Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles
5,523 Documents
KONTRIBUSI KAMPUS MENGAJAR 5 DALAM MENINGKATKAN LITERASI DI SDN 3 KOTA BENGKULU MELALUI MAJALAH DINDING
Mella Endah Sepdiana;
Syanurdin Syanurdin;
Jelita Zakaria;
Ajat Manjato;
Septina Lisdayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program kampus mengajar yang dibuat pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia guna meningkatkan literasi yang di terapkan mahasiswa kampus mengajar 5 melalui program majalah dinding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif, hasil adari penelitian ini peneliti melakukan observasi dengan berkoordinasi kepada dosen pembimbing lapangan, guru pamong, dan pihak sekolah mengenai program majalah dinding kemudian melaksanakan program dengan membuat mading yang berisi informasi yang dapat menarik perhatian siswa/siswi SDN 3 Kota Bengkulu setelah itu melakukan evaluasi terhadap maalah dinding yang telah dibuat mahasiswa tim kampus mengajar angkatan 5. Hasil dari penelitian ini, Siswa/siwi dapat menambah ilmu pengetahuan, percaya diri, menampilkan hasil karya mereka, memotivasi siswa lain, dan tentunya meningkatkan literasi para siswa/siwi di SDN 3 Kota bengkulu.
TRAINING FOR FISH BASED FOOD PROCESSING IN CREATING ECONOMIC OPPORTUNITIES FOR RESIDENTS IN TARUNA JAYA DISTRICT
Nurhasanah Nurhasanah;
A. Hadian Pratama Hamzah;
Prabawa Eka Soesanta;
Suratni Suratni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15077
Segara Jaya Village, Taruma Jaya District, Bekasi Regency has a mangrove ecotourism location which is now starting to be visited by tourists. The location is more specifically used as the Bekasi Regency Mangrove Restoration and Learning Center by the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries. Even though many tourists have visited there, the life of the people is still not up to standard. Based on preliminary observations, it is known that people's income is between Rp. 800,000 to Rp. 900,000. This amount is far from enough to meet their daily needs. The people in Segara Jaya Village generally rely on their livelihood as fishermen. The life of fishermen in this village is still very simple. In order to help meet the needs of the family, the fishermen's wives in Segara Jaya Village joined the Joint Business Group (KUB) which is engaged in the business of processing catches whose results are sold to tourists who visit the mangrove ecotourism there. In community service activities the approach taken is training and mentoring methods in marketing. As for the results of this community service activity, the results were obtained, the participants were able to practice it with good results, how to process tuna into processed food in the form of dumplings and tekwan. The drawback in this activity is that the processed products have a fishy taste that is very thin so that they tend to be unusual, further training is expected for new findings related to processing methods by suppressing the thick smell of fish and seasoning according to certain doses in the process of making this type of food.
MENGENAL BUDAYA BALI MELALUI MATAKULIAH MODUL NUSANTARA DALAM PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA DI UNDIKSHA
Agnes Tiomadina Tambunan;
Ivana Riris Harianja;
Liswina Nainggolan;
Stephani Claudia Br Karosekali;
Rolan Manurung
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15082
Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Salah satu tujuan dari program ini agar mahasiswa dapat mengeksplor dan mempelajari keberagaman budaya nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya Bali melalui matakuliah modul nusantara yang diikuti mahasiswa inbound Universitas Pendidikan Ganesha. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptive. Pengambilan data melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan modul nusantara. Mudul nusantara merupakan matakuliah wajib yang didesain dengan berbagai rangkaian kegiatan yaitu, kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial. Kegiatan kebhinekaan dimulai dengan mengunjungi tempat ibadah, sektor ekonomi atau usaha, sampai pada alam atau tempat wisata yang ada di Bali. Inspirasi kegiatan yang mendatangkan pembicara yang dapat menginspirasi mahasiswa. Refleksi berbincang kembali tentang apa yang sudah dipelajari atau didapat dari kegiatan sebelumnya. Sampai pada Kontribusi sosial dimana masiswa lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang yang dapat membantu suatu desa tertentu. Dengan empat rangkaian kegiatan tersebut sangat membantu untuk memperkenalkan budaya Bali kepada mahasiswa inbound Universitas Pendidikan Ganesha, sehingga penelitian tersebut dapat memperoleh yg relevan.
SOSIALISASI PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK DI PONDOK PESANTREN YATIM AL KASYAF CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG
Arry Bainus;
Dina Yulianti;
Deasy Silvya Sari;
Savitri Aditiany
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai kedaulatan pangan dan pemberdayaan masyarakat agar melakukan langkah-langkah konkrit dalam mencapai kedaulatan pangan itu. Kegiatan dilakukan dengan cara melakukan sosialiasi konsep kedaulatan pangan dan pemanfaatan sampah organik untuk dijadikan media tanam sayuran yang bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Metode kegiatan ini adalah metode community-based approach, dimana masyarakat diajak berpartisipasi aktif dalam kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini ada tiga poin, yaitu meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai kedaulatan pangan dan peran mereka dalam upaya mencapai kedaulatan pangan; pemahaman bahwa sampah sesungguhnya memiliki nilai ekonomis yang tinggi; dan pemahaman mengenai urban farming.
KONTRIBUSI SOSIAL PERTUKAN MAHSISWA MERDEKA DALAM MELATIH SIKAP PEDULI SOSIAL KEPADA MASYARAKAT
Dearlina Sinaga;
Florensia Elisabeth;
Lilis Laura Manik;
Risda Ernita Lumban Gaol
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kontribusi sosial adalah bentuk partisipasi atau kelompok yang memberikan bantuan kepada masyarakat untuk menciptakan kehidupan yang harmonis sehingga terwujudnya hubungan sosial yang memiliki ras empati. Mahasiswa sebagai kontrol dalam masyarakat harus mampu meningkatkan dan melatih jiwa kepedulian yang dilaksakan dalam bentuk kegiatan nyata. Kegiatan kontribusi sosial yang dilaksankan sebagai bagian dari modul nusantara pertukaran Mahasiswa Merdeka, masiswa melakukan miniprojek dengan menggunakan metode casework secara interpensi dan secara umum. Kegiatan kontribusi sosial ini telah membawa dampak yang positif bagi perkembangan sikap peduli mahasiswa terhadap masyarakat Desa Taman Sari Kab. Banyuwangi yang memberikan semangat dan kegembiraan. Masiswa juga sangat antusias dalam berintekasi yang diharapkan kegiatan ini mampu membentuk karakter kepedulian sosial dengan baik.
PENDAMPINGAN PELATIHAN ART THERAPY DALAM MENINGKATKAN KESADARAN DIRI PASIEN ODGJ
Ditta Febrieta;
Mutiara Triandini Sukma
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15089
Orang dengan Gangguan Jiwa adalah individu yang mengalami gangguan pada pikiran, perilaku, dan perasaan yang dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi individu sebagai manusia. Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) memiliki masalah kesehatan yang berdampak luas, tidak hanya pada penderitaan pribadi tetapi juga pada penurunan produktivitas dan kualitas hidup. Metode art therapy dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran diri penderita gangguan jiwa untuk dapat mengenal dirinya sendiri, memahami emosi yang dirasakannya. Art therapy dilakukan dengan metode menggambar, yang bertujuan untuk menangani masalah gangguan kejiwaan. Berdasarkan aktivitas yang dilakukan, metode art therapy dinilai dapat meningkatkan kesadaran diri yang ditunjukkan dengan kemampuan pasien untuk menyadari perasaan yang dimunculkannya, baik sedih maupun senang saat menggambar. Melalui metode art therapy, individu dapat mengungkapkan perasaannya dengan menggunakan seluruh area atau fungsi yang ada di dalam dirinya. Sehingga dapat membantu pasien menjadi mampu mengungkapkan perasaan dan makna dari gambar yang dibuatnya. Peningkatan kesadaran diri pasien juga akan membantu mereka menemukan cara untuk memecahkan masalah, dan membantu mereka untuk membuat kehidupan yang lebih baik.
PELATIHAN PERAKITAN, INSTALASI DAN PERBAIKAN KOMPUTER PENGELOLA PONDOK PESANTREN/PANTI ASUHAN
Al Fath Riza Kholdani;
Adani Dharmawati;
Desy Ika Puspitasari;
Rezky Izzatul Yazidah Anwar;
Tri Wahyu Qur’ana;
Mohammad Romli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15091
Pengurus Pondok Pesantren/Panti Asuhan Raudhatun Nasi’in Banjarbaru berjumlah sekitar 30 orang pengajar, sebagian dari mereka juga berperan sebagai pengelola workshop teknologi informasi yang merupakan hasil kerjasama dengan Balai Latihan Kerja. Workshop tersebut memiliki sekitar 16 buah komputer, namun dalam pengelolaannya belum diberdayakan sebagaimana mestinya karena sebagian dari pengurus belum mengerti cara merakit, menginstal dan memperbaiki komputer ataupun komponen-komponen-komponennya. Hal itu dibuktikan apabila terjadi permasalahan, komputer dibawa ke tempat servis, tentu hal tersebut memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan jika dapat memperbaiki komputer sendiri. Kegiatan ini terdiri penyuluhan materi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, pelatihan teknik merakit, menginstal serta memperbaiki komputer disertai dengan contoh apabila terjadi kerusakan, sehingga peserta dapat menggunakan komputer sebagaimana fungsinya. Berdasarkan hasil uji validitas korelasi dari 18 pertanyaan, terdapat 3 pertanyaan yang dinyatakan tidak valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yaitu 0.917 dari 15 pertanyaan kuisioner yang dinyatakan valid, menyatakan kemampuan peserta sangat baik setelah adanya kegiatan pengabdian ini. Peserta lebih memahami peran dari komputer dan peminatan peserta untuk berpartisipasi kembali jika diadakan pelatihan dengan materi lainnya mengenai komputer.
MEDIAPRENEURSHIP BAGI GENERASI Z
Rizky Oktarina Costa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15092
Generasi Z lahir dan tumbuh bersama teknologi komunikasi dan media sosial. Generasi ini lebih suka berwirausaha. Akses media sosial yang beragam dan mentor yang baik membuat mereka mampu menghasilkan uang besar dari Youtube, Instagram dan Tiktok. Mediapreneurship merupakan konvergensi menjadi content creator sebagai pengumpul ide, data dan riset untuk membuat konten gambar, audio atau video yang disebarluaskan di berbagai platform digital. Permasalahan yang dihadapi Generasi Z adalah bagaimana menjadi mediapreneurship dalam hal ini menjadi conten creator yang menghasilkan konten edukasi dan menghibur. Solusi untuk masalah ini adalah memahami bahwa dunia ada di tangan dan kesuksesan di masa depan bukan hanya tentang menjadi pekerja kantoran. Membuat konten untuk publik adalah cara untuk mendapatkan kesuksesan dan penghasilan besar. Kegiatan berupa ceramah dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan: Mindset tentang mediapreneurship dan content creator; Penggunaan media sosial yang "sehat"; Skill wajib yang dimiliki seorang content creator; Cara Menjadi Content creator yang Sukses; Tugas dan Tanggung Jawab Content creator; Prospek Kerja Content creator. Kegiatan serupa baiknya lebih sering diadakan dan dengan meningkatkan jumlah khalayak sasaran. Bekerja sama dengan SMA dan SMK lainnya yang ada di Jakarta. Mengingat mediapreneurship dan content creator menjadi ``karir`` yang sangat menjanjikan di masa depan. Permintaan konten terus menerus tanpa henti baik dari masyarakat umum maupun pemilik merk yang ingin bekerja sama dengan content creator dalam memasarkan produk mereka. Selain itu content creator juga membentuk personal branding melalui konten-konten yang bermanfaat dan menghibur yang mereka buat.
KONTRIBUSI SOSIAL PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA 2 UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA
Sondang Sinaga;
Icha Alicia Sirait;
Kammer Sipayung;
Risa Jesika Silalahi;
Elvi Siburian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15097
Pelaksanaan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka2 dilaksanakan pada tanggal 15 September- 28 Januari 2022. Didalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka2 ada banyak kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan salah satunya adalah kontribusi sosial. Kontribusi sosial merupakan tindakan yaitu berupa perilaku yang dilakukan oleh kelompok yang kemudian memberikan dampak baik positif maupun negatif terhadap pihak lain. Dalam hal ini, kegiatan kontribusi sosial merupakan salah satu kegiatan wajib yang dilaksanakan pada akhir pelaksanaan program Pertukaran Mahasiswa Merdeka2 di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Kegiatan kontribusi sosial yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang ada didesa Kotagede Yogyakarta. Mahasiswa didampingi oleh Ibu Ariati Dina Puspita Dosen Modul Nusantara selaku penanggung jawab kegiatan kontribusi sosial. Berkontribusi dibidang sosial mahasiswa mengenalkan produk baru pada masyarakat khususnya ibu-ibu didesa kotagede. Masyarakat yang terdapat didesa kotagede terlihat sangat antusias ketika kami datang dan melaksanakan program kami didesa Kotagede, sebagai bentuk apresiasi ataupun kenang-kenangan berupa plakat kepada masyarakat kotagede maka dari itu mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka2.
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMA 5 PADA KELAS 1 SD BERBASIS TIK
Tri Yuliati;
Tri Handayani;
Ari Sellyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15100
Pemanfaatan media dengan cara yang inovatif dapat mempercepat dan meningkatkan efektivitas proses belajar-mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Peneliti memanfaatkan teknologi informasi komputer untuk membantu pendidik melakukan proses belajar mengajar dengan media yang lebih interaktif. Pengabdian ini dilaksanakan di SDN 006 MekarSari Dumai, yaitu dengan memberikan aplikasi untuk anak kelas 1 Tema 5, menggunakan buku tema 5 kurikulum 2013. Metode penyampaian dilakukan dengan melakukan demonstrasi didepan kelas menggunakan infokus. Dengan tampilan gambar serta video animasi yang menarik, siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran. Selain itu, penggunaan media multimedia juga dapat meningkatkan kreativitas dan minat belajar siswa, terlihat selama demonstrasi berlangsung anak-anak fokus dan antusias dalam menjawab.