cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,948 Documents
IMPLEMENTASI FUNGSI BAGIAN PRODUK HUKUM DPRD KOTA PALU TERHADAP PENGUATAN LEGISLASI DAERAH Ade Alya Revalina; Veren Indira; Mohammad Arif; Saron Tolego; Isman Bruaharja; Asria Wahyuni Ahmad; Bayu Febrianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58983

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi fungsi Sub Bagian Produk Hukum pada Sekretariat DPRD Kota Palu dalam mendukung penguatan legislasi daerah. Sub Bagian Produk Hukum sendiri adalah unit khusus teknis yang memiliki peran dalam proses pendukung pembentukan peraturan daerah, mulai dari menyiapkan bahan hukum, hingga pengadministrasian produk legislasi, dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data penelitian didapatkan melalui wawancara pihak-pihak terkait, dokumentasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Sub Bagian Produk Hukum sebenarnya telah menjalankan sebagian besar tugas dan fungsinya sesuai ketentuan berlaku yang sebagaimana mestinya, namun masih terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan atau realisasinya, yaitu seperti keterbatasan sumber daya manusia, adanya celah sehingga memunculkan sulitnya koordinasi antarbidang, serta sistem administrasi yang masih terbatas. Tentunya penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan fungsi legislasi daerah juga bergantung pada performa kerja Sub Bagian Produk Hukum sebagai pendukung teknis dan administratif di DPRD Kota Palu. Saran dari kami diperlu adanya peningkatan kemampuan maupun kapasitas kelembagaan dan tentunya penguatan koordinasi menjadi usulan utama dalam mengoptimalkan dukungan terhadap fungsi legislasi daerah
PENGUATAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN KEGAWATDARURATAN MENTAL: KEKERASAN DAN PENGABAIAN PADA LANSIA DI JAKARTA Thika Marliana; Agung Tri Nugraha; Dinni Agustin; Titik Widayati; Yeti Patiroh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58986

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan kekerasan, pengabaian, serta kegawatdaruratan mental pada lansia di wilayah Jakarta. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan keluarga yang memiliki lansia sebanyak 40 orang yang berlokasi di Posyandu Lansia Melati, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta. Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap melalui penyuluhan, edukasi, pelatihan deteksi dini, diskusi interaktif, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai bentuk kekerasan psikologis dan pengabaian emosional terhadap lansia. Peserta juga mulai mampu mengenali tanda-tanda awal gangguan mental pada lansia serta memahami pentingnya dukungan emosional dan komunikasi yang baik. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan dari kategori pengetahuan kurang sebanyak 18 peserta (45%) menjadi kategori pengetahuan baik sebanyak 27 peserta (67,5%). Program ini berhasil mendorong keterlibatan kader kesehatan dan tokoh masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih ramah dan responsif terhadap kebutuhan lansia.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PROMOSI DESTINASI WISATA LOKAL Muhammad Fazil; Lisna Bantulu; Rusdianto Rusdianto; Reski Wahyu Yanti; Muhammad Affar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58987

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi destinasi wisata lokal. Program dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya branding destinasi wisata, pemanfaatan platform media sosial, serta strategi promosi digital yang kreatif dan komunikatif. Peserta juga mengalami peningkatan keterampilan dalam membuat konten promosi berupa foto, video, dan caption promosi menggunakan perangkat sederhana secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap media sosial sebagai sarana yang memiliki nilai produktif dan ekonomis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata lokal. Program ini turut meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam pengelolaan promosi wisata berbasis digital, memperkuat kerja sama masyarakat dalam mengelola akun media sosial destinasi wisata secara lebih terorganisasi. Selain itu, jumlah publikasi konten promosi yang memperoleh respons positif turut mengalami peningkatan. Meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan jaringan internet, kurangnya perangkat pendukung, serta perlunya pendampingan lanjutan untuk menjaga konsistensi promosi digital. Secara keseluruhan kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi destinasi wisata lokal.
IDENTIFIKASI BIAYA LINGKUNGAN SEBAGAI UPAYA EFISIENSI PENGELOLAAN LIMBAH DAN STRATEGI KEBERLANJUTAN USAHA PADA PABRIK TAHU DAN TEMPE SATRIA DI KABUPATEN JAYAPURA Juliana Waromi; Sara Marlyn Paru; Maylen Kambuaya; Hesty T. Salle; Klara Wonar; Angel Kamodi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59024

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusi sekitar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menyerap 97% tenaga kerja. Meskipun demikian, aktivitas UMKM, khususnya pada sektor industri pengolahan pangan seperti tahu dan tempe, juga berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan akibat limbah yang dihasilkan dari proses produksi. Limbah cair dan padat yang tidak dikelola secara optimal dapat mencemari lingkungan dan berdampak pada masyarakat sekitar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih terbatasnya pengetahuan pelaku usaha terkait pengelolaan limbah dan pencatatan biaya lingkungan secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan karyawan serta pemilik Pabrik Tahu dan Tempe Satria di Kabupaten Jayapura dalam mengidentifikasi dan menghitung biaya lingkungan sebagai upaya efisiensi limbah dan strategi keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, pelatihan, dan pendampingan monitoring berkala. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengidentifikasi aktivitas yang menimbulkan biaya lingkungan, serta kemampuan dalam mengklasifikasikan biaya lingkungan ke dalam biaya pencegahan, deteksi, kegagalan internal, dan kegagalan eksternal. Namun demikian, implementasi pencatatan biaya lingkungan masih belum dilakukan secara konsisten dan masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas manajerial pelaku UMKM dalam pengelolaan limbah dan pencatatan biaya lingkungan, sehingga diharapkan dapat mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan usaha secara jangka panjang.
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PPDB BERBASIS WEB PADA MAN 2 KUDUS Nafar Ja’far Ashidiqi; Noor Latifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59062

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong institusi pendidikan untuk mendigitalisasi proses administrasi mereka. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus masih menghadapi kendala teknis dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengandalkan formulir daring pihak ketiga. Metode ini memunculkan risiko dokumen tercecer dan tingginya tingkat kesalahan saat proses verifikasi manual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi PPDB mandiri berbasis web serta memberikan pelatihan pengoperasiannya kepada tim validator dan administrator madrasah. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan sistem, pelatihan teknis, serta evaluasi. Pengukuran keberhasilan kegiatan dilakukan secara terstruktur melalui pelaksanaan simulasi menggunakan 50 data pendaftar simulasi (dummy), pretest, posttest, dan kuesioner skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi panitia secara signifikan dalam mengelola dan memverifikasi dokumen secara digital. Selain itu, evaluasi kuesioner menunjukkan respons kepuasan yang sangat baik dari pengguna terhadap kemudahan dan manfaat fungsionalitas sistem. Kesimpulannya, implementasi sistem dan pelatihan ini berdampak positif dalam mewujudkan tata kelola administrasi pendidikan yang lebih modern, cepat, transparan, dan terintegrasi di MAN 2 Kudus.
EDUKASI FINANCIAL WELL-BEING PADA ISTRI ASN SEBAGAI PENCEGAHAN KONSUMTIF ERA DIGITAL: - Hermin Istiasih; Cahyo Handono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59112

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pada istri ASN dalam mengelola keuangan keluarga, membangun perilaku finansial yang bijak, serta meningkatkan kesadaran terhadap pengendalian konsumsi era digital melalui edukasi financial well-being sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif di era digital. Topik ini dipilih karena meningkatnya penggunaan media sosial, e-commerce, dan layanan pembayaran digital yang mendorong perilaku konsumtif serta lemahnya pengelolaan keuangan keluarga ASN. Kegiatan dilaksanakan kepada istri ASN yang tergabung pada anggota DWP UPT PSDA WS Brantas di Kediri melalui pendekatan kualitatif dan partisipatif mitra. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan dan observasi; wawancara dan diskusi, pelaksanaan edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep financial well-being; perilaku konsumtif di era digital; teori literasi keuangan dasar; pengelolaan keuangan keluarga; bijak menggunakan teknologi finansial; strategi mengendalikan perilaku konsumtif; dan praktik serta simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada mitra terkait financial well-being, pengelolaan keuangan rumah tangga, dan kesadaran dalam mengurangi perilaku konsumtif seperti belanja impulsif dan penggunaan pembayaran digital secara berlebihan. Selain itu, mitra mulai menerapkan kebiasaan positif, diantaranya mencatat semua pengeluaran keuangan harian dan menyisihkan pendapatan untuk tabungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi financial well-being berperan penting dalam membangun kesadaran finansial untuk menciptakan ketahanan ekonomi keluarga ASN.
PENGUATAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SMARTPHONE DAN PERANGKAT DIGITAL SECARA BIJAK BAGI REMAJA GBI KAVLING KAMBOJA BATAM Ronald Sianipar; Sadarmauli Purba; Desi Mayanti Sormin; Ellesion Grace Elbrita Sitorus; Novita Ester Marlina Zebua; Dewi Christina; Dian Susi Yanti Sitompul; Iwanti Hia9, Line Gulo; Riris Fitriyani Br Tanggang; Indah Margaretha Malau
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59187

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola hidup generasi muda, khususnya remaja yang memiliki akses luas terhadap smartphone dan berbagai platform digital. Smartphone tidak lagi digunakan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam aktivitas belajar, interaksi sosial, hiburan, hingga pembentukan identitas diri. Di sisi lain, penggunaan perangkat digital yang tidak disertai kemampuan literasi dan pengendalian diri dapat menimbulkan berbagai persoalan, seperti ketergantungan digital, rendahnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak benar, serta menurunnya kualitas interaksi sosial dan spiritual. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keterampilan penggunaan smartphone dan perangkat digital secara bijak bagi remaja GBI Kavling Kamboja Batam. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa seminar edukatif, diskusi kelompok, simulasi penggunaan media digital, refleksi nilai, dan pendampingan praktis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai etika digital, pengelolaan waktu penggunaan smartphone, kemampuan menyaring informasi, serta kesadaran dalam menggunakan media sosial secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga membantu remaja memahami pentingnya pengendalian diri dan nilai moral dalam aktivitas digital sehari-hari. Program ini membuktikan bahwa pembinaan digital yang terintegrasi dengan pembentukan karakter mampu memberikan dampak positif terhadap pola pikir dan perilaku remaja dalam menghadapi perkembangan teknologi modern
PENGUATAN LAYANAN KONSULTASI STATISTIK HYBRID SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA UNIT PST BPS KABUPATEN TANGERANG Wijil Nugroho; Ririsma Sihombing
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59204

Abstract

Unit Pelayanan Statistik Terpadu (PST) BPS Kabupaten Tangerang memiliki peran penting sebagai garda depan layanan data dan statistik bagi masyarakat, akademisi, peneliti, pelaku usaha, dan organisasi perangkat daerah. Evaluasi periode 2023-2025 menunjukkan peningkatan kualitas layanan yang konsisten, tetapi juga memperlihatkan perubahan kebutuhan pengguna menuju layanan yang lebih interaktif dan berbasis pendampingan. Pada tahun 2025, pelayanan konsultasi statistik menjadi layanan paling dominan dengan porsi pemanfaatan 57%, sedangkan Indeks Kepuasan Konsumen mencapai 95,45 dan Indeks Persepsi Anti Korupsi mencapai 96,65. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merumuskan penguatan layanan konsultasi statistik hybrid sebagai strategi peningkatan kualitas pelayanan publik pada Unit PST BPS Kabupaten Tangerang. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui telaah dokumen, forum konsultasi publik, diskusi panel, identifikasi masalah layanan, dan penyusunan rekomendasi model layanan hybrid. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan layanan perlu diarahkan pada kejelasan ruang lingkup konsultasi, integrasi kanal luring dan daring, mekanisme triase pertanyaan, standar waktu respons, dokumentasi pengetahuan, serta tindak lanjut konsultasi yang belum selesai dalam satu interaksi. Luaran kegiatan berupa model layanan konsultasi statistik hybrid dan matriks indikator monitoring yang dapat digunakan sebagai dasar penyempurnaan standar pelayanan PST. Model ini diharapkan meningkatkan aksesibilitas, responsivitas, transparansi, dan akuntabilitas layanan statistik publik.
KEBUN GIZI SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI GUNA MENDUKUNG PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DI DESA SUKOREJO Christy Purnama Sari; Muhamad Rasyid Prasetyo; Adini Arifati Akhkami Arifin; Galih Fajar Fadillah; Angga Eka Yuda Wibawa; Anni Nurul Hidayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59244

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting tidak hanya memiliki postur tubuh lebih pendek dari standar usianya, tetapi juga berisiko mengalami keterlambatan perkembangan kognitif dan rendahnya produktivitas ketika dewasa. Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, termasuk salah satu wilayah pedesaan yang masih menghadapi permasalahan ini, meskipun memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Program kebun gizi diinisiasi sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat, bersama tim pengabdian masyarakat. Tim pengabdian masyarakat menyediakan pangan bergizi melalui pemanfaatan lahan pekarangan sekaligus meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Metode kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan pendiseminasian. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat terlibat aktif dalam perawatan tanaman, terbentuk kebun gizi percontohan yang menghasilkan sayuran segar, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Dengan demikian, kebun gizi dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Dampak berkelanjutan secara positif apabila mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan posyandu setempat
SOSIALISASI PERENCANAAN KAWASAN BUDAYA DI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Murni Murni; Rahmi Ariani Salam; La Ibal; Slamet Widodo; Endang Abubakar; Mega Wulandari; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul; Hilmi Hilmansyah; Muhamad Andika Ramadhan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59277

Abstract

Warisan budaya merupakan aset strategis yang melekat pada identitas dan keberlanjutan suatu daerah. Provinsi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia menyimpan kekayaan budaya yang sangat beragam, namun pengelolaannya masih memerlukan kerangka perencanaan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan mengenai konsep dan urgensi perencanaan kawasan budaya melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, pelaku budaya, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan mencakup ceramah dan presentasi materi, diskusi interaktif, serta identifikasi potensi budaya secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kawasan budaya, teridentifikasinya berbagai aset budaya lokal yang berpotensi dikembangkan, serta terbangunnya komitmen kolaboratif antar pemangku kepentingan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan kawasan budaya yang terintegrasi dengan pembangunan wilayah dapat menjadi instrumen efektif dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mendorong pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif di Papua Barat Daya

Filter by Year

2020 2026