cover
Contact Name
Hamidi, M.Pd
Contact Email
hamidi@unram.ac.id
Phone
+6281936732708
Journal Mail Official
jcar@unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan No 37 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Classroom Action Research
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26563460     EISSN : 26562340     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Classroom Action Reseach (Jurnal Penelitian Tindakan kelas) e-ISSN:2656-2340 , p-ISSN: 2656-3460 adalah jurnal yang memuat artikel hasil penelitian-penelitian kelas baik dari kalangan guru, dosen, maupun dari hasil penelitian mahasiswa. Journal of Classroom Action Reseach merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Mataram. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun yaitu Bulan Februari dan Agustus. Journal of Classroom Action Reseach adalah jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil riset yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan. Semua isi/konten yang dipublikasikan dibawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : -
Articles 681 Documents
Analisis Kesalahan Penyelesaian Soal Cerita pada Materi Persamaan Linier Satu Variabel terhadap Efikasi Diri Siswa Muhammad Yamin; Amrullah; Tabita Wahyu Triutami; Sri Subarinah
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2150

Abstract

Errors that are often made by students in solving math problems in the form of stories are such as errors in understanding concepts, errors in changing story problems in mathematical form and operating errors. Lack of self-confidence of students is one of the contributing factors. This study aims to describe the level of self-efficacy and student errors in solving story problems and to find out the relationship between self-efficacy and student errors in solving math story problems. This research uses mixed methods with quantitative and qualitative approaches. The research population was 330 students with a research sample of 32 students. The sampling technique used purposive random sampling and the determination of the number of samples using the Sloven formula. Collecting data using a questionnaire instrument, test questions, and interview guidelines. Data analysis techniques in the form of correlation test and descriptive statistics. The results showed the value of atau , dimana hasil tersebut lebih dari atau . This means that between self-efficacy and student errors in solving mathematical story problems with linear equations one variable has a negative relationship, namely the higher the student's self-efficacy, the lower the errors made by students. On the other hand, the lower the student's self-efficacy level, the higher the errors made by students in solving the story problems of the one-variable linear equation material
Pengaruh Model Pembelajaran Sole (Self Organized Learning Environment) Menggunakan Media Quiziz Terhadap Pemahaman Konsep Dewi Sri Matovani; Siti Istiningsih; Baiq Niswathul Khair
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) menggunakan media Quizizz terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA bagi siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis Quasi Experimental, metode penelitian eksperimen menurut Sugiyono (2009:107) dapat diartikan sebagai “metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang dikendalikan”.Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, yang dimana memperoleh hasil nilai pre-test pada kelas eksperimen 60,5 dan kelas kontrol 67,0 dan post-test pada kelas eksperimen 84,0 dan kelas kontrol yaitu 78,5. Dari hasil penelitian eksperimen ini dengan menerapkan model pembelajaran SOLE menggunakan media Quizizz terhadap pemahaman konsep IPA kelas V di SDN 44 Ampenan. Bahwa adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran SOLE menggunakan media Quizizz terhadap pemahaman konsep IPA. Dimana analisis uji t dilakukan pada bab sebelumnya menggunakan t-test. Nilai yang diperoleh dari hasil t-hitung kemudian dibandingkan dengan nilai dari t-tabel dengan taraf signifikan 5% dengan ketentuan sebagai berikut: jika t-hitung < t-tabel maka Ha ditolak dan Ho diterima. Hasil t-test diperoleh nilai 1.463 > 2,024  pada taraf signifikan 5%, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga ada pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment) menggunakan media Quizizz terhadap pemahaman konsep pada mata pelajaran IPA bagi siswa.
Hubungan Bimbingan Belajar Orang Tua Terhadap Kreativitas Belajar Siswa M. Saprial Widi Anugrah; Darmiany; Nurhasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara bimbingan belajar orang tua terhadap kreativitas belajar siswa kelas IV di SDN Desa Mamben Daya Lombok Timur Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dapat diklasifikasikan ke dalam penelitian korelasional. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV dari lima SDN di Mamben Daya berjumlah 128 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Teknik ini sering digunakan melalui dau tahap, yaitu tahap pertama menentukan sampel daerah (cluster), dan tahap berikutnya menentukan orang-orang yang ada pada daerah itu scara sampling juga. Ditentukan sebanyak tiga sekolah sebagai sampel berjumlah 63 siswa. Hasil analisis data bimbingan belajar orang tua menunjukkan kategori cukup baik dengan rata-rata 60,4444 yang memiliki frekuensi paling banyak. Untuk kreativitas belajar siswa menunjukkan kategori cukup baik dengan rata-rata 74,7460 yang memiliki frekuensi paling banyak. Hasil pengujian regresi linier sederhana menunjukkan bahwa variabel bimbingan belajar orang berpengaruh terhadap kreativitas belajar siswa dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dengan koefisien determinasi 0,582 atau 58,2%. Artinya variabel bimbingan belajar orang tua memberikan kontribusi sebesar 58,2% terhadap kreativitas belajar siswa, sisanya 41,80% berasal dari faktor lain yang tidak diamati. Dari hasil yang diproleh, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bimbingan belajar orang tua terhadap kreativitas belajar siswa kelas IV di SDN Mamben Daya Lombok Timur Tahun Pelajaran 2021/2022.
Analisis Kemampuan Literasi Pada Siswa Hemamalini; Ida Ermiana; Itsna Oktaviyanti
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2233

Abstract

Kemampuan literasi sains siswa di Indonesia tergolong masih rendah. Literasi sains merupakan salah satu dari kemampuan berpikir tingkat tinggi yang harus dimiliki oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi siswa kelas 3 di SDN Ngolang. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Tes yang digunakan adalah tes kemampuan literasi. Data yang diperoleh kemudian dikelompokkan berdasarkan level kemampuan literasi. Level kemampuan literasi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari level pemula, level huruf, level kata, level paragraf, level cerita 1, dan level cerita 2. Wawancara dilakukan dengan bertanya langsung kepada siswa. Indikator wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyebut huruf, pemahaman kata, pemahaman soal paragraf, dan pemahaman soal cerita. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dari Milles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan literasi siswa kelas 3 SDN Ngolang berbeda. Tidak terdapat siswa pada level pemula, level huruf, dan level kata. Terdapat 1 orang siswa pada level paragraf, 4 orang siswa pada level cerita 1, dan 1 orang siswa pada level cerita 2.
Penggunaan Kalimat Efektif Dalam Menulis Teks Eksplanasi Siswa Bahiya Gofilah; Suyanu; Mahmudi Efendi
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2244

Abstract

Keterampilan menulis mutlak perlu dikuasai karena memiliki manfaat. Melalui kegiatan menulis, seseorang mampu memengaruhi orang lain sehingga mampu melakukan perubahan dalam kehidupan pembacanya menuju pada perubahan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan kemampuan siswa dalam menggunakan kalimat efektif dalam menulis teks eksplanasi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 21 orang siswa kelas XI di SMAN 1 Labuapi. Teknik pengumpulan data berupa metode tugas, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukkan bahwa Berdasarkan hasil pembahasan yang dipaparkan pada bab IV dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI MIPA Sma Negeri 1 Labuapi pemahaman penggunaan kalimat efektif dalam menulis teks eksplanasi masih kurang atas, karena berdasarkan hasil dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dapat diambil beberapa hal penting yang berhubungan penting dengan proses pembelajaran seta hasil dari proses pembelajaran yang telah dilakukan. Penggunaan kalimat efektif dalam menulis teks eksplanasi pemahaman siswa masih banyak yang kurang mengerti menulis sesuai dengan EYD, Ejaan yang benar, penulisan huruf kapital yang masih salah, dan ada juga yang kurang atas pemahaman penulisan yang baik dan benar menggunakan kalimat efektif. Sebagian siswa telah mengerti penggunaan kalimat efektif yang benar dan ada juga beberapa siswa pemahaman kurang dalam penggunaan kalimat efektif untuk menulis teks eksplanasi.
Implementasi Program Zero Waste untuk Membentuk Warga Negara Ekologis (Studi Kasus Upaya Pengelolaan Sampah di SMA Negeri 1 Mataram) Syeftian Pranata; Yuliatin; Basariah; Muhammad Zubair
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program zero waste untuk membentuk warga negara ekologis dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program zero waste untuk membentuk warga negara ekologis di SMAN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subyek dan informan penelitian ini ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria. Data yang telah terkumpul di analisis secara deskriptif melalui langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan dalam penelitian ini yaitu implementasi program zero waste untuk membentuk warga negara ekologis di SMAN 1 Mataram meliputitujuan program zero waste, waktu pelaksanaan program zero waste, penerapan zero waste refuse, reduce, reuse, recycle, rot, environmental knowledge, environmental skill, environmental attitude, environmental participation. Faktor internal yang mempengaruhi implementasi program zero waste meliputi guru, siswa, prasarana zero waste. Faktor eksternal yang mempengaruhi implementasi program zero waste yaitu adanya hubungan kerjasama dengan dinas/instansi terkait.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Menulis Siswa Dalam Belajar Tatap Muka Terbatas Muna Amalia Asikin; Safruddin; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2263

Abstract

Menulis merupakan salah satu keterampilan yang dinilai paling sulit yang dialami oleh siswa. Menulis sangat penting bagi siswa untuk dapat mengembangkan daya berpikir kritis siswa terhadap suatu persoalan yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan dan diungkapkannya dalam aktivitas menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Budaya Literasi untuk Menumbuhkan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa kelas IV SDN 1 Bagik Polak. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan budaya literasi membaca dilaksanakan dengan baik oleh guru dan peserta didik, karena diberikan perlakuan oleh peneliti bagaimana kemampuan membaca dan menulis bisa tumbuh di dalam diri peserta didik yaitu dengan menggunakan salah satu media kartu kata atau huruf dan guru melaksanakan literasi sesuai dengan pembiasaan yang dilakukan sebelum pembelajaran inti dimulai yang dimana dalam penerapan budaya literasi ada dua indikator yaitu, pembiasaan membaca, dan kemampuan memahami sedangkan untuk kemampuan membaca ada tiga indikator yaitu perhatian siswa terhadap bahan bacaan, mengucapkan huruf sesuai abjad, membunyikan dan membedakan bunyi huruf dan pada kemampuan menulis ada tiga indicator yaitu penggunaan huruf capital, ketepatan penulisan huruf, siswa dalam penulisan tanda baca yang tepat dan benar, mengutarakan ide atau gagasan kedalam bentuk bahasa tulisan yang benar (2) kemampuan membaca dilaksanakan dengan baik, dimana peneliti memberikan hal yang menarik kepada peserta didik agar peserta didik mau memperhatikan bahan bacaan terlebih dahulu, peserta didik mampu menyebutkan huruf demi huruf yang peneliti berikan dengan menggunakan media kartu kata atau huruf (3) Faktor pendukung pelaksanaan budaya literasi adalah kebijakan sekolah yang diwajibkan untuk membudayakan literasi sebelum pembelajaran kegiatan inti dimulai, antusias peserta didik dalam kegiatan literasi serta lingkup siswa yang senang membaca pada jam istirahat, guru yang kreatif dalam mengeluarkan ide-ide menarik tentang penerapan literasi yang nantinya akan diberikan kepada siswa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya media/sarana prasarana, kurangnya dukungan dari orang tua, serta tidak beroperasinya perpustakaan yang saat ini dijadikan kelas tambahan.
Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Masalah Turunan Fungsi Aljabar Ditinjau Dari Jenis Kelamin Husnul Khotimah; Amrullah; Ratna Yulis Tyaningsih; Nyoman Sridana
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan peserta didik kelas XII MIPA SMAN 1 Selong dalam menyelesaikan masalah Turunan Fungsi Aljabar ditinjau dari perbedaan jenis kelamin. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan dataobservasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakanyaitu reduksi data, penyajiandan verifikasi data. Uji keabasahan data menggunakan uji kredibilitas, dependability, transferability dan konfirmability. Hasil penelitian ini menunjukkanrata-rata skor kesalahan peserta didik laki-laki sebesar 56 dengan persentase 45% sedangkan rata-rata skor kesalahan peserta didik perempuan sebesar 128 dengan persentase 42%.Penyebab peserta didik perempuan melakukan lebih banyak kesalahan adalah besarnya keraguan yang dimiliki dalam memilih metode untuk menyelesaikan masalah yang ada. Setelah menentukan metode penyelesaian, sering kali peserta didik perempuan kemudian melakukan kecerobohan dalam proses perhitungan karena tidak teliti dan terburu-buru. Sedangkan, rata-rata kesalahan penyelesaian masalah peserta didik laki-laki cenderung lebih rendah karena peserta didik lebih dapat meyakini metode atau penyelesaian yang telah dipilih meskipun belum teruji kebenarannya. Setelah melakukan analisis hasil tes kesalahan penyelesaian masalah turunan fungsi aljabar berdasarkan kategori kesalahan Newman, pada peserta didik laki-laki diperoleh persentase kesalahan tertinggi yaitu pada kategori kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding errors/E)dengan persentase 63% dan kesalahan terendahpada kategori kesalahan membaca (Reading errors/R) dengan persentase sebesar 27%. Sementara itu, setelah melakukan analisis hasil tes kesalahan penyelesaian masalah turunan fungsi aljabar berdasarkan kategori kesalahan Newman untuk skor kesalahan peserta didik perempuan diperoleh data bahwa kategori kesalahan tertinggi yaitu kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding errors/E)dengan persentase sebesar 72% sedangkan kesalahan paling rendah diperoleh pada kategori kesalahan membaca (Reading errors/R)dengan persentase sebesar 14%.
Dampak Pasca Covid_19 Terhadap Perkuliahan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP Taman Siswa Bima Sri Lastuti; Anisah
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 3 (2022): Agustus
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i3.2292

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: 1) dampak positif dan dampak negatif dari proses pembelajaran yang dilakukan secara daring mada masa covid_19 terhadap perkuliahan mahasiswa PGSD STKIP Taman Siswa Bima. 2) upaya-upaya yang dilakukan oleh lembaga STKIP Taman Siswa Bima dalam hal ini yang diadopsi oleh prodi PGSD STKIP Taman siswa Bima dalam mengatasi berbagai dampak negatif pembelajaran daring pada masa covid_19. 3) dampak perkuliahan pasca covid_19 pada prodi PGSD STKIP Taman Siswa Bima. Jenis penelitian yaitu penelitian kualitatif. Subyek dalam penelitian ini yaitu dosen dan mahasiswa prodi PGSD STKIP Taman siswa Bima yang berjumlah 250 mahasiswa dan 15 dosen PGSD. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara. Tehnik analis data terdiri dari penarikan data, display data, reduksi data dan Verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Covid_19 membawa dampak positif maupun dampak negatif terhadap perkuliahan mahasiswa prodi PGSD STKIP Taman Siswa Bima. Adapun dampak positif diantaranya yaitu: mahasiswa dapat memaksimalkan peran tehnologi dalam penunjang perkuliahan (perkuliahan dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti zoom. Watshap, goole meet dll., Proses perkuliahan lebih fleksibel dapat dilakukan kapan dan dimana saja., menuntut mahasiswa agarlebih mandiri. Sedangkan dampak negatifnya: perkuliahan kurang maksimal karena tidak dapat bertatap muka secara langsung dengan dosen maupun dengan mahasiswa lain sehingga tidak tercipta komunikasi multi arah., perkuliahan sangat bergantung pada ketersediaan jaringan/ paket internet. Mahasiswa menjadi lebih pasif., rentan mengalami stress dan kecemasan. Berbagai upaya dilakukan oleh prodi PGSD STKIP Taman siswa Bima dalam mengatasi berbagai dampak negatif perkuliahan pada masa covid_19 diantaranya: melaksanakan pembelajaran blended learning., output mata kuliah dialihkan ke projek., skripsi mahasiswa dialihkan ke artikel., pemberian bantuan kuota Internet, pemberian subsidi kuliah bagi mahasiswa., jam perkuliahan yang semula per SKS adalah 50 menit di kurangi menjadi 35 menit untuk mengurangi kerumunan. Dampak perkuliahan pasca covid_19 yaitu mahasiswa dan dosen lebih mahir dalam menggunakan tehnologi sebagai penunjang perkuliahan., menerapkan metode blended learning., proses perkuliahan dapat lebih fleksibel (tidak hanya tatap muka di kelas) lebih optimalnya pemanfaatan LMS Internal kampus untuk pembelajaran (mengisi daftar hadir, unggah materi, unggah penugasan dll).
Identifikasi Media Boneka Tangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Kelompok A Di TK Al-Hamidy Tahun 2022 Fina Rahmatiana; l Made Suwasa Astawa; Fahruddin; Ika Rachmayani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2293

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbicara pada anak kelompok A serta kurangnya media yang menarik saat proses pembelajaran. Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi media boneka tangan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Al-Hamidy pagutan kota mataram tahun pelajaran 2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan cara kolaboratif dan partisipatif yaitu penelitian akan bekerjasama dengan guru kelompok A. Guru sebagai pelaksana sedangkan penelitian sebagai observer. Penelitian ini menggunakan dua Siklus setiap Siklus dilaksanakan satu kali pertemuan. Subjek penelitian ini anak kelompok A di TK Al-Hamidy yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada hasil penelitian ini menunjukkan dengan menggunakan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan anak dalam berbicara pada anak kelompok A di TK Al-Hamidy Pagutan Kota Mataram tahun pelajaran 2022. Adanya peningkatan kemampuan berbicara pada anak kelompok A yang difokuskan dengan meliputi indikator bahasa yaitu bagaimana cara mengungkapkan bahasa. Dalam pelaksanaan Pra Siklus kemampuan berbicara anak mencapai 13% bahwa pelaksanaan Pra Siklus masuk kriteria Belum Berkembang, kemudian pada Siklus I mencapai 40% masuk kriteria Berkembang Sesuai Harapan, dan yang terakhir pelaksanan Pada Siklus II mencapai 84% menunjukan kriteria Berkembang Sangat Baik, dan telah mencapai indikator keberhasilan. Berdasarkan hasil persentase yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Al-Hamidy Pagutan Kota Mataram Tahun pelajaran 2022.