Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles
5,523 Documents
PEMANTAPAN KEGIATAN MENGAJAR GURU DAN CALON GURU SEKOLAH DASAR DI SMP NEGERI 1 KOBA
Maya Saftari;
Sinta S;
Yuni Iswanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15663
Pemantapan kemampuan mengajar (PKM) profesi guru merupakan kegiatan praktik mengajar di sekolah dengan menerapkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan atau dikenal dengan PAIKEM. Berbeda dengan program pengalaman lapangan (PPL),kegiatan pemantapan mengajar ini yang mempraktiknya adalah seorang guru. Pemantapan kemampuan mengajar merupakan upaya pembaharuan (perbaikan) dalam kegiatan belajar di kelas sehingga dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran dan juga hasil belajarnya. Mengajar bukanlah sekedar kegiatan rutin serta mekanis, kegiatan ini tergantung kemampuan menganalisis kebutuhan belajar peserta didik, mengambil keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien, mengaktifkan peserta didik melalui motivasi dari luar dan dalam peserta didik, mengevaluasi hasil belajar, dan menyempurnakan pembelajaran berikutnya agar lebih efektif sehingga mampu memberikan peningkatan prestasi belajar peserta didik. Dengan demikian untuk meningkatkan dan memotivasi seorang guru mengajar dalam proses pembelajaran dilakukan kegiatan pelatihan dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman mengajar yang lebih baik guna menjadikan seorang guru yang profesional.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA DI ERA DIGITAL ORIENTASI PADA PELAKU USAHA MIKRO DESA WAAI KEC. SALAHUTU KAB. MALUKU TENGAH
Paulus L Wairisal;
Geradin Rehata;
Agusthina Risambessy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15668
Perkembangan teknologi yang semakin pesat membawa perubahan besar yang berdampak pada perekonomian Indonesia. Teristimewa pada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).sehingga mengharuskan pelaku usaha harus melakukan perubahan dalam usaha menghadapi era digital, dampak dari era digital ini sendiri justru memudahkan para pelaku usaha yang paham dengan teknologi dimana usaha yang dilakukan tidak lagi membutuhkan sewa gedung yang besar, tempat yang strategis untuk usaha tetapi hanya butuh outlet atau ruang kecil yang sederhana, yang bisa ditata dengan rapi sehingga memberikankesan menarik namun yang menjadi masalah adalah apakah pelaku usaha memahami dan menguasai, mau bersedia berubah mengikuti perkembangan jaman dan berusaha. Hal ini tidak mudah untuk dilakukan hal ini butuh strategi yang tepat dikembangkan demi keberlangsungan hidup UMKM. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguatan bagi pelaku usaha di Desa Waai Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah tentang strategi pengembangan usaha menghadapi era digital pada pelaku usaha mikro di desa waai untuk mempertahankan usaha bahkan untuk mengembangkan usaha sehingga pelaku usaha dapat terus bertahan dan mengembangkan usahanya. Strategi pemasaran melalui inovasi dan digital marketing, serta meenjadi entrepreneurship yang tangguh sehingga pada akhirnya usaha kecil dapat bertahan di masa krisis. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan atau Ceramah yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran para pelaku usaha. Hasil dari kegiatan ini adalah terserapnya pengetahuan tentang era digital bagi pelaku UMKM melalui materi yang diberikan dan dipahami sehingga mitra dapat mengubah pola usaha berpindah dari manual ke digital sehingga mampu berkembang di masa sulit
MEMBANGUN INSTAGRAM SEBAGAI ALAT PEMASARAN SOSIAL KOMUNITAS LITERASI REMAJA
Dian Sukmawati;
Annisa Eka Syafrina;
Asima Oktavia Sitanggang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15671
Rendahnya tingkat literasi di Indonesia tersebut, menggerakkan sejumlah siswa SMA di Kabupaten Bekasi membentuk Komunitas Literasi Remaja. Mereka ingin, anak-anak Bekasi mencintai kegiatan membaca, sehingga bisa berwawasan luas. Namun, niat tulus mereka terganjal sejumlah kendala. Fasilitas kegiatan komunitas seperti keragaman jenis buku menjadi kendala besar yang masih dihadapi komunitas ini sejak berdiri dari tahun 2021. Selama ini, donasi buku maupun uang mereka dapatkan baru didapatkan dari partisipasi anggota, baik anggota Komunitas Literasi Remaja. Komunitas Literasi Remaja juga sulit mendapatkan donasi karena hingga kini mereka tidak bisa mempromosikan kegiatan komunitas mereka ke masyarakat luas karena belum memiliki media sosial seperti Instagram. Untuk itulah, sejumlah dosen Fakultas Ilmu Komunikasi tergerak untuk mendampingi anggota komunitas dalam membangun Instagram khusus sebagai salah satu sarana promosi. Melalui konsep Pemasaran Sosial dan Kampanye Perubahan Sosial, dosen Fikom menginisiasi sejumlah kegiatan pengabdian untuk komunitas ini. Diawali dengan diskusi kondisi komunitas, lalu berbagi ilmu terkait Pemasaran Sosial, Kampanye Perubahan Sosial, dan pemanfaatan media sosial utamanya Instagram- sebagai sarana promosi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat juga memberikan dasar membuat konten yang efektif untuk menarik minat masyarakat sekaligus membangun image komunitas. Anggota komunitas kemudian praktik membuat akun Instagram dan dilakukan pendampingan secara berkala selama kurun waktu satu bulan.
WORKSHOP PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS INFORMASI DAN TEKNOLOGI DI SMA NEGERI 1 SIDAMANIK
Bertaria Sohnata Hutauruk;
Tiara.K. Pasaribu;
Anggun Tiur Ida Sinaga;
Rick Hunter Simanungkalit;
Donna Ria Pasaribu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari kegiatan Pengabdian ini adalah untuk melatih dan meningkatkan kemampuan guru-guru SMA Negeri 1 Sidamanik kabupaten Simalungun Sumatera Utara dalam mengembangkan pembelajaran media bahasa inggris berbasis sistem informasi dan teknologi atau dikenal dengan ICT. Dari observasi dilapangan disimpulkan bahwa kemampuan guru-guru masih kurang dalam mengaplikasiskan teknologi terhadap pembelajaran dikelas masing masing dengan menggunakan ICT. Hampir semua guru-gurunya tidak memahami untuk menggunakan media teknlogi dalam proses pembelajaran baik tugas dan mengajar kepada peserta didik. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari observasi, perencanaan, persiapan, tindakan, refleksi dan evaluasi terhadap workshop pengembangan pembelajaran media bahasa inggrisi. . adapun hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yang dilaksanakan oleh dosen-dosen adalah bahwa aguru-guru mampu menguasai teknoogi seta dapat mengaplikasikannya dalam penyampaian materi-materi pembelajarna dikelas. Kemudian meningkatakan wawasan tenta pentingnya media pembelajaran yang berbasis sisteminformasi dan teknologi. Guru-guru mampu mendesain materi-materi, tugas peserta didik melalui media.
THE UTILIZATION OF GOOGLE ASSISTANT AS A VIRTUAL ASSISTANT IN THE SANG NILA UTAMA MUSEUM
Winda Monika;
Vita Amelia;
Triono Dul Hakim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15674
Memory institutions which consists of galleries, libraries, archives, and museums are information management organizations that aims to documenting, contextualizing, preserving, and indexing elements of human culture. Museum is one of the memory institutions that record the traces of human civilization is in the form of a physical collection. The existence of a museum today should be a media for edutainment that can be enjoyed by all groups. The Sang Nila Utama Museum is a state museum of Riau Province which has been operating since 1975 under the auspices of the Regional Office of the Ministry of Education and Culture of Riau Province. This museum collects various kinds of collections. However, these various collections are difficult to access digitally by the public due to the limited digitization of these collections. This community services offered to develop Google Assistant as a virtual assistant to support technology that currently exists at the Sang Nila Utama Museum. Furthermore, this is an effort to attract many visitors to the museum and to seek information on the museum's digital channels. This solution hopefully could bring users to explore the museum’s collection in an exciting way.
PENGEMBANGAN KARAKTER KEBEKERJAAN DENGAN KERANGKA PROFIL PANCASILA DAN BUDAYA KERJA
I Nyoman Indhi Wiradika;
Gede Surya Mahendra;
Ni Made Novia Kusumayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15678
SMKN 1 Nusa Penida adalah sebuah sekolah menengah kejuruan yang terletak di pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Permasalahan oleh mitra adalah pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan bukanlah fokus utama pada mitra. Perlu dilakukan sosialisasi mengenai pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan bagi siswa SMKN 1 Nusa Penida. Salah satu kerangka yang dapat digunakan dalam pengembangan karakter yang berhubungan dengan pekerjaan adalah Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya mengembangkan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Dosen Universitas Pendidikan Ganesha pada 5-7 Juni 2023. Terdapat 30 orang siswa sebagai peserta sosialisasi dan pelatihan. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan berdasarkan pre-test dan post-test yang dilakukan yang menunjukkan adanya peningkatan dari hasil pre-test sebesar 38,07% meningkat hingga 51,1% diakhir kegiatan. Kegiatan ini telah berjalan dengan baik sesuai tujuan dan manfaat kegiatan yang diharapkan dan memberikan hasil yang baik bagi pelaksana dan mitra kegiatan.
PEYULUHAN PENTINGNYA MENJAGA PERSONAL HYGINE PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN AS-SALAFIYAH DESA PAKONG
Zekiyatun Imroatul Hasanah;
Layla Imroatu Zulaikha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15687
Personal hygine adalah berasal dari kata yunani beasal dari kata personal yang artinya perseorangan dan hygine berarti sehat. Dari pernyataan tersebut dapat diartikan bahwa kebersihan perseorangan. Program kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang personal hygine adalah dengan penyuluhan. Sebelum di adakan penyuluhan melalui proses Tahap persiapan yang dilakukan dengan mengkoordinasi dengan bidan desa pakong, koordinasi dengan pengasuh pondok pesantren as-salafiyah desa pakong, serta melakukan pengkajian pada beberapa santri di pondok pesantren as-salafiyah desa pakong bahwa pwlaksanaan akan di lakukan pada tanggal 29 juli 2022, Kegiatan penyuluhan di podok pesantren as-salafiyah desa pakong di mulai pada tanggal 29 juli 2022 dan pengkajian 27 juli 2022. Setelah dilakukan penyuluhan terdapat adanya peningkatan pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dari 50% (kurang baik) meningkakat menjadi 97,2% (sangat baik). Para santri sudah mendapatkan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan.
COVIDABLE: PELATIHAN KEPEMILIKAN USAHA KECIL UNTUK PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS
Baiq Dewi Lita Andiana;
Lale Fatma Yulia Ningsih;
Toni Ariwijaya;
Muhamad Sayuti;
Ahmad Suhendri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15688
Target pelatihan dan pendampingan dalam pengabdian ini adalah sebanyak 9 perempuan penyandang disabilitas dibawah naungan Himpunan Wanita Disabilitasn Indonesia (HWDI) dan 1 perempuan alumni Sekolah Luar Biasa (SLB). Kegiatan dengan tajuk COVIDABLE: Small Business Ownership Training for Females with Disabilities. Kegiatan ini telah dilakukan monitoring dan evaluasi dengan sistem Site Visit melalui zoom oleh tim dari Direct Aid Program sebagai pemberi dana hibah.Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan pada akhir April 2021. Tim mengunjungi kantor HWDI dan mengumpulkan target peserta yang terlibat dalam program Covidable: Small Business Ownership Training For Females With Disabilities untuk diberikan pendampingan dan pembinaan dengan tujuan untuk menyelaraskan pengetahuan yang diberikan pada seri pelatihan dengan bisnis kehidupan nyata peserta. Tim menemukan bahwa semua peserta memiliki pengetahuan yang kurang tentang bagaimana mengelola bisnis mereka dalam hal manajemen keuangan, pemasaran dan akses perbankan oleh karena itu diperlukan pendampingan lanjutan agar peserta bisa mandiri dalam pengelolaan keuangan serta pemasaran produknya.
IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA TERHADAP KURSUS MAHIR DASAR PADA MHASISWA
Safrudin Safrudin;
Ramses Hutagaol;
Debby Indah;
Rejeki Rejeki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15694
Pengabdian bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan program Penerapan Nilai-nilai Pancasila terhadap Kursus Pembina Maher Dasar Pada Mahasiswa. Pancasila merupakan landasan hidup berbangsa dan bernegara bagi masyarakat Indonesia terkhususnya mahasiswa, nilai-nilai yang terkandung pada setiap sila Pancasila sangat berhubungan erat dengan kondisi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk dan heterogen. khususnya para generasi muda. Secara tidak langsung globalisasi memberikan kesempatan besar bagi kebudayaan asing untuk masuk ke Indonesia, hal ini diperkuat dengan semakin rendahnya rasa bangga dari generasi muda menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.Nilai-nilai Pancasila Sunardi (2016: 13-15) menyatakan bahwa Dasadharma pramuka dapat menjabarkan menjadi banyak sikap-sikap dalam hidup dan berpola tingkah laku yang sesuai, Ketuhanan yang Maha Esa Bersinambungan dengan poin Dasadarma ke 1 dan 10, Kemanusiaan yang adil dan beradab Masuk ke Dasadarma ke 2, 3, dan 5, Persatuan indonesia Poin Dasadarma ke 6 dan 7, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan Sesuai dengan poin 4 dan 9, tingginya sikap demokrasi serta musyawarah oleh anggota Pramuka, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia Masuk ke poin Dasadarma ke 8. Disiplin berani dan setia akan keadilan sosial.Satya Darma Pramuka dan Tri Satya yang dijadikan pedoman bagi anggota Pramuka sebenarnya dapat diselaraskan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, keduanya dapat bersinergi dengan baik di dalam menggembleng mahasiswa agar tangguh ditengah pergaulan dan perkembangan masyarakat yang semakin kompleks.
PELATIHAN MENDONGENG SEBAGAI UPAYA PENANAMAN RASA CINTA SASTRA PADA DIRI SISWA KELAS VIII MTS BINAUL IMAN KARANGSARI
Netti Marini;
Berlian Romanus Turnip;
Resmi Resmi;
Fheti Wulandari Lubis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15695
Mendongeng merupakan suatu kegiatan yang dianggap sangat sederhana, namun sebenarnya memiliki peras yang sangat dalm membangun perkembangan pada jiwa anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak. Mengenalkan dongeng sejak sedini mungkin dapat membantu menanamkan rasa kecintaan seorang anak pada karya sastra sehingga timbul kepedulian terhadap karya sastra itu sendiri. Namun saat ini sudah sangat jarang sekali ditemui kesadaran orang tua ataupun orang dewasayang masih menyadari betapa pentingntya megenalkan sastra pada anak sedini mungkin. Mengenalkan sastra pada anak dapat dilakukan dengan melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, misalnya membacakan doseng sebelum anak tidur dapat kita lakukan dengan mudah namun memberikan dampak yang luar biasa. Sastra juga dapat memberikan nilai-nilai hiburan, sastra mengandung nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan moral dan budi pekerti anak. Sastra dapat memperluas wawasan anak sekaligus memperhalus budi pekerti anak. Dongeng dapat kita sampaikan kepada anak baik secara lisan maupun secara tulisan dan dapat dijadikan sebagaisarana untuk berkomunikasi kepada anak. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada anak, baik itu penyampaian pesan secara langsung maupun secara tidak langsung. Kecintaan anak terhadap karya-karya sastra dapat meningkatkan hobi dan kesukaan anak pada aktivitas membaca. Dengan demikian, karya sastra mempunyai andil yang sangat tinggi bagi kecerdasan anak. Hal ini perlu disadari oleh semua kalangan, terutama orang tua sebagai guru pertama dan utama untuk seorang anak dalam keluarganya. Dengan diberikannya cerita-cerita dongeng yang yang baik, sesungguhnya anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan atau hiburan saja, namun si anak mendapatkan pendidikan yang jauh lebih luas dari itu. Bahkan tidak berlebihan bila dikatakan bahwa cerita ternyata menyentuh berbagai aspek pembentukan kepribadian anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan serta menjelaskan secara terperinci mengenai berbagai pengertian mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa menurut pendekatan ilmiah dan pendekatan sistem. Penelitian ini mengaplikasikan data-data sekunder, dimana data ini didapatkan dari berbagai sumber berupa buku dan jurnal yang masih berkaitan dengan judul penelitian ini yaitu Pelatihan Mendongeng Sebagai Upaya Penanaman Rasa Cinta Sastra Pada Diri Siswa, karena jenis penelitian ini adalah studi literatur. Dari penjelasan di atas penulis tertarik untuk membuat pelatihan mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa di MTS Binaul Iman Karangsari terutama pada kelas VIII.Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan sederhana tentang betapa pentingnya kegiatan mendongeng dalam menanamkan rasa cinta sastra pada diri anak. Salah satu alternatif yang dilakukan dalam menumbuhkan rasa cinta sastra pada anak adalah melalui kegiatan mendongeng kepada anak.