cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman
Contact Email
journal.mayadani@gmail.com
Phone
+62 81296125801
Journal Mail Official
545471adamongis@gmail.com
Editorial Address
Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Masyarakat Berdaya dan Inovasi
ISSN : -     EISSN : 27218228     DOI : 10.33292
Masyarakat Berdaya dan Inovasi embodies multy discipline research articles including: 1. Education 2. Economy 3. Social and Politic 4. Public Healthy 5. Agriculture 6. Law
Articles 200 Documents
Diversifikasi produk dan pengendalian mutu produk sebagai upaya peningkatan penjualan Trini Karya Casmi, Eno; Subarjo, Subarjo; Arifin , Bustanul; Rachmawati, Alifah Widya; Nugroho, Hendrato Setiabudi
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.213

Abstract

Saat ini persaingan usaha semakin ketat, tak terkecuali usaha yang dimulai dari kecil dan diinisiasi untuk mensejahterakan kaum tertentu seperti kaum buruh perempuan paperbag di Trini Karya. Trini Karya diinisiasi dengan tujuan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi kaum buruh paperbag di pinggiran Kota Yogyakarta. Saat ini Trini Karya memasuki usia delapan tahun menjalankan usaha paperbag. Produk Trini Karya telah memasuki pasar lokal di Yogyakarta seperti menyuplai kemasan berbahan kertas di UMKM Yogyakarta: Bakpia Tugu, Batik Adhinata, dsb, dan luar Yogyakarta UMKM didaerah kalimantan dan Madura. Namun pada pejalanananya, pesaing usaha paperbag semakin menjamur, sehingga Trini Karya perlu meng-upgrade diri untuk tetap eksis dan memenangkan daya saing pasar. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan ditemukan bahwa produk karya perlu untuk membuat varian produk lain agar produknya lebih menarik, peningkatan mutu atau kualitas produknya, serta perlu adanya usaha lebih untuk meningkatkan penjualan. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Trini Karya. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dengan tahapan meliputi identifikasi kebutuhan, mendesain program pelatihan, melaksanakan program pelatihan, serta evaluasi capaian. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh anggota Trini Karya dapat membuat diversifikasi produk berupa hiasan dinding berbahan kertas, penjagaan kualitas atau mutu produk, serta peningkatan penjualan produk melakui varian produk dan mutu produk yang lebih baik lagi. Berdasarkan evaluasi atas seluruh rangkaian kegiatan program pelatihan pada Trini Karya dapat disimpulkan bahwa rangkaian kegiatan program pengabdian ini memberikan kontribusi untuk Trini Karya.
Sosialisasi pencegahan stunting pada remaja di Dusun Kalisoka, Margosari, Pengasih, Kulon Progo Hawa, Hapsari Siti; Herlina, Namirah; Melinda, Dina; Oktaviayana, Laila; Antu, Rahmahani; Nur, Zalsa Aulia Putri; Indika, Muhamad Qois; Yonanda, Laura Arvioreta; Surajudin, Surajudin; Irfani, Farida Noor
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.214

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama, dan memiliki dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan stunting perlu dimulai sejak remaja, karena fase ini merupakan periode penting untuk mempersiapkan generasi yang sehat di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran edukasi gizi dalam pencegahan stunting pada remaja. Metode yang digunakan melibatkan program edukasi yang berfokus pada peningkatan pengetahuan gizi, pola makan sehat, serta pentingnya asupan nutrisi sebelum dan selama kehamilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi gizi secara signifikan meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang pentingnya pemenuhan nutrisi yang optimal. Edukasi ini juga diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif terkait asupan makanan dan gaya hidup sehat yang berkelanjutan, sehingga membantu mencegah risiko stunting pada generasi berikutnya. Edukasi yang efektif dan berkelanjutan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan stunting.
Hilirisasi usaha mandiri Pondok Pesantren Sirajussa’adah Depok Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Sofianita, Nur Intania; Octaria, Yessi Crosita; Wiryanto, Fadhli Suko; Priyatno, Prima Dwi
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.217

Abstract

Pondok Pesantren Sirajussa’adah merupakan salah satu pondok pesantren di Kota Depok yang bergerak secara mandiri. Kemandirian dibuktikan dengan seluruh pembiayaan pondok pesantren berasal dari pendapat usaha yang dijalankannya. Usaha yang dikembangkan yaitu Tempe Santri, Madu Murni, dan Air RO. Masalah yang dihadapi Pondok Pesantren salah satunya adalah pemasaran yang masih terbatas serta produk tempe menghadapi harga kedelai yang naik turun dan masih terdapat tempe yang tidak terjual. Sehingga pendapatan Pondok Pesantren menurun. Pada pengabdian masyarakat ini, solusi yang diberikan yaitu  pengembangan produk tempe baru serta peningkatan pemasaran produk melalui media digital. Kegiatan pengabdian dilakukan dari bulan Agustus 2023 sampai Agustus 2024. Langkah-langkah pengabdian masyarakat ini yaitu pelatihan pembuatan keripik tempe, pengembangan kemasan keripik tempe, pendampingan pengajuan sertifikat halal produk madu dan keripik tempe serta pemasaran melalui sosial media. Hasil dari kegiatan ini yaitu pondok pesantren memiliki produk baru yaitu keripik tempe, pondok pesantren memiliki sertifikat halal produk madu sholawat sirajus’saadah dan keripik tempe santri. Santri dan santriwati mampu membuat konten pemasaran dan edukasi menggunakan canva untuk untuk branding dan meningkatkan penjualan.
Pengolahan sampah rumah tangga melalui pemanfaatan maggot berbasis komunitas di Kecamatan Sawangan Depok Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Marjan, Avliya Quratul; Anwar, Khoirul
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.218

Abstract

Sampah masih menjadi masalah utama di Kota Depok. Sampah yang diproduksi di Kota Depok setiap harinya mencapai 1.300 ton. Sedangkan kapasitas TPA Cipayung depok hanya 800 ton per hari. Pemerintah Kota Depok mengeluarkan Program Kampung Caraka (Kampung Cerdas Ramah Keluarga). Kampung Caraka bertujuan untuk menyelesaikan masalahan yang terjadi pada bidang kesehatan, ketahanan pangan, sampah dan lingkungan sampai dengan masalah terkait ketahanan keluarga dan pemberdayaan lansia. Salah satu program utamanya yaitu Pengolahan Sampah. Maggot (Black Soldire Fly) mampu mengolah sampah organik dengan cepat. Ketika dewasa maggot dapat diolah menjadi pakan ikan. Hasil olahan maggot berupa residu dapat menjadi media tanam. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dari bulan Juli 2023 sampai September 2024. Tahapan kegiatan yaitu pelatihan kader maggot, pembangunan rumah maggot, pelatihan maggot oleh tim kader maggot kepada perwakilan setiap kelurahan di Kecamatang Sawanga, pendampingan pengolahan sampah oleh kader maggot. Alat yang digunakan yaitu box pengolahan sampah, dan wadah penetasan maggot. Hasil dari kegiatan ini, 6 dari 7 kelurahan aktif melakukan pengolahan sampah. Total sampah yang berhasil diolah oleh tim kader maggot pada tahun pertama mencapai 747 kg, untuk perwakilan kelurahan mencapai 58 kg.
Kualitas pelayanan posyandu balita di RW 03 Gendingan, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta Fitria, Rohmah Ida; Jannah, Ghina Raudataul Al; Wahyuntari, Evi; Borealis, Hagia Faradhita; Wiranti, Shilva Dwi; Lailiah, Aulia Nur; Syawitri, Namila Ajeng; M, Debby Sannya Indah Putry; Fauzi, Arfi Ikhsan
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan Posyandu Balita di RW 03 Gendingan, Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta. Kualitas pelayanan kesehatan balita di Posyandu sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, serta mencegah berbagai masalah kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei untuk mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada orang tua balita dan wawancara mendalam dengan petugas Posyandu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kualitas pelayanan Posyandu di RW 03 Gendingan tergolong baik, dengan aspek yang mencakup ketersediaan layanan, profesionalisme tenaga kesehatan, dan kepuasan orang tua terhadap pelayanan. Namun, terdapat beberapa area yang memerlukan perbaikan, seperti peningkatan frekuensi penyuluhan kesehatan dan penambahan fasilitas pendukung. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah tersebut dan memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan balita di Kota Yogyakarta.
A Peningkatan Mutu Pembelajaran di TPQ Samawi Karangploso melalui Pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR): indonesia Robbaniyah, Qiyadah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.228

Abstract

Pendidikan Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda muslim. Namun, banyak TPQ di wilayah pinggiran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan Community-Based Participatory Research (CBPR) dalam peningkatan mutu pembelajaran di TPQ Samawi Karangploso. Metode CBPR dipilih karena melibatkan komunitas secara aktif dalam proses identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, dan evaluasi program. Subjek penelitian mencakup pengelola TPQ, tenaga pengajar, santri, wali santri, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, FGD, survei, dan dokumentasi lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan CBPR mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui sistem yang lebih terstruktur, pendampingan hafalan oleh mahasiswa, serta motivasi belajar yang meningkat. Di sisi kelembagaan, pengelolaan keuangan mulai tertata dan partisipasi masyarakat meningkat melalui kolaborasi dan refleksi bersama. Temuan ini menegaskan bahwa CBPR merupakan pendekatan efektif untuk penguatan lembaga pendidikan keagamaan berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Sosialisasi Hak Pekerja dalam Kebijakan Ketenagakerjaan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 di Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta Kadir Jaelani, S.H., M.H., jaelani; Kusumaningtyas, Reza Octavia
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.238

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 memberikan arah baru terhadap sistem pengupahan di Indonesia melalui penguatan kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi hukum kepada para pemangku kepentingan ketenagakerjaan di Kota Surakarta mengenai implikasi yuridis dan praktis dari putusan tersebut. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara Group Riset Hukum Administrasi dan Energi Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, dan Dewan Pengupahan Kota Surakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah ilmiah, diskusi kelompok, dan penyampaian materi hukum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi ini meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya peran Dewan Pengupahan, mekanisme penetapan UMSK, serta urgensi peran aktif pemerintah daerah dalam melindungi hak-hak pekerja. Kegiatan ini juga menjadi sarana advokasi untuk mendorong desentralisasi kebijakan pengupahan secara lebih adil, demokratis, dan berbasis sektor.
PKM Penerapan Inovasi Matras Proning di Posyandu Lansia Baiturrahmah Menuju Lansia Sehat dan Berdaya Rosida, Luluk; Fitriahadi, Eny; Wijayanto, Danur; Ariyanto, Andry
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.239

Abstract

Kelompok Griya lansia Aisyiyah Baiturrahmah adalah salah satu posyandu yang ada di kelurahan Patangpuluhan dengan jumlah lansia yang  cukup banyak dan beberapa lansia menderita keluhan sesak nafas diantaranya karena asma , bronchitus dan faktor yang lain. Secara umum para lansia ini  membutuhkan edukasi dan pendampingan dalam mengurangi sesak nafas dengan harapan lansia bisa mengurangi sesak secara mandiri sehingga bisa beraktifitas, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi keluhan dan komplikasi. Untuk itu  diperlukan strategi dalam pemberian edukasi dan alat yang presisi mudah berpindah tempat dan mudah digunakan untuk mengurangi sesak nafas yaitu dengan inovasi matras proning. PKM ini merupakan penerapan dari penelitian tim PKM berupa ‘marning” matras proning. Inovasi Produk “Marning” (matras proning) dibuat sebagai  alat bantu untuk melakukan posisi pronasi yang nyaman, aman, tidak memerlukan banyak biaya dan mudah diimplementasikan pada pasien  dengan keluhan sesak nafas karena tidak menimbulkan  efek samping serta bisa dilakukan mandiri oleh pasien. Terdapat 4 permasalahan konkrit yang akan ditangani dalam kegiatan ini adalah (1) Belum terdapat pendampingan pada pasien dan keluarga berbasis patient care centered di komunitas sebagai program edukasi secara terstruktur dan berkesinambungan tentang penanganan sesak nafas; (2) Belum tedapat program upaya preventive pada komplikasi penyakit kronik (seperti perawatan, mendeteksi dan mengurangi  sesak  nafas secara mandiri oleh pasien dan keluarga); (3) Belum adanya edukasi penanganan sesak nafas secara mandiri; (4) Belum tersedianya alat peraga edukasi dan alat pengurang sesak nafas yang bisa dipakai secara  dan dipindahkan dengan mudah sehingga memungkinkan untuk digunakan secara bergantian oleh lansia dengan keluhan sesak nafas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berbasis solusi dari permasalahan mitra tersebut. Kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan adalah (1) pendampingan pada pasien dan keluarga berbasis patient care centered; (2) program upaya preventive pada komplikasi penyakit kronik; (3) pengetahuan mitra tentang penanganan sesak nafas secara mandiri meningkat dan (4) Tersedianya alat peraga edukasi dan alat pengurang sesak nafas yang bisa dipakai secara  mandiri dan dipindahkan dengan mudah.
Peran Parenting Komunikasi Efektif Keluarga Di Era Digital Bagi Ibu-Ibu Pkk Di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo Hartono, Hartono; Muwakhidah, Muwakhidah; Lianawati, Ayong; Mufidah, Elia Firda; Daniswara, Arya Pranasyah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i2.247

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola komunikasi keluarga, terutama antara orang tua dan anak. Tantangan terbesar dalam pengasuhan modern adalah menjaga kedekatan emosional di tengah dominasi gawai dan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat peran parenting komunikasi efektif keluarga di era digital bagi ibu-ibu PKK di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan komunikasi digital pada ibu-ibu PKK di Desa Grinting, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini ialah strategi participatory action research. Startegi participatory action research menggunakan lima tahapan diantaranya; 1) inform (penyuluhan), 2) consult (diskusi), 3) involve (melibatkan), 4) collaborate (kerjasama), 5) empower (memberdayakan). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya komunikasi terbuka, pengawasan digital yang bijak, serta penggunaan teknologi sebagai sarana komunikasi positif dengan anak. Program ini memberikan dampak nyata dalam membangun kesadaran literasi digital keluarga serta memperkuat peran ibu dalam menciptakan komunikasi keluarga yang efektif di era digital.
PKM Edukasi Metode Pecegahan Bullying pada Anak dan Remaja Suyani, Suyani; Rosida, Luluk
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i2.263

Abstract

Fenomena bullying di luar negeri dari tahun 2011 dengan lebih dari 300.000 siswa dari 48 negara berkembang. Menurut data KPAI 87,6 % anak mengaku pernah mengalamikekerasan di lingkungan sekolah dalam berbagai bentuk. Jumlah itu sekitar 25% dari total pengaduan dibidang pendidikan sebanyak 1.480 kasus bullying yang disebut KPAI sebagai bentuk negatif disekolah maupun di Lingkungan. Minimnya Minimnya promosi dalam pencegahan kejadian Bullying terutama Di ASKI Sonopakis. Solusi yang di sepakati bersama mitra adalah Sosialisasi terkait bullying dan metode pencegahan bullying di ASKI sonopakis . Metode pengabdian ini melalui beberapa tahapan. Tahap pertama Assesment yaitu pendataan terkait pengetahuan tentang bullying Tahap dua Planning and development Perencanaan dan persiapan terkait program penyuluhan dan sosilaisasi metode pencegahan bullying. Menyusun lembar balik dan membuat media penyuluhan : poster, leaflet,. Menyusun jadwal pelaksanaan program. Mitra berperan turut dalam merencanakan jadwal program. Tahap tiga Implementation pemberian materi berupa Sosialisasi terkait bullying dan metode pencegahan bullying di ASKI sonopakis. Tahap empat Evaluation setelah pelaksanaan sosialisasi dengan cara pendataan kembali pengetahuan terkait bullying dan metode pencegahannya . Target luaran dari pengabdian masyarakat ini adalah adanya publikasi dalam jurnal pengabdian Mayadani, terbit diberita surat kabar kumparan dan vidio kegiatan di youtube UNISA Yogyakarta.