cover
Contact Name
Erlan Muliadi
Contact Email
erlanmuliadi@uinmataram.ac.id
Phone
+6285338578081
Journal Mail Official
jurnal.elhikmah@uinmataram.ac.id
Editorial Address
https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/elhikmah/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam
Core Subject : Religion, Education,
el-Hikmah: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam (e-ISSN 2527-4651, p-ISSN 2086-3594) adalah jurnal ilmiah peer-review dan open access yang dikelola dan diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN ) Mataram. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali setahun, yakni pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi platform jurnal akses terbuka yang menerbitkan dan menyebarkan gagasan kajian dan penelitian tentang Pendidikan Islam. Fokusnya adalah mempublikasikan kajian dan penelitian asli (penelitian kualitatif, penelitian tindakan kelas, penelitian pengembangan/desain), analisis perpustakaan, dan book review tentang kajian pendidikan Islam, bagaimana peserta didik belajar PAI, dan bagaimana PAI diajarkan di tingkat sekolah dasar, menengah, dan perguruan tinggi. Ruang lingkup (scope) kajian el-Hikmah meliputi: Nilai-nilai dalam pengajaran dan pembelajaran PAI Skup ini berkaitan dengan nilai-nilai seperti keyakinan, sikap, emosi yang berpengaruh/berhubungan dengan pengajaran dan pembelajaran PAI. Pengembangan kompetensi guru/calon guru PAI Skup ini untuk mendukung kompetensi guru/calon guru PAI dalam mengembangkan nilai-nilai, dan pengetahuan konten teknologi/pedagogis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
The Role and Strategy of Islamic Higher Education in Improving Competence Student Face Revolution Industry Technology Kardina Engelina Siregar
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 1 (2023): June
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i1.8520

Abstract

The challenges faced by the world of education are increasingly complex, where education must be able to adapt to technological advances, integrate technology with human skills, and encourage innovations that can increase production system efficiency, flexibility, sustainability, and welfare. Therefore, Islamic Higher Education has a crucial role and strategy in dealing with current technological developments. This research aims to identify the roles and strategies of Islamic Universities in improving student competence in facing the technological revolution. The type of research used is a literature study, which is a technique of collecting data and information through literature review, including books, previous research, papers, journals, articles, as well as reports and magazines relevant to the research topic. The researcher records, understands, and classifies the literature related to this research. The results showed that the modernisation of character-based Islamic education is a must to create education that suits the needs of the millennial generation. Abstrak: Tantangan yang dihadapi dunia pendidikan semakin kompleks, di mana pendidikan harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, mengintegrasikan teknologi dengan keterampilan manusia, dan mendorong inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi sistem produksi, fleksibilitas, keberlanjutan, serta kesejahteraan. Oleh karena itu, Perguruan Tinggi Islam memiliki peran dan strategi yang krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan strategi Perguruan Tinggi Islam dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi revolusi teknologi. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, yang merupakan teknik pengumpulan data dan informasi melalui telaah literatur, termasuk buku, penelitian terdahulu, makalah, jurnal, artikel, serta laporan dan majalah yang relevan dengan topik penelitian. Peneliti melakukan pencatatan, pemahaman, dan klasifikasi literatur yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan Islam berbasis karakter menjadi keharusan untuk menciptakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan generasi milenial.
Relevansi Konsep Pendidikan Akhlak Umar bin Akhmad Baraja dengan Pendidikan Karakter Multidimensi Kurikulum Merdeka Belajar Nur Ali Subhan
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to evaluate the relevance of Umar bin Akhmad Baraja's concept of moral education in the book of al-Akhlaq lil Banin with Merdeka Belajar's multidimensional character education approach. This research uses a library research method with a qualitative descriptive approach. Data collection is carried out through the documentation method with content analysis techniques to systematically analyse message content and reveal the symbolic meaning implied in primary sources. The results showed that there is a strong relevance between the concept of Umar bin Akhmad Baraja's moral education in the book al-Akhlaq lil Banin and Merdeka Belajar's multidimensional character education. This book reviews various aspects of morals, including personal morals, morals towards God, morals towards the Prophet, and morals towards others. The main focus of tarbiyatul aulad fil Islam is the morals of birrul walidain and 'uququl walidain. The implementation of morals between children and parents in Islamic religious education includes attention to four aspects: educators, materials, methods, and approaches. The relevance of Umar bin Akhmad Baraja's moral education to multidimensional character education shows that moral education can be carried out at every level of education and is relevant for formal, informal and non-formal education. Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi relevansi konsep pendidikan akhlak Umar bin Akhmad Baraja dalam kitab al-Akhlaq lil Banin dengan pendekatan pendidikan karakter multidimensi Merdeka Belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan teknik analisis isi untuk menganalisis isi pesan secara sistematis dan mengungkap makna simbolik yang tersirat dalam sumber primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat relevansi yang kuat antara konsep pendidikan akhlak Umar bin Akhmad Baraja dalam kitab al-Akhlaq lil Banin dengan pendidikan karakter multidimensi Merdeka Belajar. Kitab ini mengulas berbagai aspek akhlak, termasuk akhlak pribadi, akhlak terhadap Tuhan, akhlak terhadap Nabi, dan akhlak terhadap sesama. Fokus utama tarbiyatul aulad fil Islam adalah akhlak birrul walidain dan ‘uququl walidain. Implementasi akhlak antara anak dan orang tua dalam pendidikan agama Islam mencakup perhatian pada empat aspek: pendidik, materi, metode, dan pendekatan. Relevansi pendidikan akhlak Umar bin Akhmad Baraja dengan pendidikan karakter multidimensi menunjukkan bahwa pendidikan akhlak dapat dilakukan di setiap tingkat pendidikan dan relevan untuk pendidikan formal, informal, dan non-formal.
Metode at-Tibyan dalam Pembelajaran Membaca al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an Nurmia Liana; Akhmad Asyari
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i2.8718

Abstract

This study explores the implementation of the At-Tibyan method in learning to read the Qur'an for Santri at the Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ; Qur'an Education Centre) Abnaul Qur'an Mataram. This research uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis is done non-statistically in accordance with descriptive data that is not expressed in the form of numbers. The results showed that: (1) The application of the At-Tibyan method is carried out in five ways, namely: talaqqi, tahajji, use of Arabic, direct teaching of tajweed law, and provision of additional material. (2) Supporting and inhibiting factors in the implementation of the At-Tibyan method include: a) Supporting factors, namely the At-Tibyan method has a guidebook and curriculum as a teaching guide. b) Inhibiting factors include the difficulty of adjusting the At-Tibyan method to the concept of learning students, the lack of understanding of the ustadzah related to the At-Tibyan method, and the lack of cooperation between ustadzah and santri guardians. Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi implementasi metode At-Tibyan dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi Santri di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Abnaul Qur'an Mataram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara non statistik sesuai dengan data deskriptif yang tidak diekspresikan dalam bentuk angka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode At-Tibyan dilakukan melalui lima cara, yaitu: talaqqi, tahajji, penggunaan bahasa Arab, pengajaran hukum tajwid secara langsung, dan penyediaan materi tambahan. (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi metode At-Tibyan mencakup: a) Faktor pendukung, yaitu metode At-Tibyan memiliki buku panduan dan kurikulum sebagai pedoman pengajaran. b) Faktor penghambat meliputi kesulitan penyesuaian metode At-Tibyan dengan konsep belajar santri, kurangnya pemahaman dari para ustadzah terkait metode At-Tibyan, dan kurangnya kerjasama antara ustadzah dengan wali santri.
Paradigma Diferensiasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Konteks Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah dan Madrasah Abdul Ghani; Ribahan; Ulyan nasri
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i2.8867

Abstract

Islamic Religious Education (Indonesian: Pendidikan Agama Islam or PAI) has a crucial role in shaping the character and moral values of students, especially in the midst of the complexity of social and cultural diversity. This study comprehensively explores the implementation of Merdeka Curriculum in PAI learning in schools and madrasahs with a differentiation paradigm. The research is motivated by the need to improve the quality of PAI learning that is responsive to the diversity of students. Using qualitative research methods and a thematic approach, data were collected through literature study and participatory observation. The results show that the implementation of Merdeka Curriculum provides greater flexibility in the preparation of PAI curriculum, enabling the implementation of learning strategies that are more responsive to the needs of diverse learners. The implications of this study provide a strong basis for the development of educational policies that are adaptive and supportive of diverse learning approaches in schools and madrasahs. Abstrak: Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan nilai moral peserta didik, terutama di tengah kompleksitas keberagaman sosial dan budaya. Penelitian ini secara komprehensif mengeksplorasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dan madrasah dengan paradigma diferensiasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang responsif terhadap keberagaman peserta didik. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan tematik, data dikumpulkan melalui studi literatur dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam penyusunan kurikulum PAI, memungkinkan penerapan strategi pembelajaran yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik yang beragam. Implikasi dari penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang adaptif dan mendukung pendekatan pembelajaran yang beragam di sekolah dan madrasah.
Kepemimpinan Transformatif dan Manajemen Pengelolaan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an An-Nawawi Gunungsari Lombok Barat Baehaqi Yazid
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i2.8996

Abstract

This study aims to describe the figure of a transformative leader with a vision and mission to provide changes in a community system to explore the Qur'an by establishing Qur'an educational institutions and management design institutions that are not far from basic management. This research uses a qualitative-descriptive method with a data collection method using observation, interview, and documentation. Data analysis using Miles and Huberman's framework using, data condensation, data display, and data verification. The result of this research is the existence of an organized system that is carried out by a transformative leader figure in the form of planning, organizing, implementing, and evaluating a structure directed to achieve mutual success. However, every institution with an established strategy must face obstacles in this regard, The an-Nawawi Foundation at least has obstacles from educators who are still in college on average so sometimes they are late in teaching and have inadequate facilities and infrastructure. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sosok pemimpin yang bersifat transformatif dengan visi dan misi untuk memberikan perubahan dalam suatu sistem masyarakat untuk mendalami al-Qur’an dengan cara mendidirikan lembaga pendidikan al-Qur’an dan desain pengelolaan lembaga yang tidak jauh dari manajemen dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualititatif-deksriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka Miles dan Huberman dengan cara, kondensasi data, dislay data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini berupa adanya suatu sistem yang terorganisir yang dilakukan sosok pemimpin transformatif yang pada tahapan berupa adanya perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi yang terstruktur dan terarah untuk mencapai kesuksesan bersama. Bagaimanapun, setiap lembaga dengan strategi yang mapan pasti memiliki kendala yang dihadapi dalam hal ini, yayasan an-Nawawi setidaknya memiliki kendala dari pihak pendidik yang rata-rata masih menempuh kuliah sehingga terkadang telat dalam mengajar serta sarana dan prasarana yang belum memadai.
Dinamika Fungsi Masjid di Indonesia: Dari Lokus Pengajaran Islam Ke Pemberdayaan Sosial Ekonomi Umat Mustain Mustain
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i2.8998

Abstract

This article explores the evolution of mosque functions, tracing its development from the Golden Age of Islam in the Middle East to its influence on the early phases of Islam in the archipelago, and its contemporary significance for Indonesian society. Employing a historical approach, the paper delineates the transformation of the mosque's role, transitioning from its traditional emphasis on education to a pivotal role in enhancing the social and economic well-being of Muslims. The study's findings indicate that, beyond its primary function as a place of worship, the mosque has evolved into a hub for providing social and economic services to its worshippers, representing a notable departure from its historical role. This article provides a comprehensive understanding of the importance of reassessing the relevance and role of mosques in meeting the multifaceted needs of Muslims. It stands as a crucial focal point for revitalizing the role of the mosque in response to socio-economic sustainability and contemporary societal demands. Abstrak: Artikel ini mengeksplorasi evolusi fungsi masjid, menelusuri perkembangannya dari Zaman Keemasan Islam di Timur Tengah hingga pengaruhnya terhadap fase awal Islam di Nusantara, dan signifikansi kontemporernya bagi masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan historis, penelitian ini menggambarkan transformasi peran masjid, dari penekanan tradisionalnya pada pendidikan menjadi peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi umat Islam. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, di luar fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, masjid telah berevolusi menjadi pusat untuk menyediakan layanan sosial dan ekonomi bagi para jamaahnya, yang mewakili perubahan penting dari peran historisnya. Artikel ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya menilai kembali relevansi dan peran masjid dalam memenuhi berbagai kebutuhan umat Islam. Artikel ini menjadi titik fokus penting untuk merevitalisasi peran masjid dalam menanggapi keberlanjutan sosial-ekonomi dan tuntutan masyarakat kontemporer.
Mobile Phones Technolgy for Memorising the Qur’an: An Islamic Student Perspective Nuruddin Nuruddin
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 17 No. 2 (2023): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v17i2.9000

Abstract

The proliferation of digital information is a pressing need that requires effective skills for all individuals, including university students. Easy access to various social media platforms has enabled the formation of friendship networks involving individuals from all over the world, which often leads to over-involvement and neglect of other activities. This study is a descriptive study that aims to describe the activities of students who memorise the Qur'an. The data collection method used was a questionnaire, while data analysis was conducted using a descriptive data analysis approach. The study results revealed that students who memorise the Qur'an more frequently access social media applications, with YouTube being the most accessed platform. Some of the obstacles that students face in the process of memorising the Qur'an involve factors such as laziness and boredom, weak memory, inconsistency, romantic distractions, difficulties in time management, influence from friends, busyness in organisations, and the influence of mobile phone use. In addition, social media applications such as YouTube, Instagram, and TikTok were identified as factors inhibiting the Qur’anic memorisation process. Abstrak: Perkembangan informasi digital menjadi kebutuhan mendesak yang memerlukan kemampuan efektif bagi semua individu, termasuk mahasiswa. Akses yang mudah ke berbagai platform media sosial telah memungkinkan terbentuknya jaringan pertemanan yang melibatkan individu dari seluruh dunia, yang sering kali menyebabkan keterlibatan yang berlebihan dan pengabaian terhadap aktivitas lain. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan aktivitas mahasiswa penghafal Al-Qur'an. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, sementara analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis data deskriptif. Hasil studi mengungkapkan bahwa mahasiswa penghafal Al-Qur'an lebih sering mengakses aplikasi media sosial, dengan YouTube menjadi platform yang paling banyak diakses. Beberapa hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam proses menghafal Al-Qur'an melibatkan faktor-faktor seperti rasa malas dan bosan, daya ingat yang lemah, ketidakkonsistenan, gangguan asmara, kesulitan dalam manajemen waktu, pengaruh dari teman-teman, kesibukan dalam organisasi, dan pengaruh penggunaan ponsel. Selain itu, aplikasi media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok diidentifikasi sebagai faktor penghambat proses menghafal Al-Qur'an.
Relevance of Hasan al-Banna’s Viewpoint on Islamic Education through Nizam al-Usrah on Character Building Naufal Ahmad Rijalul Alam; Nur Bakri Abd Hamid
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2024): June
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v18i1.9718

Abstract

Technology advancements are acknowledged to make it simpler for young learners to access information and knowledge, but they also lead to a change in values in people's outlook on life and their religious practices due to a leaning towards freedom and hyper technology. Islamic education must act in response to these circumstances by implementing a number of tactical measures to transform the difficulties encountered into opportunities in an endeavour to raise an excellent generation that is morally upright and intelligent. This article will discuss the crucial function of Islamic education in fostering responsibility in the face of rapidly advancing technological advancements in both communication and educational resources from the perspective of Hasan al-Banna. This article uses library research techniques to gather a variety of ideas, facts, research findings, and expert opinions along with pertinent analysis. As a result, it is clear how Hasan al-Banna’s viewpoints on Islamic education is in producing a generation that is excellent in every way, including intellectually, materially, morally, and spiritually, where they are collected to the character building. Abstrak: Kemajuan teknologi diakui telah memudahkan pelajar muda untuk mengakses informasi dan pengetahuan, namun juga membawa perubahan nilai-nilai dalam pandangan hidup masyarakat dan praktik keagamaan mereka akibat kecenderungan menuju kebebasan dan hiper teknologi. Pendidikan Islam harus merespons kondisi ini dengan menerapkan sejumlah langkah taktis untuk mengubah kesulitan yang dihadapi menjadi peluang dalam upaya mendidik generasi yang unggul secara moral dan cerdas. Artikel ini akan membahas peran penting pendidikan Islam dalam membentuk tanggung jawab menghadapi kemajuan teknologi yang pesat dalam komunikasi dan sumber daya pendidikan, ditinjau dari perspektif Hasan al-Banna. Artikel ini menggunakan teknik penelitian pustaka untuk mengumpulkan berbagai ide, fakta, temuan penelitian, dan pandangan ahli beserta analisis yang relevan. Sebagai hasilnya, jelas bagaimana pandangan Hasan al-Banna tentang pendidikan Islam berkontribusi dalam menciptakan generasi yang unggul dalam segala hal, termasuk secara intelektual, materi, moral, dan spiritual yang semuanya tergabung dalam pembangunan karakter.
Strategi Pembinaan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Darul Hikmah Pagutan Mataram Zidan Fitrayadi Rahman Rahman; Fathurrahman Muhtar; Fathul Maujud; Muhamad Dimyati
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2024): June
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elhikmah.v18i1.10209

Abstract

This research analyzes the strategies employed by school principals to enhance the pedagogical competence of Islamic Education and Character Education (PAI) teachers at SMA Darul Hikmah Pagutan Mataram, particularly in terms of teaching ability and curriculum development. Using a qualitative descriptive approach, the study collected data through observation, interviews, and documentation. The research findings indicate that school principals have implemented various coaching strategies, both individually and in groups, such as classroom visits, mentoring, and the Teacher Subject Council forum (Musyawarah Guru Mata Pelajaran [MGMP]). However, time constraints and limited resources pose significant challenges to optimal coaching implementation. The study concludes that the role of the school principal as a supervisor is crucial in improving the quality of PAI instruction. Abstrak: Penelitian ini menganalisis strategi yang digunakan oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI) di SMA Darul Hikmah Pagutan Mataram, khususnya dalam hal kemampuan mengajar dan pengembangan kurikulum. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah menerapkan berbagai strategi pembinaan, baik secara individu maupun kelompok, seperti kunjungan kelas, pendampingan, dan forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Namun, keterbatasan waktu dan sumber daya yang terbatas menjadi tantangan yang cukup besar dalam pelaksanaan pembinaan yang optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran kepala sekolah sebagai supervisor sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
Analysis of Qur'anic Verses Regarding the Hijab and the Adoption of the Clean Style Hijab in the Post-Modern Era Asyari, Muhammad Ma’ruf; Muzaini, Ahmad; Mailani, Leni
eL-HIKMAH: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan Islam Vol. 18 No. 2 (2024): December
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the late 1990s, the term jilbabers emerged, referring to individuals who consistently wore the hijab in their daily lives. The lifting of the ban on the hijab in the 1980s marked a significant turning point, providing an opportunity for society to explore various styles of the hijab, including the kerudung gaul and celebrity-style hijab. Over time, the hijab among Muslim women in Indonesia has evolved beyond its role as a modest covering to become a widely popular fashion trend. This study focuses specifically on the clean style hijab, characterised by a simple back-tie fastening. The primary aim of this research is to contribute to the scholarly understanding of this phenomenon, particularly in the fields of social, cultural, and religious studies. Using a qualitative approach through a literature review, this study seeks to explore the extent to which this particular hijab style influences social and cultural dynamics and to provide insights into the development of fashion trends within the Muslim community. The research methodology involves an in-depth analysis of relevant literature, historical documents, and cultural artifacts related to the evolution of hijab styles in Indonesia. This approach enables a comprehensive understanding of the societal shifts and cultural implications associated with the adoption of the clean hijab style. It is hoped that the findings of this research will not only deepen the understanding of the transformation in hijab usage but also offer practical contributions to enriching the social and cultural life of the Muslim community in Indonesia. Abstrak: Pada akhir tahun 1990-an, istilah jilbabers mulai dikenal, merujuk pada individu yang secara konsisten mengenakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Keputusan untuk mencabut larangan jilbab pada tahun 1980-an menjadi titik balik yang penting, membuka ruang bagi masyarakat untuk mengeksplorasi berbagai gaya jilbab, termasuk kerudung gaul dan jilbab gaya selebritis. Seiring berjalannya waktu, jilbab di kalangan perempuan Muslim Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat, tetapi juga berkembang menjadi elemen mode yang sangat populer. Penelitian ini memfokuskan perhatian pada gaya jilbab clean atau pengikatan ke belakang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi terhadap pemahaman ilmiah, khususnya dalam bidang studi sosial, budaya, dan agama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana model jilbab tersebut mempengaruhi dinamika sosial dan budaya serta memberikan wawasan tentang perkembangan tren mode di kalangan masyarakat Muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis mendalam terhadap literatur yang relevan, dokumen sejarah, serta artefak budaya yang berkaitan dengan evolusi gaya jilbab di Indonesia. Pendekatan ini memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perubahan sosial dan implikasi budaya terkait dengan adopsi gaya jilbab clean. Diharapkan, hasil penelitian ini tidak hanya memperdalam pemahaman mengenai transformasi penggunaan jilbab, tetapi juga memberikan kontribusi praktis yang dapat memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat Muslim di Indonesia.

Page 11 of 13 | Total Record : 128