cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,948 Documents
EDUKASI SEKOLAH TANPA BULLYING, OPTIMALKAN KESEHATAN MENTAL ANAK USIA SEKOLAH Jumaini Jumaini; Fathra Annis Nauli; Fajar Canas; Tasya Ferliana Rosa; Jeli Jeli; Malvino Prana Yuda; Inaya Putri Nashira; Gusvany Arifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58605

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia 6–12 tahun yang sedang berada pada tahap perkembangan sosial dan emosional yang pesat. Pada masa ini, anak mulai belajar berinteraksi, bekerja sama, dan membangun hubungan dengan teman sebaya. Namun, kurangnya pemahaman tentang perilaku sosial yang sehat dapat memicu terjadinya perilaku bullying di lingkungan sekolah yang berdampak pada Kesehatan mental mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang bullying, dampak, serta cara mencegah dan menanganinya dengan tepat. Kegiatan dilakukan di SD N 91 Kota Pekanbaru pada 63 siswa. Kegiatan diawali denagn sesi pre-test dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Media edukasi menggunakan Power Point (PPT), video edukatif, serta diskusi interaktif dan bermain peran (role play) tentang situasi bullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 64,4 dan post-test sebesar 86,7, yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman setelah diberikan edukasi. Selain itu, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, terutama pada sesi role play yang membantu peserta memahami secara langsung bentuk-bentuk bullying dan bagaimana cara menanggapinya dengan bijak. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari bullying, serta menjadi program berkelanjutan bagi pihak sekolah dalam upaya promosi kesehatan jiwa anak usia sekolah.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMP KRIDA UTAMA KECAMATAN GUNUNG SUGIH Riona Sanjaya; Nunung Khusnul Lathfiyati; Arum Rinukti; Agustina Susianti; Agustina Tuti Marsini; Heni Rianti; Etik Kuntus Setiana; Nurtini Nurtini; Puspaning Pertiwi; Yunita Sari; Eni Yulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58631

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan generasi yang sehat dan berkualitas. Namun, masih banyak remaja yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai perubahan fisik pada masa pubertas, cara menjaga kebersihan organ reproduksi, serta risiko perilaku yang dapat berdampak pada kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai kesehatan reproduksi pada siswa di SMP Krida Utama Kecamatan Gunung Sugih. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan dan sikap peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Kegiatan ini diikuti oleh 26 siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, dimana sebelum diberikan edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang sebesar 69,2% dan kategori baik sebesar 15,4%. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik mencapai 88,5%. Selain itu, sikap positif siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi juga meningkat dari 26,9% sebelum penyuluhan menjadi 100% setelah kegiatan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi melalui media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini.
EDUKASI TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI PUSKESMAS BANDAR JAYA KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Desi Kumalasari; Anissa Syafitri Almufaridin; Elsy Juni Andri Kariny; Fatmah Indriana Fuaida; Eva Zulaikha; Tri Murning Wati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58632

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan perempuan yang penting, terutama di negara berkembang, karena sering ditemukan pada stadium lanjut meskipun sebenarnya dapat dicegah melalui edukasi dan deteksi dini. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang faktor risiko, gejala, pencegahan, dan skrining menyebabkan upaya pengendalian kanker serviks di tingkat layanan primer belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi deteksi dini kanker serviks terhadap pengetahuan wanita usia subur (WUS) di Puskesmas Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa booklet. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Kegiatan ini diikuti oleh 24 Wanita Usia Subur (WUS). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dimana sebelum diberikan edukasi sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kategori kurang sebesar 62,5% dan kategori cukup baik sebesar 37,5%. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan dengan kategori baik mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi tentang deteksi dini kanker serviks melalui media Leafleat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.
EDUKASI INVESTASI CERDAS DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN BAGI GENERASI MILENIAL DAN GEN Z Alfiana Alfiana; Indra Krishernawan; Abdul Malik Hasyim; Muhammad Azizi; Edy Susanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58698

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi Milenial dan Generasi Z mengenai investasi cerdas dan manajemen risiko keuangan sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan akses terhadap berbagai informasi dan instrumen investasi, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan berupa rendahnya kemampuan masyarakat dalam memahami risiko investasi dan mengambil keputusan keuangan yang tepat. Sasaran kegiatan ini adalah generasi Milenial dan Generasi Z yang terdiri atas pelajar, mahasiswa, dan masyarakat usia produktif. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, pelaksanaan edukasi, pendampingan praktik, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi literasi keuangan, investasi cerdas, pengelolaan keuangan pribadi, dan manajemen risiko keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep investasi, pentingnya perencanaan keuangan, dana darurat, profil risiko, dan strategi diversifikasi investasi. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan pola pikir dalam pengambilan keputusan keuangan yang lebih rasional dan terukur. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijaksana dan mempersiapkan kondisi finansial yang lebih baik di masa depan.
EDUKASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SAK EMKM BAGI PELAKU USAHA MIKRO Nurul Masithoh; Upik Djaniar; Bambang Surahman; Nelly Patria; Ummu Kalsum
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58699

Abstract

Usaha mikro memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku usaha mikro masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama terkait pencatatan transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi. Rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan menyebabkan banyak pelaku usaha belum mampu mengetahui kondisi usaha secara akurat serta mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan dan akses pembiayaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha mikro dalam menyusun laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang terdiri atas tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya laporan keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta kemampuan dalam menyusun laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan secara sederhana sesuai SAK EMKM. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi keuangan pelaku usaha mikro sehingga diharapkan dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih efektif dan berkelanjutan.
INTEGRASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN GIZI REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN STUNTING Ririn Noviyanti Putri; Septi Septi; Rima Ernia; Rina SE Sitindaon; M. Nabil
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58744

Abstract

Pernikahan dini dan stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang saling berkaitan dan memerlukan pendekatan preventif sejak masa remaja. Remaja putri merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan stunting karena status gizi dan kesiapan reproduksi pada masa remaja akan berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan anak di masa depan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswi SMA tentang kesehatan reproduksi dan gizi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini dan stunting di SMA Negeri X Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan adalah edukasi interaktif melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 40 siswi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 53,25 pada pre-test menjadi 82,70 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 55,30%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi dan gizi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja putri. Program ini berpotensi menjadi model intervensi preventif dalam mendukung penundaan usia pernikahan dan percepatan penurunan stunting melalui pendekatan promotif dan edukatif yang berkelanjutan.
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN OMZET UMKM LOKAL Lisna Bantulu; Hartono Hartono; Alya Elita Sjioen; Rini Armin; Nersiwad Nersiwad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58755

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital dalam meningkatkan omzet pelaku UMKM lokal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep dasar digital marketing dan pemanfaatan media sosial sebagai media promosi usaha. Selain itu, peserta mengalami perkembangan keterampilan dalam pembuatan konten pemasaran digital, seperti fotografi produk, desain visual promosi, dan penyusunan caption pemasaran yang lebih komunikatif. Pelaku UMKM juga mulai mampu mengelola platform digital dan marketplace secara lebih efektif untuk mendukung kegiatan promosi dan pelayanan kepada konsumen. Program pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap meningkatnya aktivitas promosi digital, interaksi dengan konsumen, serta perluasan jangkauan pasar. Dari aspek ekonomi, sebagian besar peserta mengalami peningkatan jumlah pesanan dan perkembangan omzet usaha setelah menerapkan strategi pemasaran digital. Selain itu, kegiatan ini juga turut membentuk pola pikir pelaku UMKM yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan inovasi pemasaran modern. Secara keseluruhan, program pendampingan ini dapat dinilai berhasil dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM lokal.
PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Syamsul Bahri; Indah Dwiprigitaningtias; Muhammad Aiman; Ridwan Ridwan; Yuddin Chandra Nan Arif
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58757

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan verbal, psikologis, dan pengabaian yang sering terjadi dalam lingkungan keluarga maupun sosial. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kategori kekerasan terhadap anak, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya perlindungan terhadap hak-hak anak. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda awal kekerasan terhadap anak, munculnya keberanian untuk terlibat dalam upaya perlindungan anak, serta mendorong perubahan pola pengasuhan menjadi lebih komunikatif dan persuasif. Program ini juga menghasilkan komitmen bersama masyarakat untuk memperkuat pengawasan sosial dan meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak di lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat peran masyarakat sebagai bagian penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak secara berkelanjutan.
PENDAMPINGAN LITERASI KALENDER KONTEN INSTAGRAM UNTUK PENGUATAN BRANDING TOKO AM Astika Ulfah Izzati; Yesita Astarina; Frianka Anindea; Rizal Afif Abdullah Napitupulu; Fauziatul Jannah; Davina Ramadhani Akbar; M Ihsan Khadafi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58793

Abstract

Rendahnya tingkat keterlibatan audiens (engagement rate) akibat perencanaan konten media sosial yang tidak terstruktur menjadi kendala krusial bagi UMKM fesyen, termasuk Toko AM Collection di Palembang yang hanya mencatat engagement rate 0,84%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan perencanaan konten Instagram melalui pendampingan penyusunan content pillar dan implementasi content calendar berbasis Meta Business Suite. Metode partisipatif diterapkan melalui lima tahapan: (1) sosialisasi dan riset audiens-kompetitor untuk mengidentifikasi preferensi konten hiburan malam hari; (2) difusi ipteks berupa perumusan dua pilar konten—hiburan dan promosi soft selling—serta penyusunan kalender konten bulanan; (3) pelatihan penjadwalan konten menggunakan Meta Business Suite; (4) mediasi pendampingan produksi konten visual; dan (5) advokasi melalui penyerahan dokumen panduan untuk keberlanjutan. Hasil menunjukkan mitra berhasil menyusun kalender konten satu bulan, menjadwalkan 12 unggahan perdana secara mandiri, dan meningkatkan kualitas produksi konten visual. Intervensi terstruktur ini membangun sistem pemasaran digital yang terencana, konsisten, dan efisien, meletakkan fondasi bagi peningkatan engagement rate dan daya saing UMKM fesyen di pasar tradisional.
DAMPAK LANGSUNG PELATIHAN SABUN CUCI PIRING DI DESA BESADI KAB LANGKAT Rifanny Balqis; M Laksamana Ghafur; Syahrul Ramadhan Dlt; Muhammad Akbar Rosyidi Datmi; Siti Aisyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58917

Abstract

Pelatihan pembuatan sabun cuci piring merupakan salah satu program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini didasari oleh tingginya konsumsi sabun setiap hari yang membebani pengeluaran rumah tangga dan UMKM, padahal sabun dapat dibuat sendiri dengan bahan baku yang mudah ditemukan dan biaya yang lebih murah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak langsung pelatihan terhadap kemandirian rumah tangga dan UMKM, khususnya dalam hal kemampuan membuat sabun sendiri, perubahan perilaku pembelian, persepsi penghematan, serta niat keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei langsung menggunakan kuesioner terbuka yang diberikan kepada 16 responden yang terdiri atas 12 ibu rumah tangga dan 4 pelaku UMKM. Data dikumpulkan pada 3 hingga 7 hari setelah pelatihan dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 81,25% responden berhasil membuat sabun sendiri, 87,5% merasa lebih hemat dan sebagian besar mengalami penurunan pembelian sabun pabrik. Sebanyak 68,75% responden berniat melanjutkan produksi mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan pembuatan sabun cuci piring di Desa Besadi berdampak positif terhadap kemandirian rumah tangga dan UMKM dalam jangka pendek, namun diperlukan melakukan evaluasi dalam rentang waktu yang lebih panjang (1, 3 dan 6 bulan) dan melibatkan lebih banyak responden dari beberapa desa.

Filter by Year

2020 2026