cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026" : 18 Documents clear
Penerapan Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Kincir Angin Pada Mata Pelajaran Pancasila Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Bria, Fransiska Ansila; Anwar, Moh. Farid Nurul; Emqi, Muhammad Fauzy; Rifa’i, M.
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14722

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik kelas III SDN 1 Landungsari pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila khususnya pada materi “Mengenal Pancasila”. Rendahnya hasil belajar tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya partisipasi aktif peserta didik selama proses pembelajaran. Akibatnya, banyak peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 75. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media kincir angin. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 34 peserta didik. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media kincir angin dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 65,00 pada pra-siklus menjadi 72,27 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 84,55 pada siklus II. Ketuntasan belajar juga meningkat dari 45,45% pada pra-siklus menjadi 63,64% pada siklus I dan mencapai 90,91% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media kincir angin terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila.
Penerapan Media Ular Tangga Berbasis IT Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SDN Ngaliyan 01 Semarang Nandini, Nadia Dwi; Asih, Sri Sami
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14754

Abstract

Siswa kelas IV SDN Ngaliyan 01 Semarang mengalami kesulitan belajar Pendidikan Pancasila yang ditandai oleh rendahnya minat, pemahaman konsep yang lemah, dan metode pembelajaran yang kurang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media ular tangga berbasis IT dalam mengatasi kesulitan belajar Pendidikan Pancasila melalui model Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 28 siswa kelas 4B sebagai kelompok kontrol (ular tangga berbasis IT + Koper Literasi) dan 26 siswa kelas 4D sebagai kelompok eksperimen (ular tangga berbasis IT + Flash Card). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok mengalami peningkatan hasil belajar pada kategori sedang, dengan rata-rata posttest kelompok kontrol 83,46 (N-Gain 45,55%) dan kelompok eksperimen 79,62 (N-Gain 44,02%). Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai p = 0,051, yang secara statistik tidak signifikan pada α = 0,05, namun mengindikasikan kecenderungan perbedaan substantif. Disimpulkan bahwa media ular tangga berbasis IT efektif mengatasi kesulitan belajar Pendidikan Pancasila, dengan Koper Literasi terbukti lebih unggul secara deskriptif dibandingkan Flash Card. Guru disarankan mengintegrasikan media berbasis teknologi secara berkelanjutan dalam pembelajaran.
Pemanfaatan Cerita Rakyat Daerah Sebagai Media Literasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Dan Karakter Siswa Sekolah Dasar Suryanti, Maria Estiana; Fitriyah, Siti Ni’matul; Emqi, Muh. Fauzy; Rifa’I, Muhamad
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan karakter siswa kelas V melalui penggunaan cerita rakyat daerah sebagai media literasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V SDN Merjosari 3 Kota Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cerita rakyat daerah mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan karakter siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari 39,82 pada pra-siklus menjadi 56,30 pada siklus I dan meningkat menjadi 83,33 pada siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas dan sikap positif siswa dalam pembelajaran, seperti tanggung jawab, kerja sama, dan kejujuran. Dengan demikian, penggunaan cerita rakyat daerah sebagai media literasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dan karakter siswa sekolah dasar.
Pengembangan Media Puzzle Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Pemahaman Soal Cerita Materi Pecahan Senilai pada Siswa Kelas IV di SD Negeri Tambakaji 03 Kota Semarang Baskara, Bintang; Fathurrahman, Moh.
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14794

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa kelas IV SD Negeri Tambakaji 03 Kota Semarang terhadap soal cerita materi pecahan senilai akibat pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan minim penggunaan media, sehingga siswa cenderung menghafal tanpa memahami konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media puzzle berbasis model Problem Based Learning (PBL), menguji kelayakan, serta mengetahui keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman soal cerita. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang dibatasi sampai tahap uji coba pemakaian. Desain uji efektivitas menggunakan one group pretest-posttest design dengan subjek siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket validasi ahli materi dan ahli media, serta tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle berbasis PBL dinyatakan sangat layak oleh para ahli dan efektif meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest yang dapat dilihat mendapatkan skor N-Gain sebesar 0,73. Keterbaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian media puzzle konkret dengan model PBL untuk melatih pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah soal cerita pecahan secara kontekstual di sekolah dasar.
Pengembangan Media Flashcard Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Tata Surya Kelas VI SDN Sekaran 01 Purnama, Bayu Indra; Moh. Fathurrahman
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14805

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dan keterbatasan penggunaan media pembelajaran interaktif pada materi Sistem Tata Surya yang bersifat abstrak bagi siswa kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media pembelajaran flashcard berbasis Augmented Reality (AR) pada materi Sistem Tata Surya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi, meliputi tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba kelompok kecil, revisi produk, dan implementasi kelompok besar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI sekolah dasar yang terlibat dalam uji coba kelompok kecil dan kelompok besar. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan analisis persentase deskriptif, uji t sampel berpasangan, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan skor validasi ahli media sebesar 96,25% dan ahli materi sebesar 88,33%. Uji keefektifan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa berdasarkan uji t sampel berpasangan dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil N-Gain menunjukkan skor 0,78 pada uji coba kelompok kecil (kategori tinggi) dan 0,64 pada uji coba kelompok besar (kategori sedang). Dengan demikian, media pembelajaran flashcard berbasis Augmented Reality dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi Sistem Tata Surya.
Pengembangan Media Pembelajaran “Popsipma” (Pop Up Sistem Pernapasan Manusia) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas V SDN 02 Cibiyuk Pemalang Sari, Nelsa Ayu Enggar; Tyas, Dewi Nilam
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14812

Abstract

Pembelajaran sistem pernapasan manusia di sekolah dasar masih kurang optimal karena konsep yang dipelajari sulit diamati secara langsung dan umumnya disampaikan melalui penjelasan verbal serta gambar dua dimensi, sehingga peserta didik kesulitan memahami materi dan hasil belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan media pembelajaran POPSIPMA (Pop-Up Sistem Pernapasan Manusia) pada materi sistem pernapasan manusia di kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang diadaptasi menjadi sembilan tahap pengembangan. Subjek penelitian terdiri atas 8 peserta didik pada uji coba skala kecil dan 22 peserta didik pada uji coba skala besar di kelas V SD Negeri 02 Cibiyuk. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan tes. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, uji Paired Sample T-Test, serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media POPSIPMA memperoleh tingkat kelayakan sebesar 98,21% dari ahli media dan 91,25% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Hasil uji keefektifan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada uji coba skala kecil, nilai rata-rata pretest sebesar 40 meningkat menjadi 82 pada posttest dengan nilai N-Gain 0,714 (kategori tinggi). Pada uji coba skala besar, nilai rata-rata pretest sebesar 46,32 meningkat menjadi 84,74 pada posttest dengan nilai N-Gain 0,7295 (kategori tinggi). Dengan demikian, media pembelajaran POPSIPMA dinyatakan sangat layak dan sangat efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem pernapasan manusia di sekolah dasar.
Pengembangan Media Interaktif Articulate Storyline Berbasis Local Wisdom Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri Wonolopo 02 Hidayat, Hanif; Putra, Galih Mahardika Christian
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media interaktif Articulate Storyline yang berbasis local wisdom serta mengetahui kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN Wonolopo 02. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, validasi ahli, angket, dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli materi sebesar 86% dan ahli media sebesar 95%. Media tersebut juga terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan melalui hasil uji paired sample t-test dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta nilai N-Gain sebesar 0,6698 dalam kategori sedang. Berdasarkan dari temuan tesebut, dapat disimpulkan bahwa media interaktif Articulate Storyline berbasis local wisdom yang dikembangkan layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Pemanfaatan Media Kahoot Sebagai Inovasi Pembelajaran Interaktif Dalam Membangun Motivasi Belajar Siswa Kelas 5 Masriyani; Rozhana, Kardiana Metha; Anwar, Moh Farid Nurul; Rifai, Mohammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14852

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam membentuk individu yang cerdas, kreatif, dan kritis. Hasil observasi di SDN Merjosari 3 Malang menunjukkan bahwa pembelajaran kelas V masih didominasi metode ceramah dan tanya jawab, sehingga siswa cenderung pasif, kurang antusias, dan kesulitan memahami materi konseptual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara rinci implementasi media pembelajaran Kahoot dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa kelas V dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan guru dan siswa kelas V sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot mampu meningkatkan minat belajar, partisipasi, dan keterlibatan siswa, serta menumbuhkan semangat kompetitif yang positif. Namun, implementasinya belum optimal karena masih terkendala oleh keterbatasan kompetensi teknologi guru. Kesimpulannya, Kahoot terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa di sekolah dasar.
Analisis Kesulitan Guru dalam Membuat Soal HOTS Muatan IPAS di Sekolah Dasar Pada Konteks Kurikulum Merdeka Lami'ah, Siti; Siti Faizah; Riska Pristiani
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.14992

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk menyusun asesmen berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), namun implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesulitan yang dialami guru kelas IV dan V dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah dua orang guru kelas IV dan V di SD Tlogomas 2 yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pedoman semi-terstruktur (23 item pertanyaan) dan dokumentasi soal Sumatif Harian IPAS. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, dengan validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menemukan tujuh jenis kesulitan yang dialami guru, yaitu: (1) kesulitan memahami konsep soal HOTS; (2) kesulitan merumuskan indikator soal HOTS; (3) kesulitan mengembangkan stimulus dan distraktor; (4) kesulitan menghubungkan HOTS dengan tujuan pembelajaran; (5) kesulitan memahami standar penilaian soal HOTS; (6) minimnya dukungan sumber daya dan pelatihan; serta (7) kesulitan menyesuaikan dengan kurikulum dan kemampuan siswa. Temuan signifikan menunjukkan bahwa dari 30 butir soal yang dianalisis, hanya 5 soal (16,7%) yang termasuk kategori HOTS, sementara 25 soal (83,3%) masih berada pada ranah berpikir tingkat rendah (LOTS). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesulitan guru bersifat multidimensional dan sistemik, dengan pemahaman konseptual yang dangkal tentang HOTS sebagai akar permasalahan utama. Diperlukan intervensi holistik berupa pelatihan berkelanjutan, penguatan pendampingan, serta penyediaan sumber daya yang memadai untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun soal HOTS pada mata pelajaran IPAS.
Pengaruh Durasi dan Orientasi Penggunaan TikTok pada Aktivitas Non Akademik terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMAN 1 Narmada Athira, Fathimah Intan; Jamaluddin; Setiawan, Heru; Ilhamdi, Mohammad Liwa
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2025): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15018

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan kemudahan akses perangkat pintar yang memicu ketergantungan media sosial yang berisiko menurunkan fokus serta capaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh durasi penggunaan media sosial TikTok terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas XI SMAN 1 Narmada. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, yang melibatkan 72 responden dari dua kelas sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pelaksanaan tes pilihan ganda, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok siswa berada pada kategori sedang (60,4%), namun didominasi oleh motif rekreatif dengan durasi aktivitas hiburan mencapai 3-4 jam per hari. Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya pengaruh negatif signifikan dimana nilai t hitung -2,868 > t tabel 1,994 dengan koefisien korelasi (R) 0,342 dan determinasi (R²) 0,105 yang berarti durasi penggunaan TikTok berkontribusi sebesar 10,5% terhadap hasil belajar. Hubungan negatif ini menegaskan bahwa semakin tinggi durasi TikTok untuk aktivitas non-akademik, maka semakin rendah hasil belajar Biologi siswa, sehingga diperlukan manajemen waktu untuk menjaga performa akademik siswa.

Page 1 of 2 | Total Record : 18