cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pemeriksaan Payudara Sendiri pada Santriwati Pondok Pesantren Imam Asy-Syafi’i Nuristy Brillian Ainindyahsari Winarna; Renita Rizkya Danti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1490

Abstract

Remaja putri seringkali mengalami berbagai permasalahan sepanjang siklus kehidupan, khususnya di lingkungan pesantren. Penelusuran kesehatan merupakan cara yang paling efektif untuk mengetahui masalah kesehatan yang sebenarnya dihadapi mahasiswi. Salah satunya adalah masalah wanita dengan kanker payudara. Penyebab kanker payudara yang sering terjadi adalah ketidaktahuan wanita dalam mendeteksi dini kanker payudara. Mendeteksi sejak dini dengan melakukan pemeriksaan SADARI dapat mengidentifikasi benjolan abnormal pada payudara sebagai gejala awal untuk mengetahui perkembangan apakah bisa menjadi kanker atau tidak. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan dan dilanjutkan dengan konsultasi kesehatan pada Santriwati Pondok Pesantren Imam Asy-Syafi’i yang berjumlah 130 santriwati pada bulan Juli 2022. Pelaksaan ini dimulai dengan pembukaan oleh ketua stikes dan pimpinan pondok pesantren. Selanjutnya peserta diarahkan ke kelas kelas edukasi kesehatan untuk diberikan bimbingan dan konseling terkait ilmu kesehatan reproduksi khususnya pada kelompok ini tentang pemeriksaan payudara sendiri dalam pencegahan ca mammae. Pelaksanaannya diawali dengan diberikan edukasi selanjutnya sesi diskusi dan konseling. Timbal balik sesi tersebut peserta memahami materi yang telah dijelaskan dan mampu menganalisis terhadap dirinya supaya lebih menjaga kesehatan reproduksi kedepannya, bersedia melakukan pemeriksaan rutin sadari dan bersedia memeriksaan dirinya ke tenaga kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan 70% santri dapat melakukan pemeriksaan kesadaran dan melakukan konsultasi kesehatan dengan fasilitator.
Pendampingan Gizi Seimbang pada Kader Posyandu Banjar Tengah Desa Blahbatuh Gianyar Bali Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi; Ni Luh Putu Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1497

Abstract

Gizi adalah salah satu aspek yang digunakan dalam mengukur tingkat kesehatan suatu negara. Pemantauan gizi pada balita sangat penting untuk mengetahui kondisi pertumbuhan Balita. Salah satu kegitan yang dilakukan oleh posyandu adalah pemantauan gizi. Kegiatan pemantauan gizi juga dilakukan oleh Mitra PKM kader posyandu banjar tengah, Blahbatuh Gianyar. Permsalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pemantauan gizi balita seta kekurang sarana dan prasarana posyandu. Sehingga fokus PKM meliputi pendampingan mengenai gizi meliputi pemahaman gizi, pengukuran pertumbuhan (Berat dan tinggi badan). Metode PKM meliputi dialog interaktif, pelatihan dan pendampingan pengukuran pertumbuhan serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai gizi (pengertian, jenis, pegolahan) sebanyak 40% dan keterampilan menggunakan pengukuran pertumbuhan terjadi peningkatan sebanyak 50%. Evaluasi kegiatan dilakukan 1 kali dalam sebulan pada setiap akhir kegiatan posyadu.
Pemeriksaan Tekanan Darah dan Pelatihan Senam Hipertensi pada Warga di Gunung Raya Ciputat -Tangerang Selatan Mila Evelianti; Susanti Widiastuti; Nengah Hendri Budiana
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1518

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu contoh penyakit degeneratif. Tingginya angka Hipertensi dapat menyebabkan berbagai Penyakit degeneratif yaitu penyakit-penyakit terkait dengan penyakit jantung dengan peluang 6 kali, meningkat 3 kali serangan jantung, dan 7 kali lebih besar terkena serangan stroke. Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarak ini adalah untuk mengajarkan salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Gunung Raya Ciputat Tangerang selatan dengan mengukur tekanan darah dan mengajarkan senam hipertensi sebagai salah satu terapi pengontrolan tekanan darah.Hasil kegiatan yang dilakukan pada masyarakat gunung raya sebanyak 30 warga dengan mayoritas usia diatas 40 tahun, hasil kegiatan menunjukan data warga di lingkungan gunung raya cuputat tangerang selatan sebelum dilakukan kegiatan senam hipertensi menunjukan warga yang mengalami hipertensi sebanyak 17 warga (57%) baik laki-laki maupun perempuan. Sementara warga yang tidak mengalami hipertensi sebanyak 13 warga (43%). Kemudian kami memberikan senam hipertensi selama 30 menit dan menunjukan perubahan hasil yang signifikan yaitu responden yang mengalami hipertensi menurun menjadi 7 warga (32%) dan yang tidak mengalami hipertensi menjadi meningkat sebanyak 23 warga (77%).
Pencegahan Anemia pada Remaja di Kelurahan Pondok Pinang Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan Shinta Novelia; Bunga Tiara Carolin; Dwi Nisafitri Rahayu; Ketut Ariyani; Riski Yanti; Ulfah Tisnawat; Heny Sulindrawati
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1519

Abstract

Pembangunan kesehatan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Dengan perkataan lain bahwa masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai pelaku dalam pembangunan kesehatan dalam menjaga, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri, serta berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakatnya. Selain itu juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat serta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Menindaklanjuti persoalan yang ditemukan di wilayah RT 13 RW 05, Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yaitu remaja yang memiliki pengetahuan rendah tentang anemia pada remaja, maka perlu dilakukan penyuluhan Kesehatan tentang anemia pada remaja serta pencegahan anemia dengan mengevaluasi kadar Hb serta memberikan jus untuk membantu menaikkan kadar Hb. Kegiatan pelaksanaan pengabdian berjalan lancar. Dari 20 orang remaja putri yang mengikuti kegiatan, terdapat 35% (7) orang remaja yang mengalami anemia. Masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi kegiatan ini, karena mereka mengetahui pentingnya menjaga Kesehatan remaja. Strategi untuk meningkatkan kadar Hb adalah dengan mengkonsumsi jus buah bit dan meningkatkan pengetahuan remaja tentan status Kesehatan.
Penyuluhan Dampak Anemia dan Pemberian Sari Kacang Hijau pada Ibu Hamil Trimester III Febry Mutiariami Dahlan; Yenny Aulia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1521

Abstract

Salah satu masalah kesehatan global yang tersebar di beberapa negara adalah kasus anemia sebanyak 56 juta wanita, dua pertiga kasus berada di Asia. Prevalensi ibu hamil menderita anemia adalah 83,2% (WHO), sementara di Negara Asia Tenggara terjadi 97,8% prevalensi anemia, salah satunya Indonesia memiliki prevalensi ibu hamil anemia sebanyak 37,1%. Pada Puskesmas Caringin sendiri terdapat 35 orang (10%) mengalami anemia di tahun 2020. Kondisi anemia dapat menyebabkan beberapa risiko saat persalinan seperti perdarahan dan BBLR. Pada studi pendahuluan ibu hamil mengeluhkan rasa dan bau dari tablet Fe sehingga membuat ibu hamil tidak teratur mengkonsumsinya. Kegiatan ini dirasa perlu untuk menurunkan angka anemia dan memberikan alternatif nutrisi untuk mencegah anemia dan meningkatkan kadar haemoglobin ibu hamil. Pengabdian dilakukan kepada 20 ibu hamil trimester III dengan mengumpulkan di posyandu. Secara umum kegiatan ini berjalan dengan lancar dan tidak ditemukan kendala yang berarti. Ibu hamil yang sudah dijelaskan tujuan dari kegiatan pengabdian ini mengatakan senang karena tidak khawatir lagi akan dampak dari anemia, dan mengatakan akan melakukan pemeriksaan kadar hemoglobin secara berkala terutama nanti saat trimester III kehamilan, mengetahui cara mengkonsumsi tablet Fe yang benar, ibu mau untuk mengkonsumsi Tablet Fe setiap harinya dan mendampingi dengan mengkonsumsi makanan yang kaya Vit C.
Pendidikan Kesehatan dan Pelatihan Dasar Keselamatan Penyelaman Masyarakat Pesisir sebagai Upaya Pencegahan Barotrauma Telinga Utari Yunie Atrie; Linda Widiastuti; Liza Wati; Yusnaini Siagian; Soni Hendra Sitindaon
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1540

Abstract

Mayoritas para nelayan yang ada di wilayah pesisir Indonesia merupakan jenis penyelam tradisional, yaitu nelayan yang melakukan penyelaman secara turun-temurun tanpa berbekal ilmu pengetahuan kesehatan dan keselamatan penyelaman yang memadai (safety diving). Berbagai resiko penyakit penyelaman dapat dialami oleh nelayan penyelam tradisional, salah satunya barotrauma telinga. Barotrauma merupakan salah satu kegawatdaruratan penyelaman yang sering diabaikan oleh nelayan tradisional. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir khususnya nelayan tradisional di Desa Malang Rapat mengenai keselamatan penyelaman. Metode pendidikan kesehatan dilakukan secara ceramah, diskusi dan pelatihan prosedur penyelaman yang tepat. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 2 Juli 2022 dengan target responden adalah nelayan penyelam tradisional yang berjumlah 74 orang di Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Hasil PKM menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test responden adalah 42,78 (SD 12.083), sedangkan rata-rata nilai post-test responden setelah mendapatkan pendidikan kesehatan dan pelatihan dasar keselamatan penyelaman adalah 83,22 (SD 13.407). Berdasarkan uji paired t test menunjukan bahwa p-value adalah 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan partisipan setelah mengikuti pendidikan kesehatan dan pelatihan dasar keselamatan penyelaman masyarakat pesisir di Desa Malang Rapat Kabupaten Bintan. Pendidikan kesehatan dan pelatihan terkait keselamatan terbukti efektif dalam meningkatkan aspek kognitif dan keterampilan nelayan penyelam tradisional. Melalui upaya ini diharapkan dapat memberikan upaya preventif terhadap masalah-masalah kesehatan yang dapat dialami oleh penyelam, merubah perilaku dan meningkatkan keterampilan para penyelam dalam melakukan penyelaman yang aman dan sehat sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan akibat penyelaman.
Workshop Peningkatan Kapabilitas Mahasiswa: Peran Mahasiswa dalam Peningkatan Kreativitas Mahasiswa Unggul dan Berkelanjutan Amin Kuncoro; Supriyanto Supriyanto; Mariana Kristiyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1573

Abstract

Kreativitas mahasiswa merupakan nilai tambah bahwa sumberdaya terutama kepada mahasiswa disalahsatu perguruan tinggi. Kreativitas mahasiswa mampu menjawab gejala social dan tantangan dimasa yang akan datang, sehingga diperlukan perhatian dan tindaklanjut agar peran mahasiswa sebagai calon intelektual muda mampu menjawab tantangan tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi dalam rangka untuk menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa telah menjadi trend saat ini dan dimasa yang akan datang. Hal ini disebabkan oleh program pemerintah yang mensyaratkan agar mahasiswa bukan hanya belajar science saja namun harus diikuti dengan pola piker agar kelak setelah lulus tidak akan canggung dan menggantungkan hidup kepada orang lain. Sisi lain dari program kreativitas mahasiswa yang dilakukan secara rutin, akan berdampak kepada memaksimalkan kemampuan mahasiswa untuk kreatif, inovatif dan mandiri.
Edukasi dan Intervensi Pemberian Akupresur pada Ibu Nifas untuk Meningkatkan Produksi ASI Triana Indrayani; Risza Choirunnisa; Ismi Nurani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1577

Abstract

Puskesmas Limbangan pada tahun 2020 cakupan ASI eksklusif baru mencapai 61,6% sehingga terdapat kesenjangan sebanyak 23,4% dari target yang ditetapkan sebanyak 85%. Di lapangan menunjukkan produksi dan ejeksi ASI yang sedikit pada awal setelah melahirkan menjadi kendala dalam pemberian ASI secara dini. Salah satu solusi untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI tersebut adalah melalui teknik acupressure points for lactation. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi ibu nifas tentang akupresur terhadap produksi ASI. Pengabdian masyarakat ini diikuti oleh seluruh ibu post partum anak pertama usia 3 hari sebanyak 42 orang yang dibagi dua kelompok yaitu 21 orang untuk eksperimen (mendapatkan intervensi akupresur) dan 21 orang sebagai kontrol (hanya diberikan leaflet akupresur), sebagai indikator untuk mengukur hasil produksi ASI setelah dilakukannya akupresur penulis menggunakan instrument berupa lembar observasi. Rata-rata produksi ASI pada kelompok eksperimen sebelum dilakukan akupresur sebesar 119,05 dan sesudah dilakukan akupresur sebesar 213,33. Sedangkan pada kelompok kontrol diberikan intervensi sebesar 129,52 dan sesudah dilakukan intervensi sebesar 168,57. Hasil bivariat menunjukkan p-value sebesar 0,000 < 0,05. Terdapat pengaruh akupresur terhadap produksi ASI pada ibu menyusui.
Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi pada Lansia di Kampung KB Desa Cibiru Wetan Tri Nur Jayanti; Agus Sulaeman; Cucu Rokayah; Jessy Nurinda
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1578

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu penyebab utama kematian secara global yang dapat dicegah. Hipertensi yang tidak terkendali dapat menyebabkan komplikasi seperti infark miokard, stroke, gagal jantung, gagal ginjal, demensia, kebutaan, bahkan kematian. Hipertensi umumnya disebabkan oleh berbagai faktor risiko yaitu usia, jenis kelamin, genetik, pola makan, gaya hidup, obesitas, aktivitas fisik, merokok, dan stres. Sebagian besar faktor tersebut dapat dimodifikasi sehingga seseorang dapat melakukan pencegahan agar terhindar dari hipertensi beserta komplikasinya. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi khususnya cara pencegahan dan pengedaliannya. Kegiatan dilakukan di Kampung KB, Desa Cibiru Wetan selama 4 hari pada bulan Agustus 2022 dengan beberapa program yaitu skrining (pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, edukasi dengan penyuluhan dan diskusi, dan senam hipertensi. Kegiatan diikuti oleh masyarakat pra lansia, lansia, kader, dan beberapa tokoh masyarakat. Hasil dari kegiatan tersebut diperoleh bahwa masyarakat tampak aktif dan antusias selama mengikuti kegiatan, masyarakat dapat menyebutkan kembali cara mencegah dan mengendalikan hipertensi, menyebutkan kembali herbal yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan hipertensi, dan dapat mempraktikkan bersama senam hipertensi. Kegiatan ini kami harapkan dapat dilanjutkan dan dijadikan sebagai program tetap dalam posbindu di wilayah Kampung KB tersebut.
Edukasi Keamanan Penyelaman dan Deteksi Dini Kesehatan Nelayan Pesisir Kawal Pantai Linda Widiastuti; Wiwiek Liestyaningrum; Utari Yunie Atrie; Liza Wati; Yusnaini Siagian
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1543

Abstract

Provinsi Kepri yang memiliki laut seluas 24.121.530,0 ha (95,79%). Sebagian besar mata pencaharian masyarakat kepulauan riau yang ada di pesisir adalah nelayan tradisional. Aktifitas yang dilakukan yaitu menyelam. Kegiatan menyelam yang dilakukan penyelam tradisional untuk mencari ikan maupun biota laut dengan memanah maupun menyelam dengan mengunakan alat kompresor seringkali tidak memperhatikan aspek keselamatan, sehingga risiko cedera penyelaman meningkat. Nelayan penyelam tradisional kebanyakan belum mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang teknik penyelaman secara formal. Cedera penyelaman dapat ringan sampai dengan kematian, sehingga edukasi tentang pencegahan dan pengenalan gangguan penyakit yang dapat terjadi akibat penyelaman perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam dua kegiatan yang bersamaan: edukasi mengenai keamanan penyelaman dan deteksi dini kesehatan dengan cara pengobatan gratis. Hasil didapatkan 40 orang nelayan 77,5% dengan latar belakang pendidikan SD, 87,5% masa kerja nelayan tradisional 5-10 tahun, 70% lama menyelam didalam laut ≥ 5 jam, sebanyak 5 penyelam tradisional dengan keluhan dekompresi gejala yang dirasakan kebas pada kaki bagian bawah dan penurunan pendengaran serta nyeri kepala. Hasil pemeriksaan kesehatan didapatkan nelayan tradisional mengalami hipertensi 27 orang (67,5%), diabetes melitus 6 orang (15%) memiliki kadar glukosa darah hiperglikemia, rematik 7 orang (17,5%) asam urat tinggi. Mayoritas peserta memiliki faktor risiko penyakit dekompresi akibat penyelaman tradisional dan penyakit tidak menular (PTM).

Page 21 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025