cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengaplikasikan Sunnah Rasul: Dzikir untuk Menurunkan Kecemasan di Masa Pandemi Covid-19 Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Suryandari, Dewi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4062

Abstract

Pencetus kecemasan di masyakarat pada masa pandemi COVID-19 adalah stres akibat isolasi sosial atau physical distancing pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kecemasan berlebihan pada masa karantina dapat meningkatkan risiko ansietas, depresi, hingga gejala stres pascatrauma. Salah satu cara untuk magatasi masalaah kecemasan pada masa pandemi Covid-19 dengan pendekatan yaitu dengan tatlaksana non-farmakologis yaitu Penerapan Sunnah Rasul: Dzikir merupakan salah satu bentuk kegiatan atau aktivitas yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan kecemasan masyarakat beragama Islam di Posyandu Wonolapan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan media leaflet. Pengabdian masyarakat akan dilaksanakan di Posyandu Pucangan Kartasura pada Minggu, 27 Juni 2021. Masyarkat pada akhir kegiatan mampu menjelaskan dengan sederhana pengertian Sunnah Rasul, tujuan Sunnah Rasul, kapan saja melakukkan Sunnah Rasul, tahapan dzikir dalam Sunnah Rasul (100%), prosentase keaktifan masyarakat dalam penyuluhan Sunnah Rasul: Dzikir adalah (95%). Hal tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentalaksanaan kecemasan di masa pandemi covid-19.
Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Mobilisasi Progresif Pasien Stroke sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kompetensi Perawat ICU Atrie, Utari Yunie; Siagian, Yusnaini; Widiastuti, Linda; Wati, Liza; Rahman, Zakiah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4091

Abstract

Imobilisasi yang sangat lama pada pasien stroke di ICU dapat berdampak pada morbiditas, mortalitas, dan memperpanjang waktu perawatan. Mobilisasi progresif di unit perawatan intensif tidak hanya aman dan layak dilakukan, tetapi juga dapat menghasilkan hasil fungsional yang lebih baik pada pasien ICU, khususnya pada pasien stroke. Namun sebagian besar perawat belum melaksanakan praktik mobilisasi progresif dikarenakan berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan dan kompetensi perawat. Hal ini berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan dan kualitas hidup pasien stroke di ICU. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi perawat kritis di ICU dalam melakukan mobilisasi progresif. Metode sosialisasi dan pelatihan dilakukan secara ceramah dan demonstrasi. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 20-21 Mei 2024 dengan target responden adalah perawat ICU di RSUD Bintan yang berjumlah 16 orang. Pelatihan dievaluasi dengan pre-test dan post-test melalui google form. Hasil PKM menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan dan kompetensi pada saat pre-test responden adalah 50,72 (SD=11.572), sedangkan rata-rata nilai pengetahuan dan kompetensi responden setelah mendapatkan pelatihan mobilisasi progresif adalah 88,46 (SD=14.203). Berdasarkan uji paired t test menunjukan bahwa p-value adalah 0,00. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh sosialisasi dan pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan kompetensi perawat ICU. Melalui upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien ICU.
Edukasi Pencegahan Bullying di Kalangan Remaja pada Siswa SMK Keperawatan Prakoso, Adi Buyu; Marni, Marni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4094

Abstract

Banyak kasus bullying yang melibatkan remaja sebagai pelaku dan korban. Pada masa ini, banyak remaja yang belum mempunyai kemampuan mengatasi perubahan fisik dan psikis yang menyebabkan emosi bergejolak. Bullying merupakan suatu sikap agresif yang ditujukan untuk menyakiti atau mencederai seseorang secara verbal, sosial, dan fisik yang dilakukan secara berulang-ulang. Baik pelaku, korban maupun saksi yang melihat perilaku bullying pasti akan mempunyai permasalahanmta serius yang akan berlangsung lama dalam kehidupannya. Melihat banyaknya kasus bullying yang terjadi dan dampak serius yang ditimbulkannya, maka perlu dilakukan upaya preventif. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi para remaja yang merupakan salah satu penyumbang terbesar terjadinya peristiwa bullying Tujuan dari edukasi ini adalah memberikan edukasi tentang bullying kepada siwa-siswi SMK jurusan keperawatan dan gurunya agar dapat menghindari tindakan bullying di sekolah. Upaya yang dapat dilakukan antara lain memberikan edukasi dan memberikan pencegahan, cara menangani kasus bullying. Hasil kegiatan pendidikan Secara umum kegiatan siswa berjalan dengan lancar serta mendapat respon positif dari peserta maupun sekolah. Selama pelaksanaan pendidikan, dari awal penyampaian materi, sesi diskusi dan pendampingan konseling hingga tahap evaluasi, siswa terlihat antusias dan aktif. Pemberian edukasi memang perlu dilakukan dan siswa harus dididik terus menerus tentang bullying dan memahami artinya. Secara konsistensi agar siswa selalu mendapatkan informasi tentang bullying, mengetahui maknanya dan memahami cara menangani kasus bullying. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi atau konseling, sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan atau konseling memberikan dampak positif terhadap pengetahuan siswa.
Gaya Hidup Sehat di SD Negeri Congkrang 1 Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang Mareta, Reni; Zhafira, Firza Putri; Amalia, Fina; Salsabila, Fara; Nurani, Cahya Bintang
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4099

Abstract

Promosi kesehatan merupakan suatu tahapan maupun susunan langkah-langkah untuk mengubah suatu perilaku yang dirasa kurang bagus menjadi suatu yang berdampak posistif untuk peningkatan derajat Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak kelas 5 dan 6 dalam perilaku hidup bersih dan sehat dan meningkatkan pemahaman siswa putri dalam mengahadapi menarche, kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Promosi Kesehatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Congkrang, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang. Sasaran kegiatan promosi Kesehatan ini adalah anak kelas 5 dan 6 dengan jumlah kurang lebih 50 anak. Kegiatan promosi Kesehatan ini dilaksanakan karena masih banyak anak-anak yang kurang memahami bagaimana nikmatnya hidup sehat, selain itu juga disampaikan edukasi tentang menstruasi agar anak-anak perempuan mampu mengenal dan siap menghadapi menarche. Metode yang digunakan dalam kegiatan promosi Kesehatan ini adalah sosialisasi dengen media power point tentang mateir terkait dan juga video animasi cuci tangan. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa merasa senang dan paham tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta persiapan menjelang menstrusi. Kesimpulannya bahwa kegiatan ini promosi Kesehatan dengan menggunakan metode sosialisasi dan praktek langsung terbukti efektif mengubah pengetahuan anak siswa kelas 5 dan 6 SD.
Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia melalui Pemberian Slow Stroke Back Massage dalam Menurunkan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Sani, Fakhrudin Nasrul; Widiastuti, Agung; AM, Ady Irawan
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4102

Abstract

Hipertensi pada lansia adalah keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau tekanan sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg dan diastolik di atas 90 mmHg. Salah satu terapi yang dapat diberikan pada penderita hipertensi, yaitu yaitu terapi slow stroke back massage (SSBM). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penyuluhan pemberian slow stroke back massage diharapkan dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan derajat kesehatan lansia penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Posyandu Anggrek, Borowatu, Ngasinan, Bulu, Sukoharjo pada 1 sampai 30 maret 2024. Beberapa tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi, perencanaan kegiatan, tahap implementasi yaitu sosialisasi, penyuluhan dan pemberian terapi slow stroke back massage pada lansia penderita hipertensi, tahap evaluasi pengetahuan dan keterampilan dengan post test. Hasil dari pengabdian ini terdapat perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi sebelum pemberian terapi SSBM didapatkan hasil rata-rata tekanan sistolik sebelum 145.5 mmHg dan diastolik 87.5 mmHg. Hasil pengukuran tekanan darah sesudah pemberian terapi SSBM rata-rata tekanan sistolik 125.6 mmHg dan diatolik 81 mmHg.
Media Penerapan Logo Therapy Guna Mencapai Kesejahteraan Mental Anak Pengidap Kanker Rusydi, Wasilatur Rahmah Siftia; Sania, Farah Nikmatus; Mauliyah, Hayyin Farihatul; Mufidah, Fikriyatul; Faisol, Faisol; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4104

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang mematikan, sehingga memerlukan penanganan serius. Namun, tidak hanya dari sisi medis saja, pengidap kanker juga memerlukan intervensi berupa konseling atau pendampingan psiklogis lainnya. Anak pengidap kanker rentan megalami stres saat sebelum atau pasca terapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Yayasan Peduli Kanker Anak Indonesia (YPKAI) Surabaya, dengan menggunakan metode Community Development. Tim PKM berinisiatif memberikan konseling dengan teknik Logo Therapy yang bertujuan anak pengidap kanker di YPKAI Surabaya dapat menemukan makna dan tujuan hidupnya. Dari 7 anak yang mendapatkan penanganan, hasil menunjukkan bahwa 2 anak tidak memerlukan konseling individu, 1 anak menunjukkan hasil yang lebih baik setelah mendapatkan konseling individu, 1 anak hanya mendapatkan latihan sensori motorik dan 3 orang anak lainnya membutuhkan penanganan lanjutan berupa konseling individu. Diadakan pula pelatihan dan pembentukan kader Harchilwell sebagai bentuk keberlanjutan program.
Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Kelompok Lansia melalui Edukasi Penyakit Kardiovaskuler dan Senam Jantung di Posyandu Menur X Makam Haji Ulkhasanah, Muzaroah Ermawati; Palupi, Dwi Lestari Mukti; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4108

Abstract

Penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian didunia dengan prevalensi meningkat seiring dengan usia. Pengabdian kepada masyarakt bertujuan meningkatkan pengetahuan dan cara pencegahan salah satunya pelaksanaan senam jantung. Peserta yang mengikuti Pendidikan kesehatan merupakan lansia aktif sebanyak 68 peserta di posyandu Menur X Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura. Hasil pelaksanaan kegiatan Pendidikan kesehatan menujukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penyakit kardiovaskuler hingga pencegahan dan penatalaksanaan yang dilakukan. Hasil pengabdian Masyarakat dibuktikan dengan terdapat peningkatan pengetahuan pada kategori pengetahuan tinggi dari 22.0% menjadi 54,41% setelah diberikan eduksi dan pelaksanaan senam jantung.
Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Gangguan Muskuloskeletal pada Pekerja Kantor di Tempat Kerja Rafifah, Anisa Humaero; Waluyati, Diah Putri; Kirana, Widya Putra Sasi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4118

Abstract

Gangguan muskuloskeletal, merupakan penyakit tidak menular yang dapat diakibatkan oleh paparan berulang dari faktor risiko di tempat kerja. Pekerja kantor merupakan kelompok yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal,, oleh karena itu meningkatkan pengetahuan pekerja kantor mengenai gangguan muskuloskeletal, merupakan salah satu tindakan pencegahan. Tujuan dari kegiatan sosialisasi dan edukasi ini adalah meningkatkan pengetahuan para pekerja mengenai gangguan muskuloskeletal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan luring melalui pemaparan materi menggunakan powerpoint, didukung dengan leaflet, soft file materi, dan video. Kegiatan sosialisasi dan edukasi ini melibatkan 14 tenaga kerja dari berbagai bagian di Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebelum pelaksanaan, panitia mempersiapkan materi, perangkat presentasi, dan jadwal kegiatan. Pretest diberikan kepada peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman awal terkait gangguan muskuloskeletal,. Setelah kegiatan sosialisasi dan edukasi selesai, dilakukan posttest untuk mengevaluasi tingkat pemahaman peserta. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa terjadi peningkatan pengetahuan setelah sosialisasi dan edukasi dengan proporsi jawaban benar pada beberapa pertanyaan sebesar 100%.
Edukasi Kesehatan Lingkungan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Iftitah, Dein; Zakiyyah, Zakiyyah; Nurapipah, Maulida
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4122

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini guna melakukan peningkatan pengetahuan terkait kesehatan lingkungan melalui pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Penyakit yang rawan ditimbulkan akibat sampah, keterampilan dalam pengelolaan sampah menjadi bahan layak jual (ecobrick), serta pencemaran air sungai akibat pembuangan tinja secara langsung dan edukasi pembuatan jamban sehat. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara memberikan edukasi atau penyuluhan kepada para peserta. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 April 2024 di Posyandu Karya Mulya Kelurahan Sendang dengan peserta kader kesejahteraan keluarga dan jumlah sebanyak peserta 50 peserta. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode analisis data memakai analisis deskriptif kualitatif serta persentase tingkatan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan para peserta secara umum terkait kesehatan lingkungan sebanyak 72%. Para peserta juga memahami penerapan PHBS meningkat menjadi 82.5%, sebanyak 72.5% peserta memahami terkait bahaya akibat pencemaran air sungai dan stop buang air besar sembarangan (Open Defecation Free / ODF) serta sebanyak 50% para peserta mengetahui terkait penyakit penyakit yang rawan ditimbulkan akibat penumpukan sampah dan keterampilan pengelolaan sampah menjadi ecobrik. Kesimpulan dari kegiatan ini dapat melakukan peningkatan pengetahuan para peserta serta diharapkan mampu menolong diri dan keluarga untuk mewujudkan derajat kesehatan di masyarakat.
Edukasi dan Latihan Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Pre Operasi yang Mengalami Kecemasan Rahmasari, Ikrima; Musta’in, Musta’in; Wahyudi, Totok
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4128

Abstract

Kecemasan pada pasien yang akan menjalani operasi atau pre operasi merupakan suatu respon antisipasi terhadap suat pengalaman yang dianggap pasien sebagai ancaman dalam peran hidup, integritas tubuh, bahkan kehiduan itu sendiri. Pre operasi dapat memicu kecemasan dan stress, bahkan ketika prosedur yang akan dilakukan tergolong operasi inor. Secara psikologis dan fisiologis tingkat kecemasan pasien pre operasi dapat ditandai dengan rasa gelisah, tegang, naiknya tekanan darah dan meningkatnya detak jantung. Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan pasien meliputi farmakologi, pendekatan dukungan dan psikoterapi. Teknik utama psikoterapi dalam pengobatan kecemasan adalah melalui relaksasi dan biofeedback. Teknik relaksasi yang digunakan untuk mengurangi kecemasan pada pasien pre operasi adalah relaksasi otot progresif. Tujuan dari kegiatan ini adalah menambah informasi kesehatan khusunya pada pasien pre operasi yang mengalami kecemasan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukasi serta mengajarkan teknik relaksasi otot progresif pada pasien yang mengalami kecemasan. Sebelum diberikan edukasi, pasien dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dengan menggunakan lembar kuesioner Amsterdam Pre Operative Anxiety And Information Scale (APAIS), kemudian dilatih melakukan latihan relaksasi otot progresif, selanjutnya di evaluasi tingkat kecemasan pasien dengan enggunakan APAIS. Penyampaian materi tentang latihan pernafasan untuk menurunkan kecemasan pada pasien pre operasi yaitu dengan latihan otot progresif dan mempaktikkan secara langsung cara melakukan latihan otot progresif dapat dilakukan secara mandiri sebelum ataupun setelah tindakan operasi. Dengan demikian, diharapkan para pasien akan mendapatkan peningkatan pemahaman dan cara penanganan yang dapat dilakukan ketika mengalami kecemasan. Kegiatan pengabdiam masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar, serta menghasilkan perubahan yaitu meningkatnya pemahanan pasien tentang kecemasan dan menurunkan tanda vital pada pasien yang mengalami kecemasan saat akan dilakukan tindakan operasi.

Page 71 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025