cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Upaya Penurunan Kejadian Penyimpangan Perilaku Seksual Remaja melalui Komunikasi Efektif antara Orangtua dengan Remaja Aprilia, Eva Nurlina
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1665

Abstract

Kejadian kehamilan remaja tidak hanya terjadi di dunia maupun di kota-kota besar di Indonesia, akan tetapi juga banyak terjadi di daerah pedesaan, salah satu contohnya adalah daerah Gunungkidul di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyimpangan perilaku seksual remaja melalui komunikasi efektif antara orangtua dengan remaja. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan dengan acara tatap muka dan roleplay. Pelaksanan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan oleh 1 orang pelaksana yaitu dari Dosen STIKES Notokusumo Yogyakarta. Komunikasi efektif orangtua dengan remaja sebagai bentuk pencegahan penyimpangan perilaku seksual dengan remaja menjadi meningkat dan hanya terdapat 2 (dua) kategori saja yaitu baik dan cukup. Adapun kategori baik yaitu 11 (68,75%). Setelah remaja mendapatkan penyuluhan dan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan yang baik sebesar 37,5% dari hasil sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan adalah 31,25% menjadi 68,75%. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan, setelah orangtua remaja mendapatkan penyuluhan dan pelatihan terjadi peningkatan sikap yang baik adalah 68,5% dari hasil sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan hanya terdapat 1 (6,25%) yang kategori baik dan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan meningkat menjadi 12 (75%).
Gurame: Guided Relaxation Methode Promosi Upaya Menurunkan Tingkat Nyeri dengan Metode Keperawatan Komplementer Muhlisoh, Muhlisoh; Hasaini, Asni; Sukmawaty, Martini Nur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1669

Abstract

Penyakit terbanyak di Kabupaten Banjar adalah hipertensi yang biasanya disertai keluhan nyeri. Data pada saat studi pendahuluan didapatkan setiap pasien yang berkunjung ke posyandu melati 75% mengalami keluhan nyeri, nyeri yang dirasakan meliputi nyeri sendi, pusing, sakit kepala, pinggang, dan lutut. Terapi Komplementer dan Alternatif ini adalah pengobatan non konvensional yang ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Perawat dan tenaga Kesehatan perlu meningkatkan upaya berupa promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang dilakukan dengan cara memberikan pendidikan terstruktur dengan kualitas dan keamanan serta efektifitas yang tinggi kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. Mitra pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga Desa Tunggul Irang Ilir berjumlah 64 orang. Warga diberikan edukasi dan praktek gurame berbasis audio dilengkapi dengan penyuluhan terkait manajemen nyeri. Evaluasi dilakukan dengan cara warga memahami pelaksanaan dan antusias bertanya ketika diberikan penyuluhan dan mampu menjawab pertanyaan dari tim pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan keluarga dan seluruh anggota yang ada. Hasil kegiatan pada pengabdian masyarakat didapatkan sebelum dilakukan penyuluhan pemahaman warga tentang GURAME 67,2% kurang baik, setelah dilakukan kegiatan 78,1% cukup baik. Pemahaman kader sebelum kegiatan 40% kurang baik dan setelah kegiatan 80% baik.
Budayakan Minum Obat Anti Hipertensi (Bumi Baper) pada Lansia Suyamto, Suyamto; Astuti, Athanasia Budi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1670

Abstract

Berdasarkan hasil pertemuan dengan kader kesehatan yang ada di wilayah rw.034 dan terdapat 45 lansia dengan berbagai masalah kesehatan banyak dihadapi oleh warga yaitu: hipertensi, diabetes militus, gangguan jiwa, merokok. Hipertesni merupakan masalah paling banyak terjadi pada lansia kususnya di wilayah tersebut. Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang sering ditemukan pada pasien di lanjut usia, dimana hipertensi ini memerlukan pengobatan dan perawatan dalam jangka panjang untuk mengontrol, mengendalikan tekanan darah serta untuk mencegah komplikasi sehingga diperlukan kepatuhan minum obat. Ketelatenan atau kepatuhan lansia untuk minum obat antihipertensi merupakan salah satu dari faktor yang menentukan dalam mengendalikan tekanan darah. Penyakit hipertensi bukan hanya beresiko tinggi pada penderita penyakit kardiovaskuler tetapi juga penyakit yang lain seperti saraf dan ginjal. Semakin tinggi peningkatan tekanan darah, semakin besar pula resiko komplikasinya. Adapun metode kegiatan ini dilakukan untuk mengatasi masalah yaitu dengan pendidikan kesehatan adapun rangkaian kegiatan penyuluhan sebagai berikut: Tahap Persiapan ini kita awali dengan kontrak kepada kader kesehatan untuk kegiatan yang akan dilakukan, membuat SAP, Media, dan persiapan lain seperti surat menyurat. Tahap pelaksanaan pendidikan kesehatan yaitu: kegiatan dilakukan pada tanggal 4 April 2023 pukul 09.30 s.d 12.30. pembukaan, pemberian materi, diskusi, pembagian reward bagi yang terlibat aktif. Tahap evaluasi bahwa pelaksanaan bisa berjalan dengan baik pasien dapat menerima, mengerti tentang hipertensi, gejala, faktor risiko, dan bagaimana pencegahan serta pentingnya pengobatan hipertensi. Tahap rencana tindak lanjut penyuluhan kesehatan tentang hipertensi pada lansia di Padukuhan Tawangsari RW 34 Mojosongo. Jebres, Surakarta tetap diadakan dan berkelanjutan sebagai upaya edukasi kepada masyarakat, agar dapat lebih memahami dan mengenali serta menerapkan budaya minum obat anti hipertensi agar terhindar komplikasi yang bisa muncul akibat hipertensi. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut pasien dapat menerima dan mengerti dengan baik mengenai hipertensi, gejala, faktor risiko, dan bagaimana pencegahan serta pentingnya minum obat anti hipertensi.
Pemberdayaan Keluarga untuk Menurunkan Bullying Anak melalui Latihan Asertif Utami, Tantri Widyarti; Makhrus, Imam; Astuti, Yunani Sri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1674

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat. Fungsi keluarga yaitu membina peran, memberikan pendidikan dan sosialisasi yang berdampak positif bagi perkembangan dan kematangan anak. Selama perkembangannya, anak sering mendapat perlakuan tidak adil dan tidak tepat. Bullying merupakan masalah yang banyak ditemukan pada anak usia sekolah . Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pemberdayaan keluarga untuk menurunkan bullying anak usia sekolah melalui latihan asertif. Kegiatan ini telah dilakukan ke keluarga (ibu) yang memiliki anak usia sekolah dasar dengan bullying sebanyak 17 orang di Bogor. Latihan asertif dilakukan dalam tujuh pertemuan selama 120 menit setiap pertemuan. Evaluasi dilaksanakan secara kognitif dan psikomotor . Evaluasi kognitif melalui post test pengetahuan keluarga tentang bullying dan latihan asertif. Evaluasi psikomotor mengukur kemampuan keluarga mempratekkan latihan asertif pada anak. Hasil pengabdian masyarakat telah menunjukkan peningkatan pengetahuan keluarga dalam latihan asertif mencapai 21%. Peningkatan ketrampilan keluarga dalam melakukan latihan asertif sebesar 66%. Telah meningkatnya ketrampilan keluarga mempraktekkan latihan asertif sebesar 49%. Penurunan bullying pada anak sebesar 40%. Manfaat dari pemberdayaan keluarga ini adalah latihan asertif pada keluarga dapat menurunkan bullying pada anak.
Meningkatkan Minat Vaksinasi Covid-19 Usia 12-17 Tahun pada Remaja melalui Penyuluhan di Pauh Dahlan, Febry Mutiariami; Aulya, Yenny
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1690

Abstract

Beberapa negara termasuk Indonesia masih terus berjuang dalam mengatasi pandemic COVID-19. Dari data WHO, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 120 juta kasus terkonfirmasi COVID-19 di tingkat global. Berbagai upaya pemerintah dalam pengendalian masih dilakukan, salah satunya pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Dilaporkan, anak usia 0-18 tahun meninggal lebih dari 600 juta, 197 anak di antaranya berumur 12-17 tahun dengan angka Case Fatality Rate pada kelompok usia tersebut adalah 0,18%. Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) merekomendasikan penggunaan Vaksin COVID-19 produksi PT. Biofarma (Sinovac) untuk kelompok usia > 12 tahun yang dikeluarkan oleh BPOM tertanggal 27 Juni 2021 dan dapat diberikan bagi anak usia 12-17 tahun mulai 1 Juli 2021. Namun pelaksanaan vaksinasi belum berjalan baik di Kota Padang, dikarenakan kurangnya keterpaparan informasi yang sebenarnya kepada remaja, sehingga dibutuhkan kegiatan pengabdian tentang Meningkatkan Minat Vaksinasi Covid-19 Usia 12-17 Tahun Pada Remaja Melalui Penyuluhan Di Pauh. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan menyampaikan informasi dan memberikan waktu untuk tanya jawab yang dilaksanakan pada 18 Desember 2021 pada remaja di Komplek Cimpago Permai, Pauh, Padang sebanyak 35 orang. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan remaja antusias dalam mengikuti kegiatan ini.
Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil dengan Penyuluhan dan Pemeriksaan HB di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Novelia, Shinta; Rukmaini, Rukmaini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1691

Abstract

Anemia gizi besi pada ibu hamil masih merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia karena prevalensinya cukup tinggi. Kejadian Anemia dalam kehamilan dapat mempengaruhi kehamilan karena anemia dapat menurunkan daya tahan tubuh yang berakibat kematian janin dalam kandungan, abortus, cacat bawaan, BBLR (berat badan lahir rendah). Tujuan kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini kejadian anemia dengan pemeriksaan Hb dan penyuluhan Kesehatan tentang anemia pada ibu hamil. Waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah 15 Januari 2018 dan lokasi pelaksanaan di RT 04 wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Bojong Gede, Provinsi Jawa Barat. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Bojong Gede, Provinsi Jawa Barat. Bentuk kegiatan terdiri dari pemeriksaan HB dan penyuluhan Kesehatan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil. Dari 25 orang ibu hamil yang diperiksa, terdapat 20 orang yang mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 9-10 gr%, dan terdapat 5 orang dengan anemia sedang dengan kadar Hb 7-8 gr%.
Edukasi Penatalaksanaan Disminore pada Remaja Putri Wulandari, Priharyanti; Nurmadinisia, Rahmi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1701

Abstract

Remaja putri terkadang mengalami nyeri saat menstruasi yang disebut dismenore. Dismenore bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik karena bisa mengganggu kegiatan sehari-hari.. Menstruasi merupakan proses saat rahim dibersihkan agar siap memasuki siklus reproduksi selanjutnya. Salah satu gangguan menstruasi yang sering terjadi adalah dismenore yang dapat membahayakan wanita dan menimbulkan rasa tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari, terutama bagi remaja putri yang biasanya berstatus pelajar.. Dengan upaya penanganan yang baik oleh remaja putri tentu akan mengurangi tingkat ketidakhadiran disekolah.Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah mengetahui dan memahami penatalaksanaan dismenore agar tidak mengganggu aktivitas di sekolah selama belajar. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan luring/tatap muka, sehingga terjadi peningkatan tingkat pengetahuan sebagian besar responden setelah penyuluhan. Hasil akhir dari pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah sebanyak 90% siswi merespon positif dan mengalami peningkatan pemahaman tentang pengobatan dismenore dan peningkatan pengetahuannya dari rata-rata 5,30 menjadi 7,80. terlihat dari antusiasme para siswa untuk mendengarkan materi dan menjawab pertanyaan, dan juga dari apresiasi yang besar untuk menerapkan apa yang telah diberikan.
Self Hipnosis untuk Mengatasi Keputusasaan pada Penderita Diabetes Mellitus Suryani, Ulfa; Yolanda, Yola; Ausrianti, Rizka; Yazia, Velga; Hamdayani, Delvi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1706

Abstract

Prevalensi Diabetes Mellitus di Provinsi Sumatera Barat terjadi peningkatan dari 0,7% di tahun 2007 menjadi 1,3% di tahun 2013 dan pada tahun 2018 meningkat lagi hingga mencapai 1,7%. Berbagai masalah psikososial dapat terjadi pada penderita Diabetes Mellitus seperti depresi (Badescu et al., 2016). Depresi terjadi karena ketidakpatuhan terhadap pengobatan, control metabolic yang buruk, perawatan yang dijalani dan kehilangan produktivitas serta peningkatan resiko kematian. Faktor-faktor di atas merupakan tanda dan gejala dari perilakuyang menggambarkan masalah keputusasaan (Khan et al, (2019). Untuk mengatasi keputusasaan ini maka dilakukan terapi self hypnosis. Penyuluhan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang self hipnosis untuk mengatasi keputusasaan pada penyakit Diabetes Mellitus. Sasaran pada penyuluhan ini adalah dewasa akhir yang berjumlah 23 orang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini diharapkan penderita penyakit DM dapat mengatasi keputusasaannya dengan terapi self hypnosis.
Pelatihan Komunikasi Efektif Model SBAR dalam Kegiatan Timbang Terima bagi Mahasiswa Keperawatan Meo, Maria Yulita; Mukin, Fransiska Aloysia; Fembi, Pembronia Nona
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1743

Abstract

Budaya keselamatan pasien merupakan hal yang penting dan menjadi pondasi dalam penerapan keselamatan pasien. Keselamatan pasien merupakan suatu sistem dimana rumah sakit membuat asuhan pasien lebih aman, berkualitas dan bebas dari resiko cedera. Untuk mencapai keselamatan pasien diperlukan keterampikan komunikasi yang efektif dengan menggunakan kerangka komunikasi efektif model SBAR (Situation Background Assessment Recommendation). Tujuan Pengabdian kepada masyarakat Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan komunikasi efektif model SBAR dalam kegiatan timbang terimabagi mahassiswa keperawatan.mengoptimalkan pelaksanaan timbang terima komunikasi efektif metode SBAR dalam meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan. Metode kegiatan menggunakan FGD dan role play. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 15 orang, kegiatan berlangsung selama 12 hari. Hasil PKM menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test responden adalah 53,67 (SD 12.083), sedangkan rata-rata nilai post-test responden setelah mendapatkan pelatihan komunikasi efektif model SBAR dalam kegiatan timbang terima adalah 87,23 (SD 13.407). Berdasarkan uji paired t test menunjukan bahwa p-value adalah 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan komunikasi efektif model SBAR dalam kegiatan timbang terimabagi mahassiswa keperawatan. Pelatihan komunikasi efektif menggunakan model SBAR dapat meningkatkan aspek kognitif dan keterampilan mahasiswa keperawatan dalam kegiatan timbang terima sebagai upaya mewujudkan keselamatan pasien dalam praktik keperawatan.
Edukasi dan Intervensi Pencegahan Anemia dengan Pemberian Jus Jeruk Madu (JerDuMia) pada Ibu Hamil di Posyandu Apel Indrayani, Triana; Pratewi, Pratewi; Sulminah, Sulminah; Rachmah, Ismi Yaumil; Yustisia, Cahya Rani; Sholihah, Hidayatush; Istiqomah, Emilda Sari
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1744

Abstract

Posyandu Apel I dan II pada 2023 cakupan ibu hamil tidak anemia 60%, sedangkan target yang diharapkan ibu hamil yang tidak mengalami anemia 90%. Di lapangan menunjukan ibu hamil dengan anemia sebanyak 40%. Salah satu solusi untuk mengatasi anemia pada ibu dengan cara Non Farmakologi dengan inovasi jus jeruk madu. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk mengedukasi ibu hamil tentang pentingnya memperhatikan kadar hemoglobin selama masa kehamilan, Cara kerja pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan cara pengambilan data, menentukan prioritas masalah, pemeriksaan HB pada 10 ibu hamil, menyiapkan materi edukasi, demostrasi pembuatan inovasi, lalu melakukan penyuluhan secara langsung pada kelompok ibu hamil yang mengalami anemia di Posyandu Apel 2, Evaluasi dilakukan dengan diskusi atau tanya jawab. Berdasarkan hasil pelaksanaan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat diikuti sebanyak 10 ibu hamil dengan anemia dan 25 perserta tambahan meliputi dosen, bidan dan kader. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan tim. Para peserta begitu aktif selama kegiatan dengan adanya sesi tanya jawab. Para persertapun bersedia menerima inovasi berupa jus jeruk madu). Sebagai indikator untuk mengukur keberhasilan pemberian inovasi jus jeruk madu untuk menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil.

Page 44 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025