cover
Contact Name
Nurman Ginting
Contact Email
nurmanginting@umsu.ac.id
Phone
+6261-6622400
Journal Mail Official
ihsan@umsu.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Fakultas Agama Islam Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Kota Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26859882     DOI : -
Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal hasil tulisan ilmiah dosen yang merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit pertama sekali pada bulan April tahun 2019. Manuskrip/Naskah yang dipublikasikan di Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat meliputi hasil-hasil kegiatan program pengabdian kepada masyarakat yang meliputi berbagai bidang fokus seperti Agama, Hukum, Sosial, Politik pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Ekonomi dan Teknik yang bersifat asli dan baru dari berbagai kalangan akademisi baik nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 261 Documents
Pemberdayaan Kelompok Tani Ikan Melalui Penerapan Pengolahan Pakan di Medan Mutia Arda; Dewi Andriany; Riadini Wanty Lubis; Aulia Rahman; Joko Yulbiantono
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26774

Abstract

Masalah utama yang sering dihadapi dalam budidaya ikan lele umumnya berkaitan dengan aspek pakan, kualitas air, penyakit ikan, dan manajemen usaha. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi peternak ikan lele adalah biaya pakan yang tinggi, karena pakan menyumbang sekitar 60–70% dari total biaya produksi. Adapun mitra dalam pengabdian ini adalah P2MKP (Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan) Dian Aquatik Indonesia yang berbudidaya ikan lele yang dimiliki oleh Bapak Ir. H Syammaun Usman, M.Si di Jalan Bunga Kardiol No.49 Medan yang telah berdiri sejak tahun 2013. Tujuan kegiatan PKM agar mitra dapat menambah sumber pendapatan baru dengan menjual pakan pelet apung kepada pembudidaya ikan air tawar disekitar lokasi mitra, dimana pendapatan menjual pakan ikan air tawar memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan hanya ikan lele ke pasar, serta mitra dapat membuat pakannya secara mandiri. Adapun tahapan metode pelaksanaan meliputi Sosialisasi Terkait Manfaat Penggunaan Teknologi Mesin Pelet Terapung, Penerapan Teknologi Mesin Pelet Terapung, Pelatihan Manajemen Operasional dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Pelatihan Teknis Manajemen Pemasaran, dan launching produk. Hasil yang diperoleh adalah Pengetahuan 10 staf mitra akan penggunaan mesin pelet terapung beserta keuntungan ekonomisnya yang dipantau dari hasil post test dengan nilai diatas 70, Mitra dapat membuat 90% pelet memenuhi standar apung dan kekerasan, Penggunaan pelet organik apung buatan sendiri, tidak adanya kecelakaan kerja dalam proses pembuatan pelet apung, terjualnya 100 Kg pakan dalam bulan pertama.
Pendampingan Manajemen Pemasaran Hasil Produk Penyandang Disabilitas Di Kota Jayapura Stevanus Thanne; Wa Ariadi; Musa Youwe; Fitrani Fitrani; Namriani Namriani
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.29755

Abstract

Penyandang disabilitas di Kota Jayapura memiliki potensi ekonomi melalui usaha kerajinan, kuliner, jasa, dan produk kreatif, namun masih menghadapi kendala utama pada aspek manajemen pemasaran, seperti strategi pemasaran, penetapan harga, pengemasan, promosi, dan pemanfaatan media pemasaran yang adaptif. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan manajemen pemasaran guna meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan produk secara efektif dan berkelanjutan, memperluas jangkauan pasar, serta mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Kegiatan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yaitu pemberdayaan yang berfokus pada identifikasi aset, potensi, keterampilan, pengalaman usaha, dan kekuatan komunitas peserta, kemudian memperkuatnya melalui pendampingan partisipatif dan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Tunanetra Humania, Kota Jayapura, pada 24–25 November 2023 dengan melibatkan 27 peserta penyandang disabilitas yang telah memiliki usaha, serta didukung Pemerintah Daerah Kota Jayapura. Rangkaian kegiatan meliputi koordinasi mitra, penyampaian materi, diskusi interaktif, pendampingan penyusunan strategi pemasaran, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep dasar manajemen pemasaran, meningkatnya kemampuan menyusun strategi pemasaran sesuai karakteristik produk, serta tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Pendampingan berbasis aset komunitas terbukti relevan dan efektif dalam memperkuat kapasitas usaha serta mendukung pemberdayaan ekonomi inklusif di Kota Jayapura.
Edukasi Kesehatan Mental Dan Manajemen Stres Bagi Siswa SMK Pariwisata Aisyiyah Sumatera Barat Nova Rita; Sri Nova Deltu; Astrina Aulia; Misbah Rihadatul Aisy; Muhammad Akmal
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26968

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental dan kemampuan manajemen stres siswa SMK Pariwisata ‘Aisyiyah Sumatera Barat melalui edukasi interaktif dan praktik relaksasi. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam pemaparan materi, diskusi terbuka, dan simulasi teknik pengelolaan stres. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep kesehatan mental, sumber stres, serta strategi koping adaptif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta dan keterlibatan guru menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhan sekolah vokasi yang menghadapi tekanan akademik dan persiapan dunia kerja. Edukasi ini selaras dengan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dan Ke’Aisyiyah yang menekankan keseimbangan jasmani dan rohani sebagai fondasi pembentukan manusia berkemajuan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan kesadaran preventif dan keterampilan praktis bagi siswa untuk membangun ketangguhan mental serta mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat secara psikologis.
Program Pembinaan Ekstrakurikuler Cricket sebagai Sarana Pengembangan Potensi Atlet Muda di SMA Swasta Mulia Sumatera Utara Abdul Hakim Siregar; Suranta Pratama Ginting; Rosmaini Hasibuan; Dody Feliks Pandimun Ambarita
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26987

Abstract

Mitra dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat adalah SMA Swasta Mulia, yang menjadi lokasi pelaksanaan program “Pembinaan Ekstrakurikuler Cabang Olahraga Cricket bagi Siswa sebagai Upaya Menghasilkan Atlet Muda Sumatera Utara”. Sekolah ini beralamat di Jl. Kenanga Sari No. 33, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain adalah kurangnya pengalaman dan pengetahuan guru serta siswa tentang olahraga cricket, terbatasnya fasilitas dan infrastruktur pendukung kegiatan olahraga tersebut, serta minimnya jumlah pelatih yang memiliki keterampilan dan kompetensi dalam cabang olahraga cricket. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Program Kemitraan Masyarakat menawarkan beberapa solusi, yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru olahraga serta calon pelatih cricket melalui pelatihan dan pendampingan, penyediaan fasilitas serta peralatan dasar cricket yang memadai, dan pelatihan bagi pelatih berkompeten yang disertai dengan program pendampingan berkelanjutan. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan melalui lima tahapan, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program dengan melibatkan partisipasi aktif mitra. Hasil dan dampak kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru serta pelatih di SMA Swasta Mulia terhadap olahraga cricket, tersedianya fasilitas dan peralatan dasar yang memungkinkan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler cricket secara rutin, serta meningkatnya antusiasme siswa dalam mengikuti latihan. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun kemitraan yang baik antara SMA Swasta Mulia dan Universitas Negeri Medan (UNIMED), yang diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk pembinaan dan pengembangan olahraga cricket secara berkelanjutan di masa mendatang.
Mengabdi di Yala: Membangun Perdamaian di Tengah Keragaman Jufri Naldo; Amal Hayati; Azhari Akmal Tarigan; Ismail Ismail; Syahrial Arif Hutagalung; Nur Aminah Rambe
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26420

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama di kalangan siswa-siswi Thamavitya Mulniti School, Yala, Thailand. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi sosial Yala sebagai wilayah multikultural yang rentan terhadap konflik identitas dan perbedaan pemahaman keagamaan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama: pre-test, pendampingan pembelajaran moderasi beragama, serta evaluasi dan monitoring. Pre-test dilakukan untuk memetakan tingkat pemahaman awal siswa mengenai konsep moderasi, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, dan pembelajaran berbasis pengalaman. Sementara itu, evaluasi dilaksanakan dengan post-test, wawancara, dan monitoring berkelanjutan untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap nilai moderasi beragama. Data pre-test mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa masih memahami moderasi sebatas sikap netral, tanpa mampu mengaitkannya dengan praktik hidup sehari-hari. Setelah program, hasil post-test memperlihatkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi praktik toleransi, membangun dialog lintas iman, serta menghargai perbedaan budaya dan tradisi. Guru juga mengalami transformasi dalam metode pembelajaran, dari model konvensional menuju pendekatan yang lebih partisipatif dan inklusif. PKM ini menegaskan bahwa pendidikan moderasi beragama melalui metode pendampingan dan monitoring mampu menjadi strategi efektif dalam membangun perdamaian di tengah keragaman. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dan guru memperlihatkan potensi besar dalam menjadikan sekolah sebagai pusat penguatan budaya damai di wilayah Yala. Program ini diharapkan menjadi model berkelanjutan yang dapat direplikasi di sekolah lain, baik di Thailand Selatan maupun di kawasan Asia Tenggara, yang memiliki karakteristik masyarakat serupa. 
Pengabdian Internasional Di Universiti Malaya-Malaysia: Inovasi Hijau Untuk Penghidupan Berkelanjutan Bagi Masyarakat Pedesaan Di Malaysia Lita Nasution; Rikson Asman Fertiles Siburian; Dedi Holden Simbolon; Srie Faizah Lisnasari; Saipul Sihotang; Jacqueline Joseph; Riduan Sembiring; Desi Sri Pasca Sari Sembiring
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.30304

Abstract

Pengabdian ini mengeksplorasi penerapan inovasi hijau untuk penghidupan berkelanjutan di komunitas pedesaan di Malaysia melalui program pengabdian masyarakat internasional. Inisiatif ini mengintegrasikan praktik ramah lingkungan dalam bidang pertanian, energi terbarukan, ekowisata, dan edukasi lingkungan dengan pendekatan partisipatif. Metodologi mencakup pemetaan sosial, keterlibatan komunitas, dan implementasi teknologi percontohan seperti kompos dari limbah kelapa sawit, industri bambu lokal, serta panel surya skala kecil. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran dan kapasitas masyarakat, dengan partisipasi aktif pemuda dan pendidik dalam program edukasi lingkungan.. Pemberdayaan ekonomi terlihat dari terbentuknya usaha komunitas dan penggunaan alat keuangan digital. Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan holistik lintas sektor terhadap inovasi hijau dapat menjadi model yang layak untuk keberlanjutan pedesaan dan direplikasi di wilayah serupa. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan ilmu pembangunan berkelanjutan dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperluas praktik hijau di tingkat akar rumput.
Pemberdayaan Masyarakat Tani Sayuran di Lahan Gambut untuk Meningkatkan Hasil dan Keberlanjutan di Kampung Gambut Kelurahan Siantan Hilir Dewi Kurniati; Maherawati Maherawati; Sulakhudin Sulakhudin
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26663

Abstract

Kampung Gambut di Kelurahan Siantan Hilir memiliki potensi pertanian sayuran dan ubi kayu, namun menghadapi kendala manajemen usaha, keterbatasan iptek, dan minimnya diversifikasi produk olahan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan pendekatan ekonomi hijau melalui pelatihan pemetaan bisnis model canvas, pencatatan keuangan sederhana serta pengolahan ubi kayu menjadi tepung MOCAF. Tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan rencana keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat pada aspek manajerial, teknis, dan finansial. Penerapan inovasi berjalan efektif berkat transfer pengetahuan yang sistematis, praktik langsung, serta partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan ini berkontribusi pada kemandirian petani, keberlanjutan usaha tani di lahan gambut, dan peluang pengembangan inovasi lanjutan
Pencegahan Penyakit Degeneratif dan Faktor Risikonya Isra Thristy; Amelia Eka Damayanti; Nanda Sari Nuralita
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.25921

Abstract

Penyakit degeneratif, termasuk diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke, telah menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, seiring dengan perubahan gaya hidup dan peningkatan harapan hidup. Di Indonesia, penyakit degeneratif kini merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas, menggantikan penyakit menular yang sebelumnya mendominasi. Untuk mengatasi permasalahan penyakit degeneratif di masyarakat, terutama di wilayah seperti Kota Medan, diperlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan edukasi dan kesadaran masyarakat dan promosi gaya hidup sehat. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penyuluhan. Tim Pengusul dan mitra bersama-sama menyusun rencana kegiatan, metode, tujuan, sasaran dan target yang harus dicapai. Dari kegiatan ini, didapatkan hasil pengetahuan peserta sebelum edukasi lebih banyak yang masih kurang (62,5%) mengenai penyakit degeneratif dan faktor risikonya dibandingkan setelah mendapatkan edukasi (20,8%). Setelah dilakukan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan yang lebih baik (79,2%) dibandingkan sebelumnya (37,5%). Intervensi edukatif seperti ini penting dilakukan secara rutin dan menyeluruh untuk mencegah meningkatnya kasus penyakit degeneratif di Indonesia.
Strategi Pengembangan Kreativitas Anak melalui Kegiatan Lomba Gebyar Muharram di Desa Jentera, Kecamatan Wampu Avria Damayani; Ade Chita Putri Harahap; Rahmatia Ritonga; Indah Marentina Siregar
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26385

Abstract

Kegiatan lomba dalam peringatan Gebyar Muharram di Desa Jentera menjadi salah satu sarana strategis dalam menumbuhkan kreativitas anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kegiatan Gebyar Muharram serta strategi yang diterapkan dalam mengembangkan kreativitas anak melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam lomba seperti lomba mewarnai,lomba azan,lomba hafalan surah pendek dan fashion show dapat meningkatkan rasa percaya diri, daya imajinasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Dukungan dari orang tua, guru, dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan strategi ini. Kesimpulannya, kegiatan Gebyar Muharram merupakan pendekatan berbasis budaya dan keagamaan yang efektif dalam mengembangkan kreativitas anak di tingkat desa.
Penguatan Literasi Aksara Jawi dan Pego: Program Pengabdian Internasional di Akademi Jawi Malaysia Kholili Hasib; Muhammad Farid; Zainal Abidin; Muhammad Nurusshobah
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26523

Abstract

Program pengabdian internasional ini bertujuan memperkuat literasi aksara Jawi dan Pego sebagai warisan peradaban Islam-Melayu yang semakin terpinggirkan akibat dominasi huruf Latin. Kegiatan dilaksanakan di Akademi Jawi Malaysia dengan melibatkan mahasiswa  dan dosen melalui workshop penulisan, pengenalan naskah klasik, pendampingan membaca teks turāth, serta pelatihan digitalisasi manuskrip. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca dan menulis, sekaligus lahirnya kesadaran baru akan identitas budaya dan keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa Jawi dan Pego bukan hanya sistem tulisan, melainkan simbol peradaban Islam yang hidup. Dibandingkan dengan penelitian terdahulu mengenai aksara tradisional, program ini memberi kontribusi baru berupa kolaborasi lintas negara dan integrasi teknologi digital. Implikasinya, pelestarian aksara Jawi dan Pego membutuhkan pendekatan edukatif, partisipatif, serta dukungan kebijakan pendidikan agar tetap relevan di era modern.