namun, kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia dan rotasi arsiparis yang tidak beraturan menghambat optimalisasi. Evaluasi kinerja sudah menjadi dasar perbaikan, tetapi masih ada kesenjangan dalam pencapaian standar. Pelaksanaan rekomendasi dan penegakan sanksi administratif perlu ditingkatkan untuk memastikan efektivitas pengawasan kearsipan internal selanjutnya. The Archive and Library Office of Sumedang Regency, as the Archival Institution under Regional Regulation No. 7 of 2012, has two main duties: managing static archives and conducting archival development, implemented through Internal Archival Supervision in 2024 for work units and regional apparatus. This paper analyzes the effectiveness of internal archival supervision in 2024, involving stages like setting standards, monitoring performance, comparing outcomes with standards, and making corrections. Using a qualitative approach, data were gathered through observations, interviews, document analysis, and literature reviews. Findings indicate the supervision was fairly optimal, supported by standards, guidelines, and relevant monitoring methods. However, limited human resources and irregular archivist rotations hindered optimization. While performance evaluations have driven improvements, gaps in standards remain. Strengthening recommendation implementation and administrative sanctions is necessary to ensure future effectiveness.
PENGELOLAAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI APLIKASI ZAHIR ACCOUNTING DI PT KAWANI TEKNO NUSANTARA Haq Nugraha, Afina Aulia; Kostini, Nenden; Lestari, Nita
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.56147

Abstract

PT Kawani Tekno Nusantara merupakan perusahaan manufaktur yang khusus memproduksi mesin industri dan suku cadang. Perusahaan menghadapi tantangan dalam mengelola transaksi keuangan yang kompleks, seperti penjualan, pembelian, manajemen inventaris, dan perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Aplikasi Zahir Accounting di PT Kawani Tekno Nusantara. Aplikasi Zahir Accounting merupakan sebuah aplikasi yang dirancang untuk mengolah data keuangan perusahaan menjadi laporan keuangan. Penerapan Aplikasi Zahir Accounting diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam operasi keuangan. Proses implementasi meliputi analisis kebutuhan, instalasi sistem, integrasi data, pengujian, dan penyesuaian. Hasil implementasi Aplikasi Zahir Accounting menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu dan biaya, akurasi data keuangan yang lebih baik, optimalisasi manajemen inventaris, dan peningkatan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan. Secara keseluruhan, Aplikasi Zahir Accounting merupakan solusi yang efektif bagi PT Kawani Tekno Nusantara dalam mengelola keuangan mereka dengan lebih efisien. PT Kawani Tekno Nusantara is a manufacturing company specializing in producing industrial machines and spare parts. Companies face challenges in managing complex financial transactions, such as sales, purchasing, inventory management, and taxation. This research aims to determine the implementation of the Zahir Accounting Application at PT Kawani Tekno Nusantara. The Zahir Accounting application is an application designed to process company financial data into financial reports. The implementation of the Zahir Accounting Application is expected to increase efficiency and accuracy in financial operations. The implementation process includes requirements analysis, system installation, data integration, testing, and adjustments. The results of implementing the Zahir Accounting Application show an increase in time and cost efficiency, better accuracy of financial data, optimization of inventory management, and increased compliance with tax regulations. Overall, the Zahir Accounting Application is an effective solution for PT Kawani Tekno Nusantara in managing their finances more efficiently.
PROSES PRODUKSI JERUK PADA PENGUSAHA JERUK DI LEMBANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT Arifianti, Ria; Taryana, Agus; Fordian, Dian
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.60062

Abstract

Kegiatan produksi merupakan suatu kegiatan yang berhubungan  dengan   konsumsi dan distribusi. Hal ini berkaitan dengan proses produksi. Proses produksi yang buruk dari suatu pabrik/perusahaan akan menimbulkan   kerugian sehingga pabrik atau Perusahaan  tersebut akan mengalami kesulitan dalam  bersaing dengan industri sejenis. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif.  Teknik pengumpulan data  yang dilakukan adalah wawancara kedalaman dengan pengusaha jeruk dan para pekejanya, Proses produksi jeruk yang dilakukan  berdasarkan  jenis aliran lini/garis yaitu Continuous, dan  Tipe persediaan yang digunakan adalah Assemble-to-order.  Proses produksi jeruk mempunyai beberapa tahapan. Pertama adalah pemanenan, yaitu memanen hasil jeruk yang didapatkan. Kedua, adalah penyortiran. Tujuannya adalah untuk memilah jeruk berdasarkan kualitasm dan ketahanan jeruknya. Ketiga, kegiatan penyimpanan. Kegiatan ini menganut FIFO system, yaitu barang yang pertama kali masuk ke gudang, maka akan dikeluarkan terlebih dahulu. Keempat adalah kegiatan pengiriman. Kegiatan proses produksi jeruk telah dilakukan dengan baik. Kegiatan yang dilakukan dalam proses produksi sangat rinci dan dilakukan setiap hari. Hal ini dikarenakan karena berdasarkan pesanan yang berlangsung setiap hari. Production activities are activities related to consumption and distribution. This is related to the production process. A poor production process from a factory/company will cause losses so that the factory or company will experience difficulty in competing with similar industries.  The method used is a descriptive qualitative method.  The data collection technique used was in-depth interviews with orange entrepreneurs and their workers. The orange production process is carried out based on the line flow type, namely Continuous, and the type of inventory used is Assemble-to-order. The orange production process has several stages. The first is harvesting, namely harvesting the oranges obtained. Second, is sorting. The goal is to sort oranges based on their quality and durability. Third, storage activities. This activity adheres to the FIFO system, that is, the goods that enter the warehouse first will be released first. Fourth is delivery activities. The orange production process activities have been carried out well. The activities carried out in the production process are very detailed and carried out every day. This is because it is based on orders that take place every day.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN KEBAKARAN OLEH SATUAN PEMADAM KEBAKARAN KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2023 Mubarok, Habib Muhammad Romdhoni; Darmawan, Ivan; Centia, Selvi
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.60870

Abstract

Kabupaten Majalengka pada tahun 2023 mengalami kasus kebakaran sebanyak 360 kejadian yang menjadikannya salah satu bencana tertinggi di tahun tersebut. Tingginya kasus kebakaran tidak sebanding dengan sumber daya yang tersedia, jumlah armada, alokasi anggaran, serta ditemukannya faktor penghambat eksternal yang kian mempersulit proses penanggulangan kebakaran. Penelitian ini berupaya menganalisis pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh satuan pemadam kebakaran di Kabupaten Majalengka berdasarkan teori pemberdayaan yang dikemukakan oleh Jim Ife menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pengumpulan data dari proses observasi dan wawancara, serta analisis data menggunakan teknik dari Miles dan Huberman. Hasilnya, pemberdayaan masyarakat menggunakan perencanaan dan kebijakan serta pemberdayaan masyarakat menggunakan aksi-aksi sosial dan politik tidak berjalan optimal diakibatkan sedikitnya akses masyarakat untuk terlibat dan ditemukannya hambatan dalam proses penyelenggaraannya. Sedangkan penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat menggunakan pendidikan dan penumbuhan kesadaran berjalan optimal dengan ditemukannya hasil dari masyarakat yang mendapat pengetahuan informasi kebakaran serta peningkatan kesadaran diri tentang pencegahannya. In 2023, Majalengka Regency experienced 360 fire incidents, making it one of the highest disasters in that year. The high number of fire cases is not comparable to the available resources, number of fleets, budget allocations, and the discovery of external inhibiting factors that further complicate the firefighting process. This study attempts to analyze community empowerment carried out by the fire department in Majalengka Regency based on the empowerment theory put forward by Jim Ife using a qualitative research method with a descriptive approach through data collection from the observation and interview, and data analysis using techniques from Miles and Huberman. As a result, community empowerment using planning and policies and community empowerment using social and political actions did not run optimally due to the limited access for the community to get involved and the obstacles found in the implementation process. Meanwhile, the implementation of community empowerment using education and awareness building ran optimally with the discovery of results from the community who received knowledge of fire information and increased self-awareness about its prevention.
EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAH DAERAH (SIPD) DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI SEKRETARIAT DPRD PROVINSI JAWA BARAT Septiani, Indira; Isnawaty, Neneng Weti
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.60881

Abstract

Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat merupakan alat strategis dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas penggunaan SIPD melalui enam dimensi menurut model McLean & Delone tahun 2003 yang terdiri dari kualitas informasi, kualitas sistem, kualitas pelayanan, kegunaan, kepuasan pengguna, dan manfaat bersih. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap pengguna SIPD di lingkungan Sekretariat DPRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIPD telah membantu pengelolaan data keuangan secara terstruktur dan meningkatkan efisiensi administrasi. Namun, kendala seperti kesalahan input manual, keterbatasan fitur dibandingkan aplikasi sebelumnya (SIPKD), ketidakstabilan server, dan kurangnya integrasi sistem masih menghambat efektivitasnya. Tantangan semakin besar dengan implementasi SIPD RI pada tahun 2025, yang membutuhkan proses transisi manual dan kesiapan pengguna. Dalam engoptimalkan pengelolaan keuangan menggunakan SIPD memerlukan peningkatan sistem, integrasi fitur, pelatihan intensif, serta penyediaan dukungan teknis yang responsif dan berkelanjutan.  The Regional Government Information System (Sistem Informasi Pemerintah Daerah or SIPD) at the Secretariat of the Regional House of Representatives (DPRD) of West Java Province is a strategic tool to support transparency and accountability in regional financial management. This study aims to evaluate the effectiveness of SIPD implementation through six dimensions based on the McLean & DeLone model (2003), which include information quality, system quality, service quality, use, user satisfaction, and net benefits. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through interviews and observations of SIPD users within the DPRD Secretariat. The findings indicate that SIPD has facilitated structured financial data management and improved administrative efficiency. However, challenges such as manual input errors, feature limitations compared to the previous application (SIPKD), server instability, and lack of system integration still hinder its effectiveness. The challenges are expected to increase with the implementation of SIPD RI in 2025, which requires a manual transition process and user readiness. Optimizing financial management using SIPD requires system improvements, feature integration, intensive training, and responsive and sustainable technical support.
HUBUNGAN KAPITAL SOSIAL DENGAN PENCAPAIAN TUJUAN PERUSAHAAN PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARIAH AL- IHSAN Firsanty, Farah Putri; Jatnika, Dyana Chusnullita; Fitriana, Queena Azra
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.60665

Abstract

Bank merupakan mitra yang memiliki peran vital dan penggerak dalam pembangunan sistem perekonomian dan keuangan di Indonesia. Penelitian ini melihat bagaimana hubungan kapital sosial dengan pencapaian tujuan perusahaan menggunakan teori kapital sosial dari James Coleman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksplanatori. Dalam mencapai tujuan perusahaan, diperlukan kapital sosial yang terdiri dari tiga hal yaitu kepercayaan, norma, dan jaringan. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa peran kapital sosial dalam pencapaian tujuan perusahaan cukup krusial dan memiliki hubungan yang erat. Kapital sosial merupakan sebuah aset dalam kehidupan bermasyarakat agar sebuah aturan maupun tujuan dari sebuah usaha dapat terjalin dengan baik. Hasil penelitian menjelaskan terdapat hubungan yang erat antara kapital sosial dengan pencapaian tujuan perusahaan PT. Bank Predikat Rakyat Syariah Al-Ihsan. Berdasarkan hasil P-value, total X1 (Kepercayaan) dengan total Y (Tujuan Perusahaan) linear hubungannya dengan p- value 0.478 > 0.05. hasil P-value antara total X2 (Norma) dengan total Y (Tujuan Perusahaan) linear hubungannya dengan p- value 0.451 > 0.05. Hasil P-value antara total X3 (Jaringan Sosial) dengan total Y (Tujuan Perusahaan) dianggap linear hubungannya dengan p-value 0.569 > 0.05. Kapital sosial sebagaimana aspek yang menganut tiga nilai utamanya yaitu kepercayaan, norma, dan jaringan sosial, memiliki hubungan terhadap pencapaian tujuan perusahaan di PT. BPRS Al-Ihsan. Banks are partners that have a vital role and driving force in the development of the economic and financial system in Indonesia. This study examines the relationship between social capital and the achievement of corporate goals using James Coleman's social capital theory. This study uses an explanatory quantitative research method. In achieving corporate goals, social capital is needed which consists of three things, namely trust, norms, and networks. The results of the study show that the role of social capital in achieving corporate goals is quite crucial and has a close relationship. Social capital is an asset in community life so that a rule or goal of a business can be established properly. The results of the study explain that there is a close relationship between social capital and the achievement of corporate goals of PT. Bank Predikat Rakyat Syariah Al-Ihsan. Based on the results of the P-value, the total X1 (Trust) with the total Y (Company Goals) is linearly related with a p-value of 0.478> 0.05. The results of the P-value between the total X2 (Norms) with the total Y (Company Goals) are linearly related with a p-value of 0.451> 0.05. The P-value result between the total X3 (Social Network) and the total Y (Company Objectives) is considered linearly related with a p-value of 0.569 > 0.05. Social capital as an aspect that adheres to its three main values, namely trust, norms, and social networks, has a relationship to the achievement of company objectives at PT. BPRS Al-Ihsan.
PEMBENTUKAN MODAL SOSIAL DAN KEPENTINGAN EKONOMI-POLITIK NEGARA Rajab, Budi; Indrawardana, Ira
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.61491

Abstract

Modal sosial menunjuk pada struktur masyarakat yang relatif ketat dalam mengatur hubungan antar warga dan memiliki aturan sanksi dan ganjaran yang jelas, sehingga warga masyarakat mempunyai kepastian dalam bertindak satu sama lain. Struktur masyarakat Indonesia nampaknya cukup longgar, kurang memiliki aturan yang relatif pasti. Otoritas pada struktur masyarakat Indonesia lebih didominasi hubungan patronase, senioritas, dan kuasa ekonomi. Otoritas yang demikian tidak bisa memfasilitasi sikap kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta keteraturan. Rasa bersalah dan malu hanya manifes bila diketahui oleh pemegang otoritas (patron). Karena itu, struktur masyarakat yang longgar menunjuk pada lemahnya modal sosial. Institusi negara yang memegang otoritas formal, bukannya mencoba mengubahnya, malah memeliharanya struktur yang longgar ini. Karena dengan cara demikian, aparat negara akan diuntungkan dalam prestise sosial dan posisi ekonomi mereka. Konsekuensinya, karena negara dan masyarakat bersama-sama memelihara kelonggaran struktur ini, ketidaktertiban terus berlangsung. Untuk membangun modal sosial yang kuat, hubungan patronase dan senoritas perlu dikikis dan negara sebagai institusi yang punya otoritas perlu menegakkan aturan. Kelompok-kelompok sipil perannya juga harus lebih meluas, jangan hanya mengawasi kinerja negara, tapi juga mesti mendorong perubahan pada hubungan patronase dan senioritas ini. Kemudian, lembaga-lembaga pendidikan formal perlu mengembangkan proses pembelajaran afektif, tidak melulu menekankan pada proses pembelajaran kognitif.  Social capital refers to a relatively tight community structure in regulating relations between citizens and has clear rules of sanctions and rewards, so that citizens have certainty in acting with one another. The structure of Indonesian society seems to be quite loose, lacking relatively definite rules. Authority in the structure of Indonesian society is more dominated by patronage, seniority, and economic power relations. Such authority cannot facilitate discipline, sense of responsibility, and order. Guilt and shame are only manifests if they are known by the authority (patron). Therefore, a loose structure of society refers to the weakness of social capital. State institutions that hold formal authority, instead of trying to change it, instead maintain this loose structure. Because in this way, the state apparatus will benefit from their social prestige and economic position. Consequently, because the state and society together maintain the relaxation of this structure, disorder continues. To build strong social capital, patronage and majority relations need to be eroded and the state as an institution with authority needs to enforce rules. The role of civil groups must also be more extensive, not only supervising the performance of the state, but must also encourage changes in this patronage and seniority relationship. Then, formal educational institutions need to develop affective learning processes, not merely emphasizing cognitive learning processes 
ANALISIS PENGEMBALIAN ANGGARAN PROGRAM PUMK PT LEN INDUSTRI (PERSERO) TAHUN 2018-2021 Ulayya, Zalfaa Sacita; Isnawaty, Neneng Weti
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v7i4.60944

Abstract

PT Len Industri (Persero) sebagai salah satu perusahaan perseroan yang bernaung di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkewajiban untuk menjalankan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Program Pendanaan Usaha Kecil dan Menengah (PUMK) merupakan salah satu bentuk komitmen PT Len Industri (Persero) dalam menjalankan tanggung jawabnya terhadap sosial dan lingkungan, dengan penyaluran dana berupa pinjaman modal kepada mitra binaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui varians anggaran serta penyebab terjadinya varians yang terjadi antara realisasi serta anggaran Program PUMK PT Len Industri (Persero) Tahun 2018-2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menganalisis data menggunakan teori Analisis Varians Anggaran melalui pendekatan deskriptif berbasis data kuantitatif dari laporan keuangan Program PUMK PT Len Industri (Persero).  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa anggaran Program PUMK PT Len Industri (Persero) tahun 2018-2021 menunjukkan varians negatif sehingga dapat dikategorikan ke dalam favorable variance. Hal ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, seperti kondisi politik, harga bahan baku yang fluktuatif, munculnya Pandemi Covid-19, rendahnya daya pengembalian mitra binaan, hingga keterbatasan Unit CSR dalam memberikan sanksi tegas akibat aturan yang berlaku. Perlu adanya penentuan kriteria yang lebih ketat serta evaluasi dalam menyeleksi calon mitra binaan, serta penetapan alternatif lain dalam memperoleh cadangan dana untuk anggaran program pada tahun berikutnya. PT Len Industri (Persero) as one of the companies under the State-Owned Enterprises (BUMN) is obliged to carry out Environmental Social Responsibility (CSR). The Small and Medium Business Funding Program (PUMK) is a form of PT Len Industri (Persero)'s commitment to carrying out its social and environmental responsibilities, by channeling funds in the form of capital loans to fostered partners. The purpose of this study is to determine the budget variance and the causes of the variance that occurred between the realization and budget of the PT Len Industri (Persero) PUMK Program for 2018-2021. The method used in this research is a quantitative method by analyzing data using the theory of Budget Variance Analysis through a quantitative data-based descriptive approach from the financial statements of the PT Len Industri (Persero) PUMK Program.  Based on the research results, it can be concluded that the 2018-2021 PT Len Industri (Persero) PUMK Program budget shows a negative variance so that it can be categorized into a favorable variance. This is motivated by several factors, such as political conditions, fluctuating raw material prices, the emergence of the COVID-19 pandemic, the low return of fostered partners, and the limitations of the CSR Unit in providing strict sanctions due to applicable regulations. It is necessary to determine stricter criteria and evaluation in selecting prospective foster partners, as well as determining other alternatives in obtaining reserve funds for the program budget in the following year.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 4 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 3 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 2 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 8, No 1 (2025): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 4 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 3 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 2 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 7, No 1 (2024): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 4 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 3 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 2 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 6, No 1 (2023): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 4 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 3 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 2 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 5, No 1 (2022): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 4, No 4 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 3 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 2 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 4, No 1 (2021): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 3, No 4 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 3 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 2 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 3, No 1 (2020): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 4 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 3 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 2 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 2, No 1 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Vol 1, No 3 (2019): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 1, No 2 (2018): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio Vol 1, No 1 (2018): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humanio More Issue