cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Penerapan Terapi Relaksasi Napas Dalam sebagai Penatalaksanaan Kecemasan pada Remaja Lathifunnisa, Husna; Rahmawati, Arni Nur; Apriliyani, Ita
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3936

Abstract

Kecemasan merupakan suatu hal yang dialami seseorang ketika dirinya merasa diancam yang dapat menyebabkan ketegangan yang berlebihan. Bagi remaja, terutama siswa SMA, kecemasan dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti ujian sekolah. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan teknik relaksasi napas dalam. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa kelas XII di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari sebanyak 60 siswa. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengelola kecemasan melalui teknik relaksasi napas dalaM. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi video. Evaluasi peningkatan pengetahuan dan kecemasan dengan pre-test dan post-test, serta melakukan observasi tingkat keterampilan siswa. Hasil pengabdian kepada masyarakat mayoritas peserta mengalami peningkatan pengetahuan yaitu 53 siswa (88,3%), siswa juga mengalami penurunan tingkat kecemasan pada kategori tidak cemas sebanyak 34 siswa (56,7%) dan menunjukan peningkatan keterampilan pelatihan terapi relaksasi napas dalam. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dapat meningkatkan pengetahuan, menurunkan kecemasan, dan meningkatkan keterampilan siswa tentang penerapan teknik relaksasi napas dalam sebagai penatalaksanaan kecemasan pada siswa SMA kelas XII di SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari.
Implementasi Slow Deep Breathing dengan Bermain Meniup Baling-Baling untuk Menurunkan Tingkat Nyeri pada Anak Usia Sekolah Post Operasi Sirkumsisi Lana, Paksi Giat; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3940

Abstract

Sirkumsisi menimbulkan nyeri post operasi akibat hilangnya efek obat anestesi setelah operasi. Penanganan nyeri dapat dilakukan terapi slow deep breathing dengan memperlambat pernapasan secara sadar dan fokus pada napas secara dalam pada anak diperlukan pendekatan yaitu dengan memasukkan aktivitas bermain di dalam slow deep breathing yang diterapkan dengan bermain meniup baling-baling. Tujuan PkM ini untuk menurunkan tingkat nyeri pada anak usia sekolah post operasi sirkumsisi dengan terapi slow deep breathing. Metode PkM ini adalah ceramah dan demonstrasi. Tahap awal kegiatan dilakukan pre-test dengan menilai skala nyeri menggunakan wong baker face pain rating scale, lalu diberikan slow deep breathing dengan bermain meniup baling-baling selama 15 menit, kemudian dilakukan post-test untuk mengukur kembali skala nyeri. Hasil PkM menunjukkan sebelum intervensi diberikan mayoritas peserta mengalami nyeri sangat hebat sebanyak 14 peserta (70%), setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sebanyak 11 peserta (55%) dengan p-value <0,05. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini adalah slow deep breathing dengan bermain meniup baling-baling dapat diaplikasikan untuk mengurangi tingkat nyeri pada anak usia sekolah post operasi sirkumsisi.
Edukasi dan Implementasi Aromaterapi Peppermint untuk Penurunan Risiko Mual Muntah pada Pasien Post Apendiktomi dengan Anestesi Spinal di RSUD Cilacap Kinanti, Pertiwi Putri; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3941

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah pasca operasi adalah respons fisiologis di mana terjadi dalam 24 jam pertama setelah operasi, kondisi ini bisa memicu stres dan mengurangi keinginan pasien untuk bergerak atau melakukan ambulasi dini. Minyak esensial peppermint dikenal efektif dalam mengatasi masalah pencernaan karena sifat anti kejang dan kemampuannya dalam mengurangi mual. Sebanyak 30 pasien di RSUD Cilacap menjadi peserta dalam kegiatan PkM ini. PkM ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta serta mengurangi gejala mual dan muntah yang timbul pasca apendiktomi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan menggunakan media audio visual. Tahapan kegiatan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan serta evaluasi tingkat mual muntah sebelum dan setelah intervensi menggunakan Rhodes Index Nausea, Vomiting, and Retching. Hasil PkM menunjukkan sebelum edukasi mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu 18 peserta (60%). Setelah edukasi, mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 26 peserta (87%), rata-rata kenaikan tingkat pengetahuan 37,4. Tingkat mual muntah sebelum intervensi berada dalam kategori sedang sebanyak 22 peserta (73%), setelah intervensi menjadi kategori ringan sebanyak 27 peserta (90%), rata-rata penurunan tingkat mual muntah 6,6. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini aromaterapi peppermint dapat diaplikasikan untuk mengurangi mual muntah pada pasien post apendiktomi.
Implementasi Relaksasi Genggam Jari dalam Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Pasca Anestesi General Crismarini, Alenta; Wibowo, Tophan Heri; Surtiningsih, Surtiningsih
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3948

Abstract

Secara global, terdapat 310 juta operasi yang dilaksanakan setiap tahun, bekisar 40 sampai 50 juta di AS dan 20 juta di Eropa. Dibandingkan dengan anestesi regional, lebih dari 80% operasi dilakukan dengan anestesi general. Permasalahan yang sering ada pada pasca anestesi general adalah nyeri pasca operasi. Relaksasi genggam jari bisa menjadi cara non farmakologis untuk menangani nyeri. Di Ruang Melati RSUD Kota Kendari menunjukkan dari 32 responden setelah diberikan implementasi relaksasi genggam jari didapat hasil sebesar 19 peserta mengalami penurunan menjadi nyeri ringan (59,4%) dan nyeri sedang sebesar 13 peserta (40,6%). Berdasarkan uraian tersebut telah terbukti bahwa relaksasi genggam jari berpengaruh dalam penurunan skala nyeri pada pasien yang mengalami luka pasca operasi. Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk penurunan nyeri pasien pasca anestesi general menggunakan Relaksasi Genggam Jari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan mengimplementasikan langsung dengan menerapkan Teknik Relaksasi Genggam Jari. Khalayak sasaran PkM ini adalah pasien pasca anestesi general di Rumah Sakit Tingkat III Baladhika Husada Jember yang mengalami nyeri. Kegiatan ini diharapkan mampu menurunkan nyeri pada pasien pasca anestesi general serta nantinya bisa dijadikan media pembelajaran di Universitas Harapan Bangsa Purwokerto.
Edukasi Dispensasi terhadap Pernikahan Usia Dini di Provinsi Banten Yelvianti, Tuti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3976

Abstract

Fenomena sosial yang banyak terjadi diberbagai wilayah di Indonesia adalah pernikahan di usia dini. Masyarakat pada umumnya melakukan pernikahan dini di pengaruhi oleh faktor-faktor diantaranya masalah ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, budaya sekitar dan aturan agama tertentu, perjodohan,orang tua khawatir terhadap pergaulan anaknya, bahkan karena keinginan dari anak sendiri untuk segera menikah. Beberapa efek ditimbulkan dari pernikahan dini ini terutama perempuan antara lain rentan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), risiko bunuh diri, terputusnya akses pendidikan, serta pencegahan dan pembatalan pernikahan. Dalam Undang-Undang Perkawinan sendiri menganut prinsip bahwa calon suami istri itu harus telah masuk cukup usia untuk dapat melangsungkan pernikahan. Undang-Undang Perkawinan memberi batasan minimal usia ideal untuk menikah bagi laki-laki maupun perempuan yaitu setelah berumur 21 tahun. Pernikahan dini masih ditemukan di Provinsi Banten. Melalui kegiatan edukasi kesehatan ini diharapkan masyarakat sadar untuk menikahkan anaknya diusia yang di tetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat dapat disimpulkan bahwa kasus pernikahan dini di Provinsi Banten tidak terlalu banyak, dan melalui edukasi kesehatan ini masyarakat semakin memahami pentingnya kematangan usia pernikahan.
Pemanfaatan Bawang Hitam sebagai Upaya Meningkatkan Imunitas pada Kelompok Pengajian Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Saputro, Arief Adi; Rosiana, Anny; Rusidah, Yunita; Kurniawati, Eka; Isnina, Fathimah
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4037

Abstract

Menjaga kesehatan adalah tanggung jawab diri sendiri dengan cara menerapkan pola hidup sehat seperti mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, rajin olahraga dan tidur cukup. Ciri orang yang tidak menerapkan hidup sehat adalah turunnya imun tubuh dan mudah terkena penyakit. Salah satu cara meningkatkan imun tubuh adalah dengan mengonsumsi herbal. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan bawang hitam kepada masyarakat kelompok Pengajian Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus yang mempunyai banyak manfaat seperti mengontrol gula darah, mengontrol kolesterol tinggi dan meningkatkan imunitas. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2024. Tim memberikan presentasi terkait bawang hitam dengan menggunakan Proyektor dan power point kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasilnya adalah tim pengabdi mempresentasikan tentang bawang hitam yaitu fermentasi dari bawang putih. Dapat dibuat dengan alat sederhana seperti pemanas nasi yang pemanasannya terkontrol agar tidak hilang kandungannya. Bawang hitam yang mempunyai tekstur kenyal, asam dan manis lebih banyak diminati daripada bawang putih biasa yang mempunyai rasa getir dan pengar. Manfaatnya dapat meningkatkan imun sehingga tidak mudah sakit., menurunkan diabetes, kolesterol tinggi dan lain-lain.
Inovasi Manajemen Lingkungan Hidup dengan Model Takakura sebagai Proenvironmental Behaviour untuk Meningkatkan Kapabilitas dan Keterampilan Warga Binaan Humairo, Mika Vernicia; Laksana, Dian Puspitaningtyas; Armalid, Ikhwanul Ihsan; Kriscahyanti, Sila; Salsabila, Jihan Alfin
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4045

Abstract

Permasalahan sampah menjadi isu global yang semakin mendesak di Indonesia. Sampah merupakan salah satu residu yang pasti dihasilkan oleh setiap makhluk hidup, aik sampah organic maupun sampah anorganik. Upaya daur ulang sampah menjadi salah satu Upaya manajemen sampah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam mengelola sampah organik menggunakan metode Takakura di Lapas Perempuan Kelas IIA Kota Malang. Metode Takakura dipilih karena dinilai sederhana dan efektif dalam mengolah sampah organik menjadi kompos. Metode Takakura menggunakan alat dan bahan yang sederhana, mudah, dan murah sehingga dapat dilakukan oleh setiap Masyarakat untuk mengelola sampah organic. Kegiatan ini diikuti oleh 40 WBP di lapas Perempuan kelas IIA Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan WBP dalam kegiatan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan WBP dalam mengelola sampah organik. Partisipasi aktif WBP dalam kegiatan ini menunjukkan adanya minat dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Implementasi metode Takakura diharapkan dapat mengurangi volume sampah organik di Lapas, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memberikan keterampilan baru bagi WBP yang dapat bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Takakura merupakan solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan sampah organik di lingkungan lapas dan dapat direplikasi di lembaga pemasyarakatan lainnya.
Pelatihan Pembuatan Gel Lidah Buaya (Aloe Vera) sebagai Terapi Alternatif untuk Mengatasi Dermatitis Akibat Banjir Rusidah, Yunita; Kurnia, Shinta Dwi; Fanani, Zainal; Sukoharjanti, Bintari Tri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4047

Abstract

Banjir melanda hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Demak awal tahun 2024. Desa Kedungwaru Lor merupakan salah satu desa yang terdampak banjir. Wilayah Kecamatan Karanganyar Demak termasuk daerah yang mengalami genangan parah akibat robohnya enam tanggul sungai. Banjir merendam persawahan siap panen dan rumah-rumah warga dengan ketinggian lebih dari 3 meter. Dengan melihat daerah terdampak banjir yang luas dan tidak segera surut maka resiko terjadinya gangguan kesehatan terutama pada kulit semakin besar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan gel lidah buaya yang diharapkan dapat membantu mengatasi dermatitis akibat sanitasi yang kurang baik saat bencana banjir. Pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Kudus bermaksud memberdayakan anggota Aisyiyah Desa Kedungwaru Lor untuk memproduksi gel lidah buaya secara mandiri. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai manfaat dan cara pembuatan gel lidah buaya. Metode pelaksanaan dalam program pemberdayaan masyarakat ini antara lain sosialisasi dan pelatihan. Peserta sangat antusias dengan kegiatan sosialisasi dan optimis mampu memproduksi gel lidah buaya. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dan diikuti 37 orang anggota Aisyiyah Desa Kedungwaru Lor Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. Selama kegiatan berlangsung warga sangat antusias, hal ini tampak pada keaktifan warga mengikuti kegiatan ini dan langsung mengaplikasikan gel lidah buaya pada kulit.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Mengenai Dampak Stigma dan Penerimaan Keluarga terhadap ODGJ Puspitasari, Santi; Rokayah, Cucu; Resna, Wini; Nurmansyah, Andri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.4059

Abstract

Kesehatan jiwa adalah kondisi individu yang dapat berkembang secara fisik, mental, spiritual, dan sosial sehingga mampu menyadari potensi diri, mengatasi tekanan, bekerja produktif, dan berkontribusi pada komunitas. Data WHO menunjukkan 1 dari 8 orang di dunia mengalami gangguan mental, sementara di Indonesia gangguan jiwa berat mencapai 7/1000 penduduk (Riskesdas, 2017), dan di Jawa Barat mencapai 9/1000 penduduk. Stigma sosial terhadap ODGJ menjadi hambatan utama, menyebabkan diskriminasi, marginalisasi, dan kekerasan (Kementerian, 2023). Penelitian ini menggunakan metode edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan serta penolakan terhadap ODGJ saat kembali ke keluarga. Edukasi ditujukan pada keluarga penderita agar lebih aktif dalam memahami dampak stigma dan pentingnya penerimaan keluarga. Hasil skrining pre dan post test menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat; sebelum pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan mengenai dampak stigma dan penerimaan keluarga terhadap ODGJ adalah 0% baik, 16,7% cukup, dan 83,3% kurang, sementara setelahnya menjadi 40% baik, 60% cukup, dan 0% kurang. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mengurangi stigma, mendorong penerimaan, dan menciptakan lingkungan yang lebih mendukung bagi ODGJ, serta meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarganya
Upaya Peningkatan Pengetahuan Penatalaksanaan Hiperkalemia pada Gagal Ginjal Kronik (GGK) dengan Pendidikan Kesehatan Diet Kalium Putri, Diyanah Syolihan Rinjani; Sulistyawati, Ririn Afrian; Thoyibbah, Dzurriyatun
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i1.4061

Abstract

Pada pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) kini telah menjadi persoalan serius kesehatan masyarakat di dunia. Hiperkalemia dan sering terjadi pada pasien GGK menyebabkan kelemahan otot jantung yang hebat dan timbulnya irama abnormal (aritmia). Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang gagal ginjal kronik dan diet kalium. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan gagal ginjal kronik dan diet kalium. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Posyandu Flamboyan Dusun Wonolapan pada Bulan September 2019-Februari 2020. Media yang akan digunakan adalah leaflet. Hasil yang diperoleh setelah melaksanakan penyuluhan yaitu masyarakat mampu menjelaskan pengertian, faktor resiko serta tanda gejala GGK (100%), serta dapat menjelaskan diet kalium (95%). Pelaksanaan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hiperkalemia pada GGK dengan diet kalium.

Page 70 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025