cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
SOSIALISASI STBM GEDSI BERKETAHANAN IKLIM DI DESA TENAWAHANG KECAMATAN TITEHENA Resi, Bernadus Bin Frans; Openg, Flaviana; Rianghepat, Magdalena
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25647

Abstract

Kegiatan sosialisasi STBM GEDSI berketahanan iklim bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat Tenawahang Kecamatan Titehena mengenai pola hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 September 2023 bertempat di kantor Desa Tenawahang. Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari pelbagai unsur seperti: perwakilan masyarakat setempat, tokoh masyarakat, apparat desa, babinsa, kader posyandu, nakes desa, dan nakes puskesmas. Metode pelaksanaan kegiatan dengan pemicuan, observasi, sosialisasi, dan diskusi. Hasil kegiatan berupa pernyataan sikap warga mengenai 4 hal berikut: 1) Semua warga berkomitmen akan memnyiapkan tempat cuci tangan di setiap rumah yang dapat dijangkau oleh kaum difabel, ibu hamil, remaja puteri dan lansia. Rencana pengadaan tempat cuci tangan terhitung dari bulan September hingga Oktober; 2) Warga menertibkan pembuangan limbah rumah tangga, penjemuran pakaian di depan rumah, dan buang sampah pada tempatnya. Kegiatan ini akan diadakan terhitung sejak September dan seterusnya; 3) Warga yang belum memiliki jamban segera membangun jamban yang layak dan dapat dijangkau oleh kaum difabel, ibu hamil, remaja puteri dan lansia. Jamban dilengkapi dengan tempat sampah. Pembuatan jamban untuk menghindari BAB di alam bebas; dan 4) Warga yang memiliki jamban yang belum layak akan segera diperbaiki menuju kelayakan. Misalkan pembuatan pintu dan atas jamban yang belum memiliki pintu dan atap.
PEMBERDAYAAN PEKERJA INFORMAL: MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI DI LINGKUNGAN URBAN Harsono, Iwan; Kurniawan, Dodo; Ramadhan, Rizky; Cakranegara, Pandu Adi; Rachmat, Timotius Agus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25650

Abstract

Artikel ini membahas pemberdayaan pekerja informal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi di lingkungan urban melalui metode literature review. Dengan menganalisis berbagai sumber literatur, artikel ini mengeksplorasi strategi dan pendekatan yang telah diterapkan untuk memahami dan memperbaiki kondisi pekerja informal. Tinjauan literatur mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi pekerja informal, termasuk ketidakpastian pekerjaan, akses terbatas terhadap sumber daya, dan ketidaksetaraan dalam perlakuan. Namun demikian, artikel ini juga menyoroti potensi solusi dan pendekatan yang dapat memperkuat kedudukan pekerja informal dalam ekonomi urban, seperti pelatihan keterampilan, akses ke modal dan pasar, serta kebijakan perlindungan sosial. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pemberdayaan pekerja informal, artikel ini memberikan wawasan yang berharga bagi kebijakan dan praktik yang berupaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi di lingkungan urban. Implikasi dari analisis ini diharapkan dapat membantu mengarahkan upaya pemberdayaan yang lebih efektif dan inklusif bagi pekerja informal, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di masa depan.
SUSTAINABILITY-DRIVEN ECONOMICS: MENGGALAKKAN PRAKTIK BISNIS BERKELANJUTAN UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI LOKAL Harahap, Muhammad Ade Kurnia; Ismanto, Hadi; Silalahi, Pristanto; Hakim, Mohamad Zulman; Siddiqa, Heidi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25652

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali konsep Sustainability-driven Economics dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dalam konteks globalisasi dan perubahan iklim, praktik bisnis berkelanjutan menjadi semakin penting bagi kelangsungan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Melalui metode literature review, artikel ini mengeksplorasi konsep Sustainability-driven Economics serta implikasinya terhadap praktik bisnis dan pertumbuhan ekonomi lokal. Hasil artikel menunjukkan bahwa menerapkan prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan meningkatkan akses terhadap sumber daya. Namun, tantangan seperti perubahan kebijakan dan resistensi budaya tetap menjadi hambatan dalam mengadopsi model ekonomi berkelanjutan. Artikel ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi bisnis, pembuat kebijakan, dan akademisi untuk memahami peran Sustainability-driven Economics dalam mencapai pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan demikian, artikel ini memberikan landasan teoritis dan praktis untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya integrasi praktik bisnis berkelanjutan dalam merumuskan kebijakan ekonomi lokal yang berkelanjutan di masa depan.
PEMENUHAN RESTITUSI OLEH PELAKU KEPADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL Diastu, Ketut; Nainggolan, Marsudin; Ismed, Mohamad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25659

Abstract

Restitusi sangat penting bagi anak korban kekerasan seksual, karena anak yang menjadi korban sangat kehilangan hakaknya untuk mendapatkan kehidupan yang aman, nyaman dan sehat. Dengan demikian maka sangat perlu diperhatikan terkait restitusi anak korban kekerasan seksual. Dengan dipenuhinya restitusi oleh pelaku dapat merbantu meringankan penderitaan yang dialaminya. Maka perlu ketegasan ataupun daya paksa terhadap pelaku/terdakwa agar membayar restitusi yang di bebankan terhadapnya, dan perlu memahami langkah apa yang bisa dilakukan apabila restitusi tidak dibayarkan. Peran Para Aparat Penegak Hukum dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Sangat dibutuhkan dalam terpenuhinya Restitusi kepada anak korban kekerasan seksual. Maka demikian selain di Perlukannya Undang-Undang guna mendorong pelaku dalam melakukan pembayaran Restitusi perlu juga di tingkatkan kualitas Pelayanan Aparat Penegak Hukum dan LPSK dalam berkomitmen untuk memenuhi hak-hak yang seharusnya didapatkan anak korban kekerasan seksual, Hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat hukum apabila pelaku tidak membayar restitusi dapat diganti kurungan dan perampasan aset yang dimana tertuang dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. penerapan hukuman pengganti atau subsider terhadap pelaku yang tidak memenuhi restitusi masih lemah. Dan masih lemahnya perampasan aset untuk diterapkan kepada pelaku yang tidak memenuhi restitusi yang dibebankan kepadanya. Dan langkah LPSK dalam membantu korban ketika pelaku melampaui batas waktu dalam pemenuhan restitusinya yaitu dengan memberitahukan kepada Jaksa Agung/Jaksa/Oditur, Dan Setelah adanya peringatan dari Pengadilan namun tidak dibayarkan oleh pelaku kemudian LPSK dapat berkoordinasi dengan jaksa dalam proses penagihan Restitusi sampai dengan perampasan aset yang berdasar pada Putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
PELATIHAN PENGUATAN LITERASI MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES MATEMATIKA DAN TEKNOLOGI BAGI GURU Indrawati, Farah; Hartati, Leny
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.25663

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Pelatihan Penguatan Literasi Matematika melalui Pendekatan Keterampilan Proses Matematika dan Teknologi bagi Guru” di SMK IKHLAS JAWILAN ini, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru. Hal tersebut dimaksudkan agar guru mampu menciptakan sumber daya manusia unggul yang super cerdas, sejahtera dan beradab dengan menguatkan literasi matematika melalui pendekatan keterampilan proses matematika dan teknologi. Permasalahan yang terdapat di SMK IKHLAS JAWILAN adalah guru belum dapat mengembangkan kompetensi dan keterampilan secara terpadu dalam memaksimalkan pembelajaran, serta lembaga pendidikan yang belum dapat memfasilitasi guru dan peserta didik sepenuhnya dalam pencapaian pengembangan kompetensi dan keterampilan secara maksimal. Pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan yang dilakukan memberikan kesimpulan bahwa guru SMK IKHLAS JAWILAN menyadari pengembangan kompetensi dan keterampilan secara terpadu perlu terus dilakukan dengan penguatan literasi matematika melalui pendekatan keterampilan proses matematika dan teknologi, agar keberhasilan pembelajaran tidak hanya terlihat dari pencapaian penilaian tertulis secara maksimal, tetapi juga terlihat pada perubahan tingkah laku yang menjadi lebih baik. Keterlibatan pihak sekolah secara langsung juga dibutuhkan agar pembelajaran dapat dimaknai secara benar dan tepat, terutama dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 dan super smart society (society 5.0)
GAME EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KECANDUAN GAME ONLINE ANAK USIA DINI DI GKJ SALIB PUTIH Listyaningrum, Eunike Milasari; Kamata, Merlin Ayu Paulina; Supriani, Risti; Meissy, Meissy; Magay, Deky
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.25680

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada masa ini membuat berbagai perubahan di setiap lini bidang kehidupan. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk semua kalangan umur mulai dari orang dewasa hingga anak usia dini dan dapat menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif bagi setiap penggunanya. Anak usia dini juga memanfaatkan teknologi tersebut untuk memainkan permainan yang telah tersedia. Tetapi tidak jarang mereka memilih permainan yang mengandung kekerasan dan tidak memberikan unsur edukatif bagi mereka. Selain itu, mereka sering memainkan game tersebut hingga lupa waktu dan mengesampingkan kewajibannya sebagai seorang anak maupun seorang pelajar. Hal tersebut terjadi pada anak sekolah minggu Gereja Kristen Jawa Salib Putih di Salatiga, mereka sering menggunakan teknologi untuk kesenangan pribadi dan dilakukan pada setiap waktu luang. Mereka akan meminjam gadget orang tua atau gadget milik pribadi untuk memainkan game online tersebut, padahal banyak game yang mereka pilih tidak mengandung unsur edukatif bagi mereka. Mereka memilih game tersebut dikarenakan sedang trend dimainkan oleh teman-teman mereka. Maka dari itu kami melaksanakan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai upaya pengenalan game edukatif bagi anak usia dini untuk mengurangi kecanduan game online di GKJ Salib Putih Salatiga. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah game edukatif dapat mengurangi kecanduan permainan game online bagi anak usia dini dan menambah pengetahuan mereka melalui game edukatif.
PENCEGAHAN CYBERBULLYING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Kurniasih, Nuning; Elita, Rd. Funny Mustikasari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25683

Abstract

Jumlah kasus perundungan termasuk cyberbullying terhadap para siswa terutama siswa pada tingkat Sekolah Menengah Pertama mengalami peningkatan. Untuk itu kami melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa “Pelatihan Pencegahan Cyberbullying: Katakan Tidak pada Cyberbullying”. Melalui pelatihan ini diharapkan siswa dapat memahami bentuk-bentuk tindakan yang termasuk dalam bullying terutama cyberbullying, faktor-faktor penyebab terjadinya cyberbullying, hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan ketika melihat atau mengalami cyberbullying dan upaya pencegahan agar tidak menjadi pelaku atau korban cyberbullying, serta berperan aktif dalam mengenali teman-temannya yang mungkin menjadi korban perundungan. Kegiatan PKM ini merupakan bagian dari kegiatan PKM Dosen yang diselenggarakan oleh Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu komunikasi Universitas Padjadjaran.  Kegiatan PKM diselenggarakan pada 28 Oktober 2023 di SMP Negeri 1 Jatigede Sumedang. Khalayak sasaran kegiatan ini adalah siswa SMP Negeri 1 Jatigede Sumedang. Pihak sekolah memilih 50 siswa sebagai perwakilan sekolah untuk mengikuti kegiatan ini. Pelatihan disampaikan melalui metode ceramah dan tanya jawab. Sebagai bentuk evaluasi efektivitas penyampaian materi pelatihan, kami mengajukan pertanyaan berkaitan dengan upaya perlindungan data pribadi sebagai salah satu upaya pencegahan cyberbullying. Para siswa menjawab bahwa alamat rumah, nomor telepon, kartu siswa merupakan contoh data pribadi yang tidak boleh dibagikan di media sosial. Para siswa juga sepakat bahwa apabila menjadi korban perundungan, maka mereka harus terbuka dan melapor kepada orang tua, guru atau bercerita kepada temannya. Berdasarkan umpan balik tersebut, kami berkesimpulan bahwa materi pelatihan dapat dipahami oleh khalayak sasaran.
PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS DALAM RANGKA TRANSFORMASI STIE GANESHA MENUJU UNIVERSITAS GRAHA GANESHA Pardian, Ramadani; Fadli, Ahmad; Fahri, Fahri; Saefullah, Aep; Tahang, Moh.; Candra, Hendra; Ramayanti, Putri Noor; Arda, Devid Putra; Siregar, Fuad Gagarin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25685

Abstract

Kegiatan ini untuk mengetahui efektivitas pendampingan tim perubahan bentuk dalam proses penyusunan rencana strategis (resntra) transformasi STIE Ganesha menjadi Universitas Graha Ganesha. Kegiatan dilakukan sembilan dosen STIE Ganesha sebagai Tim Kelompok Kerja (Pokja) transformasi bentuk Universitas. Program dilakukan selama 11 bulan dari Februari hingga Desember 2023 di kampus STIE Ganesha dan kantor LLDIKTI III Wilayah Jakarta. Metode yang digunakan dengan rapat kerja, penyusunan renstra, pengisian format Borang, presentasi dan visitasi lapangan di kampus B Cakung Jakarta Timur. Kegiatan menunjukkan bahwa kekompakan tim efektif dalam penyusunan rencana strategis transformasi Universitas Graha Ganesha yang ditandai lolos dan diterimanya empat usulan program studi sarjana baru yaitu Ilmu Komputer, Sistem dan Teknologi Informasi, Bisnis Digital dan Teknik Sipil oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknologi RI. Urgensi transformasi kelembagaan ialah : (a) kejenuhan dan penyesuaian adaptasi di lingkungan sekitar. (b) Meningkatkan kualitas dan daya saing, (c) mempertahankan diri dari kepunahan. (d) mampu bersaing kompetitif di dunia pendidikan. (e) mendukung dunia usaha dan indusri. (f) Meningkatkan status dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas. Kegiatan ini berdampak signifikan terhadap kemajuan institusi dan masyarakat luas. Kolaborasi.
OPTIMALISASI PERAN KELUARGA MELALUI PENDAMPINGAN DAN EDUKASI DALAM UPAYA DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG (DDTK) PADA BAYI, BALITA DAN ANAK PRASEKOLAH Saputri, Chandra Ariani; Akib, Resky Devi; Syahriani, Syahriani; Fitriani, Fitriani; Ariyana, Ariyana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25687

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas diperoleh dari upaya pemantapan terhadap pemantauan tumbuh kembang anak. Pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal tidak hanya bergantung pada aspek-aspek pertumbuhan, tetapi juga harus memperhatikan aspek perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak bisa dipisahkan dari peran serta  tanggung jawab orang tua, terutama ibu, yang merupakan individu yang paling akrab dengan kondisi dan perkembangan anak dari waktu ke waktu. Sebagai wujud pelaksanaan tridarma dalam perguruan tinggi, dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang optimalisasi peran keluarga dalam upaya deteksi dini tumbuh kembang anak yang diharapkan mampu menunjang peningkatan tumbuh kembang pada anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua terutama ibu dalam mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pendampingan dan edukasi, dimana sasarannya adalah orangtua atau ibu yang memiliki anak bayi atau balita. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa orangtua mampu mengetahui dan memahami penilaian tahap tumbuh kembang pada anak. Selain itu diharapkan kedepannya orang tua mempunyai kesiapan dan kewaspadaan apabila terdapat penyimpangan tumbuh kembang.
MAKNA BUDAYA TELINGA PANJANG DAN TATO PADA SUKU DAYAK KENYAH STUDI DI TAMAN BUDAYA PAMPANG KELURAHAN BUDAYA PAMPANG KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA Eryani, Trisna Waty Riza; Kasim, M.; Yani, Ahmad; Ranai, Lusiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25690

Abstract

Makna Budaya Telinga Panjang dan Tato Pada Suku Dayak Kenyah (Studi di Taman Budaya Pampang Kelurahan Budaya Pampang Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda) Budaya telinga panjang dan tato merupakan budaya yang menjadi ciri khas, keunikan dan identitas suku Dayak Kenyah dan dijadikan daya tarik bagi wisatawan Dalam Negeri maupun Luar Negeri, sehingga perlu juga untuk menumbuhkan kembali rasa kebanggan dalam diri generasi sekarang untuk tetap melestarikan budaya telinga panjang dan tato yang sudah ada sejak dahulu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui makna Telinga Panjang pada Suku Dayak Kenyah, serta alasan hampir punah Budaya Telinga Panjang dan Tato di Taman Budaya Pampang Kelurahan Budaya Pampang Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Budaya Telinga Panjang dan Tato pada Suku Dayak Kenyah mengalami perubahan makna. Ketika zaman dulu Telinga Panjang di artikan sebagai tanda yang membedakan manusia dengan hewan dan membedakan masyarakat keturunan bangsawan dengan masyarakat biasa, serta Tato yang di artikan sebagai tanda pendewasaan diri baik bagi perempuan maupun laki- laki, tetapi sejak perubahan zaman saat ini Telinga Panjang dan Tato diartikan sebagai simbol seorang suku Dayak Kenyah. Faktor mulai punah pelestarian budaya ini adalah perubahan zaman, yang menganggap Telinga Panjang dan Tato bukan lagi menjadi budaya yang harus dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat, dan tidak adanya hukum adat yang mengatur dengan tegas serta pengaruh agama yang melarang pengikutnya untuk memanjangkan telinga atau memiliki tato. Upaya mempertahankan pelestaraian budaya telinga panjang dan tato pada suku Dayak Kenyah itu sangat memerlukan campur tangan lembaga adat, masyarakat serta pemerintah agar budaya telinga panjang dan tato ini tetap berkembang dan dilaksanakan oleh generasi muda sebagai suatu daya tarik yang sifatnya positif dan berdaya guna bagi masyarakat khususnya masyarakat suku Dayak Kenyah.