cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
KEGIATAN PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA 2 DI INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN Erlinawati Sormin; Parida Sitohang; Juliper Nainggolan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15011

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 2022 (PMM 2) merupakan program pertukaran mobilitas mahasiswa selama 1 (satu) semester yang bertujuan untuk mendapatkan pengalaman belajara diperguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. mengajak mahasiswa generasi penerus bangsa mendapatkan pengalaman belajar di Perguruan Tinggi (PT) terbaik di Indonesia dan juga dapat meningkatkan kemampuan membangun persatuan dalam perbedaan. Kurangnya rasa solidaritas terkadang membuat komunikasi antara mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan dan mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka menjadi kurang baik, sehingga menyebabkan adanya jarak antara mahasiswa. Mahasiswa PMM berusaha untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan, pergaulan, dan berpikiran terbuka. Meski terkadang ada kendala terkait bahasa, mahasiswa tetap semangat dalam mengikuti perkuliahan karena dorongan perbedaan bahasa membuat tekad mahasiswa ingin belajar bahasa daerah Kalimantan. Melalui program ini, mahasiswa mendapat keuntungan dengan adanya modul nusantara dimana, mata kuliah tersebut dapat mengenalkan adat istiadat yang ada di Kalimantan. Mahasiswa dapat membandingkan destinasi yang ada di Kalimantan dan di pulau asal mahasiswa PMM itu sendiri.
PESANTREN RAMADAN SEBAGAI SARANA KEILMUAN DASAR ISLAM SISWA SD NEGERI 05 ANDALEH Muhammad Iqbal Al-Hafiz; Romadhona Kusuma Yudha; Rekho Adriadi; Ajat Manjato; Septina Lisdayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15013

Abstract

Bertepatannya pada bulan suci Ramadan 14444 Hijriah SD Negeri 05 Andaleh berkolaborasi dengan mahasiswa dari Program Kampus Mengajar mengadakan kegiatan pesantren Ramadan sebagai bentuk sarana keilmuan dasar Agama Islam yang dilakukan pada bulan Ramadan. Tujuan diadakannya pesantren Ramadan ini agar peserta didik SD Negeri 05 Andaleh dapat mengetahui dasar-dasar keilmuan Islam yang mana bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pesantren Ramadan ini juga diadakan di salah satu Masjid terdekat dari sekolah sehingga dengan diadakannya di Masjid akan menumbuhkan rasa cinta peserta didik terhadap Masjid sebagai tempat beribadahnya umat Islam. Dalam pelaksaan kegiatan pesantren Ramadan ini terdapat jadwal materi dengan sistem sosialisasi serta mengaet feedback dari peserta didik yang mana pemateri dari guru-guru berkolaborasi bersama mahasiswa Program Kampus mengajar. Menanamkan keilmuan agama kepada peserta didik sejak dini adalah upaya membentuk karakter peserta didik yang baik dan paham akan tujuan kehidupan di dunia.
PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH MELALUI PENGEMBANGAN POJOK BACA SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN Tike Sisi Durisa; Rusnita Hainun; Desy Eka Citra Dewi; Amnah Qurniati; Zulyan Zulyan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah hal yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Perpustakaan sekolah sebagai bagian dari sarana pembelajaran, berperan penting dalam membantu proses pembelajaran siswa. Namun, seringkali perpustakaan sekolah di Indonesia kurang diperhatikan, baik dari segi jumlah maupun kualitas fasilitas dan bahan bacaan yang disediakan.Oleh karena itu, dilakukan pemberdayaan perpustakaan sekolah melalui pengembangan pojok baca sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah dan minat baca siswa melalui pengembangan pojok baca. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan pengumpulan data dari berbagai sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pojok baca dapat meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah dan minat baca siswa. Dengan adanya pojok baca, siswa dapat lebih mudah mengakses bahan bacaan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Selain itu, pojok baca juga dapat menjadi sarana untuk kegiatan pembelajaran dan peningkatan keterampilan siswa.Pengembangan pojok baca diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas perpustakaan sekolah di Indonesia dan meningkatkan minat baca siswa. Diharapkan juga adanya dukungan dari pihak sekolah dan masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan perpustakaan sekolah serta pojok baca agar dapat terus berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi siswa.
KEPUASAN PESERTA PELATIHAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPA/FISIKA Novika Lestari; Rindah Permatasari; Erlin Eveline; Eko Fery Haryadi S; Nurul Apsari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15017

Abstract

Kurikulum merdeka adalah bentuk kurikulum pembelajaran intrakulikuler yang beragam dengan konten lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu dalam memahami konsep dan menguatkan kompetensi. Penerapan kurikulum merdeka pada jenjang SMP/SMA di Kabupaten Melawi masih terbatas pada beberapa sekolah penggerak. Akibatnya, masih banyak pendidik/guru di Kabupaten Melawi belum mengetahui penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran. Padahal, rencana penerapan kurikulum merdeka akan dilaksanakan serentak di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Melawi. Metode pelaksanaan PKM adalah pendidikan masyarakat pada kelompok tidak produktif secara ekonomi, Peserta PKM adalah guru-guru MGMP Fisika dan IPA yang ada di Kabupaten Melawi. Pelaksanaan PKM dilaksanakan di Zoom Meeting yang diikuti oleh 67 peserta. Hasil kegiatan menunjukan bahwa kepuasan peserta kegiatan pelatihan implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPA/Fisika adalah baik. Namun, masih ada beberapa yang perlu diperhatikan diantaranya kesiapan fasilitas kegiatan. Hal lain yang perlu dilakukan pada kegiatan selanjutnya adalah pendampingan penyusunan instrumen yang digunakan pada proses implementasi kurikulum merdeka secara langsung dan terbimbing.
WORKSHOP PENGENALAN FRAMEWORK CSS DALAM PEMBUATAN HALAMAN ADMIN APLIKASI WEB MENGGUNAKAN ADMIN LTE Andri Nata; Muhammad Iqbal; Nasrun Marpaung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan peserta dengan framework CSS yang populer, yaitu AdminLTE, dalam konteks pembuatan halaman admin aplikasi web. AdminLTE adalah salah satu framework CSS yang dirancang khusus untuk membangun tampilan antarmuka pengguna yang responsif dan intuitif untuk aplikasi web. Workshop ini akan memberikan pengantar tentang konsep dasar CSS dan manfaat penggunaan framework CSS dalam pengembangan aplikasi web. Peserta akan mempelajari struktur dasar AdminLTE, komponen UI yang tersedia, dan cara mengintegrasikannya ke dalam halaman admin aplikasi web yang sedang dikembangkan. Workshop ini akan dilakukan melalui serangkaian demonstrasi dan latihan praktis. Peserta akan diajarkan cara menggunakan kelas CSS yang disediakan oleh AdminLTE untuk mengatur tata letak, warna, ikon, tabel, grafik, dan elemen-elemen lainnya yang umum ditemukan dalam halaman admin. Peserta juga akan belajar tentang pengaturan responsif untuk memastikan tampilan yang baik di berbagai perangkat. Selain itu, workshop ini akan menyajikan beberapa tips dan praktik terbaik dalam menggunakan AdminLTE, seperti penggunaan template halaman, pengelolaan sidebar, integrasi plugin, dan penggunaan komponen lainnya yang dapat memperkaya tampilan halaman admin. Dengan mengikuti workshop ini, peserta diharapkan akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan AdminLTE dalam pengembangan halaman admin aplikasi web. Mereka akan dapat menerapkan konsep-konsep yang dipelajari untuk mempercepat proses pembangunan, meningkatkan kualitas tampilan halaman, dan meningkatkan pengalaman pengguna pada aplikasi web yang dikembangkan.
PENERAPAN PROGRAM JUM’AT RELIGI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SDN 135 SELUMA Yunita Andriyani; Eti Efrina; Nazar Nazar; Septina Lisdyanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter religius menjadi poin utama yang perlu ditanamkan dan dikembangkan dari sedini mungkin, karena kerakter religius merupakan salah satu nilai karakter yang berhubungan dengan Tuhan. Karakter religius ini akan menjadi dasar ajaran agama dalam kehidupan individu dan bermasyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui sekolah ini bertujuan untuk menerapkan program Jum’at Religi dalam pembentukan karakter religius siswa SD Negeri 135 Seluma. Program Jum’at Religi merupakan program pembiasaan jum’at yang di dalamnya berisi kegiatan sholat dhuha dan dzikir bersama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialiasi, pelatihan dan penerapan. Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya efek dari penerapan program Jum’at Religi dalam pembentukan karakter religius siswa, yakni meningkatnya kesadaran dalam beribadah, menghormati guru dan orang yang lebih tua, kedisiplinan, tanggung jawab, dan membentuk akhlak, sikap dan budi pekerti yang baik. Dengan adanya program Jum’at Religi ini diharapkan dapat meberikan motivasi peserta didik dalam meningkatkan semangat beribadah dan dapat membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, bermoral, memiliki solidaritas, sopan-santun, dan kebiasaan yang baik.
MENINGKATKAN MINAT MEMBACA MELALUI GERAKAN LITERASI AYO MEMBACA DI SD NEGERI 38 KOTA BENGKULU Rensiani Septian; Mahdijaya Mahdijaya; Yanti Paulina; Septina Lisdayanti; Loliek Kania Atmaja
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meningkatkan minat membaca melalui gerakan literasi ayo membaca di SD Negeri 38 Kota Bengkulu. Penelitian ini berusaha untuk menumbuhkan minat baca siswa melalui penerapan gerakan literasi ayo membaca. Metode penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru, Siswa dan Orang tua. Data 1 “ saya senang bercerita kembali setelah membaca buku cerita yang saya baca”. Data 2 “ saya senang membaca apalagi bukunya ada gambarnya”. Data 3 “ saya senang dengan kegiatan ini karena bukunya bagus dan bergambar”. Data 4 “ saya lebih suka membaca komik karena banyak gambarnya”. Data 1 sampai 4 menunjukan bahwa para siswa merasa senang dan tertarik dengan kegiatan 30 menit membaca. Hal ini menunjukan bahwa perlu mengoptimalkan kegiatan 30 Menit Membaca yang sudah diterapkan. Dengan kegiatan 30 menit membaca, program Gerakan Literasi Ayo Membaca dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Membaca adalah salah satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulis. Dalam komunikasi tulis, lambang-lambang bunyi bahasa diubah menjadi lambang-lambang tulis atau huruf- huruf, Harianto (2020). Menurut Rohman (2017) minat membaca adalah suatu perhatian yang kuat dan mendalam diserta dengan perasaan senang terhadap kegiatan membaca sehingga mengarahkan anak untuk membaca dengan kemauan sendiri, tanpa harus di paksa. Menurut Moleong dikutif dalam Pritandhari (2016) Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian misalnya: perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain lain, secara holistik, dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa, pada suatu konteks khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai metode alamiah.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMPUTER BAGI PERANGKAT BUMDES DESA ABUANG BANGLI I Putu Gede Abdi Sudiatmika; I Gusti Ngurah Ketut Purwantha; Imama Lavi Insani; I Komang Budi Mas Aryawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abuan adalah desa yang berada di kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, provinsi Bali. Kepala Desa Abuan menyarankan kegiatan administrasi pada bumdes dilakukan dengan menggunakan media komputer. Sebagai media pendukung kebijakan tersebut, telah diberikan 1 unit komputer kepada Bumdes desa Abuan. Namun, pemanfaatan laptop tersebut belum maksimal dipergunakan, bahkan ada yang belum pernah digunakan untuk kegiatan administrasi seperti mengetik dokumen dan mengolah angka dengan microsoft excell. Kepala desa juga memberikan saran agar Bumdes diberikan pelatihan untuk menunjang kinerja secara online seperti bagaimana membuat email, mengirim email dan mencari informasi pada internet.. Solusi yang diberikan dalam pelaksanaan PKM ini yaitu dengan memberikan pelatihan aplikasi untuk mendukung penyelenggaraan administrasi manajemen data perkantoran, yakni menggunakan aplikasi Microsoft Office dan Pelatihan penggunaan Internet. Target luaran yang direncanakan yaitu petugas administrasi Bumdes mampu menggunakan media komputer dalam urusan administrasi dan menggunakan internet sebagai media komunikasi online yang aman.. Kegiatan pengabdian dibagi menjadi beberapa tahapan kerja yaitu; Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi dan Evaluasi. Pada tahap perencanaan dilakukan sosisalisasi PKM kepada mitra, menyusun program dan modul pelatihan. Tahap pelaksanaan dilakukan pelatihan penggunan Ms Office dan Penggunaan internet . Pada tahap evaluasi dilakukan analisis terkait ketercapaian target pengabdian dan respon mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Tahap refleksi kegiatan dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kendala-kendala kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian pelatihan yang diberikan menunjukkan bahwa para peserta telah mampu menggunakan ms office dan internet dimana peningkatan pengetahuan peserta sebesar 23% dan dari evaluasi pelatihan bahwa 33% menyatakan pelatihan baik dan 67% Menyatakan Pelatihan ini Sangat Baik..
PElATIHAN PIJAT OKSITOSIN BAGI PENDAMPING IBU NIFAS DI PMB SALABIAH KECAMATAN BANDASAKTI KOTA LHOKSEUMAW Hafsah Us; Aida Fitriani; Nizan Mauyah; Elvieta Elvieta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan ASI yang hanya diberikan kepada bayi berumur selama 6 bulan, tanpa adanya tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh dan air putih, serta tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan nasi tim (Kristiyansari, 2009). Berdasarkan data Kemenkes (2018), produksi ASI berkurang pada hari-hari pertama setelah melahirkan dikarenakan kurangnya rangsangan hormone prolaktin dan hormon oksitosin, dengan upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan inisiasi menyusu dini, memeras ASI dan melakukan pijat oksitosin. Indonesia menargetkan angka cakupan bayi yang mendapatkan ASI eksklusif adalah 68,74 %, juga ditahun yang sama (2018) adalah Jawa Timur mendapatkan 77,51% ASI Eksklusif, dan khususnya data Dinkes Tuban (2019) mendapatkan 73,85%, yang meningkat menjadi 79,6%. Namun, pada tahun 2020 terjadi penurunan menjadi 76,93 % bayi yang mendapat ASI eksklusif. Propinsi Sulawesi Tengah mencapai target ASI Eksklusif, <50% berbeda jauh dengan data di Kota Lhokseumawe tahun 2021 dengan jumlah bayi lahir 4.069 hanya mendapatkan ASI eksklusif 3 mendapatkan ASI eksklusif. Data survey awal adalah Pelatihan pijat oksitosin belum pernah dilakukan di PMB Salabiyah Kecamatan Banda sakti Kota Lhokseumawe yaitu para pendamping ASI dari Kader Posyandu, para suami atau keluarganya. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, diskusi, serta simulasi dan demonstrasi dengan media leaflet dan audio visual. Jumlah Pendamping Ibu nifas yang mengikuti pelatihan sebanyak 25 orang. Hasil kegiatan pelatihan para pendamping ibu nifas PMB Salabiyah Kecamatan Banda sakti Kota Lhokseumawe diperoleh bahwa hasil analisis pengetahuan menunjukan bahwa secara keseluruhan adanya peningkatan pengetahuan pada 25 orang peserta secara statistik terdapat pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan para pendamping ibu nifas sesudah mengikuti pelatihan pijat oksitosin. Maka disimpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan antara konsisten dan berkelanjutan memberikan pelatihan pada para pendamping ibu nifas (suami, keluarga atau kader) untuk dapat membantu proses perubahan perilaku ibu nifas memberikan ASI secara Eksklusif dan melaksanakan perawatan selama masa nifas.
PENINGKATAN LAYANAN MASYARAKAT KELURAHAN JIMBARAN MELALUI PELATIHAN SOSIAL MEDIA DAN PEMBUATAN SISTEM PERMOHONAN SURAT MENYURAT I Nyoman Bagus Pramartha; Wayan Widya Artana; Ni Luh Ketut Deniari; A.A. Raka Jayaningsih4
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15023

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat sangat berpengaruh terhadap lembaga pelayanan masyarakat ditingkat kelurahan, yang saat ini telah melakukan peningkatan dalam hal pelayanan kepada masyarakat, termasuk salah satunya adalah pelayanan administratif dan pemberian informasi. Informasi dari pemerintah harus bisa segera tersampaikan kepada masyarakat mengingat akan adanya tenggat waktu dan masa di setiap informasi yang disampaikan. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kesiapan yang baik dari petugas administrasi kelurahan, mulai dari menyiapkan berkas, pencatatan hingga pelaporan. Demikian pula halnya dalam penyampaian informasi baik terkait program pemerintah maupun laporan kegiatan warga. Hasil wawancara dengan Lurah Kelurahan Jimbaran Bapak I wayan Kardiyasa ada beberapa masalah yang dihadapi pada lurah Jimbarann, Masalah pertama petugas di Kelurahan Jimbaran mash minim pengetahuan mengenai sosial media khususnya intsagram dan pengurusan surat menyurat di Kelurahan Jimbaran masih membutuhkan waktu yang lama. Solusi yang ditawarkan kepada kelurahan Jimbaran adalah dengan memberikan pelatihan sosial media dan membuatkan sebuah sistem surat menyurat. Hasil pengukuran ketercapaian target kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa persentase ketercapaian penguasaan Sosial Media berbasis digital sebelum pelatihan adalah sebesar 30% dan terjadi peningkatan sebesar 70% setelah kegiatan berlangsung menjadi 100% peserta pelatihan mampu membuat konten sosial media.