cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
SOSIALISASI PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBUATAN ALAT TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) UNTUK PRODUKSI KUE KARAH DI DESA LANGUNG, KECAMATAN MEUREUBO, ACEH BARAT Fitriadi, Fitriadi; Putra, Gaustama; Widarta, Fajar Okta; Ridha, Arrazy Elba; Irawan, Heri Tri; Pamungkas, Iing; Akmal, Abdiel Khaliel
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan program pendampingan dalam pembuatan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) guna mendukung produksi kue karah, sebuah makanan tradisional khas Aceh, di Desa Langung, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai konsep TTG, manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi kerja, dan potensi penerapannya dalam industri rumah tangga lokal. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, dan tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep TTG, tahapan pembuatan alat, serta contoh penerapan TTG dalam usaha sejenis. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap ide pengembangan alat TTG. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap sosialisasi alat TTG mencapai 88,9%, sementara tingkat penerimaan masyarakat terhadap alat TTG tercatat sebesar 96,3%. Peserta menunjukkan pemahaman yang baik mengenai pentingnya inovasi teknologi dalam mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing produk lokal. Selain itu, sosialisasi ini berhasil mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih terbuka terhadap teknologi dan inovasi sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kue karah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam mendorong implementasi TTG di Desa Langung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
PROGRAM MOBILE LIBRARY UNTUK MENGAJARKAN AL-QUR'AN KEPADA MASYARAKAT PEDESAAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Rofik, Arafik Syaif; Asyiah, Siti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41948

Abstract

Penelitian ini mengkaji program Mobile Library dalam meningkatkan literasi Al-Qur'an di desa-desa terpencil di NTT, dengan fokus pada kondisi literasi, faktor penyebab rendahnya literasi, dampak program, serta mekanisme keberlanjutannya. Penelitian ini penting untuk memahami kondisi literasi yang ada, faktor-faktor penyebab rendahnya literasi, serta dampak program dalam meningkatkan keterampilan membaca dan memahami Al-Qur'an. Selain itu, kajian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang oleh masyarakat pedesaan. Metode pengabdian ini menggunakan metode Service Learning. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dengan menggunakan analisis tematik untuk menganalisis data kualitatif dari wawancara dan observasi, dengan fokus pada tema-tema yang muncul terkait dengan tantangan literasi serta respons terhadap program mobile library. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi Al-Qur'an di pedesaan masih rendah, dengan tantangan seperti keterbatasan penguasaan tajwid pada orang dewasa, kesulitan membaca pada anak-anak, dan rendahnya motivasi pada remaja. Faktor pendukung rendahnya literasi meliputi keterbatasan infrastruktur dan prioritas ekonomi masyarakat. Program Mobile Library berhasil meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an melalui pendekatan kreatif, seperti permainan dan lagu untuk anak-anak, diskusi tafsir untuk remaja, serta pembelajaran bersama untuk orang dewasa. Keberlanjutan program diperkuat dengan pemberdayaan tokoh masyarakat, seperti imam masjid dan guru ngaji, yang didukung bahan ajar dan pendampingan. Penelitian merekomendasikan pengembangan pelatihan untuk tokoh masyarakat, peningkatan infrastruktur, dan akses bahan ajar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN SLR MENGGUNAKAN CHATGPT DAN SCISPACE: PROGRAM PELATIHAN BERBASIS TEKNOLOGI AI Syaharuddin, Syaharuddin; Ilham, Ilham
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42113

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) di bidang pendidikan telah berkembang dan dimplementasikan dengan pesat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang metode SLR serta mengembangkan keterampilan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI yaitu ChatGPT dan SciSpace. Dua AI ini sebagai alat bantu dalam penyusunan kajian pustaka atau SLR. Kegiatan pelatihan ini melibatkan 16 mahasiswa semester 5 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Mataram dengan menggunakan metode ceramah, praktik, dan pendampingan berkelanjutan. Selama pelatihan, peserta diajarkan cara mengoptimalkan kombinasi penggunaan ChatGPT dan Scispace untuk mencari literatur yang relevan dan menyusun SLR dengan optimal. Evaluasi dilakukan melalui angket sebanyak tujuh indikator penilaian berdasarkan respon peserta yang bertujuan untuk mengukur pemahaman dan kepuasan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata capaian keterampilan mahasiswa sebesar 86,96 dengan skor tertinggi sebesar 88,73 pada indikator penggunaan ChatGPT yang efektif untuk membantu penyusunan SLR. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyusun SLR menggunakan teknologi berbasis AI.
MANAJEMEN KELOMPOK WANITA TANI RT 21 SEPINGGAN MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Wiranti, Yuyun Tri; Della, Nur Alfa; Pramesti, Anggita Indah; Hanifa, Mazul; Aryandana, Alif Ashari; Pujiansyah, Abdul Sukma; Rahman, Khadijah; Dwicahya, Devan Apriandi; Zahratunnisa, Miftahul Jannah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42229

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) RT 21 Sepinggan memiliki beberapa potensi sumber daya alam. Potensi sumber daya alam pada bidang ekonomi yang dimiliki yaitu tanaman hidroponik dan media tanah. Potensi ini juga didorong oleh potensi sumber daya manusia di KWT RT 21 Sepinggan yang mayoritas wanita berkecimpung pada tanaman hidroponik. Tanaman hidroponik dan perkebunan kecil yang ada hasilnya akan dijual ke pasar tradisional maupun modern yang ada di Balikpapan Namun KWT RT 21 Sepinggan masih sering mengalami beberapa permasalahan seperti kurangnya ketersediaan pupuk, kekurangan wadah penampungan air, musim kemarau yang ekstrim, dan kendala dalam penyiraman manual. Tanaman hidroponik juga terkendala oleh penampungan air yang kecil, serta keterbatasan jenis tanaman dan kurangnya upaya promosi. Oleh karena itu, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan program bantuan pupuk, pengadaan tambahan wadah penampungan air terhadap tanaman hidroponik, dan dilakukan pembuatan strategi branding dengan memanfaatkan media sosial yang dapat membantu meningkatkan visibilitas KWT RT 21 serta meningkatkan penjualan hasil perkebunan mereka. Adapun pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan pelatihan hidroponik, pengembangan dan pelatihan konten promosi di sosial media yang dimiliki KWT RT 21 Sepinggan agar dapat berkelanjutan dalam mengembangkan media promosinya, serta pelatihan aplikasi untuk manajemen.
PKM IRIGASI TETES DAN PENGENDALIAN LALAT BUAH RAMAH LINGKUNGAN PADA BUDIDAYA CABAI Hahuly, M. V.; Simamora, A. V.; Nenotek, P. S.; Nahas, A. E.; Listra, Y.; Sana, F. N. S.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42357

Abstract

Masyarakat Sonaf Honis Bonen di Desa Oeltua, Kabupaten Kupang, masih mengandalkan metode pertanian tradisional dalam budidaya cabai. Mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti kesulitan dalam pengendalian gulma, kesulitan mengakses sumber air, serta serangan hama lalat buah. Sebagai langkah awal dalam mengatasi permasalahan gulma, pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tahun 2023 telah diperkenalkan penggunaan mulsa plastik dalam budidaya cabai. Penerapan mulsa plastik terbukti membantu petani dalam meningkatkan efisiensi tenaga kerja dalam pengendalian gulma. Selanjutnya, pada tahun 2024, kegiatan PKM dilaksanakan dengan fokus pada penerapan irigasi tetes dan pengendalian lalat buah secara ramah lingkungan menggunakan metil eugenol. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, serta pembuatan demplot irigasi tetes. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa petani mulai mengadopsi teknologi yang diperkenalkan. Irigasi tetes berperan penting dalam meningkatkan efisiensi penggunaan air, tenaga, dan waktu karena mampu menyalurkan air langsung ke perakaran tanaman yang akhirnya akan meningkatkan produksi cabai. Penggunaan perangkap lalat buah mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sekaligus meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya pertanian berkelanjutan. Secara keseluruhan, program PKM ini telah berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan dan pemahaman petani dalam pengelolaan sumber daya secara lebih efisien, mendukung keberlanjutan produksi cabai, serta mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.
PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA TUBERKULOSIS Artama, Syaputra; Tokan, Pius Kopong; Paschalia, Yustina P. M.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42423

Abstract

Saat ini diperkirakan sepertiga populasi dunia terinfeksi dan 2,5 juta orang meninggal setiap tahun karena penyakit tuberkulosis paru (TB Paru). Resiko penularan TB Paru pada keluarga sangatlah beresiko, terutama pada balita dan lansia yang memiliki daya tahan tubuh lebih rendah. Mengatisipasi tingginya angka kejadian TB Paru dan penularan penyakit di masyarakat maupun di keluarga maka perlu dilakukan pendampingan dan peningkatan peran keluarga dalam mencegah dan menangani penularan TB Paru. Pencegahan TB Paru dibutuhkan peran serta dari semua elemen yang ada termasuk masyarakat maupun keluarga penderita penyakit TB Paru. Kegiatan ini berfokus di salah satu desa di Kabupaten Ende yaitu Desa Gheo Ghoma. Pendekatan metode kegiatan yang digunakan adalah pendampingan (health coaching). Program pendampingan keluarga dilaksanakan dari 27 Maret hingga 31 Agustus 2024 secara langsung melalui kunjungan rumah dengan pemberian edukasi upaya pencegahan penularan penyakit dan pendampingan penderita dan dukungan keluarga dalam kepatuhan pengobatan keluarga yang menderita penyakit TB Paru. Peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 10 peserta dengan memperoleh hasil peningkatan pengetahuan yang lebih baik dari sebelumnya tentang upaya pencegahan penyakit tuberkulosis dari rata-rata pengetahuan dengan nilai 63 menjadi 85 setelah mengikuti kegiatan tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menekan angka penularan TB Paru di keluarga dan masyarakat serta dpat merumuskan strategi kerja sama antara berbagai pihak sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini yaitu antara Pemerintah Desa, Dinas Kesehatan serta pihak puskesmas melalui petugas dan kader kesehatan sehingga ada keberlanjutan yang baik akan upaya pemantauan dan penanganan penyakit TB Paru di Kabupaten Ende
EDUKASI TUMBUH KEMBANG ANAK DAN POLA ASUH UNTUK MENGATASI KENAKALAN REMAJA BAGI KELOMPOK PKK DESA KALIKAYEN Prasetya, Dany Buyung Yudha; Oesman, Andy Moorad; Sunahrowi, Sunahrowi; Pratiwi, Pundani Eki
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42480

Abstract

Meningkatnya kenakalan remaja ditandai dengan maraknya kenakalan remaja seperti Kreak di Semarang. Faktor signifikan yang mempengaruhi kenakalan remaja adalah pola asuh orang tua dan lingkungan sebaya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan kenakalan remaja melalui program edukasi yang melibatkan orang tua dan Lembaga PKK Desa Kalikayen. Edukasi yang diselenggarakan fokus pada pemahaman mengenai tumbuh kembang anak secara fisik dan mental serta mengenai pola asuh yang melibatkan penerapan nilai-nilai Bushido seperti integritas, rasa hormat, sopan-santun dan kasih sayang. Metode edukasi meliputi ceramah, diskusi kasus, serta konseling. Program edukasi ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pola asuh yang baik serta tumbuh kembang anak, dengan peningkatan skor rata-rata post-test sebesar 70, dibandingkan pre-test sebesar 55. Edukasi ini juga berhasil menciptakan kesadaran akan pentingnya peran komunal yang melibatkan segenap masyarakat dan Lembaga pemerintahan setempat dalam menangani kenakalan remaja. Diharapkan hasil ini dapat diterapkan lebih lanjut dalam program-program edukasi berkelanjutan.
SOSIALIASI PENGGUNAAN ALAT DALAM PENANGKAPAN IKAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO.45 TAHUN 2009 TENTANG PERIKANAN Siregar, Emiel Salim; Syahrunsyah, Syahrunsyah; Apdillah, Dicky; Syahputra, Eko Bayu; Tamba, Joshua Robinsar; Nasution, Annisa; Sitorus, Dormada Lestari Luhur; Harahap, Puteri Leida Ratna Hayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42583

Abstract

Sosialisasi penggunaan alat dalam penangkapan ikan merupakan langkah pentingdalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peraturan yang berlaku di sektor perikanan. Kegiatan ini dilakukan di SMAN 7 Tanjung Balai dengan tujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai Undang-Undang No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, khususnya terkait alat tangkap yang diperbolehkan dan dilarang. Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar generasi muda dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemaparan materi oleh narasumber, diskusi interaktif, dan simulasi penggunaan alat tangkap ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi perikanan serta dampak penggunaan alat tangkap yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kesadaran masyarakat untuk mendukung kebijakan perikanan berkelanjutan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat sekitar tentang pentingnya kepatuhan terhadap hukum perikanan guna menjaga kelestarian sumber daya laut Indonesia.
SINERGI PLP DAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MELALUI SOSIALISASI ALKES LABORATORIUM Buiswarin, Yohanis; Lera, Johanis Watson; Amrullah, Muhammad; Haluruk, John D.; Wiksuarini, Erwin; Wahyudi, Iwan; AstriAmanupunnyo, Notesya; Papilaya, Maritje F.; Noya, Lucky H.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42629

Abstract

Literasi kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Namun, keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan di daerah terpencil sering menjadi kendala. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan lansia melalui sosialisasi alat kesehatan laboratorium dan pemeriksaan kesehatan gratis di Ohoi Dunwahan, Maluku Tenggara. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan oleh Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan mahasiswa keperawatan, meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi penggunaan alat kesehatan, serta pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol secara gratis. Evaluasi dilakukan melalui survei partisipasi, peningkatan pemahaman, dan kepuasan peserta. Dari 48 lansia yang berpartisipasi, 85% mengalami peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, 90% peserta merasa puas dengan kegiatan ini, dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 60% memiliki tekanan darah tinggi, 40% mengalami kadar gula darah tinggi, dan 35% memiliki kadar kolesterol tinggi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan lansia dan memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara PLP dan mahasiswa keperawatan terbukti efektif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Diperlukan program lanjutan untuk pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan serta edukasi yang lebih intensif mengenai pola hidup sehat.
EDUKASI HERBAL: SOLUSI MINUMAN SEHAT UNTUK MENCEGAH BATUK DAN PILEK PADA ANAK DI DESA NUSAEN, FATULEU TENGAH, KABUPATEN KUPANG Muntasir, Muntasir; Dean, Muhajirin; Kolobani, Mathias Nathaniel; Purnasari, Cahyani; Nurina, RR. Listyawati; Upa, Nurul Fatmawati Pua; Regaletha, Tadeus Andrea Lada
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42692

Abstract

Kesehatan adalah aspek penting dalam kehidupan, terutama di daerah pedesaan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Batuk dan pilek merupakan penyakit umum yang sering menyerang anak-anak, khususnya balita. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Nunsaen mengenai penggunaan tanaman obat sebagai pencegahan batuk dan pilek melalui edukasi praktis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi pembuatan minuman herbal, uji organoleptik produk, dan diskusi interaktif dengan 30 peserta dari berbagai latar belakang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan; sebelum pelatihan, hanya 25% peserta yang mengetahui manfaat tanaman herbal, sedangkan setelah pelatihan, angka tersebut meningkat menjadi 100%. Selain itu, semua peserta menyatakan akan merekomendasikan penggunaan minuman herbal untuk pencegahan batuk dan pilek pada anak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi mengenai tanaman obat efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang alternatif pengobatan alami dan mendorong pemanfaatan sumber daya lokal untuk kesehatan yang lebih baik.