cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
febrialdi1@umb-bungo.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Universitas Muara Bungo, Jl. Lintas Sumatera, Sungai Binjai Muara Bungo
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Sains Agro
ISSN : -     EISSN : 25800744     DOI : 10.36355
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Sains Agro Merupakan media yang bertujuan untuk mempublikasikan artikel dari peneliti yang berkaitan dengan ilmu Pertanian. Ruang Lingkup Jurnal Sains Agro adalah kajian ilmu agronomi, hortikultura, pembibitan, Ilmu Tanah, agroforestri, perlindungan tanaman, keanekaragaman tanaman dan lingkungannya
Articles 187 Documents
FITOKIMIA DAN UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK JARAK TINTIR (JATROPHA MULTIFIDA Moch Abdussalam
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1871

Abstract

Jarak tintir (Jatropha multifida) merupakan tanaman obat tradisional yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami, menawarkan alternatif penting dari keanekaragaman plasma nutfah tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan dari ekstrak daun Jatropha multifida. Ekstraksi dilakukan menggunakan beberapa jenis pelarut, kemudian dilakukan uji fitokimia dan uji aktivitas antioksidan. Hasil analisis fitokimia menunjukkan adanya berbagai senyawa metabolit sekunder yang berperan dalam aktivitas biologis. Ekstrak dengan pelarut polar cenderung memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan pelarut lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa Jatropha multifida berpotensi dikembangkan sebagai agen antioksidan alami, membuka jalur baru diversifikasi produk non-pangan di luar skema pertanian konvensional. Penelitian ini memberi dasar ilmiah untuk pemanfaatan lebih lanjut dalam bidang kesehatan.
Keragaan Hasil dan Morfologi Beberapa Varietas Sawi Pahit (Brassica juncea L.) di Dataran Tinggi Diana Trisna Levia; Rajiman Rajiman; Nicky Oktav Fauziah
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.2003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter agronomi dan morfologi beberapa varietas sawi pahit (Brassica juncea L.) yang dibudidayakan pada kondisi dataran tinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga April 2026 di Desa Tejosari, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada ketinggian 1.140 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan satu faktor yang terdiri atas empat varietas (SWBI002, SA 996, TM 701, dan Morakot) yang diulang sebanyak empat kali. Parameter agronomi yang diamati meliputi umur panen, tinggi tanaman, ukuran daun, jumlah daun, produktivitas hasil, daya simpan, dan umur berbunga, sedangkan karakter morfologi meliputi bentuk daun, warna daun, warna bunga, bentuk biji, warna biji, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap umur panen, tinggi tanaman, panjang daun, hasil, dan umur berbunga, namun tidak berpengaruh nyata terhadap lebar daun, jumlah daun, dan daya simpan. Varietas SWBI002 menghasilkan produksi tertinggi (27,35 ton/ha) dan memiliki rasa sedikit pahit, sedangkan varietas lainnya memiliki rasa pahit. Perbedaan morfologi terlihat pada bentuk daun, warna daun dan warna tangkai bunga. Variasi tersebut terutama dipengaruhi oleh faktor genetik. Penelitian ini penting dilakukan karena informasi mengenai karakter agronomi dan morfologi beberapa varietas sawi pahit pada kondisi dataran tinggi masih terbatas, khususnya yang mengkaji hubungan antara produktivitas, karakter morfologi, dan preferensi kualitas hasil secara bersamaan. Penelitian-penelitian sebelumnya umumnya hanya berfokus pada pertumbuhan dan hasil tanaman tanpa melakukan evaluasi morfologi secara komprehensif pada berbagai varietas sawi pahit di lingkungan dataran tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini diperlukan untuk memperoleh informasi ilmiah yang lebih lengkap sebagai dasar pemilihan varietas unggul yang adaptif, produktif, dan memiliki karakter morfologi yang sesuai dengan kebutuhan budidaya maupun preferensi pasar.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Di Lahan Kering Salsabila, Intan Nella; Usmadi, Usmadi
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1852

Abstract

Lahan kering memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi lahan produktif ditengah semakin menyusutnya luas lahan sawah. Rendahnya produktivitas lahan kering terutama disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan air dan rendahnya bahan organik tanah sehingga menghambat adaptasi tanaman. Penambahan pupuk organic yang tepat ke dalam tanah dan didukung oleh pemilihan tanaman yang adaptif diharapkan menjadi solusi atas permasalahan yang terjadi pada lahan kering. Pupuk organik mampu membentu menyediakan unsur hara, meningkatkan ketersediaan kelembapan dan mikroorganisme dalam tanah sedang tanaman sawi mempunyai adaptasi yang luas dengan umur panen yang pendek. Penelitian bertujuan untuk menentukan kemungkinan penggunaan sumber dan dosis pupuk organik dalam budidaya tanaman sawi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 10 perlakuan yang diulang tiga kali. Perlakuan meliputi: Tanpa pemberian pupuk organik sebagai kontrol; Pupuk kotoran sapi dengan dosis 15 ton Ha-1, 30 ton Ha-1 dan 45 ton Ha-1; Pupuk kotoran kambing dengan dosis 15 tan Ha-1, 30 ton Ha-1 dan 45 ton Ha-1; Kompos dengan dosis 15 ton Ha-1, 30 ton Ha-1 dan 45 ton Ha-1. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan jika terdapat perbedaan yang nyata, dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk organik memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman dan berbeda sangat nyata terhadap kadar klorofil daun, volume dan berat segar akar serta berat segar tajuk per tanaman dan per petak. Tidak terdapat perbedaan pengaruh yang nyata dari  ketiga jenis pupuk yang diuji-cobakan namun dibanding kontrol pupuk kotoran kambing pada dosis 45 ton Ha-1 memberikan hasil yang lebih baik terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman sawi.
Karakter Agronomi Calon Varietas Mentimun (Cucumis sativus L.) Varietas JSKE092 Di Dataran Menengah Kabupaten Semarang Prasasti Lintang Wengi; Asih Farmia; Sari Megawati
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1993

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi sehingga diperlukan varietas unggul yang adaptif dan berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakter agronomi calon varietas mentimun JSKE092 dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Penelitian dilaksanakan pada Januari 2026–Maret 2026 di lahan CV Everfresh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang (±700 mdpl) menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat varietas dan empat ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata (P0,01) terhadap diameter batang, panjang daun, lebar daun, umur panen, diameter buah, panjang buah, bobot per buah, jumlah buah per tanaman, bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap umur berbunga dan daya simpan. Varietas JSKE092 unggul pada panjang buah (20,24 cm), jumlah buah per tanaman (13,00 buah), bobot buah per tanaman (3,89 kg), dan bobot buah per hektar (76,31 ton/ha). Produktivitas JSKE092 tercatat 11,73–36,88% lebih tinggi dibandingkan varietas Bhakti, Sukoi, dan Ferrari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JSKE092 berpotensi dikembangkan sebagai calon varietas unggul mentimun yang adaptif dan berdaya hasil tinggi pada dataran menengah Kabupaten Semarang.
Dinamika Sifat Kimia Tanah dan Implikasinya terhadap Kesuburan pada Lahan Reklamasi Bekas Tambang Timah Reny Setyasih Widodo; Hendi Hendra Bayu; Andesta Granitio Irwan
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.2006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sifat kimia tanah berdasarkan variasi umur reklamasi pada lahan eks tambang timah di wilayah operasional PT Timah Tbk Area Belitung serta mengevaluasi implikasinya terhadap kesuburan tanah. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kronosekuens pada empat tingkat umur reklamasi (0, 6, 8, dan 10 tahun). Sampel tanah diambil pada kedalaman 0–20 cm dan dianalisis terhadap parameter pH, C-organik, N-total, P₂O₅ tersedia, K₂O potensial, kation dapat tukar, kapasitas tukar kation (KTK), dan tekstur tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan C-organik, N-total, serta KTK cenderung meningkat seiring bertambahnya umur reklamasi, meskipun nilai pH tetap berada pada kategori masam. Ketersediaan fosfor menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh kondisi kemasaman tanah. Secara umum, umur reklamasi berkontribusi terhadap perbaikan sifat kimia tanah, namun tingkat kesuburan tanah masih tergolong rendah hingga sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa proses pemulihan tanah pada lahan eks tambang timah memerlukan waktu yang panjang serta pengelolaan lanjutan untuk mencapai kondisi kesuburan optimal.
Respon Tanaman Kacang Panjang Terhadap Perlakuan POC LimPaMa Chairil Ezward
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1981

Abstract

Kondisi kesuburan tanah yang semakin mengkhawatirkan saat ini menjadi salah satu kendala utama dalam kegiatan budidaya tanaman hortikultura, khususnya kacang panjang, yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat produktivitas yang dihasilkan. Upaya peningkatan kesuburan tanah sekaligus peningkatan hasil produksi kacang panjang dapat dilakukan melalui pengelolaan dan pemanfaatan limbah pasar sebagai bahan baku Pupuk Organik Cair (POC). POC yang berbahan dasar limbah pasar dan diperkaya dengan penambahan buah maja selanjutnya dikenal dengan sebutan LimPaMa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan vegetatif dan hasil produksi tanaman kacang panjang yang mendapatkan perlakuan POC LimPaMa. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial yang terdiri atas 4 taraf perlakuan, yakni: A0 (tanpa aplikasi POC), A1 (dosis POC 100 ml/liter air), A2 (dosis POC 200 ml/liter air), dan A3 (dosis POC 300 ml/liter air). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aplikasi POC LimPaMa pada taraf perlakuan A2 (dosis 200 ml/liter air) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap umur berbunga (31,14 HST), umur panen (47,38 HST), jumlah polong per tanaman (72,38 polong), serta berat polong per tanaman (1.238,09 gram). Penelitian ini memberikan manfaat dalam hal pendauran ulang limbah pasar yang diperkaya buah maja menjadi POC LimPaMa, sekaligus menyediakan informasi mengenai respons tanaman kacang panjang terhadap perlakuan yang diberikan. Adapun kandungan unsur hara POC LimPaMa meliputi: C-Organik 0,72%, Total N 0,06%, Total P2O5 0,04%, Total K2O 0,15%, Total Mg 0,005%, dan Total Ca 0,019%.
Keunggulan Karakter Agronomi Calon Varietas Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) JS CR EVI 510 Khasanudin khasanudin
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.2032

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang stabil, namun produktivitasnya masih belum optimal sehingga diperlukan pengembangan varietas unggul baru yang berdaya hasil tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui keunggulan karakter agronomi calon varietas cabai rawit JS CR EVI 510. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2025-Maret 2026 di Dusun Rekesan, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada ketinggian 686 mdpl. Penelitian dilakukan menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi umur berbunga, umur panen, tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, lebar daun, panjang buah, diameter buah, berat buah, tebal kulit buah, berat buah per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per petak, dan produktivitas per hektare, dan daya simpan buah. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JS CR EVI 510 unggul pada berat buah (3,64 g), tebal kulit buah (1,82 mm), berat buah per tanaman (1,00 kg), jumlah buah per tanaman (273,40 buah), berat buah per petak (28,04 kg), produktivitas per hektare (13,92 ton/ha), dan daya simpan buah (12,50 hari). Berdasarkan hasil tersebut, JS CR EVI 510 berpotensi untuk diusulkan sebagai calon varietas unggul baru.Kata kunci: cabai rawit; keunggulan; karakter agronomi