cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
KEBIJAKAN PROGRAM PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN KARAWANG Firanti Nur, Anka; Ramdani, Rachmat; Aditya, Indra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27603

Abstract

Kualitas tenaga kerja merupakan faktor utama dalam penyediaan sumber daya manusia. Melalui Balai Latihan Kerja masyarakat dapat memperoleh pelatihan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja dan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja. Balai Latihan Kerja memiliki peran yang penting dalam pemberdayaan keterampilan kerja masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan program pelatihan berbasis kompetensi dan apa saja yang menjadi faktor penghambat dan pendukung pelatihan dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Balai Latihan Kerja Kabupaten Karawang. Hal ini dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebijakan program pelatihan bebrasis kompetensi memiliki kontribusi yang signifikan dalam pemberdayaan keterampilan kerja dengan memberikan pelatihan kerja dan keterampilan. UPTD Balai Latihan Kerja Kabupaten Karawang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran khususnya yang terjadi di Kabupaten Karawang. Hasil penelitian ini juga menunjukan faktor penghambat dalam pelatihan terdapat alat pelatihan yang sudah tertinggal dan keterbatasan anggaran sehingga kesulitan untuk mengupgrade alat pelatihan. Sedangkan faktor pendukung dalam pelatihan yaitu adanya dukungan pihak swasta dan partisipasi dari masyarakat.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DAN EDUKASI TERHADAP PERAWATAN HIPERTENSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI PROVINSI BANTEN Amaliyah, Eli; Mulyati, Mulyati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27605

Abstract

Penyakit hipertensi adalah penyakit yang sangat berbahaya dimana tekanan darah seseorang lebih dari 160 mmhg. Gejala yang dirasakan pasien sering mengeluh sakit kepala terutama dibawah tengkuk , badan terasa lemes, mudah emosi dan terkadang tidak selera makan. Serta tidurnya sering terganggu. Penyakit hipertensi ini apabila tidak segera diatasi maka akan menimbulkan komplikasi-komplikasi seperti stroke, penyakit jantung atau gagal ginjal yang diakibatkan karena pecahnya pembuluh darah halus akibat tekanan darah yang tinggi. Penyakit hipertensi pada umumnya menyerang pada usia lanjut. Dalam pengabdian masyarakat ini tim pengabdi melakukan kegiatan pemberdayaan keluarga dan Edukasi tentang perawatan hipertensi. Di wilayah Provinsi Banten. Tujuan pengabdian masyarak ini untuk mempertahankan Kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Metode kegiatan menggunakan metode edukasi tentang perawatan lansia dengan penyakit hypertensi, pemberian brosur dan pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, nadi dan respirasi). Edukasi dengan metode Ceramah, secara individu atau kelompok dan membagikan brosur tentang perawatan penyakit hipertensi pada lansia..hasil Keluarga menunjukkan perilaku kebiasaan memperhatikan dan merawat Lansia yang menderita hipertensi dengan baik seperti: memperhatikan makan yang dianjurkan dan yang dipantang, minum obat yang teratur, menjaga kestabilan emosinya dan istirahat yang cukup. Saran untuk keluarga dan lansia agar selalu menjaga kesehatannya dengan minum obat secara teratur, kontrol rutin ke pelayanan kesehatan, makan dengan rendah garam dan lemak, cukup istirahat, kontrol emosi tidak merokok dan oleh raga teratur.
RESISTENSI PEMERINTAHAN DESA TERHADAP PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT Farhandhika, Gerfi; Azijah, Dewi Noor
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27612

Abstract

Kemajuan teknologi menuntut perubahan pada cara pelaksanaan kegiatan di berbagai sektor salah satunya sektor pemerintahan, keterlibatan teknologi dalam sektor pemerintahan akan menentukan masa depan bangsa. Fungsi utama pemerintah adalah memberikan pelayanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh sektor. Salah satu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada sektor pemerintahan yaitu electronic government atau yang biasa disebut e-government yang menjadi sebuah trend saat ini. Selain pemerintah tingkat pusat, penerapan e-government di Indonesia juga sudah tersebar di tingkat daerah hingga merambah ke berbagai desa. Penggunaan e-government dalam pelayanan publik satu sisi dipandang sebagai hal yang wajib dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintahan di zaman yang serba modern ini. Namun pelayanan publik di Desa Cikampek Utara dapat dikatakan masih belum optimal dalam memanfaatkan e-government. Pelayanan publik di Desa Cikampek Utara masih menggunakan metode tulis tangan atau paper based method, seluruh data serta informasi pelayanan publik di tulis dalam buku register secara manual. Penelitian ini menggunakan Shaul Oreg dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dalam penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menjukkan bahwa Desa Cikampek Utara melakukan pelayanan publik masih menggunakan metode tulis kertas atau paper base method untuk memproses surat-surat yang dibutuhkan oleh masyarakatnya, selanjutnya apabila Pemerintah Desa menerapkan pelayanan berbasis e-government akan membingungkan bagi pegawai desa yang memiliki usia lanjut karena mereka lebih terbiasa dengan metode tulis kertas, jika merubah metode pelayanan publik menjadi metode e-government dianggap akan memakan banyak waktu serta biaya, contohnya seperti melakukan bimbingan teknis kepada pegawai serta membeli infrastruktur penunjang digitalisasi yang harganya mahal, sehingga penyelenggaraan pemerintahan yang lainnya dapat terganggu, Kemudian Pemerintah Desa Cikampek Utara sejauh ini akan tetap konsisten menggunakan metode tulis kertas dengan alasan untuk menyesuaikan umur serta kemampuan para pegawai dan masyarakat desa yang belum bisa menggunakan digitalisasi.
PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENANGGULANGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS DI KABUPATEN KARAWANG Wijaksana, Yana; Hakim, Lukmanul; Aryani, Lina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27613

Abstract

Kemiskinan mengakibatkan masyarakat tidak dapat memilikitempat tinggal dan pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari baik itu kebutuhan primer maupun sekunder, banyaknya perusahaan dan kawasan industri pun tidak dapat menjamin menjadikan masyarakat disekitarnya memiliki pendapatan dan pekerjaan yang layak, yang terjadi malah sebaliknya, permasalahan lainya tentunya pada bidang pendidikan, masih cukup rendah pula pendidikan yang didapatkan oleh masyarakat kabupaten karawang khususnya pada daerah pesisir dan pelosok yang sangat minim akan sarana dan prasana penunjang pendidikan, Metode penelitian pada kali ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang mana datanya peneliti dapatkan dari studi literatur dengan melihat fenomena dan data serta artikel terdahulu yan membahas tentang permasalahan tersebut yang kemudian dianalisis menggunakan metode triangulasi data yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Kesimpulan. Dan hasil yang peneliti dapatkan adalah masih kurangnya peran Dinas Sosial dalam menanggulangi permasalahan gelandangan dan pengemis akibatnya setiap tahun terus bertambah tanpa adanya proram yang dapat berjalan dengan baik.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT KURANG MAMPU MELALUI KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) DI DAERAH PERKOTAAN Sahir, Syafrida Hafni; Rosmawati, Rosmawati; Koryati, Try
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.27616

Abstract

The high rate of poverty and economic inequality in urban areas requires an inclusive and sustainable economic empowerment strategy. This service aims to strengthen the economic independence of underprivileged communities in urban areas through the Joint Business Group (KUBE) approach. By increasing income, diversifying businesses, and expanding the collaboration network, KUBE members will develop further. This service method uses Participatory Action Research (PAR) involving intensive and continuous assistance to KUBE members, including business skills training, strengthening business models, and collaboration with microfinance institutions and local governments in Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara. The results of the service show a significant increase in KUBE members' income, with an average increase of 30% in one year. Business diversification also occurred with the success of KUBE members adding 3 new products to their business portfolio, increasing competitiveness and local market access. Strengthening cooperation networks is also a positive result of this service, with the establishment of collaborations that provide additional access to resources and economic opportunities. The conclusion of this service confirms that assistance through KUBE is effective in increasing the economic independence of underprivileged communities in urban areas. This program not only provides training, but also builds independent capabilities, expands markets, and strengthens the local business ecosystem, thereby providing a sustainable positive impact in improving community welfare.
PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN, KEPERCAYAAN DAN DAYA TARIK PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN E-WALLET SHOPEEPAY DI KARAWANG Fauzi, Firman; Muzayanah, Fety Nurlia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.27618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, kepercayaan dan daya tarik promosi terhadap keputusan penggunaan ShopeePay di Karawang. Populasi pada penelitian ini adalah pengguna ShopeePay di Karawang, pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan teknik purposive sampling sebanyak 260 responden. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kemudahan penggunaan, kepercayaan dan daya tarik promosi secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan penggunaan E-wallet ShopeePay di Karawang dengan masing-masing – masing variabel memiliki nilai pengaruh sebesar 24%, 37,8% dan 16,7%. Sedangkan secara simultan memberikan pengaruh sebesar 58,9% terhadap keputusan penggunaan E-wallet ShopeePay di Karawang dan sisanya 41,1% dipengaruhi variabel lain.
PELATIHAN PEMBUKUAN, PENCATATAN DAN MENGATUR KEUANGAN SEDERHANA MENUJU GENERASI MUDA KREATIF DALAM BISNIS DIGITAL DI LINGKUNGAN GEREJA HKBP PANABARI DESA TANO TOMBANGAN TAPANULI SELATAN Saragi, Dame Ria Rananta; Sianipar, Lasma Lenida Rosinta; Siahaan, Audrey M; Samosir, Anita Tresia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27622

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertujuan untuk memenuhi salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mendidik anggota keleuarga tentang cara mencatat, membukukan dan mengatur keuangan secara efektif atau dalam lingkup yang lebih luas mampu menghitung, mengawasi dan mengatur semua transaksi keuangan yang terjadi selama kegiatan bisnis berlangsung. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan secara sistematis dan dibagi menjadi beberapa kegiatan. Ini dimulai dengan survei dan menyusun program-program yang akan disampaikan selama kegiatan pengabdian masyarakat. Tahap-tahap ini termasuk penyusunan materi dan jadwal, pembagian tugas untuk tim pengabdian, dan survei lokasi pengabdian. Proses sosialisasi meliputi pertemuan dengan Ketua muda mudi remaja dan pengurus Gereja HKBP Panabari Desa Tano Tombangan Tapanuli Selatan, dimana tujuan pengabdian ini disampaikan. Selain itu hasil yang diharapkan juga disampaikan. Pada titik ini juga dibuat perjanjian kerja sama pengabdian dan ditetapkan jadwal acara. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari 4 dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Tim pengabdian akan mengajarkan generasi muda yang kreatif tentang cara sederhana mencatat, membukukan dan mengatur keuangan. Hasil dari pengabdian masyarakat menyebabkan peserta lebih memahami cara mencatat dan melakukan pembukuan keuangan, baik untuk keuangan keluarga maupun usaha. Harapan kami adalah pengabdian ini akan membantu meningkatkan kemampuan peserta secara langsung dan tepat sasaran. Selain itu, pengabdian ini akan membuka wawasan masyarakat, khususnya generasi muda tentang pembukuan sebagai dasar untuk mengukur kinerja.
PENTINGNYA PENCATATAN AKUNTANSI BAGI KEBERLANJUTAN UMKM PRODUSEN CAIRAN PEMBERSIH RAMAH LINGKUNGAN DI DESA SITUGADUNG, TANGERANG, BANTEN Anjarwati, Sri; Yolifiandri, Yolifiandri; Kamil, Islamiah; Wuryandari, Nur Endah Retno; Magita, Magita; Madini, Fauzan Taufiq; Alfiqomah, Fidya Ayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.27626

Abstract

Usaha kecil dan menengah menjadi inti perekonomian Indonesia dengan menciptakan lapangan kerja dan menyumbang sebagian besar produk domestik bruto. Desa Situgadung di Tangerang mempunyai potensi besar untuk pengembangan UMKM khususnya produksi cairan pembersih ramah lingkungan. Desa Situgadung, Tangerang seperti banyak desa di wilayah ini, terdiri dari para ahli di bidang tertentu. Di desa ini, dapat memproduksi pembersihan ramah lingkungan dengan menggunakan banyak bahan lokal. Meski potensinya besar, namun terdapat tantangan besar dalam memastikan UMKM yang memproduksi cairan pembersih dapat terus beroperasi. UMKM yang kurang memiliki pengetahuan yang memadai tentang cara menyusun laporan keuangan dan bermanfaat bagi pengelolaan bisnis mereka. Hal ini dapat menyebabkan kesulitan dalam memantau arus kas, mengidentifikasi keuntungan dan kerugian, serta membuat keputusan keuangan yang tepat. Menurut infomasi sewaktu survey pendahuluan, UMKM di Desa Situgadung yang masih mengalami kesulitan dalam pencatatan transaksi keuangan, beberapa waktu bahkan tidak membuat catatan keuangan. Kurangnya pengetahuan tentang cara menyiapkan laporan keuangan dengan benar dapat menghambat pemantauan keuangan yang efektif dan pengambilan keputusan yang tepat. Hal ini menghambat kemampuan Anda untuk mengelola keuangan perusahaan secara efektif. Kurangnya pemahaman konsep dasar keuangan Banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang konsep dasar keuangan seperti pemahaman arus kas, laba dan rugi.  Permasalahan lainnya adalah kurangnya pengetahuan tentang pembuatan laporan keuangan dan penggunaan aplikasi akuntansi excel. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan praktek pencatatan akuntansi menggunakan aplikasi akuntansi excel yang rumusnya sudah diotomatisasi oleh Team PKM. Saran yang dapat diberikan adalah UMKM, konsistensi dalam pencatatan akuntansi secara rutin, teratur dan meningkatkan pemahaman, hal ini untuk membuat laporan keuangan dengan benar, efektif sehingga membantu pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
OPTIMIZING ELEMENTARY TEACHERS' ABILITY IN DESIGNING REALISTIC AND ICT-BASED MATHEMATICS LEARNING Domu, Ichdar; Mangelep, Navel Oktaviandy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27632

Abstract

Proses pembelajaran menjadi salah satu tantangan yang dihadapi mitra sekolah dasar di Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Pengajaran matematika pada dasarnya masih berpusat pada guru, berdasarkan observasi yang dilakukan di SD Negeri 1 Purwerejo dan SD Negeri 1 Purwerejo Timur. Selain itu, proses pembelajaran memberikan lebih banyak pengetahuan dari pengajar kepada peserta didik. Kebanyakan komunikasi masih bersifat sepihak. Selain itu, matematika biasanya diajarkan kepada siswa secara abstrak tanpa ada kaitannya dengan situasi nyata. Selain itu, ia mengklaim permasalahan ini muncul di sebagian besar SD di Kecamatan Modayag berdasarkan percakapan dengan salah satu kepala sekolah. Mengingat rincian ini dan hasil diskusi mitra, diperlukan inovasi pembelajaran. Untuk membangkitkan minat siswa terhadap matematika, produk baru harus menjembatani mata pelajaran tersebut dan pengalaman mereka sehari-hari. Salah satu konsep yang dapat digunakan adalah Pendidikan Matematika Realistis Indonesia (PMRI). Untuk menerapkan pembelajaran matematika nyata di kelas, kegiatan sains dan teknologi untuk masyarakat diciptakan melalui lokakarya, bahan ajar, dan dukungan guru. PKM dimulai dengan pembelajaran PMRI, kemudian ujian terhadap peserta didik, kurikulum, sumber daya, media, dan skenario dunia nyata terkait. Pelatihan dilaksanakan di SD Negeri 1 Purwerejo Timur dan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan bahan ajar berbasis PMRI. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah: Guru di sekolah mitra memahami prinsip dan ciri pembelajaran PMRI; (1) Aksesibilitas sumber daya pembelajaran, antara lain RPP, LAS, dan soal-soal ujian yang berasal dari pembelajaran PMRI, (2) Media dan perangkat lunak yang tersedia untuk menggambarkan ide-ide matematika yang umum.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEMATIK BERBASIS COOPERATIVE LEARNING Tanjung, Yulia Tiara; Siregar, Siti Aminah; Siregar, Imanudin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27634

Abstract

Bahan ajar yang digunakan disekolah masih memiliki beberapa kelemahan seperti belum memberikan masalah dan konsep nyata kepada siswa dan juga gambar yang ada pada bahan ajar belum menggambarkan kejadian nyata yang dialami siswa paragraf dalam teks bacaan belum rata kiri-kanan, kesalahan penulisan huruf kapital. sehingga Guru sangat berperan dalam mengembangkan bahan ajar yang efektif untuk mendorong kemajuan peserta didik dalam belajar. Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan sebuah bahan ajar tematik berbasis Cooperative Learning yang memiliki kualitas valid, praktis dan efektif serta mampu meningkatkan kemampuan berpikir higher order thinking skill. Proses pengembangan menggunakan model 4D dengan tahapan: (1) tahap define, (2) tahap design, (3) tahap development, dan (4) tahap desiminate. Bahan ajar secara keseluruhan berada pada kategori sangat valid. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil validasi bahan ajar yang telah dilaksanakan. Hasil tersebut menggambarkan bahwa bahan ajar di kelas VIII yang dikembangkan telah valid dan dapat digunakan dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Kevalidan bahan ajar dikarenakan bahan ajar yang dikembangkan telah sesuai dengan tuntutan kurikulum yakni kurikulum 2013, penyajian materi telah sesuai dengan indikator yang telah dirumuskan, serta materi telah sesuai dengan tahapan atau proses dalam membaca. Selain itu, penggunaan bahasa dalam bahan ajar menggunakan kalimat yang sederhana dan mudah dipahami oleh peserta didik. Desain bahan ajar juga telah disesuaikan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik. Adapun persentase meliputi 89.7% (materi) dengan kategori sangat valid, 86% (bahasa) dengan kategori valid, dan 92,4% (desain) dengan kategori sangat valid.