cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Implementasi Program Pendayagunaan Dokter Spesialis sebagai Salah Satu Bentuk Pengabdian Masyarakat di Daerah Rahmadinie, Amalia; Agastya, Wayan Dhea
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6875

Abstract

Kesenjangan akses pelayanan kesehatan antara daerah perkotaan dan pedesaan masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Program pendayagunaan dokter spesialis atau disingkat PGDS dirancang untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter spesialis di daerah. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi program PGDS, khususnya dokter spesialis anestesi, sebagai bentuk pengabdian masyarakat di daerah. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan secara retrospektif dari rekam medis pasien, dan meliputi seluruh pasien yang mendapatkan pelayanan anestesi oleh dokter PGDS selama masa penempatan dari Desember 2021 sampai dengan Nopember 2022. Literatur yang digunakan dibatasi pada publikasi dalam 10 tahun terakhir untuk menjaga keterkinian informasi dan relevansi konteks kebijakan. Dapat terlihat bahwa program ini telah memberikan kontribusi positif terhadap akses layanan kesehatan di daerah, walaupun menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas serta keberlanjutan penempatan dokter yang masih perlu dibenahi. Pelaksanaan PGDS di daerah adalah strategi efektif dalam pemerataan layanan kesehatan di Indonesia sekaligus sebagai salah satu bentuk pengabdian terhadap masyarakat.
Aplikasi Monitoring Cairan (Si Moncar) dalam Upaya Peningkatan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Tubuh dan Fungsi Ginjal Nafisah, Siti; Fitriyanti, Dwi; Addini, Ragil Aidil Fitriasari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6898

Abstract

Cairan merupakan komponen penting dalam hidup manusia, namun seringkali air putih diabaikan untuk konsumsi sehari-hari. Penyakit ginjal kronik kini telah menjadi persoalan serius bagi kesehatan masyarakat didunia. Peningkatan populasi tersebut tersebut dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat akan menjalani gaya hidup sehat serta meningkatnya kejadian penyakit yang menjadi faktor resiko. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengkonsumsi air putih dan dapat melalukan monitoring terkait dengan kecukupan cairan. Metode yang digunakan dalam pelaksaan kegiatan ini dengan cara pemberian edukasi dan simulasi terkait dengan penggunaan aplikasi si moncar yang telah dirancang oleh tim pengabdi. Kegiatan dilakukan pada tanggal 15 Juni 2025 dan 22 Juni 2025 mulai pukul 09.00 – 12.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 15 warga yang bertempat di kelurahan plombokan. Evaluasi akhir kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan proses post test. Hasil dari kegiatan ini menunjukan menunjukkan bahwa sebagain besar peserta adalah perempuan sebanyak 14 orang (93,3%) dan mayoritas peserta berusia 25-59 tahun sebantak 11 orang (73,3%). Selain itu, mayoritas peserta belum pernah mendapatkan informasi tentang pentingnya mengkonsumsi air putih sebanyak 13 orang (86,7%). Pemenuhan kebutuhan asupan cairan responden dinilai didapatkan hasil bahwa sebelum dilakukan penyuluhan mayoritas Masyarakat memiliki kebutuhan asupan cairan yang tidak mencukupi yaitu 17 (56,7%), sedangkan setelah dilakukan penyuluhan mayoritas kebutuhan asupan cairan yang mencukupi yaitu 26 (86,7%).
Peningkatan Pengetahuan Lansia dengan Diabetes Mellitus melalui Program Edukasi Senam Kaki DM Adila, Desita Triana; Indrawati, Hani; Kristiyawati, Sri Puguh; Sovianti, Vivi; Ismonah, Ismonah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6921

Abstract

Salah satu metode preventif yang cukup efektif dan mudah dilakukan pada penderita DM adalah senam kaki diabetik. Di sisi lain, senam kaki diabetik juga dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran pasien terhadap pentingnya perawatan kaki secara rutin. Meskipun senam kaki diabetik memiliki berbagai manfaat, tingkat pengetahuan pasien mengenai hal ini masih tergolong rendah, terutama di tingkat pelayanan primer seperti puskesmas. Salah satu program peningkatan pengetahuan pada penderita DM yaitu dengan memberikan pendidikan kesehatan pada pasien Prolanis di Puskesmas. Tujuan pengadian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan lansia yang memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus dengan senam diabetik. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain penyuluhan kesehatan dan demonstrasi dengan cara diskusi tanya jawab menggunakan media leaflet serta latihan senam diabetes. Tahapan kegiatan yang akan dilakukan adalah tahap persiapan, tahap pelaksanakan dan tahap evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini adalah lansia berjumlah 15 lansia. Kegiatan dilakukan melalui observasi langsung antara peserta dengan pemateri penyuluhan saat pemaparan materi, sesi tanya jawab serta keaktifan masyarakat dalam kegiatan pendidikan kesehatan. Pengumpulan data pada kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui pengisian kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian masyarakat ini mengenai tingkat perubahan pengetahuan lansia mengenai senam kaki pada penderita diabetes melitus menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu dari awalnya 3 responden (20%) berpengetahuan kurang, 7 (46,7%) cukup, dan 5 (33,3%) baik, menjadi 100% responden memiliki kategori pengetahuan baik pasca‑edukasi.
Edukasi Pembuatan Puding Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Nutrisi Tinggi Antioksidan Pencegahan Kanker Payudara Larasati, Anastasia Diah; Ina, Apolonia Antonilda; Damayanti, Ariani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6989

Abstract

Beberapa faktor pencetus terjadinya kanker payudara antara lain kelebihan berat badan, asupan sayuran dan buah yang kurang, pengaturan pola makan yang tidak teratur, dan kurangnya aktivitas. SMP Negeri 13 Kota Semarang terdiri dari mayoritas putri dimana masuk dalam kategori usia muda yang berpotensi terkena kanker payudara. Berdasarkan hal tersebut maka sebagai pengusul PKM hendak memberikan edukasi terkait pencegahan kanker payudara terkait nutrisi dan latihan serta nutrisi yang tepat untuk pencegahan kanker payudara. Kegiatan PKM dilaksanakan pada 17 Desember 2024 di SMP N 13 Kota Semarang berjumlah 50 siswi PKM ini dilaksanakan melalui edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi wanita, cara pembuatan pudding labu kuning dan pembagian pudding labu kuning ke peserta PKM. Tim juga mengadakan pre test dan post test untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan terkait materi edukasi dengan memberikan 5 pertanyaan. Dari 50 peserta untuk pre test terdapat 20 siswi yang nilainya di bawah 60, dan saat post test hanya 5 siswi yang nilai post testnya di bawah 60.
Edukasi dan Simulasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Hanum, Endras Amirta; Yulianti, Nila Trisna
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7034

Abstract

Kesehatan remaja merupakan hal yang sangat penting diperhatikan karena pada masa ini remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Pengetahuan SADARI pada remaja untuk mendeteksi dini kanker payudara saat ini masih sangat rendah padahal SADARI sangat penting untuk deteksi dini pasien kanker payudara, oleh karenanya saat ini kanker payudara tidak hanya menyerang Perempuan usia >30 tahun tetapi juga menyerang Perempuan usia muda bahkan remaja. SADARI atau dikenal dengan pemeriksaan payudara sendiri merupakan salah satu cara deteksi dini yang murah dan mudah dilakukan yang bertujuan jika ditemukan kelainan atau perubahan pada payudara dapat segera diperiksakan kepada petugas Kesehatan dan dapat segera mendapat terapi dan dalam jangka Panjang dapat menekan angka mortilitas kanker payudara. Pengukuran Tingkat perilaku seseorang dapat dilihat melalui Tingkat pengetahuan, sikap maupun Tindakan termasuk perilaku SADARI. Penyuluhan ini dilakukan untuk memberikan Pendidikan Kesehatan mengenai SADARI yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang pada siswi SMA Muhamadiyah 2 Al Mujahidin. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan tujuan untuk mempengaruhi pengetahuan dan sikap SADARI yang diberikan melalui media Pendidikan seperti powerpoint, gambar, simulasi dan video. Persiapan pelaksanaan ini dimulai dari pencetakan booklet dan koordinasi sekolah. Kegiatan edukasi dan simulasi tentang sadari menunjukkan tanggapan yang positif dari pihak sekolah dan siswa dan partisipasi aktif dalam proses diskusi. Peserta pelaksanaan sadari melalui edukasi dan simulasi sebanyak 46 remaja putri, dengan hampir 85% remaja belum mengetahui pentingnya melakukan sadari pada remaja. Evaluasi dari kegiatan ini tercapainya tujuan edukasi dan simulasi sadsari dengan pre test dan post test setelah kegiatan. Diharapkan bahwa siswa dapat meningkatkan pengetahuan tentang pelaksanaan dan manfaat melakukan Pemeriksaan payudara sendiri.
Pentingnya Pengelolaan Stres Parenting sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pengasuhan Latifah, Riza Arisanty; Yolanda, Yori; Rizki, Putri Fitria; Fauziah, Fuzi Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7039

Abstract

Pengelolaan stres parenting menjadi perhatian penting dalam bidang psikologi dan kesehatan masyarakat, mengingat meningkatnya tantangan pengasuhan di era modern. Stres parenting merupakan tekanan psikologis yang dialami orang tua dalam menjalankan peran sebagai pengasuh, yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental serta perkembangan emosional dan perilaku anak. Berbagai studi menunjukkan bahwa stres pengasuhan yang tidak terkelola dapat menurunkan kualitas hubungan orang tua-anak. Intervensi seperti mindfulness parenting dan pelatihan manajemen stres terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stres, terutama pada kelompok berisiko seperti ibu tunggal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua, mengenai penyebab dan strategi pengelolaan stres parenting. Penyuluhan dilaksanakan pada 10 Juni 2025 di Balai Desa Cidahu, Kabupaten Kuningan, dengan metode partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik verbal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman peserta terkait pengelolaan stres dalam pengasuhan. Kegiatan ini efektif dalam memberikan edukasi dasar kepada masyarakat dan menjadi langkah awal pemberdayaan orang tua dalam menghadapi stres parenting.
Peningkatan Self Efficacy Penderita Diabetes Mellitus melalui Supportive Group Therapy Dirhan, Dirhan; Vioneery, Deoni; Fitriyani, Noor; Listiyanawati, Mutiara Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7049

Abstract

Self efficacy yang optimal adalah faktor kunci dalam keberhasilan manajemen diri pada penderita DM. Tingkat self efficacy yang rendah dapat mempengaruhi berbagai hal seperti motivasi dan kepatuhan sehingga manajemen diri penderita DM dapat berjalan dengan baik. Melalui metode supportive group therapy untuk peningkatan self efficacy penderita diabetes mellitus di Desa Sanggrahan Kel. Jatikuwung. Tujuan pengabdian kepada masyarakatiniuntukmengetahui dan memahami tentang peningkatan self efficacy enderita diabetes mellitus melalui supportive group therapy. Sampel dalam pengabdian kepada masyarakat ini berjumlah 40 lansia yaitu lansia yang menderita hipertensi di Desa Sanggrahan Kel. Jatikuwung Kab. Karanganyar. Metode yang dilakukan adalah ceramah, demonstrasi, diskusi/tanya jawab. Media yang digunakan adalah flipchart dan leafleat. Luaran kegiatan adalah mampu meningkatkan pengetahuan lansia tentang pentingnya menjaga kesehatan tentang diabetes mellitus, dengan self efficacy serta supportive group therapy.
Pelaksanaan Screening Mata Gratis: Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat Maulana, Nova; Meira, Della; Nursanto, Eka Alfian; Dhifa, Aisyah Putri Vara; Yulianti, Neng Cahya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7065

Abstract

Gangguan penglihatan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di daerah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup, menurunkan produktivitas, serta meningkatkan risiko kecelakaan dan ketergantungan pada orang lain. Keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya tenaga medis yang terlatih, serta rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan gangguan penglihatan memperburuk situasi ini. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kesehatan masyarakat yang terencana dan berkesinambungan, seperti kegiatan pemeriksaan, edukasi, dan penanganan gangguan penglihatan, guna mengurangi angka kejadian serta mencegah komplikasi yang lebih serius. Kegiatan screening mata gratis oleh Mahsiswa KKM Kelompok 61 UNIBA di Desa Margaluyu bertujuan mendeteksi gangguan penglihatan dan meningkatkan kesadaran Masyarakat. Kegiatan ini diikuti 80 peserta dengan pemeriksaan tajam penglihatan, serta deteksi katarak. Hasil menunjukkan 15 % peserta mengalami katarak, 73% rabun jauh atau dekat, dan 12% mata normal. Edukasi kesehatan mata dan rujukan di berikan kepada peserta dengan gangguan penglihatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran Masyarakat, di mana 89% peserta baru pertama kali melakukan pemeriksaan mata.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sugiyanto, Emilia Puspitasari; Rinayati, Rinayati; Junaedi, Machbub; Yusron, Yusron
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7090

Abstract

Penyakit degeneratif meliputi DM, hipertensi, Stroke dan gagal ginjal. Penyakit tersebut saat ini perlu perhatian khusus dimana sebagian penyakit tersebut jika tidak ditangani akan menimbulkan dampak kematian. Kegiatan deteksi dini pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk menemukan kasus awal dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit dan sebagai bentuk upaya preventif dan promotive. Kegiatan pengabdian ini diikuti sejumlah 78 peserta pemeriksaan penyakit degenerative dan 171 peserta pemeriksaan mata. Kegiatan berupa pelaksanaan pemeriksaan gratis GDS, Tensi, Cholesterol, asam urat dan pemeriksaan visus mata. Metode penulisan artikel ini adalah dengan metode deskriptif yaitu dengan menggambarkan secara keseluruhan tentang metode prosedur kegiatan dan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian, evaluasi dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat dan pemeriksaan mata.Hasil kegiatan didapatkan peserta yang gula darah tinggi sebanyak50%, tekanan darah tinggi 16,7%, cholesterol tinggi 13,9 %, dan As. Urat tinggi sebanyak 22,2%, 25 peserta terkoreksi gangguan kesehatan mata.
Penguatan Sumber Daya Manusia melalui Sosialisasi Pelayanan Prima dalam Mempertahankan Kepuasan Layanan di Rumah Sakit Liklikwatil, Nelma; Imlabla, Floria Veramaya; Latuconsina, Nur Aisah; Nurlina, Wa Ode; Wiguna, Paramita Kurnia; Payapo, Nabila
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7093

Abstract

Rumah Sakit Tingkat II Prof. Dr. J. A. Latumeten merupakan salah satu rumah sakit yang memberikan layanan kesehatan bagi prajurit TNI-AD, pegawai negeri sipil, dan keluarganya, di bawah tanggung jawab Badan Pelaksana Kesdam XVI/Pattimura. Bekerja sama dengan BPJS, rumah sakit ini bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan yang peduli terhadap pasien dan keluarganya, dengan visi memberikan layanan prima sehingga tercipta suasana rumah sakit seperti rumah kedua. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kepuasan pasien, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar tenaga kesehatan dapat memberikan layanan cepat, akurat, sopan, dan profesional. Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini memperdalam pemahaman peserta mengenai prinsip layanan prima serta membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien jangka panjang. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi interaktif yang mencakup penyampaian materi, diskusi kelompok, serta evaluasi partisipasi dengan tes pra dan pasca pada 35 peserta, termasuk tenaga kesehatan dan non-kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai prinsip dan konsep layanan prima, serta tumbuhnya tekad untuk menerapkan prinsip tersebut dalam praktik pelayanan rumah sakit. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun budaya layanan yang berfokus pada kepuasan pasien.

Page 100 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025