Articles
317 Documents
Analisis Pengaruh Store Atmosphere Terhadap Keputusan Pembelian Di Groen Kopi: indonesia
Matthew, Joseph;
Soeprapto, Vishnuvardhana Sahishnu;
Julianto, Eric
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.61975
Di Indonesia saat ini tengah mengalami kenaikan jumlah kedai kopi yang drastis. Dalam hal ini pemilik usaha kedai kopi dituntut untuk dapat menciptakan strategi yang tepat untuk dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Dalam pembahasan kali ini ialah terkait pengaplikasian strategi store atmosphere dari suatu kedai kopi. Store atmosphere merupakan sebuah ciri khas yang wajib dimiliki sebuah toko, yang dimana hal tersebut mampu membangun citra di benak pelanggan. Adapun tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh store atmosphere dari masing-masing dimensi secara parsial dan simultan. Target populasi pada penelitian ini merupakan sejumlah pengunjung yang pernah berkunjung dan melakukan pembelian di Groen Kopi. Dalam pengambilan sampel peneliti menggunakan purposive sampling dengan total sampel sebanyak 106 orang responden. Berdasarkan hasil uji t didapati hasil bahwa store exterior, general interior, dan interior display memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian, sedangkan store layout tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
Analisis Pengaruh Substitusi Tepung Mocaf Dalam Pembuatan Marble Cake terhadap Daya Terima Konsumen (Studi Kasus : Generasi Z di DKI Jakarta): (Studi Kasus: Generasi Z di DKI Jakarta)
Rebecca;
Krisnadi , Antonius Rizki
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.62069
Dalam penelitian ini, peneliti melakukan substitusi pada bahan Tepung Terigu dengan Tepung Mocaf karena ada sebagian orang yang memiliki alergi terhadap gluten seperti penderita Celiac Disease dan autism spectrum disorder (ASD). Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui daya terima konsumen terhadap produk Marble Cake dengan substitusi Tepung Mocaf 0%, 25%, 50%, 75% hingga 100%. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif. Kemudian teknik pengambilan sampel ini dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin yaitu n = N / 1+ sehingga menghasilkan 100 panelis dan kuesioner akan disebarkan di DKI Jakarta. Data dari uji organoleptik kemudian diolah dengan menggunakan uji statistik deskriptif persentase dan uji Friedman pada aplikasi SPSS versi 27. Kemudian dari hasil data yang telah diolah menunjukkan bahwa panelis lebih menyukai Marble Cake substitusi Tepung Mocaf 0% untuk segi warna sedangkan untuk segi aroma, tekstur dan rasa yang lebih disukai oleh panelis adalah Marble Cake substitusi Tepung Mocaf 50%. Pada hasil Friedman juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata terhadap 5 perlakuan yaitu Marble Cake substitusi Tepung Mocaf 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%.
Analisa Tingkat Kepuasan Pengunjung Teras Malioboro Dalam Upaya Menciptakan Pengelolaan Berkelanjutan
Mahanani, Sumiyar;
Sulistyo, Agung;
Adianto
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.63202
Bisnis berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pemberian layanan, namun juga memahami presepsi konsumen. Dengan demikian, bisnis mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui sikap pengunjung terhadap Teras Malioboro. Studi ini menggunakan desain penelitian campuran (mix methode) melalui pendekatan konvergen. Metode tersebut dikombinasikan dengan analisa Fishbein sebagai salah satu cara menganalisa produk multi-atribut. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner yang disebar kepada 379 responden. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan wawancara untuk mengetahui pengalaman pengunjung. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya: produk lengkap, instagramable, panggung hiburan, lokasi strategis, serta menjadi daya tarik wisata baru. Berdasarkan hasil analisa sikap pengunjung terhadap Teras Malioboro diperoleh nilai sebesar 79,069. Nilai tersebut berada padi titik potong antara netral dan setuju. Instagramable menjadi atribut yang memiliki nilai paling besar (17,744). Hasil tersebut menegaskan jika kemampuan memahami dan memberikan layanan terbaik dapat dilakukan sebagai upaya menciptakan keberkelanjutan bisnis.
Potensi Gandik sebagai Makanan Tradisional di Upacara Dukutan Karanganyar
Tri Hastiningsih, Wahyu;
Sari , A. Anditha
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.63565
Gandik merupakan sebuah makanan tradisional desa nglurah yang ada di upacara dukutan di Lereng Gunung Lawu. Makanan tradisional ini hanya pada waktu tertentu yang dimana hanya ada 2 kali dalam setahun atau 7 bulan sekali dalam penanggalan jawa. Makanan tradisional ini biasa disajikan dalam suatu acara khusus “Dukutan” dengan melakukan ritual kegiatan bersih desa area candi menggung dengan menggunakan pakaian khas adat jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi makanan “Gandik” sebagai daya Tarik wisata dengan melihat keunikan, originalitas, otentitas dan keragaman. Dalam penelitian ini, juru kunci pelaksanaan acara dukutan dan pemangku kepentingan yang terkait langsung diwawancarai secara menyeluruh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan Gandik memiliki segi keunikan dari pengolahan dan penyajian, secara otentitas. Gandik memiliki penamaan yang berhubungan dengan historis upacara dukutan. Gandik memiliki rasa originalitas dengan menggunakan bahan dasar jagung yang kemudian diolah menjadi tepung dan dicampur dengan kelapa. Bentuk gandik juga beragam melalui bentuk dan warna.
Analisis Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam Keputusan Menginap: Study Kasus Pengaruh e-WOM Terhadap Keputusan Tamu Menginap di Richland Glamping Bali
Juniarta, Pande Putu;
Sari, Retno Juwita;
Saputra, Kadek Wira Adi;
Astawa, I Nengah Dasi
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.64036
Electronic Word of Mouth (eWOM) has a significant impact on the accommodation industry. In today's digital age and increasing reliance on the Internet, reviews and recommendations shared through online platforms play an important role in traveler perception and accommodation choice. The purpose of this study was to analyze the effect of electronic word of mouth on tourists' decision to stay at Richland Glamping Bali. The data source for this research is primary data that comes from the sample, namely tourists who stay at Richland Glamping Bali. Data using a saturated sample by distributing questionnaires to 100 respondents. The method used is simple linear regression analysis. The results show that electronic word of mouth has a positive and significant effect on the decision of guests to stay at Rich Land Glamping Bali with a contribution of 31.6%. The conclusion of this study is that the electronic word of mouth has a positive and significant effect on the guest's decision to stay. Suggestions from researchers for management so that electronic word of mouth owned by Richland Glamping Bali can be used as a strategy to influence tourists' decisions to stay so that room occupancy rates can increase.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SORGUM DAN TEPUNG KULIT PISANG KEPOK SEBAGAI PENGGANTI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN PIZZA DOUGH BAGI PENDERITA DIABETES DAN TERHADAP DAYA TERIMA MASYARAKAT DI JAKARTA BARAT
William tionusa;
Soeprapto, Vishnuvardhana S.
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.64092
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan substitusi Pizza Dough mana yang lebih disukai oleh panelis. Dalam penelitian ini digunakan uji proksimat dan uji organoleptik pada Pizza Dough dengan substitusi tepung sorgum (TS) dan tepung kulit pisang kepok (TKPK) 0%, 90%:10%, 80%: 20% dan 70%: 30% Serta penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Dan jumlah sampel yang didapatkan dari populasi menggunakan rumus Slovin adalah sebanyak 100 panelis. Dari data yang telah diolah dengan menggunakan Uji Analisis Deskriptif, Analisis Frekuensi serta Uji Friedman dengan menggunakan SPSS versi 27. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Panelis lebih menyukai Pizza Dough dengan substitusi TS dan TKPK 90% :10% dari segi aroma dan rasa. (2) Pizza Dough dengan substitusi TS dan TKPK 90% :10% memiliki nutrisi yang lebih baik daripada Pizza Dough TS dan TKPK 0%. (3) Ditemukan perbedaan dari perlakuan terhadap Pizza Dough TS dan TKPK 0%, 90%:10%, 80%: 20% dan 70%: 30%.
Tingkat Kepuasan Wisatawan Terhadap Fasilitas Pariwisata di Pantai Matras, Kabupaten Bangka
Fitriansyah, Hadi;
Andesita, Narissa;
Zulkia, Dwi Rizka
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.64350
Pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai macam fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha dan pemerintah daerah. Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Bangka Tahun 2017, pantai Matras merupakan destinasi unggulan di Kabupaten Bangka serta memiliki potensi dan keistimewaan yang menarik untuk wisatawan. Pantai Matras memiliki beberapa permasalahan yaitu dari sisi ketersediaan, kondisi dan pelayanan dari fasilitas- fasilitas pariwisata di Pantai Matras. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan wisatawan terhadap fasilitas pariwisata di obyek wisata Pantai Matras. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deksriptif kuantitatif. Responden yang digunakan merupakan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Matras. Dari hasil analisis tingkat kepuasan wisatawan Pantai Matras secara keseluruhan wisatawan merasa puas terhadap fasilitas-fasilitas yang ada di Pantai Matras, hal tersebut dibuktikan dengan wisatawan merasa puas terhadap ketersediaan, kondisi dan pelayanan yang dianggap sudah baik dan sesuai dengan standar. Hasil analisis tersebut dapat menjadi masukkan terhadap stakeholder dalam perumusan kebijakan guna meningkatkan daya saing Pantai Matas sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Bangka.
The Contribution of Tourism Objects in Banyumas Kota Lama to the Hotel Occupancy
Deliana, Dian
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.64829
This study aims to assess the impact of tourism attractions in the Kota Lama Banyumas area on hotel occupancy rates. This study employed a qualitative research methodology utilizing a descriptive approach. Qualitative research methods are employed to assess the state of tourism in the Banyumas Kota Lama area. This area lacks optimal and professional management of tourist attractions, leading to suboptimal economic benefits for the local community and low hotel occupancy rates in the vicinity of these destinations. The study findings indicate that the presence of tourist attractions in the Banyumas Kota Lama tourist destination has a significant impact on the local community's economy through increased hotel occupancy. The rise in tourist visits to Banyumas Kota Lama has led to an expansion of employment opportunities in the tourism sector. The hotel industry in the region will see a rise in occupancy due to the growing number of tourists. Hoteliers will directly benefit from the rise in visitor numbers, leading to an increase in their revenues. This can incentivize hoteliers to enhance their hospitality infrastructure and provide superior services in order to attract a larger number of tourists. Moreover, the growing tourist influx will positively affect Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the vicinity.
Analisis Pengembangan Pariwisata Wilayah Perbatasan Indonesia – Malaysia Di Kabupaten Bengkalis
Rahmawati, Dini;
Afif, Fuadi
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.65007
Kabupaten Bengkalis memiliki posisi yang strategis dalam pengembangan dan pembangunan pariwisata. Berdasarkan letak geografisnya, Kabupaten Bengkalis langsung berhadapan dengan perairan Selat Malaka. Terlebih lagi, posisi Kabupaten Bengkalis tepat berhadapan dengan kawasan segitiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Singapura dan Indonesia-Malaysia-Thailand. Hal ini dapat dilihat dari keindahan alam dan kekayaan budaya lokal yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi potensi pariwisata yang berada di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis serta menganalisis pengembangan pariwisata di wilayah tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan observasi lapangan, wawancara dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia dapat dikembangkan pada wisata bahari dengan menerapkan prinsip-prinsip ekowisata yang berkelanjutan dan wisata edukasi Udang Vaname. Alasannya, karena kegiatan wisata di Pantai Selat Baru merupakan obyek wisata unggulan di kawasan tersebut dengan pemandangan pantai yang indah dan merupakan lokasi kegiatan festival budaya diadakan. Ditambah lagi, udang vaname yang dianggap sebagai produk unggulan di sana, dapat dijadikan sebagai wisata edukasi bagi para pelajar untuk menambah pengetahuan. Dengan demikian, diharapkan wisata edukasi dapat memberikan manfaat yang lebih bagi pelaku usaha tambak Udang Vaname.
Redesain Strategi Pemasaran Berbasis Media Sosial di Kampus IPB Internasional
Rahmanita, Yayang;
Ekasani, Kadek Ayu;
Mahendara, Eka
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.65351
Media sosial merupakan konten yang terdapat informasi yang dikemas oleh seseorang yang menggunakan teknologi penerbitan, gampang dijangkau serta dimaksudkan untuk memberikan fasilitas komunikasi, pengaruh serta komunikasi antar sesama dan bersama umum. Masyarakat banyak yang memanfaatkan ketenaran media sosial untuk melakukan pemasaran baik berupa produk maupun jasa. strategi pemasaran mampu diartikan menjadi salah satu dari acuan yang dipakai untuk menyusun perencanaan perusahaan secara menyeluruh. Strategi pemasaran identik dengan berbisnis, dan tentunya berkaitan dengan perusahaan yang menjual produk maupun jasa. Lembaga pendidikan juga menjadi salah satu instansi yang memanfaatkan strategi pemasaran. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil analisis ini menunjukkan bahwa redesain penelitian yang dilakukan oleh tim humas dan promosi IPB Internasional meliputi hampir keseluruhan media sosial, seperti Youtube, Tiktok, Instagram, dan facebook. Implementasi strategi pemasarannya meliputi adsense, hingga menonjolkan copywriting serta konten yang menarik. Begitu pula dengan faktor hambatan maupun faktor pendukung yang membuat tim humas dan promosi dapat melaksanakan strategi pemasarannya. Diantaranya seperti kegiatan sosialisasi, marketing tools sebagai faktor pendukung, hingga minimnya informasi terkait rebranding kampus yang menjadi hambatan