cover
Contact Name
Abdul Rahmat
Contact Email
jurnalaksara@ung.ac.id
Phone
+62811435378
Journal Mail Official
jurnalaksara@ung.ac.id
Editorial Address
Lt. 1 Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Jl. Jend. Soedirman No. 06 Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal
ISSN : 24078018     EISSN : 27217310     DOI : 10.37905
Core Subject : Education, Social,
AKSARA: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal with P-ISSN 2407-8018 (Print), E-ISSN 2721-7310 (Online) is a Peer-reviewed journal published three times published in January, May, September with a peer review process and open access. The Focus and Scope of the journal publishes research articles on current issues and trends in nonformal education including: Education Life Skills, Educational Management, Early Childhood Education, community education, empowerment and counseling, Literacy and educational equality including package A, package B and package C, Educational Institutions Courses and training, skills and job training Education, Social Sciences, Humanities, Arts, Tourism, Culture, Health, and other intended education. Published with open access while Abstracts and full text that have been obtained on the website can be read and downloaded. Scientific publications reviewed by experts in the field of expertise with abstracts in English and Indonesian. Peer Review Process, all manuscripts sent to this journal must follow the focus and scope, and the guidelines of the authors of this journal. Manuscripts sent must discuss scientific achievements or novelty in accordance with the focus and scope. All texts must be free of plagiarism content. All authors are advised to use plagiarism detection software to check the similarity. The script was published by the Masters in Nonformal Education Postgraduate at Gorontalo State University. Decree from the Indonesian Institute of Sciences no. 0005.020 / JI.3.2 / SK.ISSN / 2015.01 - January 16 2015.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 594 Documents
The Dual Lens: Unveiling the Dynamics of Financial and Digital Literacy in Financial Decision Making Sjam, Amelina Apricia
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.99-112.2024

Abstract

As individuals increasingly engage in the digital economy, it is crucial for them to have a basic understanding of both financial and digital literacy, just as they require proficiency in using digital devices and managing digital financial transactions. Consequently, there arises a necessity to redefine the concept of financial literacy within digital context. The redefinition of financial literacy demands a comprehensive, multidimensional approach, which is the focal point of this study. Two distinct indices are developed in this research to delineate traditional financial literacy from digital literacy and scrutinise their impact on the development of resilience-enhancing financial behaviour in youths. The empirical evidence presented in this study underscores the significance of financial and digital literacy. Individuals with higher financial literacy demonstrate a higher likelihood of saving, especially in formal financial institutions. Additionally, the study reveals a correlation between financial and digital literacy and an increased propensity to invest and participate in financial assets, in contrast to participation in real assets, which is not influenced by financial and digital literacy. These findings hold substantial policy implications, suggesting that a dual focus on financial and digital literacy is essential when designing digital-adapted financial education programmes to enhance individuals’ long-term financial resilience.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mahasiswa PBSI, FKIP, Universitas Pakuan Berbasis Lesson Study Efendi, Roy; Sarimanah, Eri
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.289-306.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mahasiswa PBSI, FKIP, Universitas Pakuan dengan menerapkan model Project Based Learning berbasis Lesson Study. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa kelas A, semester III, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan, dan verifikasi data. Teknik yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan pengkajian pada hasil proyek (RPP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning dapat meningkatkan keterampilan menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis Lesson Study.
Peran Orangtua Dalam Memahami Pendidikan Inklusi di TK Negeri Pembina Batumandi Fitriani, Fidha; Kurniati, Nia; Yusuf, Diana; Mildasari, Mildasari
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.417-425.2024

Abstract

Fokus utama dari penelitian ini adalah membahas peran orangtua dalam memahami tentang pendidikan inklusi di TK Negeri Pembina Batumandi dalam konteks pendidikan inklusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap orang tua anak usia dini yang terlibat dalam program inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orangtua dalam pendidikan inklusi dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengetahuan, pengalaman pribadi, dan persepsi masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan orang tua dianggap krusial dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung anak-anak dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan program sosialisasi bagi orang tua dan peningkatan akses informasi terkait inklusi. Dengan membangun kesadaran orang tua, dapat menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan inklusi yang inklusif dan berkelanjutan pada anak usia dini.
Kaitan Struktur Vegetasi Mangrove dengan Lingkungan Fisik di Pulau Dompak Kota Tanjungpinang Affandi, Zulfikar; Yuliana, Ernik; Warlina, Lina
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.43-52.2024

Abstract

Mangrove tidak hanya berperan dalam menjaga ekosistem pesisir dan sumber daya laut, tetapi juga memiliki dampak sosial-ekonomi yang signifikan untuk masyarakat setempat. Penelitian ini menganalisis struktur vegetasi ekosistem mangrove di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan penjelasan kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa Avicennia marina mendominasi tingkat pertumbuhan semaian dan anakan, sementara Rhizophora apiculata mendominasi tingkat pohon. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ekosistem mangrove di Pulau Dompak dikategorikan sebagai baik. Meskipun pembangunan yang pesat berdampak pada parameter lingkungan, ekosistem mangrove masih mampu mempertahankan struktur vegetasi dan keberagaman ikan yang cukup baik.
Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan, Kebiasaan Jajan, Dan Durasi Tidur Dengan Status Gizi Dayanti, Lestari Rahmah; Suryani, Desri; Yuliantini, Emy
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.241-248.2024

Abstract

The nutritional status of pre-school shildren is a measure of success in fulfilling nutrition in children which includes height and weight. Feeding parenting style is strongly influenced by the role of parents in regulating children’s eating patterns. Snacking habits are consumption of food or drink between main meals, and sleep duration isvery important for life because sleep has a close relationship with human health an quality of life. Snacks and sleep duration with the nutritional status of pre-school children, the population in this study were all children at Permata Bunda PAUD Bengkulu City and the sample used was 113 children. The analysis used the chi-square test. The result of the Chi Square test showed that there was no relationship between Feeding Parenting Pattern (p=0.76), Snacking Habits (p=0.62) and Sleep Duration (p=0.49) with the nutritional status of pre-school at Permata Bunda PAUD, Bengkulu City.
Sarana dan Prasarana Sekolah Inklusi “Kunci Sukses Pendidikan Inklusi" Amaliani, Rita; Yunitasari, Septiyani Endang; Fajriah, Dina; Salmiani, Salmiani; Gustini, Eti
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.361-366.2024

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas Pendidikan inklusi dengan memahamu, mengidentifikasi, dan mengatasi masalah-masalah sarana dan prasarana yang dihadapi. Beberapa tujuan penelitian yang dapat diusulkan, salah satunya mengevaluasi Aksebilitas fisik, seperti menilai ketersediaan dan kelayakan fasilitas fisik di sekolah inklusi untuk memastikan aksesibilitas yang maksimal bagi semua siswa. Meningkatkan sumber daya seperti buku teks alternatif, peralatan bantu dan bahan ajar yang mendukung inklusi. Pelatihan dan pengembangan guru, menawarkan program pelatihan yang khusus untuk guru dan tenaga pendidik dalam menghadapi kebutuhan beragam siswa dan menerapkan metode pengajaran inklusif. Mendorong Kolaborasi, mengidentifikasi hambatan-hambatan dalam kolaborasi antar guru, orang tua, dan tenaga pendukung, serta merancang strategi untuk mempromosikan kerja sama yang efektif. Dengan fokus pada tujuan-tujuan ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sistem Pendidikan inklusi, menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi siswa berkebutuhan khusus, dan mengidentifikasi model terbaik untuk suksesnya Pendidikan inklusi di sekolah-sekolah.
Pengaruh Employee Engagement, Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Moderasi Kurniawan, Brahma Wahyu; Kusumawardani, Mawar Ratih
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.167-178.2024

Abstract

This research purpose is to examine the influence of employee engagement, workload on employee performance with job satisfaction as a moderating variable. The population used in this research were all employees at the KKDR City Regional Secretariat Office. Sampling used a non probability sampling technique with a purposive sampling method, totaling 112 respondents all civil servants at the KKDR City Regional Secretariat Office. The variables used in this research are employee engagement, workload, job satisfaction and employee performance measured with 1-5 likert scale. This research uses path analysis using SPSS. The results of this research show: 1) Employee engagement influences job satisfaction so that the first hypothesis (H1) is accepted, 2) Employee engagement influences employee performance so the second hypothesis (H2) is accepted, 3) Workload influences job satisfaction so the third hypothesis (H3) is accepted, 4) Workload influences employee performance so the fourth hypothesis (H4) is accepted, 5) Job satisfaction influences employee performance so that the sixth hypothesis (H6) is accepted, 6) Employee engagement influences employee performance with job satisfaction as a moderating variable so that the sixth hypothesis (H6) is accepted, 7) Workload influences employee performance with job satisfaction as a moderating variable so the seventh hypothesis (H7) is accepted.
Narasi Sakralitas Liturgi Ekaristi pada Ruang Panti Imam Gereja Katolik St. Petrus Bandung dalam Tayangan Misa Live-Streaming Muliati, Amanda; Setyoningrum, Yunita; Tjandradipura, Carina
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.477-494.2024

Abstract

Penataan ruang di dalam bangunan gereja Katolik diatur berdasarkan kebutuhan upacara liturgi yang berlangsung di dalamnya, terutama liturgi sakramen Ekaristi yaitu ritual pengenangan Perjamuan Kudus Terakhir. Penataan ini diatur untuk mencerminkan sakralitas sesuai dengan prinsip estetika liturgi yaitu kesederhanaan luhur, kelaziman keindahan, kualitas dan kepantasan, keaslian. Penelitian ini mengkaji bagaimana narasi sakralitas yang muncul pada tayangan misa live-streaming, khususnya pada framing ritual Doa Syukur Agung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelusuri dan mendeskripsikan narasi sakralitas Gereja St. Petrus Bandung yang ditampilkan dalam framing secara virtual. Metode penelitian adalah kualitatif deskriptif pada data rekaman video live-streaming misa hari Minggu yang dilaksanakan pada akhir masa pandemi. Hasil penelitian ini berupa deskripsi implementasi prinsip estetika liturgi pada tampilan elemen ruang panti imam sebagai narasi sakralitas.
Pendekatan Komunikasi Sosial Budaya Dalam Deradikalisasi Terhadap Mantan Narapidana Terorisme Di Kehidupan Masyarakat Sosial Indonesia Astuti, Sri Ayu
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.113-128.2024

Abstract

Mantan Narapidan terorisme menjadi perhatian serius dalam keberlangsungan kehidupannya saat Kembali kemasyarakat. Mantan narapidana terorisme yang sering disingkat dalam Bahasa pergaulan Napiter itu memiliki hak, Kewajiban dan tanggungjawab untuk membuktikan dirinya sejak dinyatakan bebas dari ruang lapas sebagai masyarakat sipil yang sudah dalam keadaan baik. Ternyata tidak mudah untuk Kembali lagi memasuki ruang masyarakat luas yang telah mengenal mereka sebagai mantan narapidana teroris yang melekat atas perbuatannya, maka mereka harus memberikan dan membangun dirinya untuk dapat Kembali dipercaya oleh Masyarakat luas bahwa mereka Kembali ke ruang masyarakat dalam keadaan yang memang telah bersih dari berbagai perubatan pidana teroris yang menjadi label bagi seorang bomber. Untuk itu Negara harus hadir dalam tanggungjawabnya membina Rakyat dalam masyarakat Indonesia yang telah terpapar itu untuk dapat Kembali Percaya bahwa Bangsa Indonesia adalah hadir dengan membawa pada kehidupan kebangsaan yang baik, sejuk dengan karakter Ideologi yang berlaku di dalam negeri berdaulat dengan tidak meninggalkan Tuhannya. Dalam hal ini tugas negara tersebut diamanahkan pada Lembaga BNPT RI memiliki tugas menangani Deradikalisasi dengan tujuan mengembalikan para mantan Narapida Terorisme itu dapat Kembali berada didalam ruang Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Ideologi Pancasila dan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang melekat terhdapa tugas deradikalisasi tersebut yang dibunyikan pada Pasal 43A Ayat 3 point C Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Program Deradikalisasi ini dikenal dengan istilah Pendekatan lunak (soft approach), akan tetapi pelaksanaan di Lapangan masih banyak terkendala dengan sistem komunikasi secara budaya sosial dalam mencapai sasaran yang diinginkan terutama menjadi pertanyaan serius bagaimana capaian berhasil atau tidak deradikalisasi menghentikan langkap perilaku terror tidak terulang lagi.
Relevansi Nilai Pendidikan Pancasila dan Kewargaanegaraan Dalam Membangun Budaya Organisasi Tangguh Ginting, Seriwati; Tjandra, Miki; Suherman, Janice
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 10, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.10.1.307-326.2024

Abstract

Nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan mendasari kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Anggota organisasi yang majemuk memerlukan pengakuan dan penerimaan keberadaan mereka. Penerimaan yang wajar mendorong seseorang memberikan kontribusi dan kinerja yang optimal. Budaya organisasi memfasilitasi keberagaman sebagai suatu kekuatan dan bukan sebagai ancaman. Pemimpin memiliki peran yang sentral sekaligus strategis dalam suatu organisasi. Kepiawaian seorang pemimpin dalam memilih dan menyusun program, mendelegasikan wewenang, membangun komunikasi serta mengembangkan semangat menjadi salah satu ciri dari budaya oragnisasi yang berkembang. Budaya organisasi menampilkan keberadaan organisasi. Keberadaan organisasi menjadi salah satu sarana dalam mencapai tujuan baik itu tujuan individu yang ada di dalamnya maupun tujuan organisasi. Budaya yang positif akan memberikan citra yang positif bagi organisasi begitu juga sebaliknya. Budaya organisasi tumbuh melalui proses yang diciptakan oleh pendirinya. Budaya organisasi menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Organisasi dijalankan berdasarkan manajemen yang disesuaikan dengan perkembangan organisasi. Antisipasi terhadap perubahan dan perkembangan menjadi suatu keharusan sekaligus sebagai suatu kebutuhan agar bisa bertahan dan bahkan menjadi yang terdepan. Fakultas Seni Rupa dan Desain memiliki budaya organisasi yang beragam (tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan) yang sumber daya manusianya beragam juga. Keberagaman tersebut dapat dilihat dari gender, ras, suku maupun latar belakang pendidikan. Keberagaman budaya yang dikelola secara tepat (diversity management) menjadi kekuatan, sebaliknya bila pengelolaan tidak tepat dapat menjadi hambatan. Dunia pendidikan yang terus berubah dan berkembang memerlukan respon yang segera, peran pemimpin ditantang untuk melakukan perubahan yang disesuaikan dengan lingkungan internal maupun eksternal. Menghasilkan lulusan yang siap pakai tidak hanya secara nasional tapi juga internasional sehigga tujuan dari organisasi menjadi FSRD terbaik di Indonesia dan memiliki reputasi internasional dapat diwujudkan.