cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman
Contact Email
journal.mayadani@gmail.com
Phone
+62 81296125801
Journal Mail Official
545471adamongis@gmail.com
Editorial Address
Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Masyarakat Berdaya dan Inovasi
ISSN : -     EISSN : 27218228     DOI : 10.33292
Masyarakat Berdaya dan Inovasi embodies multy discipline research articles including: 1. Education 2. Economy 3. Social and Politic 4. Public Healthy 5. Agriculture 6. Law
Articles 200 Documents
Strategi pengembangan potensi garam Pemongkong Lombok Timur melalui pendaftaran indikasi geografis Jaelani, Abdul Kadir; Sarjiyanto, Sarjiyanto; Kusumaningtyas, Reza Octavia; Firmandayu, Nilam; Yuniar, Riska Sasi
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.222

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu wilayah sentra penghasil garam di Indonesia. Namun, belum ada satu pun produk garam NTB yang terdaftar Indikasi Geografis. Padahal, potensi ini dapat dikembangkan dan mampu meningkatkan perekonomian mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Masyarakat terkait manfaat pendaftaran Indikasi Geografis dan membantu produk-produk unggulan di NTB dapat terdaftar Indikasi Geografis guna meningkatkan kesejahteraan Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian hukum empiris dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya garam pemongkong Lombok Timur memiliki potensi untuk dikembangkan karena memiliki kualitas dan ciri khas yang berbeda dengan garam di tempat lain. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan pendaftaran Indikasi Geografis terhadap Garam Pemongkong Lombok Timur tersebut yang akan dapat membawa banyak manfaat, seperti meningkatnya reputasi produk tersertifikasi indikasi geografis, meningkatnya nilai jual, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan kesejahteraan dan taraf perekonomian masyarakat utamanya para petani garam di Pemongkong Lombok Timur. Perlu adanya kerjasama antar stakeholder terkait. Pihak yang memegang peran penting dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan dan komersialisasi produk Indikasi Geografis Garam Pemongkong Lombok Timur, diantaranya adalah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan MPIG Garam Pemongkong Lombok Timur.
Penguatan literasi finansial berbasis teacherpreneurship bagi guru di Temanggung sebagai upaya menghindari jerat pinjol Baedhowi, Baedhowi; Azizah, Farinka Nurrahmah
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.224

Abstract

Pinjol semakin merebak di semua kalangan, tidak terkecuali di kalangan guru. Guru menjadi peminjam terbanyak dalam kasus pinjol ini. “Penguatan Literasi Finansial berbasis Teacherpreneurship bagi Guru di Temanggung sebagai upaya menghindari Jerat Pinjol” diharapkan mampu menguatkan para guru untuk lebih cerdas dalam berliterasi finansial. Langkah-langkah yang dilakukan dalam Literasi Finansial berbasis Teacherpreneurship bagi Guru di Temanggung sebagai upaya menghindari Jerat Pinjol ini dilakukan melalui edukasi tentang literasi finansial, teacherpreneur dan rencana tindak lanjut kegiatan tersebut. Harapnnya, setelah mengikuti kegiatan tersebut, guru SD/MI di Temanggung lebih memahami literasi finansial dan termotivasi untuk menjadi guru sekaligus mempunyai usaha lain agar terhindar dari jerat pinjaman online.
Pelatihan digital marketing untuk UMKM batik Alfita, Riza; Nahari, Rosida Vivin; Pramudia, Mirza; Kartika, Kartika
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.225

Abstract

Sentra UMKM Perajin batik kebon alam ecoprint Surabaya merupakan salah satu UMKM yang memproduksi berbagai macam pakaian, tas dompet, sepatu hingga case hand sanitizer yang memakai pewarnaan alami dari tumbuhan seperti kunyit untuk warna kuning, kelengkeng untuk warna orange, daun mangga untuk warna hijau dan lain sebagainya, selain produk berbasis kain, UMKM ini juga memproduksi sepatu, tas berbahan dasar motif batik yang diaplikasikan pada kulit domba, Urgensi pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan peserta pengabdian di dua bidang yaitu bidang manajemen yang memungkinkan mitra perlu adanya pengelolaan data terkait stok barang, data pelanggan, update stok batik dan pengecekan stok batik, yang kedua yaitu peningkatan pengetahuan peserta pengabdian masyarakat di sektor digital marketing dan pembuatan aplikasi digital marketing berbasis android, pelatihan dan pendampingan ini tidak hanya sebatas memberikan pelatihan keterampilan teknis, tetapi juga mencakup peningkatan pengetahuan dalam berbagai aspek yang dapat mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha. Target pengabdian ini yaitu peningkatan pengetahuan peserta pengabdian terhadap pemasaran secara online, peningkatan manajemen usaha melalui manajemen keuangan dan pengetahuan di bidang teknologi informasi.
Penyuluhan parenting terhadap peningkatan pengetahuan orang tua tentang pola asuh dan gizi seimbang Azhari, Zulia Shafa; Nofiandari, Evi; Rahma, Ferris Aulia; Walinegoro, Bhakti Gusti
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.227

Abstract

Masalah gizi buruk dan kekurangan gizi pada anak balita di Indonesia masih tinggi dan berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi isu ini, mahasiswa bidan dan ahli gizi melakukan kolaborasi dalam penyuluhan kepada orang tua di daerah terdampak, khususnya di Padukuhan Bogor II, Gunung Kidul. Tujuan dari inisiatif ini adalah meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh yang baik dan pentingnya gizi seimbang untuk mencegah masalah gizi pada anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Partisipatif Action Research (PAR), yang terdiri dari tiga tahapan: pre-test, penyuluhan, dan post-test. Penilaian pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan ibu setelah penyuluhan. Sebagian besar responden (100%) menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pentingnya gizi dan cara pemenuhannya. Namun, masih terdapat dua responden yang kurang memahami pola asuh, asih, dan asuh, serta cara stimulasi pada anak. Hasil dari program ini menunjukkan potensi padukuhan Bogor II, Gunung Kidul sebagai wilayah yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam hal edukasi gizi. Masyarakat menunjukkan minat dan respons positif terhadap program edukasi, yang membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut dalam bentuk intervensi yang lebih spesifik dan berkelanjutan. Melalui program edukasi yang melibatkan mahasiswa bidan dan ahli gizi, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan ibu. Peserta edukasi menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan gizi anak, pentingnya variasi makanan, dan tanda-tanda kekurangan gizi, meskipun masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman secara menyeluruh. Sebagai rekomendasi, dengan adanya kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan semoga kedepannya di Padukuhan Bogor II dapat mengadakan lebih banyak pengajaran tentang memasak makanan bergizi dan menegenai pemantauan pola asah, asih asuh anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal di Padukuhan Bogor II. Selain itu, hasil dari kegiatan ini diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih mendukung bagi perkembangan anak-anak, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga di Padukuhan Bogor II.
Pelatihan Produksi Tekstil Ecoprint dengan Teknik Pounding sebagai Alternatif Karya Projek P5 untuk Guru Sekolah Dasar Daryanto, Joko; Karsono, Karsono; Rukayah; Tri Budiharto; Sri Marwati; Ayyas Yahya
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v6i1.231

Abstract

Proyek kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan keterampilan para guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, melalui aktivitas memproduksi kain dengan teknik ecoprint menggunakan metode pounding. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para guru di SDN Ngombakan 2 dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnya pada integrasi elemen budaya dan lingkungan ke dalam proyek Profil Pancasila (P5) yang masih kurang mendapatkan akses pelatihan secara nasional. Kesenjangan akses ini menghambat guru untuk mengidentifikasi dan memilih aktivitas yang menggabungkan kekayaan budaya dengan kesadaran ekologis dalam kerangka P5. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini berisi pelatihan yang difokuskan pada penerapan teknik ecoprint pada kain, menggunakan pewarna alami dan metode pounding untuk untuk menghasilkan seni tekstil yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Aktivitas ini memiliki potensi pengembangan keterampilan mengintegrasikan ecoprint ke dalam Kurikulum Merdeka, dengan tujuan akhir meningkatkan apresiasi budaya siswa dan kesadaran lingkungan. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarkaat ini meliputi: (1) pengembangan pengetahuan guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain dengan teknik pounding; (2) pengembangan keterampilan praktis guru dalam membuat hiasan ecoprint pada kain; (3) pengembangan metode pengajaran inovatif, dan (4) karya para guru berupa motif dan ornamen visual yang diwujudkan ke dalam kain fungsional menggunakan teknik ecoprint.Kata Kunci: Proyek P5, Sekolah Dasar, Kriya Tekstil, Ecoprint, Pounding.
Pemberdayaan Lansia Melalui Program ( SEHATI) Sehat Turunkan Stunting Norlinta, Siti nadhir ollin; Rosida, Luluk; Rohmadani, Zahro Varisna
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.198

Abstract

Stunting merupakan keadaan dimana anak mengalami keterlambatan pertumbuhan. Kondisi tersebut disebabkan kondisi kesehatan dan asupan gizi yang tidak optimal. Kalurahan Sidoagung adalah bagian dari wilayah kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pendampingan dilakukan berdasarkan hasil observasi terakhir bahwa pelaksanaan posyandu lansia selain pemeriksaan kesehatan fisik penting juga untuk berperan aktif dalam pola asuh sehari-hari. Melihat fenomena angka stunting di wilayah kerja Sidoagung masih di angka yang cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menekan angka stunting dengan melibatkan peran orang terdekat di dalam keluarga yaitu Lansia. Metode pelaksanaan menggunakan teori Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini digunakan sebagai pendekatan proses belajar dan berinteraksi dengan komunitas atau masyarakat yang sesuai dengan permasalahan mitra. Tujuan pengabdian meningkatkan peran lansia sebagai kader posyandu lansia dan balita,meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola kesehatan lansia dan balita. Simpulan dari pengabdian ini Peserta pengabdian masyarakat meraskan manfaat berupa hasil dari skrining kesehatan menjadikan lebih waspada dan sadar pentingnya menjaga kesehatan tubuh dari Penyakit Tidak Menular (PTM) dan melakukan Cek Lab secara berkala. Mereka juga telah menguasai ilmu pengetahuan tentang pembuatan MPASI dan Tata Cara Menyusui yang benar. Perubahan perilaku mengasuh balita membangkitkan motivasi dan semangat lansia untuk menjadikan cucu mereka sehat bebas dari Stunting.
Pemberdayaan Komunitas Ibu Swabantu Stunting Sebagai Upaya Penanganan Stunting Suryani; Agil Dhiemitra Aulia Dewi; Dyorita, Andhita
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.199

Abstract

Stunting, sebagai permasalahan gizi kronis, menjadi fokus perhatian di sejumlah negara berkembang, termasuk Indonesia. Anak-anak dapat mencapai potensi pertumbuhan optimal jika dibesarkan dalam lingkungan yang sehat dan para pengasuhnya mengikuti praktik kesehatan, gizi, dan perawatan yang dianjurkan. Stunting menjadi permasalahan gizi yang rawan menyebabkan gangguan psikologis orang tua (Ibu). Tujuan PKM ini adalah membantu pemberdayaan kelompok ibu swabantu stunting dengan program KISS Moyudan , mengembangkan panduan gizi tidak hanya terkait jenis menu tetapi juga cara pengolahan yang benar dan penyajian yang sehat untuk mengoptimalkan penyerapan gizi anak, melatih pola asuh dan manajemen stress sehingga peran dan ketahanan Ibu lebih optimal, dan menfasilitasi penataan lingkungan sekolah anak yang sehat dan mendukung atmosfir positif untuk anak dan orang tua. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat (empowerment) dan  partisipasi masyarakat  (community  participation) yaitu kelompok swabantu Ibu balita stunting binaan Majelis Kesehatan Aisyiyah Moyudan sejumlah 25 orang. Hasil kegiatan ini adalah pelatihan dihadiri oleh 25 peserta yang terdiri dari dari 6 Ibu dengan gizi balita baik sebagai kader Ibu Swabantu stunting, 12 Ibu dengan balita stunting, 6 pengurus Majelis Kesehatan Moyudan dan 1 Pengelola KB Ananda. Peserta antusias dalam menyimak materi, diskusi, dan membrakterkkan langsung konseling dengan sesama ibu  balita stunting. Terdapat peningkatan kemampuan menangai stunting sebesar 73% dalam hal pengenalan masalah gizi, kemampuan mengolah gizi, kemampuan manajemen emosi, dan perencanaan menu berbasis pangan lokal. Kegiatan ini meningkatkan produktifitas peran Ibu sebagai kelompok pendukung dan meningkatkan kemampuan Ibu dalam mengelola masalah stunting.
Empowerment of KTT Wana Sari Mekar in green economy-based product entrepreneurship through organic fertilizer Gunawan, Ketut; Wiryanata, I Wayan Gede; Sutama, Gede Rai; Gunawan, Kadek Dwi Hendratma
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.200

Abstract

This community service program aimed to empower the Wana Sari Mekar farmer group in entrepreneurship based on the green economy through organic fertilizer production. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was employed, involving stages of preparation, awareness, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The program successfully empowered the Wana Sari Mekar group to produce and market organic fertilizer as a featured product in Galungan village. The first cycle focused on the production of liquid and solid organic fertilizers. Appropriate technology transfer, including a chopping machine and fermentation containers, addressed waste management issues faced by the group and provided a new source of income while reducing chemical fertilizer use. The human resource quality improved as the group members gained skills in managing businesses related to organic products. The fertilizers produced met quality standards after testing, ensuring their effectiveness. The program's sustainability continues in the second cycle with the production of biopesticides, expanding market reach, and increasing sales turnover for Wana Sari Mekar.
Pelatihan Pembuatan Tali Pelepah Pisang Bagi Kelompok Pengrajin Gedebog Pisang Di Desa Kedungkeris Iva Mindhayani; Masrul Indrayana; Niken Permata Sari; Ronatal Sihombing, Dina Adinda
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.203

Abstract

Para pengrajin pelepah pisang yang ada di desa Kedungkeris memiliki keinginan untuk dapat menghasilkan atau membuat sendiri tali pelepah pisang yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat produk kerajinan. Keinginan tersebut didasarkan pada pohon pisang mudah tumbuh di wilayah tersebut dan selama ini hanya dijadikan pakan ternak. Padahal pohon pisang memiliki nilai tambah jika bisa diolah dijadikan tali untuk bahan kerajinan. Permasalahannya adalah belum adanya teknologi untuk membuat tali pelepah pisang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat tali pelepah pisang yang digunakan sebagai bahan baku dalam membuat produk kerajinan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan alat pemintal tali pelepah pisang dan demo pembuatan tali pelepah pisang. Peserta pelatihan adalah kelompok pengrajin gedebog pisang desa Kedungkeris yang berjumlah 26 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan kelompok pengrajin gedebog pisang manfaat ekonomis dari pelepah pisang, serta menambah keterampilan dan pengetahuan dalam mengoperasikan alat pemintal pelepah pisang.
Intensifikasi budidaya ikan melalui manajemen kualitas air dalam rangka peningkatan produktivitas Pokdakan Mina Sejahtera Bimantara, Arif; Tunggali, Ade Putranto Prasetyo Wijiharto; Zuhdi, M. Nurdin; Anggoro, Dhono
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.206

Abstract

Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) Mina Sejahtera adalah salah satu POKDAKAN yang berada di Kelurahan Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Komoditas utama yang dibudidayakan oleh kelompok ini adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Sistem budidaya yang diimplementasikan oleh POKDAKAN Mina Sejahtera masih konvensional dan belum menerapkan teknologi yang telah berkembang saat ini. Salah satu kunci budidaya ikan adalah manajemen kualitas air dan hal ini belum dilakukan oleh POKDAKAN Mina Sejahtera. Akibatnya produktivitas POKDAKAN Mina Sejahtera menjadi rendah karena kualitas air yang buruk sering tidak teridentifikasi dan tertangani dengan baik. Program Intan Mulia atau intensifikasi budidaya ikan melalui manajemen kualitas air ini bertujuan untuk memberikan informasi dan keterampilan kepada POKDAKAN Mina Sejahtera dalam mengelola kualitas air budidaya dalam penerapan budidaya ikan secara intensif. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari koordinasi teknis bersama mitra, persiapan alat dan bahan, pelaksanaan workshop dilanjutkan monitoring dan evaluasi. Hasil program Intan Mulia ini menunjukkan bahwa mitra telah memahami prinsip dasar serta teknik manajemen kualitas air menggunakan water quality checker. Mitra juga telah mengukur kualitas air secara rutin sehingga didaptkan data yang komprehensif. Kepadatan ikan juga menjadi lebih tinggi setelah kualtas air dapat dipantau secara rutin sehingga produktivitasnya semakin tinggi. Perlu dilakukan pendampingan dan pengabdian lanjutan terkait teknologi pendukung intensifikasi sehingga intensifikasi budidaya yang dilakukan menjadi lebih optimal.