Jurnal Peduli Masyarakat
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
1,007 Documents
Optimalisasi Penyuluhan Kesehatan dalam Mengelola Stres pada Hipertensi di Kecamatan Babakan Ciparay Bandung
Ira Ocktavia Siagian;
Monika Tumbol
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1322
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di RW 04 Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Ciparay Bandung adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi agenda tahunan Individu dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung. Pada tahun 2022 ini, Program studi Ners memusatkan kegiatan pengabdian masyarakat pada masyarakat umum. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pada masyarakat di RW.04. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat RW.04 dalam mengelola stres pada hipertensi, serta mengetahui optimalisasi dalam penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di RW.04 Kel. Margahayu Utara dengan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat yang dimaksud adalah masyarakat RT 1, RT 2, RT 3, RT 4 dan RT 5 Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay. Bentuk penyuluhan kesehatan yang diberikan adalah melalui pemberian materi dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi. Berdasarkan evaluasi berupa pre test dan post test didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan RW.04 yaitu dari 40% menjadi 90%. Penyuluhan kesehatan ini juga memberikan pengayaan tentang mengelola stres bagi masyarakat serta kader-kader kesehatan di Kecamatan Babakan Ciparay.
Socialization of Logistics in the World of Business to SMA/K Students of Tabanan District
Putu Diva Ariesthana Sadri;
Nengah Widiangga;
Ni Luh Darmayanti;
Dynes Rizky Navianti;
Bambang Widjonarko
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1328
In this current era, Community Service (PKM) is a very useful thing to improve the quality of people's lives, the logistics business has become the center of attention of the community with very rapid growth, companies that provide transportation services for delivery of goods from pickup to destination , this condition requires high school students. The success of business management is highly dependent on the expertise of business people to develop insights about the logistics business itself, strategically managing the logistics business process for material procurement, either by organizing procurement, moving or storing related materials and information, and marketing networks. Limited knowledge is one of the challenges that must be faced by business people in managing their business. The Bali Land Transportation Polytechnic carries out community service activities to SMA 1 Baturiti, Tabanan Regency by referring to Logistics in the Business world in increasing students' knowledge of logistics in the business world. With this PkM socialization, the expected goal is to increase students' knowledge of logistics in the business world, and what types of businesses exist in logistics in the business world and how to make decisions about the logistics business and are expected to be considered in the field later. This activity is carried out using the mediation method with counseling which aims to increase understanding and awareness of the logistics world. From this method it is expected that students are able to create a business and work opportunity in the logistics world.
Pelatihan Metode CILUKBA (Cium, Peluk, Asupan) untuk Mencegah Stunting di Keluharan Kubu Marapalam Kecamatan Padang Timur Kota Padang
Nila Eza Fitria;
Delvi Hamdayani;
Armein Syahid;
Firdaus Firdaus
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1330
Stunting merupakan salah satu permasalahan utama di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 24,4%. Upaya pemerintah Indonesia dalam menurunkan angka stunting dapat dilihat dari dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang dijadikan payung hukum bagi Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting yang telah dilaksanakan sejak tahun 2018. Strategi nasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas persiapan kehidupan berkeluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi anak, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kualitas air minum dan sanitasi. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang upaya pencegahan stunting melalui metode CILUKBA (Cium, Peluk dan Asupan). Metode Kegiatan ini dilakukan edukasi tentang pencegahan stunting dan menu makanan bergizi untuk anak kepada ibu-ibu balita oleh tim pengabdi dan kader yang sudah dilatih pada kegiatan pertama serta pola asuh, asih dan asah terhadap anak dalam menstimulasi tumbuh kembang anak.
Pelatihan dan Pendampingan pada Kader dalam Penggunaan Aplikasi KPSP Mobile Berbasis Android dalam Mendeteksi Penyimpangan Perkembangan Anak Prasekolah
Winnellia Fridina Sandy Rangkuti;
Susito Susito;
Sudarto Sudarto
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1331
Jumlah balita di Indonesia sangat besar yaitu sekitar 10 persen dari seluruh populasi, maka sebagai calon generasi penerus bangsa, Kualitas tumbuh kembang balita di Indonesia perlu mendapat perhatian serius yaitu berupa pelayanan kesehatan berkualitas termasuk deteksi dan intervensi dini penyimpangan perkembangan. Guna mendukung upaya deteksi perkembangan anak secara maksimal sangat diperlukan pemanfaatan tehnologi seperti android sehingga informasi semakin mudah diakses hingga ke seluruh pelosok-pelosok penjuru. KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) Mobile merupakan suatu aplikasi dalam pemanfaatan tehnologi yang sangat membantu kader (masyarakat) untuk memantau perkembangan balita dan mendeteksi adanya kelainan sejak dini. Dengan adanya aplikasi seperti ini peran orangtua dalam memantau perkembangan balita akan lebih mudah karena aplikasi ini berbasis android sehingga dapat dibawah kemana – mana dan jauh lebih effisien dari pada menggunakan buku. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan selama 10 bulan, mulai persiapan proposal, perizinan, intervensi, analisa data, pembuatan laporan serta diakhiri dengan pengumpulan Laporan. Adapun jumlah sampel dalam PKM ini berjumlah 50 kader yang berlokasi di Kecamatan Singkawang Tengah Kelurahan Bukit Batu. Pelaksanaan PKM ini akan dievaluasi dari tingkat pengetahuan, keterampilan serta motivasi setiap kader. Hasil yang diharapkan dari PKM ini yaitu sebagai referensi bagi pengambil keputusan di wilayah setempat (Dinas Kesehatan kota Singkawang), meningkatkan motivasi para kader, publikasi jurnal terakreditasi nasional dalam bentuk artikel ilmiah, HAKI serta panduan dan modul penggunaan Aplikasi KPSP Mobile.
Sosialisasi Penggunaan Herbal Steambath dan Massage pada Ibu Postpartum terhadap Kejadian Postpartum Blues
Vika Tri Zelharsandy;
Titin Apriyani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1332
Melahirkan adalah momen yang membahagiakan, tetapi ada beberapa kasus dapat menjadi menakutkan, hal ini disebabkan wanita yang melahirkan sering mengalami perasaan sedih dan takut sehingga mempengaruhi emosional dan sensitifitas ibu yang dikenal dengan istilah postpartum blues. Pelayanan kebidanan non konvensional merupakan bagian dari penerapan pengobatan komplementer dan alternatif dalam pelayanan kebidanan. Pelayanan kebidanan non konvensional merupakan pilihan bagi bidan maupun perempuan untuk mengurangi intervensi medis saat hamil dan melahirkan serta masa nifas, dan berdasarkan pengalaman hal tersebut cukup membantu. Pemanfaatan terapi ini dalam bidang kebidanan harus dibuktikan keamanannya dengan penelitian. Meskipun pengobatan tradisional/ komplementer relatif lebih aman namun bukan berarti tidak menimbulkan risiko, untuk itu ibu harus memiliki pengetahuan yang mumpuni tentang pemanfaatan terapi komplementer yang aman selama nifas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas terkait kasus postpartum blues dan penggunaan terapi herbal steambath dan massage ibu nifas untuk meningkatkan kesehatan terutama psikologi. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yaitu menjalin hubungan, memberikan proposal dan menentukan jadwal kegiatan, kemudian, akan ada evaluasi proses dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu sesi tanya jawab. Sosialisasi kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik, serta dilengkapi dengan peralatan seperti sauna portable yang digunakan saat melakukan herbal steambath.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita di Posyandu Ngadi Asih Surakarta
Darah Ifalahma;
Yeni Tri Utami;
Fadly Alfenia Irawati;
Tirla Puspita Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1333
Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting, yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Pemantauan (Skrining) ini ditujukan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak dan menemukan secara dini gangguan tumbuh kembang sehingga dapat ditindaklanjuti segera agar hasilnya lebih baik.Analisis situasi di Posyandu Ngadi Asih Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta ditemukan permasalahan yang ada yaitu terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader dalam menggunakan intrumen Stimulasi Deteksi Duni Tumbuh Kembang (SDIDTK). Dalam catatan buku notulen kegiatan pada setiap pelaksanaan posyandu jarang dilakukan pemantauan tumbuh kembang balita. Kegiatan pengabdian berprioritas pada optimalisasi peran kelompok kader posyandu dalam deteksi dini tumbuh kembang balita. Program ini dilakukan dengan cara pelatihan penggunaan instrument SDIDTK Tahap I (manual) dan Tahap II menggunakan Aplikasi Pendeteksi Dini Tumbuh Kembang Balita. Kemudian dilakukan pendampingan penilaian SDIDTK saat kegiatan posyandu. Tujuan program ini adalah kader mampu menerapkan SDIDTK dalam program posyandu serta dapat membantu tugas kader dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara efisien. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukasi yang berupa pemberian pelatihan kecakapan (skill) kepada kader Posyandu sejumlah 20 orang. Metode ini dilaksanakan dengan 5 (lima) rencana kegiatan utama yaitu persiapan, sosialisasi, pelaksanaan (pelatihan dan pendampingan), evaluasi dan terminasi. Hasil kegiatan ini adalah sebagian besar kader mampu menggunakan instrumen SDIDTK secara manual dan dengan aplikasi, kader berkomitmen pemantauan tumbuh kembang dilaksanakan pada setiap jadwal posyandu.
Pendampingan Siswa dalam Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah
Nur Wulan Agustina;
Agus Murtana;
Sri Handayani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1334
Manusia adalah makhluk yang pasti saling berinteraksi antar sesama. Interaksi yang terjalin tidak selalu lancar tapi kemungkinan terjadi adanya konflik. Salah satu konflik yang terjadi pada remaja dapat berupa kejadian bullying. Munculnya perilaku bullying di lingkungan sekolah dapat menciptakan atmosfer lingkungan yang kurang mendukung terhadap perkembangan pendidikan. Tujuan kegiatan in adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat di SMK N 1 Pedan dengan tema Pendampingan Siswa dalam Upaya Pencegahan Bullying di Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan 2 bulan yaitu September-Oktober. Kegiatan PKM ini terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap persiapan, intervensi, edukasi dan evaluasi. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan, game dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan para peserta mendapat informasi penting terkait pengertian bullying, bentuk bullying, pelaku bullying, korban bullying, akibat bullying dan cara untuk mengatasi tindakan bullying. Mereka mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal sampai akhir. Siswa yang mengaku pernah melakukan bullying berniat untuk menghentikan tindakan bullying. Selain itu, para korban berani untuk melawan tindakan bullying, mereka berniat untuk lepas (bebas) dari tindakan bullying oleh orang lain serta berkomitmen untuk meningkatkan rasa empati antar siswa agar bullying tidak lagi terjadi. Melihat hasil ini dapat disimpulkan kegiatan berjalan dengan lancar dan mencapai tujuan.
Remaja Peduli Kesehatan Jiwa dan Psikososial Berbasis Teknologi
Rizka Ausrianti;
Rifka Putri Andayani;
Peni Deka Putri;
Sandriana Dwi Nandika;
Diva Salsabilla;
Dindry Dina Oswi;
Dzakiyah Azzahra Hasan Desi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1335
Remaja pada masa perkembangannya juga memiliki tugas-tugas perkembangan yang harus dipenuhi, namun tidak semua remaja dapat memenuhi tugas-tugas tersebut dengan baik. Di SMP Taman Siswa terjadi peningkatan dari tahun ketahun kunjugan ke ruangan BK. Maka untuk menghindari dan mengatasi hal tersebut diperlukan suatu wadah agar dapat mewujudkan sumberdaya yang tidak hanya sehat secara fisik saja tetapi juga mental dan sosial serta mempunyai produktivitas yang optimal melalui upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan jiwa dan psikososial yang terus menerus melalui pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan jiwa sekolah. Kegiatan ini di selenggarakan di SMP Tamsis Padang, yang di awali dengan pembentukan TIM POKJA Kesehatan Jiwa Dan Psikososial, sosialisasi terkait kesehatan jiwa dan psikososial serta sosialisasi media promosi berbasis teknologi, kegiatan ini di ikuti oleh 8 orang siswa dan 2 orang guru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan tanggal 22 – 30 Agustus 2022. Kegiatan dimulai dari tahap penyusunan proposal, perizinan dan persiapan pada bulan Mei – Juli 2022. Sebelum dilakukan sosialisasi dan latihan didapatkan bahwa sebahagian besar pengetahuan siswa terkait kesehatan jiwa dan psikososial yaitu 60 % kurang, dan setelah dilakukan sosialisasi dan latihan terkait kesehatan jiwa dan psikososial yaitu 70 % baik. Data menunjukan bahwa pengetahuan siswa meningkat menjadi baik. Kesimpulan : Responden diharapkan mampu mensosialisasikan ke seluruh warga sekolah terkait kesehatan jiwa dan psikososial remaja. Diharapkan dapat menghilangkan serta memperkecil permasalahan yang di keluhkan berhubungan dengan permasalahan psikologis seperti kecemasan, depresi karena adanya konflik dengan orang tua dan teman hingga ada yang depresi sehingga berdampak siswa malas belajar, suka molos dan bahkan suka mengganggu teman atau bullying, berkata kasar terhadap orang lain termasuk yang di tuakan.
Gerakan Pencegahan Stunting (Genting) melalui Edukasi dan Deteksi Dini Stunting (Denting)
Fitri Dyna;
Cindy Febriyeni;
Dendy Kharisna;
Hidayatunnisa Qusthia;
Dewi Rafina Hastuti;
Nurul Rafina Rahmadani;
Leni Rafina Juliarif
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1637
Stunting adalah gangguan gizi yang disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan pada anak, sehingga mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan terhambat pada anak. Anak dikatakan stunting apabila panjang atau tinggi badan sesuai umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku. Retardasi pertumbuhan dapat terjadi saat bayi atau anak berada dalam kandungan dan segera setelah anak lahir, dan dapat terjadi ketika anak berusia dua tahun. Kurangnya pemahaman tentang penyebab stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan faktor risiko terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk deteksi dini dan pemberian edukasi tentang stunting dan pencegahan pada 1000 HPK. Metode kegiatan dilakukan dengan observasi TB dan BB balita serta edukasi dengan metode ceramah. Kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kota Pekanbaru dengan jumlah peserta sebanyak 16 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki balita serta kader posyandu. Evaluasi kegiatan di lakukan dengan memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan tentang materi yang telah di berikan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta kegiatan tentang stunting dan pencegahan stunting pada 1000 HPK.
Edukasi Perilaku PHBS melalui Cuci Tangan dengan Memakai Sabun sebagai Tindakan Pencegahan Transmisi Penyakit
Hijriana, Isni;
Yulidar, Yulidar;
Luciana, Lisma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2023
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jpm.v5i2.1671
Tangan merupakan bagian tubuh yang langsung bersentuhan dengan kotoran, kebiasaan anak-anak yang tidak mencuci tangan setelah bersentuhan dengan benda yang kotor menyebabkan masuknnya bakteri kedalam tubuh,akibanya penyakit akan bersarang dalam tubuh anak seperti cacingan, diare, batuk, dan penyakit infeksi lainnya. Pendidikan kesehatan tentang mencuci tangan penting diberikan kepada anak-anak untuk menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat. Mencuci tangan dengan memakai sabun merupakan salah satu tindakan dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang bertujuan untuk memutuskan rantai penyebaran penyakit melalui kontak langsung maupun tidak langsung sehingga dapat menghambat terjadinya penularan penyakit. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pada anak-anak untuk mencuci tangan dengan berpedoman pada langkah-langkah cuci tangan guna meningkatkan derajat kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit infeksi. Peserta dalam kegiatan ini yitu anak-anak usia pra sekolah dan usia sekolah dasar sebanyak 23 orang anak, pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemberian penyuluhan atau pendidikan tentang cuci tangan dan dilanjutkan dengan demonstrasi cuci tangan, kemudian dilakukan evaluasi dengan cara menanyakan kembali tentang hal-hal yang menyangkut dengan cuci tangan dan meminta anak-anak untuk mempraktekkan cuci tangan. Hasil kegiatan PKM ini, anak-anak sangat antusias mengikuti demonstrasi cuci tangan, dan dapat mempraktekkan langkah-langkah cuci tangan dengan benar.