cover
Contact Name
Mochamad Ainur Rhoviq
Contact Email
jp2m@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
jp2m@unisma.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Gedung Al Ghazali lantai III Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
ISSN : 27215156     EISSN : 27215148     DOI : 10.33474
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) dengan nomor registrasi ISSN 2721-5156 (cetak) 2721-5148 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmu yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Malang. Jurnal Ini mencakup banyak masalah secara umum dari hasil penelitian yang diimplementasikan kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau gagasan dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Articles 632 Documents
Edutourism sebagai upaya meningkatkan potensi desa wisata Sulyandari, Ari Kusuma; Zakiyah , Nurotuz; Hasanah Lamo , Elna; Asyifa Putri, Muliana; Firmansyah, Heru; Junshionamas, Fortunando Textonic; Kurnia, Mega Ayu
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19613

Abstract

Desa Gunungrejo yang terletak di Kecamatan Singasari Kabupaten Malang memiliki banyak lokasi yang berpotensi menjadi destinasi wisata. Kekayaan alam, budaya dan peninggalan sejarah menjadi daya tarik yang khas pada desa tersebut. Peluang ini berpotensi dalam meningkatkan pendapatan ekonomi warga setempat, namun hal ini harus didukung dengan sumber daya manusia yang dapat mengikuti perkembangan zaman. Mahasiswa kandidat sarjana mengabdi tematik (KSM-T) 68 mencanangkan program pengembangan wisata yang berbasis edutourism yakni gabungan antara konsep pariwisata dengan pendidikan. Hasil dari kegiatan KSM-T diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan domestik maupun wisatawan asing untuk mengunjungi destinasi wisata di Desa Gunungrejo, dengan ini dapat membukan lapangan pekerjaan untuk warga setempat dan mendongkrak kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar.
Pemanfaatan Embung sebagai Sarana Budidaya Ikan dan Wisata Noerhayati, Eko; Absari, Sherly Aulia; Febriyanti, Yanti; Andrian, Ricky; Herlambang, Elang Septian; Rabbi, Fawaz Diya’a; Muttaqin, Fazal; Maida, Laila Nur; Ramadhani, Devi Rizqy; Marini, Ambar; Azizah, Shoifatun Nur
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19643

Abstract

Budidaya perikanan adalah salah satu faktor terpenting di sektor perikanan, Di Desa Sukoanyar terdapat embung yang pemanfaatanya masih kurang maksimal dan kurang memadai untuk dijadikan media budidaya ikan serta sarana wisata. KSM-Tematik Unisma melakukan pengabdian kepada Masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dengan merancang pengaturan sarana embung agar dapat di manfaatkan wisata untuk menambah pendapatan masyarakat melalui budidaya ikan serta mendukung dusun Cokro sebagai andalan wisata desa Sukoanyar. Pengembangan sektor budidaya ikan diharapkan menjadi program unggulan dusun Cokro yang dapat dikembangkan secara terus menerus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM dusun Cokro melalui budidaya ikan dan hasilnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemberdayaan usaha kecil menengah melalui ekowisata mangrove Andriyanti, Talitha; Ramadany, Farhan; Musleh, Moh.
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19752

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiap daerah. Upaya pemberdayaan juga dapat dilakukan melalui sektor pariwisata dan SDA lokal yang dimiliki di setiap daerah. Salah satunya ekowisata hutan mangrove Wonorejo Surabaya. Kawasan ini sangat strategis untuk dikembangkan dalam bidang wisata demi membangun perekonomian dan menunjang kesejahteraan masyarakat sekitar karena masyarakat dapat mendirikan beberapa UKM sehingga dapat menambah penghasilan dan menciptakan lapangan kerja baru. Karena sebagian besar masyarakat sekitar kawasan wisata tersebut adalah petani tambak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemberdayaan masyarakat melalui ekowisata hutan mangrove Wonorejo Surabaya sudah berjalan. Metode Pemberdayaan Masyarakat yang digunakan yaitu pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang berorientasi pada aspek pemungkinan, aspek penguatan, aspek perlindungan, aspek penyokongan, aspek pemeliharaan. Kegiatan pemberdayaan UKM mampu memberikan dampak positif seperti pengetahuan pemasaran dan manajemen usaha, kegiatan pasar murah yang bertujuan untuk membantu para pelaku UKM agar dapat memasarkan produknya supaya lebih dikenal oleh masyarakat, serta dapat meningkatkan pendapatan UKM. Saran kegiatan pemberdayaan ini adalah pemerintah harus terus berkelanjutan mengawasi perkembangan dari adanya kegiatan pemberdayaan UKM. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya diharapkan lebih peka untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi masyarakat terkait pengelolaan hutan mangrove, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan agar bisa lebih berkembang dan berinovasi melalui pelatihan dan edukasi yang disediakan oleh pemerintah setempat.
Edukasi dan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja Sari, Desita; Rahmaniah, Syarifah Ema; Yuliono, Agus; Alamri, Annisa Risqa; Utami, Sonia; Andraeni, Vindy; Wati, Riska
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19818

Abstract

Desa Gunungrejo yang terletak di Kecamatan Singasari Kabupaten Berdasarkan data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kabupaten Mempawah, kasus kekerasan seksual terjadi peningkatan. Kekerasan seksual ini kerap kali menimbulkan korban yang dianggap sebagai oknum-oknum yang lemah seperti perempuan dan anak–anak yang masih di bawah umur.  Hadirnya kekerasan seksual ini tentunya menjadi sebuah permasalahan yang cukup besar yang mana hal ini akan menimbulkan dampak yang negatif kepada korban. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan penguatan upaya pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di lingkungan remaja dan sekolah. Metode kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Aksi dilaksanakan dengan model ceramah, diskusi dan disertai game di SMPN 2 Segedong, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Adapun materi yang disampaikan oleh kami berisikan tentang materi pengertian kekerasan seksual, pentingnya edukasi seksual, bentuk-bentuk dari kekerasan seksual, macam-macam kekerasan seksual, dampak dari kekerasan seksual dan hukum yang mengatur & melindungi korban tindak pidana dalam kekerasan seksual.  Kasus kekerasan seksual terjadi peningkatan dari tahun ke tahun dan remaja menjadi kelompok rentan yang menjadi korban. kasus pelecehan seksual ini bisa terjadi karena adanya pemain kekuasaan (Quid Pro Quo). Penting untuk pihak sekolah membuat kebijakan untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual.  Para remaja juga mesti tahu apa yang dilakukan ketika mendapat kekerasan seksual. Selain itu perlu membuat gerakan upaya apa saja yang bisa mereka lakukan untuk melawan kasus kekerasan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan, afektif dan psikomotor terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Pemberdayaan masyarakat untuk pulih lebih cepat dan tumbuh lebih kuat Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19838

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan bentuk program penting dalam peningkatan partisipasi masyarakat. Penyelenggaraan pemberdayaan akan semakin efektif dan efisien adanya peran pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pihak pendukung lainnya. Khususnya peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dengan program KKN juga diterapkan pada lingkungan Universitas Panca Marga. Didasari pada tingkat krisis yang terjadi di masyarakat pasca Pandemi Covid-19, ditentukan tema KKN UPM adalah Pemberdayaan Masyarakat untuk Pulih Lebih Cepat Tumbuh Lebih Kuat. Salah satu program KKN dilakukan di Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Pengabdian masyarakat dengan program KKN UPM telah melaksanakan program kerja utama dan program kerja bantuan. Program kerja utama terdiri dari bidang pertanian berkelanjutan, bidang ekonomi baru dan lingkungan, bidang pemberdayaan hukum dan politik, bidang pemberdayaan pendidikan, dan bidang ekonomi kreatif. Program kerja bantuan terdiri dari bidang penyelenggaraan posko informasi desa, Upacara 17 Agustus di Pantai Tugu, penyelenggaraan pertandingan bola voli internal desa, dan pengadaan tempat untuk latihan kesenian daerah. Pelaksanaan program kerja utama dan bantuan mendapat respon positif bahkan ada partisipasi aktif dari Kepala Desa, staf desa, kelompok tani dan peternak, karang taruna, kelompok usaha, kelompok seni, anak-anak di Desa Pabean dan masyarakat Desa Pabean sehingga semua berjalan lancar bahkan ada permintaan khusus untuk melanjutkan program dari Kelompok KKN.
Capacity building bagi guru sekolah dasar untuk mewujudkan sekolah inklusi yang humanis Hamidaturrohmah; Andriyani, Santi; Zumrotun, Erna; Muhaimin, Muh
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19850

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membangun kapasitas guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan sekolah inklusi yang humanis di Kabupaten Jepara. Mitra pengabdian ini adalah Disdikpora Kabupaten Jepara bidang SD dengan subjek sasaran mitra yaitu guru dari sekolah dasar yang menjadi pilot project sekolah inklusi di Kabupaten Jepara. PKM ini menggunakan metode service learning dengan teknis pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Kegiatan ini bertempat di Aula Disdikpora Kabupaten Jepara. Hasil PKM menunjukkan bahwa mitra memiliki persepsi yang sama tentang sekolah inklusi, memahami materi yang disampaikan meliputi manajemen sekolah inklusi, manajemen kelas inklusi, kurikulum sekolah inklusi, perencanaan pembelajaran individu dan strategi pendampingan bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar inklusi. Selama kegiatan sosialisasi, guru aktif bertanya dan berbagi pertanyaan terkait kondisi siswa di sekolah masing-masing. Pada tahap pelatihan, guru mempraktikkan proses penilaian siswa, membuat rencana pembelajaran individual bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah masing-masing peserta. Selanjutnya tahap pendampingan dilaksanakan dengan mendemonstrasikan beberapa strategi pendampingan yang disesuaikan dengan jenis karakteristik siswa berkebutuhan khusus. Tahap evaluasi dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form untuk melihat keberhasilan mitra. Keberhasilan PKM ini berdasarkan hasil kuesioner sebesar 80% sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan ini sangat bermanfaat bagi mitra dalam menerapkan sekolah inklusi yang humanis. Kegiatan pengabdian ini juga memperkaya wawasan dan pemahaman guru tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus sehingga dapat dijadikan modal dalam mendampingi anak mencapai potensi yang optimal.
Pencegahan perkawinan anak menurut UU No. 16 tahun 2019 tentang perubahan atas UU perkawinan Satria, Rahmad; Yuliastini, Anita; Fitrian, Yuko; Astono, Agustinus; Serah, Yenny Aman
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19866

Abstract

Perkawinan anak merupakan masalah serius yang melibatkan pelanggaran hak asasi manusia dan berpotensi merusak masa depan generasi muda. UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan telah menjadi landasan hukum yang penting dalam upaya pencegahan perkawinan anak di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum terkait dengan pencegahan perkawinan anak di Desa Seranggam. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode service learning dengan teknisnya yaitu penyuluhan hukum yang dilakukan di aula desa seranggam bersama tokoh masyarakat, masyarakat umum, dan aparatur desa seranggam. Program penyuluhan hukum memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya perkawinan anak dan pentingnya kepatuhan terhadap UU No. 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan serta dengan metode diskusi yang terarah dengan masyarakat melahirkan beberapa rencana aksi strategis.
Pendampingan pengurusan sertifikasi halal bagi komunitas pelaku usaha kecil dan menengah Saadah, Mar Atun; Sampoerno, Mohd. Norma
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19876

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh tim Pendamping Proses Produk Halal (PPH) kepada komunitas pelaku usaha Anggrek Putih di Kota Jambi selama Maret hingga May 2023. Komunitas Anggrek Putih merupakan salah satu komunitas usaha kecil yang mendukung pencapaian agenda smart city kota jambi melalui indikator smart living. Kehalalan suatu produk menjadi kewajiban dari undang-undang jaminan produk halal dan kewajiban bagi konsumen muslim, sehingga pelaku usaha makanan dan minuman wajib memproduksi produk yang tertandar halal. Pengabdian ini mensertifikasi 13 pelaku usaha melalui rangkaian kegiatan sosialisasi hingga workshop, luaran pengabdian ini berupa pemahaman pelaku usaha tentang urgensi sertifikat halal, pengetahuan tentang proses produk halal, serta sertifikat halal untuk produk mereka.
Budidaya maggot melalui pengolahan sampah organik untuk menunjang ekonomi kreatif masyarakat Melfazen, Oktriza; Cahyani, Ilmy Dwi; Syarifah, Neila Alfi; Faisal, Mochamad Fahmi
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19882

Abstract

Rerata produksi sampah harian penduduk Indonesia adalah 0,7 kg. Dalam satu tahun Indonesia menghasilkan 64 juta ton. Oleh karena itu pengolahan sampah mestinya menjadi perhatian khusus dimulai dari kelompok masyarakat. Kegiatan pengolahan sampah organik menjadi sesuatu yang dapat kembali dimanfaatkan adalah cara yang ditempuh mahasiswa KSM-Tematik bersama masyarakat dusun Karang Kunci. Sampah organik diolah menjadi media budidaya maggot. Selain dapat mengurangi volume sampah organik dan emisi gas metan ke lingkungan, media ini juga akan menghasilkan kosentrat protein (maggot dewasa) yang bernilai ekonomi karena digunakan sebagai pakan ternak (ikan dan unggas) dan kasgot (sampah bekas maggot) yang dapat digunakan sebagai pupuk organik (kompos). Realisasi kegiatan ini dalam bentuk pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat tentang cara pengelolaan sampah organik menggunakan maggot dalam 6 tahap, yakni (1) tahap pembekalan teori kepada masyarakat; (2) tahap pelatihan (pemberian pengalaman lapangan); (3) tahap bimbingan dan pendampingan kepada masyarakat sampai masa panen maggot; (4) tahap pemrosesan maggot kering; (5) tahap pengepakan maggot; (6) tahap penjualan produk maggot. Kegiatan KSM-Tematik ini meningkatkan pengetahuan dan inisiatif masyarakat dalam mengolah sampah organik melalui budidaya maggot, mengurangi volume sampah organik, dan menjadi salah satu peluang usaha potensial masyarakat karena dapat memberikan nilai tambah ekonomi.
Pengoptimalan kemampuan evaluasi guru bahasa indonesia di era 5.0 Mulyati, Yeti; Sastromiharjo, Andoyo; Damaianti, Vismaia S.; Saputra, Dedi; Handayani, Wulan; Mualimah, Eka Nurul; Latif, Abdul; Alamsyah, Zulfikar
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19899

Abstract

Pembelajaran adalah hal yang kompleks, oleh karenanya diperlukan kemampuan yang optimal sebagai seorang pendidik. Namun, realitanya masih ada beberapa hal yang menjadi hambatan tersendiri bagi guru salah satunya adalah mengevaluasi suatu pembelajaran. Evaluasi disalah artikan sebagai hasil akhir dari suatu pembelajaran. hal tersebutlah yang menjadi landasan penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini yaitu dalam rangka pengoptimalan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia pada tingkat SMA melalui program pengabdian kepada masyarakat di kabupaten Garut pada era 5.0. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru Bahasa Indonesia yang terhimpun dalam MGMP Se kabupaten Garut. Terdapat tiga tahapan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Pertama, peneliti mengobservasi tentang apa saja yang menjadi hambatan yang dihadapi guru ketika melakukan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah melalui angket. Kedua, pelaksanaan pengoptimalan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia pada tingkat SMA dengan menghadirkan penyaji yang akan menjelaskan tahapan serta apa saja yang harus dilakukan dalam melakukan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia. Terakhir yaitu analisis hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil dari pengabdian ini yaitu mampu memberikan dampak positif terhadap pengoptimalan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia oleh guru di Kabupaten Garut. Guru sudah mengenal tahapan dari setiap evaluasi mulai dari evaluasi awal, evaluasi proses hingga evaluasi akhir. Guru juga lebih mengerti selain mengedepankan aspek kognitif, aspek afektif tidak dapat juga diacuhkan. Penyeimbangan antara kognitif dan afektif adalah cara terbaik agar evaluasi bisa berjalan secara optimal.