cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2023)" : 38 Documents clear
Pelatihan Daring Open Journal System bagi Calon Penulis Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ULM Muhammad Rafiek; Rusma Noortyani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7936

Abstract

Mahasiswa baru program studi magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia belum semua mengetahui cara register dan login untuk submit artikel di laman Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya (JBSP). Oleh karena itu, pelatihan daring pengenalan sistem jurnal terbuka (Open Journal System) ini sangat penting untuk memperkenalkan cara register dan login hingga submit (mengirim) artikel. Pengetahuan ini sangat penting untuk menunjang kemampuannya dalam menulis artikel dan mengirim artikel ke jurnal terakreditasi minimal SINTA peringkat 4. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menerapkan cara register dan login untuk submit artikel ke laman jurnal nasional terakreditasi SINTA peringkat 4 bernama JBSP. Peserta pengabdian ini adalah 8 orang mahasiswa baru program studi magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun akademik 2022/2023. Metode pengabdian ini adalah pemaparan materi dan praktik langsung register sebagai calon penulis dan pembaca JBSP melalui google meet dengan dipandu dua orang narasumber. Google meet dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 11 Maret 2023 dan Sabtu, 18 Maret 2023. Hasil pengabdian ini adalah 8 orang mahasiswa baru program studi magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun akademik 2022/2023 berhasil melakukan register dan login sebagai calon penulis dan pembaca di laman JBSP. Simpulannya adalah semua peserta pelatihan daring dapat melakukan register dan login di jurnal terakreditasi SINTA peringkat 4, yaitu JBSP.New students of the Indonesian Language and Literature Education master's study program do not all know how to register and log in to submit articles on the Language, Literature, and Learning Journal (JBSP) page. Therefore, this online training on the introduction of the open journal system (Open Journal System) is very important to introduce how to register and login to submit (send) articles. This knowledge is very important to support his ability to write articles and send articles to accredited journals at least SINTA rank 4. This training aims to introduce and implement how to register and login to submit articles to the 4th rank SINTA accredited national journal page called JBSP. The participants of this service are 8 new students of the Indonesian Language and Literature Education master's study program for the 2022/2023 academic year. This method of service is the presentation of material and direct practice of registering as prospective JBSP writers and readers through Google Meet guided by two speakers. Google meet will be held on Saturday, March 11, 2023 and Saturday, March 18, 2023. The result of this service is that 8 new students of the Indonesian Language and Literature Education master's study program for the 2022/2023 academic year have successfully registered and logged in as prospective writers and readers on the JBSP page. The conclusion is that all online training participants can register and log in to the 4th rank SINTA accredited journal, namely JBSP.
Workshop Pendampingan Literasi Guru Matematika SMP Dengan Pendekatan Konteks Sosial Budaya Kutai di Kabupaten Kutai Kartanegara Petrus Fendiyanto; Nanda Arista Rizki; Achmad Muhtadin; Ikmawati Ikmawati; Auliaul Fitrah Samsudin; Kurniawan Kurniawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7692

Abstract

Literasi matematika menggunakan konteks sosial budaya masyarakat sekitar siswa akan membantu siswa dalam memaksimalkan kemampuan literasi matematikanya. Kegiatan workshop etnomatematika ini ditujukan kepada guru matematika SMP di Kabupaten Kartanegara agar dapat membuat dan mengembangkan soal literasi matematika dengan pendekatakan konteks sosial budaya masyarakat Kutai. Model pembelajaran yang dilakukan selama kegiatan menggunakan model Project Based Learning (PjBL), yang dimulai tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penutup. Sejumlah 28 guru matematika SMP berpartisipasi dalam kegiatan ini. Seluruh peserta mengumpulkan tugas proyek individu dan kelompok. Di akhir kegiatan, peserta diberi angket respon selama mengikuti workshop dan diperoleh nilai rata-rata di atas 80%. Konteks sosial budaya masyarakat kutai yang digunakan dalam soal literasi meliputi ulap doyo, tas anjat, baju manik-manik, amplang, tradisi Erau, dan objek wisata Desa Pela. Desain soal-soal literasi matematika dikumpulkan untuk menyempurnakan modul workshop dan telah mendapatkan HKI.Mathematical literacy using the socio-cultural context of the community around students will help students maximize their mathematical literacy skills. This ethnomathematics workshop activity is aimed at junior high school mathematics teachers in Kartanegara Regency, so they can create and develop mathematical literacy questions by approaching the social–cultural context of the Kutai community. The workshop participants were given a Project-based learning (PjBL) model during the activity. This activity started from the preparation, implementation, and closing stages. The participants in this workshop are 28 junior high school mathematics teachers. All participants were given an activity response questionnaire at the end of the workshop and obtained an average value above 80%. Workshop participants can design mathematical literacy questions using the socio-cultural context of the Kutai people. The context used includes doyo ulap, anjat bag, manik-manik dress, amplang, Erau tradition, and Pela village tourist attraction. Mathematical literacy problem designs were collected to complete the workshop module and have been copyrighted. 
Penerapan Produk Fitobiotik Jamu Ternak Ramah Lingkungan pada “Kelompok Ternak Balanipa” Polewali Mandar Sulawesi Barat Najmah Ali; Siti Nuraliah; Hendro Sukoco; Besse Mahbuba We Tenri Gading; Agustina Agustina; Irma Susanti S; Takril Takril; Dahniar Dahniar; Nurfadilah Nurfadilah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7529

Abstract

Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam meramu “jamu ternak” berdasarkan formulasi ransum, yaitu penyusunan berdasarkan angka kecukupan nutrisi ternak. Kegiatan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada tanggal 22 November 2022 di “Kelompok Ternak Balanipa” Kelurahan Balanipa Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar.  Anggota kelompok mitra adalah kelompok peternak ayam dan sapi. Pelaksanaan pelatihan, meliputi 1.  Pemberian materi pelatihan dengan topik “Manajemen Usaha Kecil”. Memperkenalkan mitra mengenai manajemen usaha kecil, di dalamnya menjelaskan tentang aspek pemasaran, aspek produksi, aspek permodalan dan keuangan, dan aspek sumber daya manusia. 2. Pemberian materi pelatihan dengan topik “Pembuatan jamu ternak”.  Pada sesi ini disampaikan 2 topik materi yaitu pembuatan jamu untuk ternak sapi dan ternak unggas.    Setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan, terjadi penambahan pengetahuan dan kesadaran para anggota kelompok ternak “KT Balanipa” Kelurahan Balanipa Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar tentang pentingnya manajemen usaha kelompok ternak dan pembuatan jamu ternak.  Hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan skor hasil kuesioner awal dan akhir dari 17 anggota kelompok ternak, terdapat peningkatan pengetahuan peternak dari 25%  menjadi 70% yang paham dan tahu betul tentang jamu ternak dan kelebihan-kelebihannya jika diberikan pada ternak. This activity aims to develop the knowledge and skills of breeders in concocting "livestock herbs" based on a ration formula, namely preparation based on livestock nutritional adequacy figures. This PKM program activity was carried out on November 22, 2022, at the "Balanipa Cattle Group" in Balanipa Village, Balanipa District, Polewali Mandar Regency. Members of the partner group are groups of chicken and cattle breeders. Implementation of training, including 1. Provision of training materials on the topic "Small Business Management." Introducing partners regarding small business management, in which they explain marketing, production, capital, financial, and human resource aspects. 2. Provision of training materials on "Making herbal medicine for livestock". In this session, two material topics were presented, namely the manufacture of herbal medicine for cattle and poultry. After counseling and training, additional knowledge and awareness of the members of the livestock group "KT Balanipa" Balanipa Village, Balanipa District, Polewali Mandar Regency was carried out regarding the importance of managing livestock groups and making livestock herbal medicine. This can be seen from comparing the scores of the initial and final questionnaire results of 17 members of the livestock group. There was an increase in farmers' knowledge from 25% to 70% who understood and knew very well about herbal medicine and its advantages when given to livestock. 
Literasi Ekonomi Guna Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja Sektor UMKM di Kabupaten Malang Mohammad Rizal; Arini Fitria Mustapita
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8236

Abstract

Pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia sejak bulan Maret 2020, diperkirakan sebagai salah satu sumber dampak langsung ataupun tidak langsung terhadap meningkatnya pengangguran terbuka. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi pengangguran yaitu pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Beberapa masalah yang dihadapi pelaku UMKM pada Desa Jabung adalah permodalan, manajemen keuangan, produksi dan pemasaran. Masalah permodalan merupakan salah satu masalah utama yang dihadapi Pelaku UMKM pada Desa Jabung. Hal ini dikarenakan latar belakang pendidikan dan kurangnya informasi yang mereka terima. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penting untuk dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk sosialisasi materi maupun pendampingan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode PAR (Participatory Action Research), dengan Paradigma PAR adalah proses dimana komunitas-komunitas berusaha mempelajari masalah secara ilmiah dalam rangka memandu, memperbaiki, dan mengevaluasi keputusan dan aksi mereka. Program pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Hasil yang didapat dari pengabdian ini adalah peserta sudah dapat memulai merapikan kondisi UMKM mereka dari sudut ekonomi. Dengan materi yang sudah disampaikan serta pendampingan, para peserta dapat melanjutkan usaha mereka dengan lebih baik lagi dan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja pada sektor UMKM.The COVID-19 pandemic experienced by Indonesia since March 2020 is estimated to be one of the sources of direct or indirect impact on the increase in open unemployment. One of the efforts to improve the quality of labor and reduce unemployment is in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) sector, which plays an important role in the Indonesian economy. Some of the problems faced by MSME actors in Jabung Village are capital, financial management, production, and marketing. Capital problem is one of the main problems MSME actors face in Jabung Village. This is due to their educational background and the lack of information they receive. Based on this background, carrying out community service activities through material socialization and mentoring is important. The method used in this activity is the PAR (Participatory Action Research) method with the PAR Paradigm. In this process, communities try to study problems scientifically to guide, improve, and evaluate their decisions and actions. This service program is carried out in March 2023. The results obtained from this service are that participants have been able to start tidying up the conditions of their MSMEs from an economic point of view. With the material delivered and assistance, Participants can continue their business and improve the MSME sector's workforce quality.
Implementasi Bauran Pemasaran sebagai Strategi Pengembangan Usaha Dali Ni Horbo di Kabupaten Toba Ian Alfian; Siti Aisyah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8116

Abstract

Pengabdian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pengusaha dali ni horbo melalui pelatihan dan seminar implementasi bauran pemasaran sebagai strategi pengembangan usaha dali ni horbo di Kabupaten Toba. Metode yang digunakan dalam pengabdiannini yaitu menggunakan metode pendekatan ABCD (AssettBased Communityy Development) yaitu pendekatan yang dilakukan pengabdi kepada masyarakat secara langsung ke pengusaha dali ni horbo dengan mengamati, mewawancari serta melihat langsung pembuatan dan penjualan dali ni horbo. Pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2022 bertempat di Desa Silaen Kabupaten Toba Sumatera Utara dengan peserta pengabdian pengusaha dali ni horbo sebanyak 15 orang. Hasil pengabdian bahwa bauran pemasaran diterapkan dan dilaksanakan pengusaha dali ni horbo yaitu adanya perubahan produk yang memiliki daya tahan menjadi beberapa hari, kemudian perubahan kemasan yang lebih baik, produk dali ni horbo kini telah menjadi lebih lama serta adanya perubahan harga sebagai peningkatan pendapatan pengusaha dali ni horbo. Adapun kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan yaitu pengusaha dali ni horbo harus konsistensi pengusaha dali ni horbo dalam menjalankan bisnis dengan menerapkan bauran pemasaran yang telah dilakukan.This service aims to increase the income of dali ni horbo entrepreneurs through training and seminars on implementing the marketing mix as a dali ni horbo business development strategy in Toba Regency. The method used in this service is the ABCD (Assett-Based Community Development) approach, which is an approach taken by community workers directly to Dali Ni Horbo entrepreneurs by observing, interviewing, and seeing directly the manufacture and sale of Dali Ni Horbo. The community service was conducted on July 30, 2022, at Silaen Village, Toba Regency, North Sumatra, with 15 Dali Ni Horbo Entrepreneur Service participants. The result of the service is that the marketing mix is implemented and carried out by Dali Ni Horbo entrepreneurs, namely changes in products that have a shelf life of several days, then changes in better packaging, Dali Ni Horbo products are now longer, and there are price changes as an increase in the income of Dali Ni Horbo entrepreneurs horbo. The conclusion from the community service that has been done is that Dali ni Horbo entrepreneurs must be consistent with Dali Ni Horbo entrepreneurs in running a business by implementing the marketing mix that has been done.
Konsultasi dan Pelatihan Penentuan Jumlah Operator yang Optimal pada Tiap Stasiun Kerja untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi di Pabrik Mie Ho Kie San, Patikraja Florence Leony; Vivi Arisandhy; David Try Liputra; Kartika Suhada; Rainisa Maini Heryanto; Debora Vivia Kusumawardani; Yonathan Yehezkiel Widjaja; Martin Martin; Nadia Natalia Suwandi; Muhamad Bagus Tri Ananda; Grecia Grecia
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8464

Abstract

Pabrik mie Ho Kie San merupakan sebuah UMKM yang berlokasi di Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Pabrik ini memproduksi mie tradisional yang terdiri dari mie halus dan mie kasar. Pabrik mengalami masalah dalam menentukan jumlah operator produksi, khususnya di bagian packing. Hal tersebut dikarenakan salah satu proses dalam pembuatan mie adalah pengeringan, dimana proses ini sangat bergantung dengan cuaca. Apabila cuaca hujan, maka proses pengeringan akan terhambat. Akibatnya hasil pengeringan yang akan dikemas menjadi sedikit. Hal tersebut menyebabkan jumlah operator packing terlalu banyak dan target produksi juga tidak tercapai. Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) untuk membantu mitra dalam menentukan jumlah operator produksi yang optimal pada tiap stasiun kerja agar kapasitas produksinya dapat meningkat. Metode yang digunakan adalah konsultasi dan pelatihan. Tahapan yang dilakukan meliputi konsultasi awal tentang kondisi di pabrik, perhitungan waktu baku, penyusunan peta proses operasi, perhitungan kapasitas produksi saat ini, penyeimbangan lintasan dengan strategi paralleling dan perhitungan jumlah operator yang optimal, pembuatan program spreadsheet, pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober-21 Desember 2022. Mitra sasarannya adalah pabrik mie Ho Kie San, dimana peserta yang mewakili mitra ada 1 orang, yaitu dari bagian Human Resource Development. Berdasarkan hasil konsultasi dan pelatihan diperoleh jumlah operator yang dibutuhkan, sehingga kapasitas mixing yang semula 1,43 ton/hari meningkat menjadi 2,09 ton/hari (peningkatan 46,15%) dan kapasitas packing yang semula 0,4-0,67 ton/hari meningkat menjadi 1,55-1,63 ton/hari (meningkat 138,81%-287,75%). Hasil dari pelatihan tersebut diharapkan dapat membantu pabrik dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, sekaligus juga meningkatkan kapasitas produksinya. Ho Kie San is a Micro, Small, and Medium-scale Enterprise (MSME), which takes place in Patikraja District, Banyumas Regency, Central Java. The factory produces traditional dried noodles with two different cut sizes, fine and coarse. The factory found an issue determining the optimal number of operators on the shop floor, especially in the packaging station. This is because one of the processes in making noodles is drying, which is very dependent on the weather. If it rains, the drying process will be hampered. Consequently, the results of drying to be packaged are small. This causes the number of packing operators to be too many, and the production target is not achieved. Therefore, community service activities are carried out to assist partners in determining the optimal number of production operators at each workstation to increase production capacity. The method used is consultation and training to determine the optimal number of operators at each workstation. The steps done involve 1) consultation, 2) standard time calculation, 3) operation process chart construction, 4) existing production capacity calculation, 5) line balancing by paralleling and calculating the optimal number of operators, 6) spreadsheet formulation, 7) training, and 8) evaluation. This activity was held on 19 October-21 December 2022. The target partner is the Ho Kie San noodle factory, where 1 participant represents the partner from the Human Resource Development division. Based on the results of consultation and training, the number of operators needed was obtained, so that the mixing capacity, which was originally 1.43 tons/day, increased to 2.09 tons/day (an increase of 46.15%) and the packing capacity, which was originally 0.4-0.67 tons/day increased to 1.55-1.63 tons/day (an increase of 138.81% -287.75%). The outcomes of the training provided are expected to help the factory solve the issues of idle time and increase its production capacity. 
Aneka Olahan Ipere untuk Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Kampung Yomaima Nuraisyah Takdir; Siti Latifa Wulandari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7931

Abstract

Pertanian di Kabupaten Jayawijaya adalah pertanian yang mengutamakan sistem pertanian organik (natural farming), penggunaan pupuk kimia dan pestisida dilarang masuk apalagi digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya. Hasil pertanian yang menjadi unggulan di Jayawijaya salah satunya adalah ubi jalar yang dikenal oleh masyarakat lokal dengan sebutan ipere yang digunakan masyarakat sebagai salah satu makanan yang selalu ada dalam tradisi bakar batu. Masyarakat masih jarang yang mengolah ipere tersebut menjadi olahan makanan yang lain, padahal dengan mengolah ipere menjadi aneka olahan makanan bisa meningkatkan penghasilan masyarakat karena olahan-olahan tersebut diminati oleh masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat bagaimana mengolah ipere menjadi olahan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi dan bernilai ekonomis sehingga dapat menambah penghasilan masyarakat. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2022 di Kabupaten Jayawijaya Distrik Napua Kampung Yomaima dengan peserta yaitu masyarakat kampung Yomaima yang berjumlah 25 orang. Kegiatan ini berupa sosialisasi kepada masyarakat berupa presentasi aneka olahan makanan dari ipere setelah itu dilakukan praktik langsung oleh masyarakat yang hadir pada kegiatan sosialisasi.Agriculture in Jayawijaya Regency is agriculture that prioritizes organic farming systems (natural farming); the use of chemical fertilizers and pesticides is prohibited, let alone use by the people in Jayawijaya Regency. One of the superior agricultural products in Jayawijaya is sweet potato, known by the local community as ipere, which is used by the community as one of the foods always present in the stone-baked tradition. People still rarely process ipere into other food preparations, even though processing ipere into various food preparations can increase people's income because these processed foods are in demand among the public. This Community Service Activity is carried out to provide knowledge to the community on how to process ipere into processed food with high nutritional and economic value to increase people's income. This PkM activity was carried out on August 10, 2022, in Jayawijaya Regency, Napua District, Yomaima Village, with 25 participants from the Yomaima village community. This activity takes the form of outreach to the community through a presentation of various processed foods from Ipere, after which direct practice is carried out by the community who attended the socialization activity.
Pelatihan Pembuatan Yoghurt sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Pencernaan Warga Desa Jabalsari Tulungagung Yunita Diyah Safitri; Dinda Ayu Nur Cahyani; Meysa Safrina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.7950

Abstract

Konsumsi makanan yang mengandung probiotik sering diabaikan oleh sebagian besar masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan. Berdasarkan data Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes), salah satu permasalahan kesehatan yang sering terjadi di Desa Jabalsari adalah kejadian diare baik pada anak-anak maupun dewasa.  Penanganan diare bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan makanan serta konsumsi yogurt sebagai sumber probiotik untuk memelihara fungsi saluran cerna. Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan salah satunya dilakukan dengan cara memberikan edukasi terkait dengan makanan bergizi tinggi serta pencegahan berbagai penyakit menular. Selain itu, pelatihan yang memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan juga perlu dilakukan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan terkait dengan pembuatan yoghurt di Desa Jabalsari, guna meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan makanan bergizi dan meningkatkan kesehatan pencernaan masyarakat di musim penghujan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2022 bertempat di Balai Desa Jabalsari Sumbergempol. Sasaran kegiatan ini adalah warga Desa Jabalsari, khususnya ibu rumah tangga dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan tentang yoghurt, cara pembuatan dan penyimpanannya, serta melakukan tutorial di hadapan warga Desa Jabalsari. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan warga Desa Jabalsari dari 20% naik menjadi 80% tentang manfaat yoghurt dan cara pembuatannya, serta penyimpanan yoghurt yang benar.Most people, especially those in rural communities, often ignore consuming foods containing probiotics. Based on Village Health Center data, one of the problems that often occurs in Jabalsari Village is the incidence of diarrhea in both children and adults. Diarrhea can be prevented by maintaining food hygiene and consuming yogurt as a probiotic source to maintain digestive tract function. The solution to improve people's prosperity, especially in the health sector, is carried out by providing education related to highly nutritious food and the prevention of various infectious diseases. In addition, training that benefits the community, especially in the health sector, also needs to be carried out. This activity purposed to provide training related to making yogurt in Jabalsari Village, increase community knowledge related to nutritious food, and improve people's digestive health in the rainy season. The activities were carried out in November 2022 at the Jabalsari Sumbergrmpol Village Hall. The target of this activity is Jabalsari Village residents, especially homemakers, with a total of 20 participants. Activities were carried out by providing knowledge about yogurt, making and storing it, and conducting tutorials in front of Jabalsari Village residents. The results showed an increase in Jabalsari Village residents' knowledge from 20% to 80% about the benefits of yogurt and how to make it, as well as the proper storage of yogurt.
Praktik Kerja Lapangan bagi Mahasiswa pada Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kalimantan Selatan Farid Nofiard; Ellisa Vikalista; Saifudin Saifudin; Nor Afifah; Liana Liana
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8251

Abstract

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) merupakan lembaga pemerintahan non Kementerian yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pertanahan di Indonesia. Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kalimantan Selatan merupakan bagian dari praktik perkuliahan yang diikuti sebanyak 77 perwakilan mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP ULM yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember 2022, dibagi dalam 3 tahapan yaitu tahap persiapan meliputi kordinasi kegiatan dengan pihak Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kalimantan Selatan. Tahapan pelaksanaan dengan dilaksanakannya sosialisasi oleh Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Kalimantan Selatan dengan Lecture Method, diskusi dan tanya jawab. Materi yang disampaikan terkait peran, fungsi dan tugas ATR/BPN dalam melaksanakan tugas pemerintah di bidang pertanahan. Tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan untuk mengukur keberhasilan kegiatan pengabdian dan mendapatkan feedback atas kegiatan. Adapun hasil yang didapatkan setelah PKL ini dilaksanakan, para mahasiswa pengambil mata kuliah Politik Hukum Agraria telah mengetahui dan memahami terkait peran, fungsi dan tugas ATR/BPN dalam menjalankan tugas pemerintahan di bidang pertanahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga dapat membantu sosialisasi kepada masyarakat dan mengurangi potensi timbulnya kesalahpahaman terhadap peran, fungsi dan tugas dari lembaga ATR/BPN sekaligus mengurangi potensi konflik pertanahan di Indonesia.The Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN) is a non-ministerial government agency appointed to carry out government duties in the land sector in Indonesia. Fieldwork practice at the ATR/BPN Regional Office of South Kalimantan Province is part of the lecture practice which was attended by 77 representatives of Government Science study program students of FISIP ULM, which was carried out in 3 stages, namely the preparation stage including coordination of activities with the ATR / BPN Regional Office of South Kalimantan Province. The implementation stage with the implementation of socialization by the Regional Office of ATR /BPN of South Kalimantan Province with lecture, discussion, and question-and-answer methods. The material presented is related to the role, function, and duties of ATR/BPN in carrying out government duties in the land sector. The last stage is the evaluation of activities to measure the success of service activities and get feedback on activities. As for the results obtained after this fieldwork practice was carried out, students taking Agrarian Law Politics courses already know and understand the roles, functions, and duties of ATR/BPN in carrying out government duties in the land sector in accordance with statutory provisions, so that they can help socialize to the community and reduce the potential for misunderstanding of the roles, functions, and duties of ATR/BPN institutions while reducing the potential for land conflicts in Indonesia.
Sosialisasi Buku Cerita Bermuatan Islami sebagai Terapi Wicara dan Spiritual bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Kediri Nurul Dwi Lestari; Erawati Dwi Lestari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i3.8186

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menghasilkan buku cerita berjudul Ceria (Cerita Anak Islam Nusantara) yang dikembangkan untuk anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam rangka menumbuhkan kemampuan wicara dan nilai spiritual. Kegiatan PkM ini dilaksanakan pada 18-19 November 2022 bertempat di aula dan ruang kelas SLB-C Putera Asih Kota Kediri dengan responden yaitu siswa SLB-C Putera Asih Tingkat SMA berjumlah 30 siswa. Dalam kegiatan bercerita, siswa dibantu oleh pembimbing untuk membantunya memahami isi cerita karena sebagian besar ABK tersebut belum dapat membaca secara mandiri. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, siswa dapat memberikan respon pada tanya-jawab isi cerita, dan beberapa di antaranya mampu menceritakan kembali isi cerita, serta mampu menunjukkan sikap-sikap yang patut diteladani dari tokoh-tokoh di buku Ceria.This community service activity resulted in a storybook entitled Ceria (Stories of Nusantara Islamic Children), developed for children with special needs (ABK) to develop speech abilities and spiritual values. This PkM activity was carried out on November 18-19, 2022, in the hall and classrooms of the Putera Asih SLB-C Kediri City with respondents, namely Putera Asih SLB-C students at the high school level, totaling 30 students. In storytelling activities, students are assisted by mentors to help them understand the contents of the story because most children with special needs cannot read independently. As a result of this community service activity, students were able to respond to questions and answers about the contents of the story, and some of them were able to retell the contents of the story, as well as being able to demonstrate exemplary attitudes from the characters in the Ceria book.

Page 1 of 4 | Total Record : 38