cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pendampingan Posyandu Lansia Wulandari, Amri; trisnaningsih, Rahma; Krismiyati, Murti; Fauziandari, Erma Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6840

Abstract

Kesehatan yang baik bagi lansia difokuskan pada upaya untuk dapat meningkatkan usia dan memperpanjang umur lansia, dengan harapan lansia terlibat aktif dalam semua kegiatan masyarakat. Lansia (lansia) adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas. Keluhan lansia dipengaruhi oleh proses degeneratif yang meningkatkan kerentanan terhadap penyakit dan infeksi. Penyakit tidak menular meningkat dalam 5 tahun, yaitu hipertensi meningkat 8,3% menjadi 34,1%, diabetes melitus sebesar 4% menjadi 10,9%, stroke sebesar 3,9% menjadi 10,9%, dan penyakit ginjal kronis sebesar 1,8% menjadi 3,8%. Posyandu Lansia merupakan pos layanan terpadu yang dirancang khusus untuk lansia. Pelaksanaan posyandu lansia bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pencegahan, dan penanganan penyakit tidak menular, metode meliputi pendaftaran, timbang dan pemeriksaan tekanan darah, pencatatan, dan pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan medis (gula darah, asam urat), pembagian PTM dan penyuluhan, edukasi kepada lansia serta dilanjutkan senam bersama. Setelah didapatkan hasil pemeriksaan kemudian di analisis sesuai katagori. Lansia yang mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat berjumlah 40 peserta, dengan mayoritas peserta adalah perempuan 57,5%, peserta usia 53-94 tahun, peserta dengan hasil hipertensi tingkat I sebanyak 27,5%, gula darah 97,5% normal, dan peserta dengan asam urat 65%.
Sehat itu Keren : Edukasi Keputihan pada Remaja untuk Cegah Infeksi Sejak Dini Losoiyo, Sylvianovelista R; Nurlina, Wa Ode; Makatita, Bazrul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6886

Abstract

Masa pubertas merupakan fase penting dalam kehidupan remaja yang ditandai dengan perubahan hormonal signifikan. Salah satu kondisi yang sering dialami remaja putri pada masa ini adalah keputihan, baik yang bersifat fisiologis maupun patologis. Rendahnya pengetahuan remaja tentang keputihan dapat berdampak pada kurangnya kesadaran terhadap pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai keputihan, penyebabnya, pencegahannya, serta pentingnya menjaga kebersihan area genital. Penulisan laporan ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik proses keperawatan. Kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2025 di SMA Negeri 7 Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan melibatkan 42 siswi kelas X dan XI yang berusia 13–17 tahun. Metode edukasi yang digunakan bersifat partisipatif dan interaktif, termasuk kuliah interaktif, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, simulasi cuci tangan dan kebersihan area kewanitaan, penyebaran pamflet edukatif, serta penilaian pretest dan posttest. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil pretest dan posttest, survei kepuasan peserta, dan observasi selama kegiatan berlangsung. Seluruh peserta (100%) menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai keputihan setelah mengikuti kegiatan edukasi. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti simulasi dan diskusi kelompok. Edukasi kesehatan reproduksi tentang keputihan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri dalam menjaga kebersihan area genital.
Strategi Pemasaran dan Pendampingan Usaha kripik “Mama Husna” Winarsasi, Putri Ayi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6922

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia sejak akhir tahun 2019 telah membawa dampak yang sangat besar, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sektor ekonomi lokal masyarakat Kelurahan Sidorejo yaitu sebagai pedagang dan produsen tak jarang pula patut untuk di apresiasi, hal ini menunjukan ada potensi besar pada daerah tersebut, karena UMKM masyarakat berjalan dengan mulus. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengimplementasikan IPTEK terhadap pengembangan Ekonomi Kreatif di era new normal. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di kelurahan Sidorejo pada Bulan Juli-September 2022. Media pemasaran yang digunakan adalah pemasaran online. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu perubahan logo/label kemasan semakin menarik, peningkatan omset dan penjualan, sudah adanya waktu penjualan.
Pemanfaatan Kompres Jahe dalam Penurunan Intensitas Nyeri pada Pasien Rematik Widiastuti, Agung; Sani, Fakhrudin Nasrul; Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Palupi, Dwi Lestari Mukti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6794

Abstract

Rematik merupakan suatu kondisi penyakit yang dapat dikendalikan dengan cara memberikan intervensi yang tepat. Rematik masih menjadi masalah kesehatan bagi lansia. Penderita reumatik mempunyai kualitas hidup yang baik apabila mau mengontrol dan patuh mengatur kesehatannya. Intervensi kompres jahe dianjurkan untuk menangani reumatik. Jahe dikenal memiliki zat yang dapat menghambat pembentukan prostalglandin sebagai mediator nyeri dan memberikan efek hangat yaitu gingerol. Jahe memiliki zat seperti shagol, gingerol dan oleserin. Oleserin mempunyai efek anti peradangan dan mengandung minyak serta air yang susah menguap sehingga dapat dimanfaatkan sebagai enhancer yang bermanfaat untuk meningkatkan permeabilitas oleserin sehingga dapat melewati kulit tanpa mengiritasi bagian kulit atau perifer. Pengabdian ini bertujuan sebagai peningkatan kesehatan khususnya bagi lansia yang menderita reumatik. Diharapkan intensitas nyeri berkurang. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan di Di Posyandu Aster VI Grogol Sukoharjo pada bulan Januari 2025 dengan metode demonstrasi atau praktik kompres jahe. Hasil pada pengabdian ini didapatkan perubahan intensitas nyeri dari skala sedang dan berat menjadi skala ringan setelah dilakukan intervensi kompres jahe. Hal ini dapat disimpulkan bahwa jahe dapat memberikan efek enhancer sebagai penurunan intensitas nyeri.
Edukasi Geowisata Panas Bumi dan Mitigasi Bencana melalui Sekolah Geotermal di Geopark Ijen” Welayaturromadhona, Welayaturromadhona; Sabila, Firman Sauqi Nur; Sari, Riska Laksmita; Triono, Agus; Saputri, Eriska Eklezia Dwi; Abror, Hadziqul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6798

Abstract

Kawasan Kecamatan Licin, Banyuwangi, termasuk dalam wilayah yang memiliki potensi energi panas bumi sekaligus rawan terhadap bencana vulkanik. Namun, pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar, terhadap pemanfaatan energi terbarukan dan pentingnya mitigasi bencana masih belum optimal. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar SMP di Kecamatan Licin, mengenai potensi energi panas bumi dan mitigasi bencana. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Jember dengan Geopark Ijen, dan dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 di Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI), Banyuwangi. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, penayangan film pendek, diskusi, serta pelatihan berbasis permainan (games) untuk meningkatkan pemahaman secara menyenangkan. Kegiatan ini diikuti oleh 13 guru pendamping dan 26 siswa dari 13 SMP di Kecamatan Licin. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta, baik dalam sesi tanya jawab maupun partisipasi dalam kegiatan. Peningkatan pemahaman tentang energi panas bumi dan mitigasi bencana juga diukur melalui pelaksanaan post-test. Kegiatan ini juga memperkenalkan Buku Saku Energi Panas Bumi yang disusun oleh dosen dan mahasiswa sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Konseling dan Pendampingan Pemberian ASI Pasca Sectio Caesaria Bayi Bingung Puting Susu Daulay, Evlindari Sentani; Agista, Nona Try
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6891

Abstract

Persalinan melalui sectio caesaria (SC) kerap menyebabkan keterlambatan dalam inisiasi menyusui dan meningkatkan risiko bingung puting pada bayi, yang berdampak pada kegagalan pemberian ASI eksklusif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui pasca SC dalam menghadapi masalah tersebut melalui pendekatan konseling dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Srinatama, Tebing Tinggi, selama dua hari pada Mei 2025, dengan melibatkan 20 ibu menyusui pasca SC yang dipilih secara purposive. Metode kegiatan meliputi ceramah, demonstrasi teknik menyusui, praktik langsung dengan boneka laktasi, serta mini-konseling individual. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan, serta observasi keterampilan praktik menyusui menggunakan lembar checklist. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan, dimana pemahaman tentang perlekatan yang benar meningkat dari 65% menjadi 90%, dan keterampilan posisi menyusui pasca SC meningkat dari 40% menjadi 85%. Sebanyak 75% ibu berhenti menggunakan dot, dan mulai rutin melakukan kontak kulit-ke-kulit. Wawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menyusui secara eksklusif. Konseling dan pendampingan secara langsung terbukti efektif dalam mengatasi tantangan menyusui pasca SC, serta dapat menjadi strategi promotif-preventif yang penting untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif di komunitas.
Pelatihan Psikososial untuk Membangun Budaya Siaga Bencana Soleman, Sitti Rahma; Yani, Laras Putri; Putri, Meli Nur Atika
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6945

Abstract

Bencana alam, selain menimbulkan kerusakan fisik juga memberikan dampak-dampak psikososial baik secara langsung maupun tidak langsung. Dampak psikologis ini dapat menyebabkan traumatis. Penanganan secara dini dapat mempercepat pemulihan dan dapat menurunkan risiko seorang anak mengalami permasalahan yang lebih berat di masa datang. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan pelatihan psikososial untuk membangun budaya siaga bencana. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kecamatan Selo terutama anak-anak berjumlah 16 orang Kegiatan dilakukan dengan tahapan screening, dilakukan untuk mendeteksi awal pengetahuan dan kesiapsiagaan secara fisik dan psikologis, apersepsi, penyampaian materi, mengajarkan terapi psikososial, kegiatan evaluasi dan terakhir monitoring dan evaluasi dilakukan setelah kegiatan skrining dan pelatihan dilaksanakan. Adapun bentuk upaya yang dilakukan yaitu melatih dan mengajarkan play therapy kepada anak seperti melakukan outbound dengan beberapa permainan dan perlombaan yang dapat membangkitkan semangat anak-anak sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak pasca bencana. Permainan yang dilakukan seperti lomba kekompakan grup, lomba membawa bola ke kotak depan dengan kertas serta lomba hafalan ayat. Hasil menunjukkan program pengabdian kepada masyarakat ini mendapatkan respon yang baik dari pihak Puskesmas Selo, Bidan Desa, Kader dan anak-anak selaku partisipan yang sangat antusias mengikuti dari awal sampai akhir kegiatan. Anak-anak memberikan feedback yang baik pada kegiatan pengabdian ini. Anak-anak berharap kegiatan ini tetap berlanjut sehingga seluruh anak-anak di KRB I, II, dan III mendapatkan edukasi yang sama. Mulai dari usia pra sekolah sampai dengan remaja. Melihat hasil yang ada maka disimpulkan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar.
Inovasi Pemanfaatan Daun Kakao: Pelatihan Pembuatan Seduhan Herbal untuk Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Petani Kakao Utami, Budi Barata Kusuma; Narwanti, Iin; Rokhmayanti, Rokhmayanti; Hanum, Farrah Fadhillah; Rusdianto, Rusdianto; Putra, Gea Permana Antara; Rahmadani, Nur Izati; Adestu, Zakiyya Salwa; Fatmala, Eva; Lestari, Rimadina Sukmasuci
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6861

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan daun kakao (Theobroma cacao L.) sebagai bahan baku seduhan herbal bernilai ekonomi. Namun hingga kini, pemanfaatannya masih terbatas dan belum terintegrasi dalam kegiatan produksi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai respons atas kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap pengolahan limbah daun kakao, khususnya di Kalurahan Bunder, Gunungkidul, yang merupakan salah satu sentra pertanian kakao. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan daun kakao menjadi seduhan fungsional. Pelatihan dilakukan secara luring dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari unsur petani, UMKM, dan ibu rumah tangga. Materi mencakup pengenalan senyawa bioaktif, teknik pengolahan, dan praktik pembuatan produk. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test dan uji organoleptik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 10% dan teridentifikasinya formula yang disukai panelis berdasarkan karakteristik sensori. Pelatihan berbasis praktik langsung dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat. Kegiatan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan usaha lokal berbasis limbah pertanian secara berkelanjutan.
Edukasi Audio-Visual tentang Mobilisasi Dini pada Pasien Post Operasi dengan Spinal Anestesi Cantika, Virginia Raida; Yudha, Magenda Bisma; Triana, Noor Yunida
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6993

Abstract

Prosedur pembedahan pada ekstremitas bawah umumnya dilakukan bersamaan dengan tindakan anestesi spinal untuk menghilangkan rasa nyeri. Salah satu masalah yang sering muncul setelah prosedur tersebut adalah imobilisasi, yang dapat memperlambat proses pemulihan dan meningkatkan risiko komplikasi. Mobilisasi dini merupakan upaya yang dilakukan secara bertahap oleh pasien post operasi untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi. Berdasarkan survei yang dilakukan pada 04 November 2024, menunjukkan bahwa beberapa pasien post operasi dengan spinal anestesi memiliki pengetahuan yang rendah mengenai mobilisasi dini dan merasa khawatir untuk melakukannya. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien tentang mobilisasi dini post operasi dengan spinal anestesi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui media audio-visual berupa video edukatif berdurasi ±4 menit dan disertai leaflet sebagai penunjang informasi tertulis. Kegiatan dilaksanakan di ruang recovery room Rumah Sakit Islam Purwokerto dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan kuesioner untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi hanya 5 peserta (16,7%) berada pada kategori baik, sedangkan setelah edukasi meningkat menjadi 25 peserta (83,3%). Sebanyak 23 peserta (76,7%) mampu melakukan mobilisasi dini sesuai tahapan. Edukasi audio-visual terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi pasien.
Mengoptimalkan Program Khitan Massal: Peran Penting Sosialisasi dan Edukasi Perawatan Pasca-Sirkumsisi Kusumawinakhyu, Titik; Santi, Nurul Eka; Purwa, Indra; Purwanto, Tulis Budi; Widyatomo, Harry
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.7015

Abstract

Program khitan massal merupakan bentuk pelayanan kesehatan preventif yang umum dilaksanakan oleh berbagai lembaga sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Khitan atau sirkumsisi merupakan praktik budaya dan keagamaan yang umum di Indonesia, sekaligus memiliki manfaat kesehatan signifikan dalam pencegahan infeksi. Program khitan massal menjadi pilihan efektif untuk menjangkau masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada proses khitan itu sendiri, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tua dan anak tentang perawatan luka pasca-sirkumsisi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan keberhasilan khitan massal melalui sosialisasi dan edukasi perawatan pasca-khitan. Metode pelaksanaan mencakup pemberian edukasi langsung, distribusi leaflet, dan demonstrasi praktik perawatan luka. Peserta kegiatan ada 30 anak dimana masing-masing anak ada 1 pendamping dari keluarga. Kegiatan dilakukan di Praktik Dokter PKU Muhammadiyah Zam-Zam Cilongkok Banyumas Jawa Tengah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan tentang materi edukasi yang telah disampaikan Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dan keluarga terhadap perawatan luka khitan serta menurunnya insiden infeksi. Edukasi yang tepat dan mudah dipahami terbukti berperan signifikan dalam mendukung proses penyembuhan.

Page 98 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025