cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,948 Documents
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING UMKM DALAM PENINGKATAN DAYA TARIK KONSUMEN DI DESA SAMBIBULU SIDOARJO Rafi'Zidhan Henri's
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57609

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran produk secara signifikan, termasuk di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, banyak pelaku UMKM masih mengandalkan metode pemasaran konvensional. Metode tersebut terbatas dalam menjangkau konsumen secara luas. Kondisi ini mendorong pelaksanaan pendampingan digital marketing bagi pelaku UMKM di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Pendampingan dilakukan dengan metode Participatory Action Research (PAR). Metode ini melibatkan pelaksana dan pelaku UMKM secara langsung pada setiap tahap, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Pengumpulan data mengandalkan observasi lapangan yang dikombinasikan dengan pelatihan pemanfaatan media digital untuk promosi dan pengenalan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap digital marketing. Selain itu, jangkauan promosi bertambah, sehingga minat konsumen meningkat. Temuan ini menggarisbawahi peran penting digital marketing dalam memperkuat keberlanjutan dan daya saing UMKM di era digital.
PEMANFAATAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENGGUNAAN GAGGED DI SMPN21 TANJAB TIMUR Kamariyah Kamariyah; Nurlinawati Nurlinawati; Yuliana Yuliana; Sri Mulyani; Indah Mawarti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57668

Abstract

Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah masa usia remaja yang akrab sekali dengan dunia digital termasuk media sosial seperti Facebook, Whatsapp/WA, Instagram/IG dan media lain yang dapat diakses. Meskipun demikian , kepandaian dan keahlian remaja dalam mengakses media sosial perlu mendapatkan arahan dan pengetahuan yang tepat sehingga mereka mampu dan lebih bijak dalam mengolah informasi positif yang menunjang kualitas kehidupannya di masa mendatang. Berdasarkan hasil survey, bahwa di sekolah tidak diizinkan membawa gadged, namun demikian ditemukan banyak siswa yang membawa gadged secara diam-diam. Siswa laki-laki, sebagian besar memanfaatkan gadged saat di sekolah untuk main game. Tujuan kegiatan untuk mencegah penggunaan gadged yang tidak terarah, kecanduan gadged serta melatih kemampuan serta ketrampilan siswa menggunakan media SMPN 21 Kabupaten Tanjung Jabung Timurdigital dengan bijak, memberikan pengetahuan tentang sumber-sumber informasi yang memotivasi dan menginspirasi, memanfaatkan android sebagai alat mencari sumber belajar tambahan, mengajarkan siswa mengakses informasi yang direkomendasikan, seperti link informasi sumber belajar, informasi resmi tentang les online, informasi beasiswa dari kementerian, group kelompok belajar, project yang didampingi guru pembimbing. Kegiatan berlangsung dengan lancar, peserta antusias mengikuti sampai dengan selesai. Sebelum kegiatan latihan pemanfaatan literasi digital dilakukan pre test pengetahuan dengan instrumen kuesioner dengan hasil nilai rata-rata 78. Setelah dilakukan latihan pemanfaatan literasi digital kemampuan siswa, diketahui pengetahuan siswa menjadi 81. Hasil tersebut disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan setelah dilakukan latihan pemanfaatan literasi digital untuk meningkatkan kemampuan siswa bijak menggunakan gadged di SMPN 21 Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan berkesinambungan kepada siswa yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan
EDUKASI APLIKASI INVESTASI DIGITAL DALAM PENINGKATAN LITERASI INVESTASI GENERASI MILENIAL DI WONOKITRI SURABAYA Muhammad Zarkasih Nur
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57672

Abstract

Permasalahan utama yang mendasari kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya tingkat literasi investasi digital di kalangan generasi milenial Kelurahan Wonokitri, Surabaya, yang tercermin dari keterbatasan pemahaman terhadap fitur keamanan, profil risiko, serta tingginya paparan terhadap investasi ilegal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis generasi milenial dalam mengoperasikan aplikasi investasi digital berizin resmi. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR) yang mencakup lima tahapan sistematis: pemetaan awal, identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, pelaksanaan aksi melalui pelatihan dan pendampingan intensif, serta refleksi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 13–16 Oktober 2025 di Pegadaian Wonokitri dengan melibatkan 50 peserta dari kelompok usia 25–40 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 74% peserta (37 orang) berhasil melakukan transaksi mandiri, melampaui target keberhasilan 70%. Terdapat peningkatan skor pemahaman dari 52,4 pada pre-test menjadi 78,6 pada post-test. Sebanyak 64% peserta menyatakan preferensi terhadap transaksi digital karena efisiensi waktu dan biaya, dan terbentuk komunitas belajar melalui grup WhatsApp. Kendala teknis dialami oleh 26% peserta, meliputi verifikasi biometrik dan stabilitas sinyal. Kesimpulannya, pendekatan pendampingan langsung dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi investasi digital generasi milenial sekaligus memperkuat inklusi keuangan digital berbasis komunitas.
OPTIMALISASI USAHA TANI MELALUI PERHITUNGAN HPP, PENENTUAN HARGA JUAL, DAN PENCATATAN KEUANGAN PADA MAHASISWA PETANI CABAI DAN BUNCIS Yustina Olivia Da Silva; Victor Eko Transilvianus; Guisepina Verani Jajo; Anastasia Asri Banda; Veronika Febianti Yulita; Fransiskus Borgias Elfandus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57682

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Optimalisasi Usaha Tani melalui Perhitungan HPP, Penentuan Harga Jual, dan Pencatatan Keuangan pada Mahasiswa Petani Cabai dan Buncis” dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan manajerial usaha bagi mahasiswa yang menjalankan kegiatan usaha tani cabai dan buncis. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah belum tersedianya sistem pencatatan biaya produksi yang jelas, kesulitan dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP), serta kurang tepatnya penetapan harga jual sehingga berdampak pada rendahnya keuntungan. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan, peserta memperoleh pemahaman dalam menghitung HPP berdasarkan komponen biaya produksi, menentukan harga jual berdasarkan HPP dan margin laba, serta menyusun laporan keuangan sederhana untuk mengetahui kondisi keuntungan usaha. Program ini berhasil memberikan peningkatan kemampuan peserta, yang terlihat dari kemampuan mereka membuat laporan keuangan mandiri dan menentukan harga jual secara lebih tepat. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini berupa modul pelatihan, template laporan keuangan sederhana, serta peningkatan efisiensi pengelolaan usaha tani. Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi untuk pengembangan usaha tani mahasiswa yang lebih profesional, produktif, dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN KEUANGAN JANGKA PANJANG UNTUK KESEJAHTERAAN KELUARGA Sofyan Abas; Billy Dewantara; Farini Limbong; Fitrianingsih Amalo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57683

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kemampuan masyarakat dalam perencanaan keuangan jangka panjang guna mendukung kesejahteraan keluarga. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman dalam pengelolaan keuangan, kurangnya kebiasaan pencatatan keuangan, serta belum adanya perencanaan keuangan yang sistematis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait konsep dasar keuangan, serta perubahan perilaku keuangan yang lebih disiplin, seperti pencatatan keuangan, pengendalian pengeluaran, dan peningkatan kebiasaan menabung. Selain itu, peserta juga mampu menyusun rencana keuangan jangka panjang berbasis tujuan, meskipun masih menghadapi kendala pada aspek pendapatan dan konsistensi implementasi. Pendampingan yang dilakukan terbukti efektif dalam memperkuat keberlanjutan perubahan perilaku keuangan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan keuangan keluarga secara lebih terencana, yang pada akhirnya berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.
EDUKASI MANAJEMEN KARIR UNTUK PEMUDA DI DAERAH TERTINGGAL Ferdy Leuhery; Agus Suyatno; Istiyawati Rahayu; Lusiana Adinda Dua Nurak
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57704

Abstract

Keterbatasan akses terhadap informasi dan layanan pengembangan karir menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi pemuda di daerah tertinggal, yang berdampak pada rendahnya kesiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen karir pemuda melalui program edukasi yang terstruktur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) dan experiential learning dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, self-assessment, simulasi, dan pendampingan penyusunan rencana karir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep manajemen karir, kemampuan mengidentifikasi potensi diri, serta keterampilan menyusun rencana karir. Selain itu, terjadi peningkatan soft skills, seperti komunikasi dan kepercayaan diri. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan akses informasi dan dukungan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan program pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan efektivitas intervensi. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan kerja pemuda di daerah tertinggal.
WORKSHOP AUDIT INTERNAL SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS KEUANGAN ORGANISASI SOSIAL Indah Zakiyah; Wardiman Umar; Claudya Nurcahaya; Darmawati Manda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57705

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan organisasi sosial melalui pelaksanaan workshop audit internal sederhana. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan, serta belum diterapkannya sistem pengendalian internal yang memadai. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan model experiential learning melalui tahapan persiapan, pelaksanaan workshop, pendampingan, dan evaluasi. Teknik yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, studi kasus, serta praktik langsung audit internal sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 51,25 menjadi 79,00. Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan dalam melakukan pemeriksaan dokumen keuangan, rekonsiliasi kas, serta penyusunan laporan audit sederhana. Kegiatan ini juga mendorong perubahan positif dalam praktik pengelolaan keuangan, seperti pencatatan yang lebih sistematis dan penerapan pengendalian internal. Dengan demikian, workshop audit internal sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas organisasi sosial dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan pendampingan yang lebih intensif.
PELESTARIAN TRADISI MALAM TIRAKATAN 17 AGUSTUS: MEMBUMIKAN SEMANGAT KEMERDEKAAN LEWAT EDUKASI BUDAYA Sudjai Sudjai; Atmari Atmari; M. Zufar Afifudin; Ananda Syalum Saputra; Wiati Samawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57735

Abstract

Tradisi Malam Tirakatan yang dilaksanakan setiap malam menjelang 17 Agustus merupakan bagian penting dari warisan budaya bangsa Indonesia. Tradisi ini berfungsi sebagai ruang refleksi dan penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keberlanjutannya mulai tergerus oleh perubahan sosial dan minimnya keterlibatan generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan kembali tradisi malam tirakatan melalui pendekatan edukasi budaya yang partisipatif di Kampung Karangrejo Sawah, Surabaya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk yang inovatif dan kontekstual, seperti penampilan seni tradisional, sesi reflektif sejarah perjuangan, pemutaran film dokumenter kemerdekaan, dan diskusi lintas generasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, khususnya pemuda, serta terbentuknya forum warga untuk pelestarian budaya secara berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini berdampak pada penguatan nilai-nilai kebangsaan dan solidaritas sosial antarwarga. Tradisi tirakatan tidak hanya berhasil dilestarikan, tetapi juga dimaknai ulang sebagai sarana pendidikan karakter yang hidup dan relevan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelestarian budaya lokal dapat menjadi instrumen efektif dalam membumikan kembali semangat kemerdekaan di tingkat komunitas.
KKL-PPM KELOMPOK 51 PEKON SRI MELATI: PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI DIGITALISASI DAN KEWIRAUSAHAAN Anita Anita; Riska Afrilia; Nazwa Noor Nissa; Popy Aprilia; Lisa Yuliani; Della Novita; Suci Yulistina; Aminatus Sholikah; Laras Sati; Nuriah Diah Safitri; Ahmad Riady; Bagus Tri Puspito; Muhammad Rizky Pratama; Aldi Ferdiansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57736

Abstract

Pemberdayaan masyarakat adalah kegiatan dalam upaya untuk meningkatkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui program Kuliah Kerja Lapangan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM). KKL-PPM kelompok 51 Universitas Malahayati 2025 dilaksanakan di Pekon Sri Melati, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pemanfaatan digitalisasi dan pentingnya kewirausahaan dalam pengembangan usaha. Dengan metode penyuluhan dan edukasi pemberdayaan. Hasil menunjukkan adanya respon positif dari masyarakat pekon, khususnya para pelaku UMKM. Selain itu, pemanfaatan digitalisasi seperti penggunaan media sosial dan sistem pencatatan digital, telah meningkatkan akses pasar, efisiensi operasional, dan transparansi transaksi. Sebaliknya, keberhasilan pedagang dalam memanfaatkan peluang digital ditentukan oleh ciri-ciri kewirausahaan seperti inovasi, keberanian mengambil risiko, dan fokus pada pelanggan.
PELATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU BULLYING REMAJA DI KELURAHAN K KOTA SURAKARTA Fera Harikna Nurhayati; Ernawati Ernawati; Sri lestari; Galih Fajar Fadillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57751

Abstract

Permasalahan bullying pada remaja masih menjadi isu psikososial yang signifikan di tingkat komunitas, termasuk di Kelurahan K Kota Surakarta. Mitra dalam kegiatan ini menghadapi kondisi di mana perilaku bullying, seperti ejekan, pengucilan, dan intimidasi verbal, masih dinormalisasi dalam interaksi sehari-hari remaja. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kepercayaan diri, keterlibatan sosial, serta motivasi pendidikan remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying melalui peningkatan keterampilan sosial remaja serta penguatan peran keluarga dan komunitas. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal melalui observasi, wawancara, Focus Group Interview (FGI), dan kuesioner, yang dilanjutkan dengan intervensi berupa pelatihan keterampilan sosial, psikoedukasi kepada orang tua dan kader, serta advokasi kepada stakeholder. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran diri, empati, serta kemampuan komunikasi asertif pada remaja. Selain itu, orang tua dan kader menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying. Kegiatan ini juga mendorong munculnya kesadaran kolektif stakeholder terhadap pentingnya menyediakan ruang aman bagi remaja. Dengan demikian, pendekatan berbasis komunitas terbukti efektif sebagai upaya preventif dalam mengurangi perilaku bullying dan memperkuat kesehatan psikososial remaja

Filter by Year

2020 2026