cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 75 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023)" : 75 Documents clear
Pelatihan Pemanduan Bakat Olahraga Disabilitas bagi National Paralympic Committee (NPC) Kota Tegal Fadilah Umar; Misbah Misbah; Eka Siskawati; Slamet Widodo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7679

Abstract

: Pemanduan bakat olahraga secara ilmiah jarang dilakukan dalam pembinaan prestasi olahraga disabilitas. NPC Kota Tegal masih ketinggalan prestasi olahraga disabilitas karena belum memiliki atlet disabilitas yang memadai. Pengurus NPC Kota Tegal membutuhkan bantuan dalam menemukan calon atlet berbakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk 1) memberikan pengetahuan dan pemahaman bagi sumber daya manusia (SDM) NPC Kota Tegal tentang pemanduan bakat olahraga disabilitas, dan 2) memberikan pengalaman SDM NPC Kota Tegal melaksanakan proses pemanduan bakat olahraga kepada 48 calon atlet disabilitas di Kota Tegal. Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari pada hari Jum’at & Sabtu, Tanggal 16-17 September 2022, bertempat di GOR Wisanggeni, Kota Tegal. Sasaran kegiatan adalah 10 orang SDM NPC Kota Tegal menjadi peserta ToT (Training of Trainer), dan 48 orang calon atlet disabilitas yang dites keberbakatannya. Metode kegiatan dilakukan dengan (1) memberikan ToT cara pemanduan bakat olahraga disabilitas, (2) melaksanakan pengetesan kepada 48 calon atlet disabilitas, dan (3) menganalisa hasil pemanduan bakat. Hasil kegiatan: (1) Peserta ToT 10 orang SDM Kota Tegal memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pemanduan bakat olahraga bagi atlet disabilitas, dan (2) sepuluh SDM dapat melaksanakan managemen rangkaian proses pemanduan bakat olahraga kepada 48 orang calon atlet disabiltas dengan baik, dengan menghasilkan identifikasi kelas klasifikasi dan minat cabang olahraga bagi seluruh calon atlet disabilitas. Kesimpulan hasil kegiatan adalah 1) Sepuluh Orang SDM NPC Kota Tegal mendapatkan pengetahuan dan pengalam baru tentang pemanduan bakat olahraga disabilitas, dan 2) sepuluh orang SDM dapat melaksanakan kegiatan dengan baik dan 48 calon atlet disabilitas dapat diidentifikasi klasifikasi dan minat cabang olahraganya. Kontribusi kegiatan NPC Kota Tegal memiliki SDM untuk melaksanakan pemanduan bakat masa mendatang dan mempunyai atlet untuk dibina prestasinya.Scientific scouting of sports talent is rarely done in developing disability sports achievements. NPC Tegal City still lags behind disability sports achievements because it does not have adequate disabled athletes. The Tegal City NPC board needs help in finding talented prospective athletes. This service activity aims to 1) provide knowledge and understanding for NPC Human Resources of Tegal City about guiding disability sports talents and 2) provide the experience for NPC Human Resources of Tegal City to carry out the process of guiding sports talents to 48 prospective athletes with disabilities in Tegal City. The activity will be held for two days on Friday & Saturday, September 16th-17th, 2022, at GOR Wisanggeni, Tegal City. The target of the activity was 10 NPC human resources in Tegal City who became ToT (Training of Trainer) participants and 48 prospective athletes with disabilities who were tested for their diversity. The activity method is carried out by (1) providing ToT on how to guide disability sports talents, (2) conducting tests for 48 prospective disabled athletes, and (3) analyzing the results of talent guidance. The results of the activity (1) ToT participants 10 Tegal City human resources have knowledge and understanding of guiding sports talents for athletes with disabilities. (2) Ten human resources can manage a series of sports talent guidance processes for 48 prospective athletes in a good manner by identifying classification classes and sports interests for all prospective athletes with disabilities. The conclusion of the activity was 1) Ten NPC human resources in Tegal City gained new knowledge and experience about guiding disability sports talents. 2) Ten HR people can carry out activities well, and 48 prospective athletes with disabilities can be identified by classification and interests in sports. The contribution of NPC activities in Tegal City has human resources to carry out future talent scouting and has athletes to foster their achievements. 
Pendampingan Pembelajaran RBUS (Rumah Belajar Ustadzah Sundari) untuk Siswa Sekolah Dasar Sebagai Solusi Pembelajaran di Era Pandemi Jamilah Jamilah; Muhammad Misbahudholam AR; M Ridwan; Ali Armadi; Kurratul Aini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6899

Abstract

Salah satu bidang yang terkena dampak pandemi COVID-19 adalah bidang pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, salah satunya tentang penerapan pembelajaran yang biasanya menggunakan metode luring atau tatap muka menjadi metode pembelajaran online atau daring. Banyak orang tua yang menyatakan bahwa pembelajaran daring menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. RBUS (Rumah Belajar Ustadzah Sundari) merupakan solusi nyata dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam menerima materi pembelajaran. Metode pendampingan pembelajaran ini yaitu menggunakan pendekatan service learning dan tujuannya agar mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya belajar meskipun dalam keadaan pandemi dan orang tua memiliki kesadaran bahwa proses pembelajaran masih berlangsung sehingga anak dapat berhasil memperoleh pendidikannya. Sedangkan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan Juli Tahun 2021. Adapun sasaran dalam kegiatan PKM melalui kegiatan RBUS yaitu siswa sekolah dasar dari Kelas 1 sampai Kelas 6 yang berjumlah 33 orang siswa, dimana rata-rata siswa bersekolah di SD Integral Luqman Hakim Sumenep dan SDN Pangarangan. Temuan dan Hasil kegiatan pendampingan ini yaitu dapat meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dan pentingnya belajar, serta meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendampingan anak dalam pembelajaran daring atau online. Selama masa pandemi covid-19 ini siswa dan orang tuanya berharap kepada tim pengabdi untuk tetap melanjutkan program pendampingan belajar tetap berjalan.One of the areas affected by the COVID-19 pandemic is the field of education, especially in the learning process, one of which is the application of learning that usually uses offline or face-to-face methods into online or online learning methods. Many parents state that online learning causes students to experience difficulties in understanding the material. RBUS (Ustadzah Sundari Learning House) is a real solution to increasing students' understanding of receiving learning material. This learning assistance method uses a service learning approach. The goal is to increase students' understanding of the importance of learning even in a pandemic, and parents have the awareness that the learning process is still ongoing so that children can successfully obtain their education. At the same time, this service will be carried out from June to July 2021. The target in PKM activities through RBUS activities is elementary school students from Class 1 to Class 6, totalling 33 students. The average student attends SD Integral Luqman Hakim Sumenep and SDN Pangarangan. The findings and results of this mentoring activity are that it can improve the quality of students' understanding of subjects and the importance of learning and increase parental awareness of the importance of assisting children in online or online learning. During the Covid-19 pandemic, students and their parents hoped that the service team would continue the learning assistance program to continue. 
Pelatihan Penggunaan SIMARI dalam Perkuliahan Jarak Jauh bagi Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Universitas Lambung Mangkurat Utomo Utomo; Dewi Ekasari Kusumastuti; Farah Dhafiya; Muhammad Amin
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6372

Abstract

Sistem Informasi Universitas Lambung Mangkurat Terintegrasi merupakan kepanjangan dari SIMARI. SIMARI digunakan oleh Universitas Lambung Mangkurat untuk memfasilitasi para dosen dan mahasiswa dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh yang terintegrasi. Namun, dalam pelaksanaannya, mahasiswa berkebutuhan khusus mengalami kesulitan untuk menggunakan SIMARI. Hal ini dikarenakan keberagaman hambatan yang dialami oleh mahasiswa berkebutuhan khusus, seperti hambatan penglihatan, pendengaran, lamban belajar, autis, ADHD dan hambatan fisik dan motorik. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih penggunaan SIMARI dalam perkuliahan jarak jauh mahasiswa berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan melalui tahapan ceramah bervariasi, demonstrasi dan latihan dengan melibatkan 29 orang mahasiswa berkebutuhan khusus di Universitas Lambung Mangkurat beserta 17 orang volunteer pada bulan agustus 2022. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan penggunaan SIMARI terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa berkebutuhan khusus dalam menggunakan SIMARI pada perkuliahan jarak jauh. Integrated Lambung Mangkurat University Information System is an extension of SIMARI. Lambung Mangkurat University uses SIMARI to facilitate lecturers and students in implementing integrated distance learning. However, in practice, students with special needs have difficulty using SIMARI. This is due to the diversity of obstacles experienced by students with special needs, such as visual, hearing, slow learning, autism, ADHD, and physical and motoric barriers. This community service aims to train the use of SIMARI in online lectures for students with special needs. The method for implementing this activity is through training through the stages of lectures, discussions, and hands-on practice involving 29 students with special needs at Lambung Mangkurat University, along with 17 volunteers, in August 2022. The evaluation results of this activity show that training in the use of SIMARI is proven to increase the knowledge and skills of students with special needs in using SIMARI in online lectures.
Pendampingan Emergency Management Arsip dalam Mendukung Terwujudnya Desa Peduli Arsip Niken Anggaini; Anita Tri Widiyawati; Faizatul Amalia; Romula Adiono; Novita Islami
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6794

Abstract

Desa Paseban yang berada di Kabupaten Jember merupakan daerah rawan bencana tsunami, banjir genangan, puting beliung, gempa bumi, kebakaran, abrasi pantai, kelalaian manusia, dan juga bencana sosial. Potensi bencana di Desa Paseban juga dapat berdampak pada arsip Pemerintah Desa Paseban. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat perangkat desa memiliki kemampuan dalam mengelola arsip melalui emergency management arsip dengan bantuan aplikasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui teori yang diberikan dilanjutkan dengan praktik. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini membutuhkan waktu sebanyak satu bulan. Peserta pelatihan yang mengikuti pelatihan ini diantaranya kepala desa dan perangkat desa, perwakilan BUMDES, perwakilan BPD, perwakilan kelompok Tani dan Nelayan, perwakilan pengelola arsip sekolah, PKK dan masyarakat desa Paseban sejumlah 70 orang. Setelah diberikan pelatihan, peserta dalam hal ini perangkat desa mendapatkan pendampingan dari tim pengabdian. Hasil dari kegiatan ini adalah perangkat desa dapat menggunakan aplikasi SIAMIS dalam mengelola emergency arsip. Selanjutnya dilakukan evaluasi melalui wawancara dengan perangkat desa dan didapatkan bahwa program pelatihan dan pendampingan ini dapat diterima baik oleh perangkat desa dan masyarakat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan emergency management arsip dibutuhkan oleh perangkat desa dalam mencegah bencana kearsipan.Paseban Village, located in Jember Regency, is a disaster-prone area for tsunamis, floods, tornadoes, earthquakes, fires, coastal erosion, human negligence, and social disasters. The potential disasters in Paseban Village can also impact the archives management of the Paseban Village Government. The purpose of this activity is to make village officials maintain the ability to manage archives through archive emergency management with the help of an application. Implementing this activity is through providing material using lecturing and training. Implementation of this training takes one month in the village. The participants in this training included village heads and village officials, BUMDES representatives, BPD representatives, representatives of farmer and fisherman groups, school archive managers, PKK, and the Paseban village community. After being given training, the village officials received assistance from the community service team. The result of this activity is that village officials can use the SIAMIS application to manage emergency archives. Furthermore, this activity gets evaluated by the participant through interviews. Based on the interview, it concluded that the training and mentoring program was acceptable to both village officials and the community. This activity concludes that village officials need emergency management of archives training to prevent archival disasters.
Bimbingan Teknis Penyimpanan Dokumen Digital dan Pengoperasian Zoom Meeting Bagi Kepala Dusun Kelurahan Jatiayu Gunungkidul Ageng Triyono; M. Fahmi Aufar Asyraf; Rusmin R.M. Saleh
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7346

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis Kepala Dusun Jatiayu dalam bidang penyusunan proposal, pengumpulan, penyimpanan, dan pengelolaan dokumen digital, serta pengoperasian aplikasi Zoom Meeting. Tahapan pengabdian terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan monitoring dan evaluasi. Seluruh tahapan dimulai pada 30 Juli 2020 sampai dengan 25 Januari 2021. Metode pengabdian diimplementasikan melalui pemberian bimbingan teknis. Sasaran pengabdian adalah Kepala Dusun Kelurahan Jatiayu sebanyak 13 orang. Tim pengabdian masyarakat yang terlibat sebanyak 5 orang dengan 2 orang di antaranya bertindak sebagai instruktur. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa Kepala Dusun Jatiayu sebagai masyarakat sasaran pengabdian telah mengalami peningkatan kompetensi yang signifikan dalam bidang penyusunan proposal dan pengelolaan dokumen administrasi desa secara digital, serta telah kompeten dalam mengoperasikan aplikasi Zoom Meeting untuk berbagai keperluan rapat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program pengabdian masyarakat ini telah mencapai tujuan yang ditetapkan. This community service program aims to improve the technical competency of the Head of Dusun Jatiayu in proposal preparation, collection, storage, and management of digital documents, as well as to operate the Zoom Meeting application. The service stages consist of preparation, implementation, and monitoring and evaluation stages. All stages start on July 30, 2020, to January 25, 2021. The service method is carried out through the provision of technical guidance. The target of dedication is the Dusun Head of Jatiayu Village, with as many as 13 people. This community service team involves five people, with two people as instructors. Monitoring and evaluation results show that the Head of Dusun Jatiayu, as the target community for community service, has experienced a significant increase in competence in preparing digital proposals and managing village administration documents and has been competent in operating the Zoom Meeting application for various meeting needs. Thus, this community service program has achieved the stated goals.
Pelatihan dan Pendampingan Employability Skill Siswa SMK sebagai Kesiapan Kerja di Era 4.0 Palupi Sri Wijayanti; Esti Setiawati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6841

Abstract

Pengangguran dapat menjadi bencana yang perlu dimitigasi oleh seluruh pihak baik dari berbagai bidang kehidupan yang salah satunya adalah sekolah. Permasalahan yang ada pada mitra sekolah adalah soft skill yang diberikan belum sepenuhnya mendukung employability skill. Oleh karena itu, pengabdian dilakukan dengan tujuan melatih dan mendampingi guru SMK untuk menyusun instrument penilaian soft skill berupa employability skill siswa SMK. Kegiatan pengabdian yang dilakukan pada tanggal 25 Februari dan 19 Maret 2022 dengan jumlah peserta 32 guru melalui tiga tahap yaitu, persiapan, pelaksanaan, dan penutup. Pada tahap persiapan dilakukan, pengabdi melakukan analisis situasi untuk menemukan permasalahan yang sangat krusial pada mitra sekaligus pengurusan administrasi perizinan. Pada tahap pelaksanaan yaitu melakukan pengabdian dengan materi dan waktu yang telah disepakati bersama antara mitra dan tim pengabdi, yang diawali dengan koordinasi dengan pengurus atau pengelola BKK SMK Nasional Berbah dalam penjadwalan pelaksanaan pendampingan mendesain instrumen soft skill. Pada tahap terakhir, yaitu penutup yang dilakukan dengan memberikan evaluasi dari penilaian soft skill dan rekomendasi arahan optimalisasi employability skill siswa untuk masa yang akan datang. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru di SMK Nasional Berbah dapat menyusun instrument untuk mengukur soft skill para siswa yang terfokus pada employability skill.Unemployment can be a disaster that needs to be mitigated by all parties from various areas of life, one of which is school. The problem with school partners is that the soft skills provided still need to support employability skills fully. Therefore, the service is carried out to train and assist SMK teachers in compiling soft skill assessment instruments in the form of employability skills of SMK students. Service activities carried out on February 25 and March 19, 2022, went through three stages: preparation, implementation, and closing. At the preparation stage, the service conducts a situation analysis to find crucial problems with partners and to license administration management. At the implementation stage, it is to carry out service with material and time that has been mutually agreed upon between partners and the service team, which begins with coordination with the management or manager of BKK SMK Nasional Berbah in scheduling the implementation of assistance in designing soft skill instruments. In the last stage, the closing is carried out by evaluating the soft skills assessment and recommendations for optimizing the employability of students' skills for the future.
Social Branding Campaign Pada Klien Panti Sosial Bina Wanita Melati Provinsi Kalimantan Selatan Yuli Apriati; Cucu Widaty; Laila Azkia
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.5119

Abstract

 Panti Sosial Bina Wanita (PSBW) Melati Kalimantan Selatan adalah panti yang menangani Wanita Rawan Sosial Ekonomi. Dimana peran panti ini adalah melaksanakan rehabilitasi sosial dan pelayanan yang meliputi pembinaan sosial, fisik, mental, dan keterampilan sehingga diharapkan dapat mewujudkan kemandirian dan kesetaraan bagi para kliennya, sehingga mereka dapat memberikan peran aktif dalam masyarakat. Pada era digital seperti saat ini, maka sangat penting memiliki kemampuan dan pemahaman teknologi untuk mengembangkan usaha melalui jaringan sosial. Adapun permasalahan mitra saat ini pada aspek mengembangkan jaringan sosial, dimana para klien PSBW Melati belum memahami ilmu tentang branding dan belum mendapatkan program terkait pengembangan jaringan sosial seperti ini. Melati sudah membekali para klien mereka dengan memberikan keterampilan sesuai minat para klien yaitu menyediakan tiga jenis Praktek Belajar Kerja (PBK) meliputi: tata rias, tata busana dan tata boga, dengan jumlah seluruh klien saat ini adalah 44 orang. Melihat permasalahan tersebut, PkM ini bertujuan memberikan pemahaman dan kiat-kiat membrand usaha melalui sosialisasi terkait manfaat mempelajari branding untuk mengembangkan usaha sendiri, sehingga mampu membranding produk sendiri dengan baik. Adapun metode pelaksanaan dengan ceramah, tanya jawab, dan pemberian selebaran pamflet yang berisi dasar membangun brand produk yang kuat. Sosialisasi dilaksanakan pada hari sabtu, 29 Mei 2021 yang bertempat di AULA Panti Sosial Bina Wanita Melati. Hasil pengabdian terlihat antusias yang tinggi dari peserta untuk mempelajari branding, serta peserta PkM siap membuat brand usaha masing-masing, setelah mereka kembali ke masyarakat dan menyelesaikan Praktik Belajar Kerja di Panti Sosial ini. Women's Social Institution (WSI) Melati in South Kalimantan is an institution that handles vulnerable socio-economic women. The role of this orphanage is to carry out social rehabilitation and services which include social, physical, mental, and skills development, so that it is hoped that it can realize independence and equality for its clients so that they can provide an active role in society. In the digital era like today, it is very important to have the ability and understanding of technology to develop a business through social networks. The current partners' problems are in developing social networks. WSI Melati's clients still need to understand the science of social networking branding and have yet to receive a program related to developing social networks like this. Melati has provided its clients with skills according to their interests, namely providing three types of Work Learning Practices (PBK), including cosmetology, fashion, and catering, with a total of 44 current clients. Seeing these problems, this PkM aims to provide an understanding and tips on branding businesses through outreach to orphanage clients regarding the benefits of studying branding to develop their businesses to brand their products well. The implementation method with lectures, questions, answers, and gift pamphlets containing the basic building brand's strong product. Socialization was held on Saturday, May 29, 2021, at the AULA of the Melati Women's Bina Social Institution. The results of the dedication showed high enthusiasm from the participants to learn to brand, as well participant_PkM ready to make brands each other's efforts after they return to society and complete Work Study Practice in Social homes. 
Konseling Dagusibu Obat sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman pada Remaja di SMPN Satap Bujur Barat Pamekasan April Nuraini; Riyadatus Solihah; M Shofwan Haris; Ratri Rokhani; Metta Kristina; Rizal Umar Rahmadani; Dianita Rahayu Puspitasari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.7478

Abstract

Fasilitas dan informasi kesehatan yang minimal menyebabkan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai informasi pengelolaan obat dan swamedikasi. Informasi pengelolaan obat yaitu dapatkan, gunakan, simpan, buang obat yang dikenal sebagai DAGUSIBU. Tujuan konseling ini yaitu mengenalkan DAGUSIBU obat di kalangan remaja. Peserta dari kegiatan ini sebanyak 34 siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satap Bujur Barat Pamekasan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2022. Peserta secara langsung mendapatkan leaflet yang berisi materi DAGUSIBU. Penjelasan materi dengan metode ceramah melalui media powerpoint yang didukung dengan perlengkapan peraga obat-obatan sebagai contoh penerapan DAGUSIBU. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi pretest, konseling tentang DAGUSIBU obat, diskusi, tanya jawab dan ditutup dengan posttest. Dari hasil evaluasi konseling mengenai DAGUSIBU obat menunjukkan respon yang sangat baik, ditandai dengan atensi peserta melalui diskusi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan rata-rata skor pretest dan posttest yaitu sebesar 107%. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan obat DAGUSIBU setelah diberikan konseling.Minimal health facilities and Information cause low public understanding of drug management information and self-medication. Drug management information, i.e. gets, uses, stores, and disposes of drugs, is known as DAGUSIBU. The purpose of this counselling is to introduce DAGUSIBU drugs among adolescents. The participants of this activity were 34 students of Satap Bujur Pamekasan Junior High School (SMPN), which was held on December 10, 2022. Participants directly received a leaflet containing DAGUSIBU material. Explanation of the material by the method of lectures through the media PowerPoint supported with props drugs as an example of the application of DAGUSIBU. The implementation of this activity includes a pretest, counselling about DAGUSIBU drugs, discussion, question and answer and closed with a posttest. The evaluation of socialization about DAGUSIBU drugs showed a very good response, marked by participants' attention through discussion and question and answer. This activity's results showed an increase in the average pretest and posttest scores of 107%. This activity's conclusion shows an increased understanding of DAGUSIBU drug management after counselling. 
Pelatihan Pemasaran Digital pada Hewan Ternak di Kelompok Tani Milenial Eni Susanti; Hendro Sukoco; Andi Ismira
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6457

Abstract

 Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan penggunaan digital sebagai media pemasaran kepada para peternak di kelompok Tani Milenial Desa Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Majene, Sulawesi Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan peternak yang tergabung ke dalam kelompok Tani Milenial Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Sekretariat Kelompok Tani Milenial pada Hari Sabtu, tanggal 06 Agustus 2022. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan partisipatif terkait dengan pemasaran digital pada hewan ternak, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan kegiatan praktik oleh peserta. Alat dan bahan yang digunakan pada kegiatan ini adalah notebook, pena, laptop, microphone, proyektor, speaker, dan materi pelatihan. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa sebelum diberikan kegiatan ini terdapat 25 orang peserta yaitu 4 orang (16%) menjawab 0 benar, 5 orang (20%) menjawab 1 benar, 8 orang (32%) menjawab 2 benar, 4 orang (16%) menjawab 3 benar, 2 orang (8%) menjawab 4 benar dan 2 orang (8%) menjawab 5 benar. Setelah kegiatan tersebut dilakukan, hasil kuesioner mendapati bahwa hanya tersisa 5 orang (20%) yang menjawab 3 benar dan selebihnya 20 orang (80%) menjawab 5 benar. Selain itu seluruh peserta juga menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan ini memperoleh respon positif dan berjalan sesuai tujuan.This activity aims to provide insight and knowledge on using digital as a marketing medium to breeders in the Millennial Farmer Group of Lalampanua Village, Pamboang District, Majene, West Sulawesi. This activity was attended by 25 participants who are breeders who are members of the Millennial Farmer group. This activity was carried out at the Millennial Farmer Group Secretariat Office on Saturday, August 6, 2022. The method used in this activity was participatory counseling related to digital marketing for livestock, followed by the participants' training and practical activities. The tools and materials used in this activity are notebooks, pens, laptops, microphones, projectors, speakers, and training materials. The results of the questionnaire show that before this activity was given, there were 25 participants, namely four people (16%) answered 0 correct, five people (20%) answered one correct, eight people (32%) answered two correct, four people (16% ) answered three correct, two people (8%) answered four right, and two people (8%) answered five right. After the activity was carried out, the questionnaire results found that only five people (20%) answered three correctly, and the remaining 20 (80%) answered five correctly. In addition, all participants also stated that this activity was very useful and increased their knowledge. So it can be said that this activity received a positive response and went according to the purpose.  
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran dengan Aplikasi Canva bagi Guru-guru MAN 3 Banjar Lutfiyanti Fitriah; Ahmad Bakeri; Hery Hermawan; Aulia Nova Safitri; Agil Karwi Wadila Vanianingrum; Berlianas Abdilah; Dahlia Dahlia; Muhammad Hilmi Rahmadana; Siti Rahmah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6721

Abstract

Guru-guru di MAN 3 selama ini masih belum bisa membuat video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Canva. Oleh karena itu, dilakukanlah pelatihan pembuatan video pembelajaran dengan aplikasi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mendesain video pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Canva oleh para guru MAN 3 Banjar. Metode kegiatan ini adalah ceramah, presentasi, penugasan, dan tanya jawab. Semua metode tersebut diterapkan secara tatap muka (luring). Jumlah guru yang menjadi peserta kegiatan ini sebanyak 50 orang. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari, yaitu pada Sabtu, 14 Mei 2022. Berdasarkan observasi diketahui bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian dan antusiasme yang tinggi. Mereka bersedia mengikuti langkah-langkah pembuatan video pembelajaran. Selain itu, video yang dibuat sudah cukup baik. Desain videonya pun cukup bervariasi. Secara umum, para peserta telah mampu membuat video dengan rata-rata skor 3,70 dengan kategori baik. Jadi, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil diselenggarakan karena menjadikan para peserta dapat membuat video pembelajaran dengan aplikasi Canva.  So far, teachers at MAN 3 have not been able to make learning videos using the Canva application. Therefore, training was carried out on making learning videos with the application. Man 3 Banjar teachers participated in this community service activity to design learning videos using the Canva application. The methods of this activity were lectures, presentations, assignments, and questions and answers. All of these methods were applied face-to-face (offline). The number of teachers who participated in this activity was 50. The activity was carried out in one day, on Saturday, May 14, 2022. Based on observations, it was known that the participants took part in the activity with great attention and enthusiasm. They were willing to follow the steps for making learning videos. Other than that, the videos that were made are quite good. The design of the video was quite varied. In general, the participants could make videos with an average score of 3.70 in the good category. So, this community service activity was successful because it enabled the participants to make learning videos with the Canva application.