cover
Contact Name
Yusuf Adam Hilman
Contact Email
journal.mayadani@gmail.com
Phone
+62 81296125801
Journal Mail Official
545471adamongis@gmail.com
Editorial Address
Prenggan, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55172, Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Masyarakat Berdaya dan Inovasi
ISSN : -     EISSN : 27218228     DOI : 10.33292
Masyarakat Berdaya dan Inovasi embodies multy discipline research articles including: 1. Education 2. Economy 3. Social and Politic 4. Public Healthy 5. Agriculture 6. Law
Articles 200 Documents
Empowering Teachers in Implementing the Project to Strengthen Students' Pancasila Profile Using STEAM-based Learning for Optimizing Sustainable Development Goals (SDGs) in Junior High School Utami, Budi; Indriyanti, Nurma Yunita; Probosari, Riezky Maya; Supurwoko, Supurwoko; Fakhrudin, Isma Aziz; Khasanah, Annisa Nur; Hudha, Muhammad Nur
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.190

Abstract

Teachers play a crucial role in preparing quality human resources. One Junior High School in Sragen has implemented the Kurikulum Merdeka (Merdeka Curriculum). Based on interviews, teachers are still experiencing challenges in developing learning instruments and implementing the Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) model and the Project to Strengthen Students' Pancasila Profile. This community service team, Research Group Innovation in Science Classroom (ISC) provided training for teachers on the implementation of STEAM in the Merdeka Curriculum. The training included planning, implementation, mentoring, evaluation, and reporting. This Community Service Program has improved teachers' skills in implementing the Merdeka Curriculum and supporting the Sustainable Development Goals.
Peran Orang Dewasa pada Perkembangan Anak di Panti Asuhan Elim Susy Alestriani Sibagariang; Sanggam M.L. Siahaan; Pintor Marihot Sitanggang; Santa R. Sihombing; Yena Jorena Sembiring; Nicholas Simbolon; Berkat Situmorang
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.191

Abstract

Panti asuhan adalah lembaga sosial yang mengasuh anak, membentuk anak mempunyai sikap mandiri, membentuk pribadi yang baik dengan ilmu pengetahuan serta ajaran agama yang sudah didapatkan untuk bekal anak menghadapi dunia luar kelak berada di usia dewasa. Panti Asuhan Elim Pematang siantar merupakan salah satu panti asuhan yang berada dikota Pematangsiantar yang  memiliki permasalahan dalam pembentukan karakter anak. Adapun permasalahan yang sangat penting saat ini yang harus segera ditangani adalah kurangnya pemahaman anak-anak asuh tentang tugas dan tanggung jawab mereka sebagai anak dalam perkembangannya sesuai usia masing-masing. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, tim dosen bersama mahasiswa dari Universitas  HKBP Nommensen Pematangsiantar melakukan Kerjasama dengan pihak Lembaga melalui kegiatan sosialisasi penerapan dan pengaruh orang dewasa terhadap perkembangan peserta didik (mental, fisik, dan moral) di panti asuhan Elim Pematangsiantar. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendidikan, pelatihan dan pendampingan melalui permainan. Dari hasil kegiatan ini didapat hasil bahwa pemberian pemahaman kepada para anak asuh tentang tugas-tugas perkembangan yang harus mereka lakoni sesuai usia dan tahap perkembangannya dan para pengasuh harus mengetahui peran mereka sebagai orang dewasa dalam membantu dan mengawasi anak asuhnya yang sedang berkembang menurut tahapan perkembangannya telah dipahami oleh anak dari panti asuhan Elim Pematangsiantar.  Saran yang diusulkan dari tim pengabdi agar Lembaga panti asuhan Elim Pematangsiantar Kerjasama lanjutan dengan  Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang memiliki Program studi yang sesuai pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pemberdayaan Kader Aisyiyah dalam Pencegahan Penyakit Kronis (Prancis) Di Sedayu Wiwik Kusumawati; Ariyanti; Suryani, Suryani
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.192

Abstract

Data nasional menunjukkan bahwa kejadian atau prevalensi penyakti tidak menular masih pada posisi teratas terutama penyakit hipertensi dan DM, demikian pula untuk propinsi DIY dan khususnya masyarakat dalam binaan wilayah Puskesmas Sedayu 2. Tingginya prevalensi ini dapat berisiko pada kesehatan individu dan berpengaruh pada kualitas aktivitas dan produktivitas. Hal ini perlu direspon dengan positif, selain oleh pihak Puskesmas sebagai fasilitas layanan primer kesehatan juga tidak kalah penting peran dan pemberdayaan Kader Aisyiyah dalam mendukung pengendalian penyakit kronis. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemberdayaan Kader Aisyiyah dalam pencegahan penyakit kronis (Prancis) ini melibatkan dosen profesi dokter dan ners juga mahasiswa dari prodi kedokteran dan profesi ners. Kolaborator dari Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dan mitra dari PCA Sedayu. Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 29 kader Aisyiyah PCA Sedayu dilaksanakan di Selogedong Argodadi, Sedayu Bantul. Materi meliputi penyakit hipertensi dan DM, pemeriksaan kesehatan dan media edukasi dan dilanjutkan praktek pemeriksaan kesehatan oleh para Kader. Hasil pre-test menunjukan rerata 51,74 dan rerata post test 70,43. Sebanyak 84% Peserta mengalami kenaikan skor pre-post test. Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Kader Aisyiyah dalam pengelolaan penyakit hipertensi dan DM. Selanjutnya kader dapat meningkatkan produktivitas posbindu dalam program penanganan penyakit tidak menular.
Pelatihan Digital Marketing bagi Sumber Daya Manusia di Objek Wisata Kalibiru Purwanta, Edi; Tina Lidyasari, Aprilia; Baroroh, Kiromim; Rachmawati, Indriyana
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.193

Abstract

Sektor wisata menjadi salah satu sumber pendapatan negara Indonesia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonomi warga, salah satunya objek wisata Kalibiru, Kulonprogo, Yogyakarta. Objek wisata berlatar belakang Waduk Sermo ini mulai sedikit dikunjungi oleh wisatawan sejak kehadiran covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kembali volume pengunjung, salah satunya melalui pengiklanan di website maupun media sosial. Namun hal tersebut dirasa belum cukup karena membutuhkan upaya re-branding menggunakan video, disertani transisi, music, dan teks. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pelatihan digital marketing bagi sumber daya manusia di Objek Wisata Kalibiru. Peserta pelatihan sebanyak 25 orang pelaku usaha di sekitar objek wisata. Tahapan pelatihan meliputi identifikasi kebutuhan, mendesain program pelatihan, melaksanakan program pelatihan, dan evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pelaku usaha mampu membuat video konten yang menarik untuk re-branding objek wisata Kalibiru dengan memanfaatkan aplikasi tertentu. Video konten ini sebagai digital marketing untuk objek wisata Kalibiru yang dapat diunggah di media sosial, sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata.
Pemberdayaan Guru Melalui Backward Design Lesson Plan Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Probosari, Riezky Maya; Indriyanti, Nurma Yunita; Utami, Budi; Fakhrudin, Isma Aziz; Khasanah, Annisa Nur
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.196

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan pada semua jenjang pendidikan dasar sampai menengah di Indonesia sejak tahun ajaran 2022/2023, namun demikian, masih banyak guru mata pelajaran yang menyampaikan kendala dalam pelaksanaannya, terutama untuk memastikan apakah mereka sudah mengambil langkah yang tepat dalam implementasinya. Sebagai pengajar, perangkat pembelajaran menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran di kelas, sehingga alur tujuan yang ingin dicapai dan dievaluasi harus diidentifikasi dengan jelas. Hasil observasi menunjukkan masih banyak miskonsepsi mengenai modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka sehingga pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberdayakan keterampilan guru melalui backward design lesson plan sebagai implementasi Kurikulum Merdeka. Backward design merupakan suatu metode perencanaan pelajaran yang berakar dari tujuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan tidak sekedar berfokus pada standar nasional.   Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMPN 3 Cepogo Satu Atap, Boyolali, Jawa Tengah.  Jumlah peserta pengabdian adalah 21 guru.  Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah guru membuat perangkat pembelajaran sesuai alur backward design dan mengimplementasikannya di mata pelajarannya sesuai dengan semangat kurikulum Merdeka.
Digitalisasi Bahan Ajar Guru Melalui Pelatihan Canva Pada SDN 002 Bagan Besar Desyanti, Desyanti; Sari, Febrina; Suarlin, John
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.197

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, guru di SDN 002 Bagan Besar, Dumai, masih terbatas pada penggunaan media konvensional seperti papan tulis dan buku paket, hal ini menyebabkan siswa merasa bosan karena proses belajar mengajar yang masih monoton. Pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru dalam mendigitalisasi bahan ajar melalui pelatihan aplikasi Canva bagi guru-guru di SDN 002 Bagan Besar. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan Canva dalam menciptakan bahan ajar yang menarik dan memudahkan siswa untuk dapat lebih memahami materi yang diajarkan . Metode yang digunakan meliputi survei, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan Canva untuk membuat bahan ajar digital, meskipun beberapa guru memerlukan waktu lebih lama untuk terbiasa. Kegiatan ini dapat memicu kreativitas guru dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa.
Konvergensi Pentahalik dalam Optimalisasi Potensi Desa Sumbersuko Menuju Desa Wisata Ayu, Hena Dian; Wilujeng, Sri; Wiguna, Anggri Sartika; Utama , Dana Marsetiya
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.201

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberdayakan desa melalui pendekatan pentahelix (kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, bisnis, dan media). Fokus utamanya adalah pengembangan potensi ekologi dan komoditas lokal, menciptakan desa wisata dan desa devisa yang berkelanjutan. Kegiatan mencakup mitigasi bencana, teknologi lingkungan, branding desa, dan peningkatan keterampilan masyarakat melalui kolaborasi dengan mitra lokal. Pada tahun pertama, program ini melakukan sejumlah kegiatan untuk mitra kelompok petani subur yang menanam tumpangsari kopi dan jahe dan mitra kelompok "Alas Pakis". Metode yang digunakan dalam program ini adalah sosialisasi dengan edukasi dan komunikasi, Pelatihan peningkatan kompetensi dan kuatitas maupun kualitas produk mitra. Perapan teknolgi mitigasi bencana, penanaman dan cafe alas pakis. Penampingan monitoring agar perjalanan dapat berjalan sesuai target luaran serta memastikan ada keberlanjutan dari program. Program ini juga mencakup pelatihan untuk memperkuat produksi serta strategi pemasaran produk pariwisata mereka. Kolaborasi pentahelix memberikan dampak signifikan pada hasil program ini yaitu, peningkatan pemahaman laporan keuangan yaitu kemampuan melakukan pembukuan dan pembuatan laporan keuangan serta cash flow management. mitra untuk menghasilkan produk baru atau memperluas pasar yang ada.
Penguatan motivasi bisnis dan promosi online bagi pedagang di Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring Rina Dwiarti; Ratnawati, Dwi Puji; Arifin, Busthanul; Handayani, Sri
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.204

Abstract

Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Pasar Jadoel Lembah Si Cangkring, Dusun Jambeyan, Sleman, Yogyakarta. Kegiatan ini meliputi pelatihan, studi banding, dan pendampingan terkait penguatan motivasi bisnis dan promosi online. Penguatan motivasi bisnis sangat penting mengingat potensi usaha pasar yang besar, namun sebagian besar pedagang hanya memanfaatkan waktu luang saat berjualan di hari Sabtu dan Minggu. Selain itu, promosi online yang telah dijalankan belum optimal, dengan konten yang monoton dan jarang diperbarui. Keterbatasan tenaga admin dalam merespons konsumen juga menjadi kendala. Untuk mengatasi hal ini, diadakan pelatihan oleh dosen dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta, STIM YKPN Yogyakarta, dan Universitas Muria Kudus. Studi banding ke Desa Wisata Brayut Sleman juga dilakukan. Hasilnya, motivasi bisnis pedagang meningkat, mereka lebih konsisten berdagang, dan tim pemasaran semakin aktif dalam mengelola konten promosi online. Pelatihan ini berhasil menggugah semangat dan kinerja para pengurus serta pedagang pasar.
Pengembangan kapasitas manajemen bisnis pedagang melalui edukasi hybrid sekolah pasar Srigading Sumiyarsih, Sumiyarsih; Wahyuningsih, Tri Harsini; Santosa, Awan; Dwiarti, Rina
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.210

Abstract

Sekolah Pasar (Sepasar) Srigading bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajemen bisnis pedagang Pasar Srigading, Kabupaten Bantul. Program edukasi Sepasar Srigading diselenggarakan menggunakan metode hybrid, baik secara offline dan online dengan materi sesuai kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pedagang pasar. Program juga dijalankan melalui pendampingan pedagang dengan sistem insentif bagi peserta aktif berupa pembuatan apron dan logo usaha pedagang pasar. Sepasar Srigading sudah dijalankan selama dua bulan melalui empat kali kelas offline di pasar dan enam kali kelas online melalui video di aplikasi Sepasar. Sepasar Srigading sudah bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, motivasi belajar, serta literasi digital para pedagang pasar Srigading. Sepasar Srigading sudah dapat meningkatkan kapasitas manajemen bisnis pedagang, khususnya dalam penggunaan media digital dalam pemasaran, keuangan dan pengelolaan organisasi/koperasi pasar.
Strategi Penurunan Stunting: Optimalisasi Kader, Pengembangan Pangan Fungsional, dan Pemanfaatan Aplikasi S-Care di Desa Karangtengah, Imogiri, Bantul Sari, Eni Kartika; Bartini, Istri; Winantu, Asih
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.212

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Guna membantu mengatasi permasalahan stunting maka tim PKM bermitra dengan kader PKK Desa Karangtengah. Tujuan dilaksanakannya PKM ini adalah untuk membangun sistem manajemen organisasi PKK yang terstruktur melalui kader tanggap stunting, meningkatkan pengetahuan kader dalam tatalaksana penanganan stunting, dan meningkatkan produktivitas kader PKK dalam memproduksi makanan fungsional penunjang balita stunting. Berdasarkan hasil analisis situasi dan diskusi bersama mitra ditetapkan permasalahan utama yaitu manajemen organisasi PKK yang kurang efektif, kurangnya keterampilan kader dalam tatalaksana penanganan stunting dan perlu adanya produk makanan penunjang stunting yang terbuat dari bahan alam. Untuk mengatasi permasalahan tersebut metode yang digunakan adalah observasi, sosialisasi, pelatihan, penggunaan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Melalui tahapan kegiatan yang telah dilaksanakan diperoleh data bahwa hasil kegiatan PKM memberikan dampak positif terhadap mitra yang dindikasikan dengan terbentuknya struktur organisasi Kader Tanggap Stunting, peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam tatalaksana penanganan stunting dan pengolahan produk pangan fungsional, meningkatnya keterampilan mitra dalam penggunaan teknologi S-Care untuk memantau perkembangan balita stunting. Selain itu juga dihasilkan produk pangan fungsional sebagai makanan pendamping bagi balita dengan brand Mona Fit Cookies dan Mora Fit Puding.   Kata Kunci: Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, stunting, pangan fungsinal   Abstract Stunting is a condition of chronic malnutrition during growth and development from the beginning of life. To help overcome the problem of stunting, the PKM team partnered with PKK cadres in Karangtengah Village. The aim of implementing this PKM is to build a structured PKK organizational management system through stunting response cadres, increase cadres' knowledge in managing stunting, and increase the productivity of PKK cadres in producing functional food to support stunting toddlers. Based on the results of the situation analysis and discussions with partners, the main problems were determined, namely the ineffective management of the PKK organization, the lack of cadre skills in handling stunting and the need for stunting supporting food products made from natural ingredients. To overcome these problems, the methods used are observation, socialization, training, use of technology, mentoring and evaluation. Through the stages of activities that have been carried out, data has been obtained that the results of PKM activities have had a positive impact on partners as indicated by the formation of the Stunting Response Cadre organizational structure, increasing the knowledge and skills of partners in managing stunting and processing functional food products, increasing the skills of partners in using S-technology. Care to monitor the development of stunted toddlers. Apart from that, functional food products are also produced as complementary foods for toddlers under the brands Mona Fit Cookies and Mora Fit Pudding. Keywords: Community Partnership Empowerment, stunting, functional food