cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
DESAIN RUANG KOMUNAL SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI LAHAN SEMPIT DI KAWASAN KAMPUNG RAWA JAKARTA PUSAT Mustaram, Agnatasya Listianti; Jayanti, Theresia Budi; Darmady, Irene Syona; Agustin, Laura Tri
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.31888

Abstract

Housing in a small area with dense population often becomes an obstacle for the society to obtain proper facilities. As residents of a certain area, people often face challenges with limited shared space. In certain contexts, communal space is temporarily scattered along the streets. The location of Kampung Rawa was chosen as the venue for the PKM (Community Service) due to the condition of the area that is situated on a confined area and lacking communal space. This Community Service Activity (Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat) is carried out in an effort to respond to the problems faced by the community, especially the residents of Kampung Rawa, through the application of architectural knowledge. Kampung Rawa, which is part of the Johar Baru District, Central Jakarta, is one of the most densely populated settlements in Jakarta and has even been referred to as one of the most densely populated in Southeast Asia. In 2021, the population density of the Johar Baru District reached 60,788 people/km², which inevitably contributes to the rise of various social issues. One of them is the lack of communal spaces for community interaction. The presence of active communal spaces is considered to be one of the solutions to urban problems and also serves as a place for interaction. In designing a good communal space, all aspects of society need to be considered so that it can benefit not only one group of people but various groups. One of the things that are needed to be done is to interact directly with the community of Kampung Rawa, to get to know them more deeply in terms of their activities, limitations, and other contextual needs. This PKM (Community Service Program) utilizes a qualitative approach along with a phased design method to develop spaces for community activities and communal areas. ABSTRAK Hunian di lahan sempit dengan kepadatan tinggi kerap menjadi kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan kecukupan fasilitas yang memadai. Sebagai penghuni suatu wilayah, seringkali warga dipersoalkan dengan keterbatasan ruang untuk bersama. Dalam lingkup tertentu, ruang bersama terbatas berada pada jalan-jalan kecil yang sifatnya sementara. Lokasi Kampung Rawa terpilih sebagai lokasi pelaksanaan PKM mengingat kondisi kampung yang berada pada lahan sempit dan tidak memiliki ruang komunal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan dalam upaya menanggapi masalah yang masyarakat hadapi khususnya warga Kampung Rawa melalui penerapan ilmu-ilmu arsitektur. Kampung Rawa yang merupakan bagian dari Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat yang merupakan salah satu pemukiman terpadat di Jakarta bahkan pernah disebut sebagai salah satu pemukiman terpadat di Asia Tenggara. Pada tahun 2021, kepadatan penduduk Kecamatan Johar Baru mencapai 60.788 jiwa/km² dan hal ini tentunya menimbulkan berbagai masalah sosial. Salah satu diantaranya adalah ketiadaan tempat ruang komunal untuk masyarakat berinteraksi. Keberadaan ruang komunal yang aktif dianggap menjadi salah satu solusi masalah perkotaan sekaligus menjadi tempat untuk berinteraksi. Dalam mendesain ruang komunal yang baik maka segala aspek dalam masyarakat perlu diperhatikan sehingga dapat memberikan manfaat tidak hanya terhadap satu golongan masyarakat tetapi berbagai golongan. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah berinteraksi langsung dengan masyarakat Kampung Rawa, untuk mengenal mereka lebih dalam dari segi aktivitas, keterbatasan, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang kontekstual. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah metode kualitatif dan metode tahapan perancangan ruang untuk berkegiatan warga dan ruang komunal
PELATIHAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, and MATHEMATICS) GUNA PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR Tiatri, Sri; Jap, Tji Beng; Ie, Mei; Oeyta, Vienchenzia; Anisa Husnul Khotimah; Ayesha Desfitrianie; Margareta; Shalsa Dea Purnama; Zahra Shafira; Tasya Mulia Salsabila; Rahmiyana Nurkholizah
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32288

Abstract

The 21st century learning that emphasizes the importance of integrating technology in education. The use of digital technology in STEM learning is an innovative way to increase student engagement and strengthen their understanding of the material. Digital technology and classroom management training was given to 51 elementary school teachers in Ciherang on September 4 2024. This training was carried out by providing a pretest, material, roleplay and posttest. The results of this activity can be seen from the pretest and posttest which show that the use of digital health tools increased by 45%, while classroom management skills increased by 19%. These results show the effectiveness of training in increasing teacher competence in these two aspects. However, obstacles are found among older teachers, who tend to be less motivated to learn digital technology. On the other hand, younger teachers who are more adept at technology can help their colleagues who are struggling. To overcome this challenge, it is recommended to conduct more in-depth follow-up training, especially regarding the application of digital technology in learning and school administration. Apart from that, mentoring for senior teachers is very important so that they can more easily adapt to technological developments. Collaboration between young and senior teachers needs to continue to be encouraged to increase technology adoption and the quality of education. This training not only improves teachers' technical skills, but also builds their confidence in managing classes using technology. ABSTRAK Pembelajaran abad 21 yang menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan. Penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran STEM merupakan salah satu cara yang inovatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkuat pemahaman mereka terhadap materi. Pelatihan teknologi digital dan manajemen kelas yang diberikan kepada 51 guru SD di Ciherang pada 4 September 2024. Pelatihan ini dilakukan dengan memberikan pretest, materi, roleplay, dan posttest. Hasil dari kegiatan ini terlihat dari pretest dan posttest yang menunjukkan hasil penggunaan alat kesehatan digital meningkat sebesar 45%, sementara keterampilan manajemen kelas meningkat sebesar 19%. Hasil ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru di kedua aspek tersebut. Namun, kendala ditemukan pada guru yang lebih tua, yang cenderung kurang termotivasi untuk mempelajari teknologi digital. Di sisi lain, guru muda yang lebih mahir dalam teknologi dapat membantu rekan-rekan mereka yang kesulitan. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan mengadakan pelatihan lanjutan yang lebih mendalam, khususnya terkait penerapan teknologi digital dalam pembelajaran dan administrasi sekolah. Selain itu, pendampingan bagi guru senior sangat penting agar mereka lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kerja sama antara guru muda dan senior perlu terus didorong untuk meningkatkan adopsi teknologi dan kualitas pendidikan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka dalam mengelola kelas yang menggunakan teknologi
PENGAJARAN DASAR AKUNTANSI MELALUI FLIPPED CLASSROOM DALAM KEGIATAN ASISTENSI MENGAJAR DI SMA TARSISIUS 1 JAKARTA Jennifer, Jennifer; Sriwati, Sriwati
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32354

Abstract

The lack of quality in accounting education in Indonesia has become a challenge for the future of the accounting profession. This teaching assistance program was carried out to help improve the quality of accounting education, especially at SMA Tarsisius 1 Jakarta, which faces the issue of limited study time for delivering in-depth accounting material. This has caused students to view accounting as a very complex subject, reducing their interest in it. As a solution, the flipped classroom method was implemented, where students were given learning materials independently outside of class through modules and PPT (PowerPoint presentations). Meanwhile, class time was used for discussions, problem-solving exercises, and direct evaluation of student understanding. The results of this teaching assistance program using this method showed a significant increase in students understanding of basic accounting concepts. Based on quiz evaluations and questionnaire results, this method proved to be effective not only in enhancing understanding but also in increasing active participation and students interest in accounting. The implementation of the teaching assistance program at SMA Tarsisius 1 Jakarta for 6 offline meeting sessions for accounting subjects with the flipped classroom learning method has run according to the objectives and has had a positive impact on various parties. This method is not only a solution to the problems faced by SMA Tarsisius 1 Jakarta in terms of time constraints to deliver materials, but also succeeded in creating a more interactive and enjoyable learning atmosphere. Overall, this teaching method has the potential to become an innovative and effective solution for improving the quality of accounting education in Indonesia ABSTRAK Kurangnya kualitas pendidikan akuntansi di Indonesia saat ini telah menjadi tantangan bagi profesi akuntan di masa depan. Program asistensi mengajar ini dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan akuntansi, terutama di SMA Tarsisius 1 Jakarta, yang menghadapi masalah keterbatasan waktu belajar untuk penyampaian materi akuntansi secara mendalam. Hal ini membuat siswa menganggap mata pelajaran akuntansi sangat kompleks, sehingga menurunkan minat mereka terhadap akuntansi. Sebagai solusinya, diterapkan metode flipped classroom dimana siswa diberikan materi pembelajaran secara mandiri di luar kelas melalui modul dan PPT (PowerPoint presentations), sementara waktu di kelas digunakan untuk diskusi, latihan soal, serta evaluasi pemahaman secara langsung. Hasil kegiatan asistensi mengajar melalui metode ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai konsep dasar akuntansi. Pelaksanaan program asistensi mengajar di SMA Tarsisius 1 Jakarta selama 6 sesi pertemuan luring untuk mata pelajaran akuntansi dengan metode pembelajaran flipped classroom telah berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak positif bagi berbagai pihak. Metode ini tidak hanya menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi SMA Tarsisius 1 Jakarta dalam keterbatasan waktu untuk menyampaikan materi, tetapi juga berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Secara keseluruhan, metode pembelajaran ini berpotensi menjadi solusi yang inovatif dan efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan akuntansi di Indonesia.
PENGENALAN BIMBINGAN KARIR DI BIDANG MANAJEMEN PADA SISWA SMA TARSISIUS 2 JAKARTA Andrew, Richard; Benedict Mario Septian Sondjaja; Chelsea Marchellia; Cynthia Vanessa Mona
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32397

Abstract

Career consultation in school is one of the most discussed problems nowadays.  This majorly because of some problematic things such as students problems as a jobseeker and future business owners, counsellors problems as the mediator and the agent of valuable information, teachers’ problems as the trainer for their skill-sets and the motivator during the learning processes within the educational periods and portals’ problems as the information system and the source of primary marketing communication to the external practitioners’ world.  Those problems can be solved with a comprehensive qualitative method that practiced directly especially for those who are in the High-school level.  The subject for this topic is Tarsisius 2 High-school which located in West Jakarta.  The objective of this social act is to ensure that career management in that High-school could be mutually beneficial for all the schools’ stakeholders including the principal and vice principal.  The direct method are implemented for this event and this event was permitted directly as well from both School-Principal and Vice-Principal of the school.   As a result, both the school and the higher educations personnel that include lecturer and students run well.  The head of the school hopes that similar activities with different topic could also run in their educational home-ground ABSTRAK Layanan bimbingan karir pada sebuah sekolah memiliki beberapa masalah utama seperti masalah siswa yang kesulitan mendapat pekerjaan yang sesuai setelah mereka lulus ataupun bingung saat memilih pengambilan program studi pada proses pendidikan tingkat lanjut, masalah konselor yang tidak aktual terhadap kebutuhan industri teranyar atau kebutuhan akan kemampuan tenaga pendidik yang belum terasah padahal dibutuhkan oleh dunia praktisi serta tentu saja masalah portal yang menaungi layanan bimbingan karir tersebut yang terkadang belum tersedia ataupun kurang aktual isi di dalam portal tersebut.  Masalah – masalah tersebut dapat diatasi secara komprehensif dengan pendekatan kualitatif dan langkah kecil untuk pembenahan tersebut adalah dengan memperkenalkan bimbingan karir itu sendiri kepada para siswa Sekolah Menengah Atas.  Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan ini adalah untuk memastikan bimbingan karir secara khusus di bidang manajemen sehingga mereka tertarik untuk mempelajari atau mempraktekkan lebih lanjut terkait dengan bidang ini.  Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah secara luring.  Hasil dari kegiatan ini secara umum dapat dikatakan memuaskan dan beberapa siswa menjadi tertarik untuk mempelajari lebih dalam terkait dengan bidang manajemen dan beberapa ingin mencoba lebih lanjut secara langsung topik yang dibahas.  Secara umum dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan aktivitas ini berjalan dengan baik dan lancar.  Pihak mitra, dalam hal ini adalah SMA Tarsisius 2 melalui Kepala dan Wakil Kepala Sekolah, berharap bahwa kegiatan sejenis dapat dibawakan kembali dengan topik yang berbeda.
EDUKASI TERKAIT PENINGKATAN PEMAHAMAN SOFTWARE ACCURATE UNTUK SIKLUS PERSEDIAAN DI SMKK RAHMANI JAKARTA BARAT widjaja, Chelsya; Steven Imanuel; Bryan Goodwin
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32401

Abstract

In every movement of the company's economic wheels, the role of accounting cannot be separated. Companies in any type of field (services, trade, manufacturing, health, banking, property, mining, etc.) definitely need an accounting bookkeeping process to carry out their business activities. To facilitate the calculation process in accounting, many sophisticated accounting software have been developed. Implementing accounting software also helps optimize company performance, so that almost all companies, both large and small, have implemented accounting software that suits the company's needs. The problems at SMKK Rahmani are: How to understand the definition and function of accounting software, How to implement merchandise inventory into accounting software, How to properly manage merchandise inventory through accounting software. The solution to overcome the problems above is to provide education/training on accounting software for merchandise inventory so that knowledge and understanding of accounting software can develop. Accounting software education for school students and college students has a positive impact because school students and college students experience the development of knowledge and increased competency skills which become added value when they continue their education to the next level, when applying for a job, when starting a business (start up), or investing. The methods applied in this education/training are training, teaching, education and discussion. Overall, the PKM activities had a positive impact on SMKK Rahmani students, the school, and the PKM team. ABSTRAK Dalam setiap gerak roda perekonomian perusahaan, tidak terlepas dari peran akuntansi. Perusahaan pada jenis bidang apapun (jasa, dagang, manufaktur, kesehatan, perbankan, properti, pertambangan, dan lainnya) pasti membutuhkan proses pembukuan akuntansi untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. Untuk memudahkan proses perhitungan dalam akuntansi, sudah banyak dikembangkan software akuntansi yang canggih. Penerapan software akuntansi juga membantu optimalisasi kinerja perusahaan, sehingga hampir semua perusahaan baik skala besar maupun kecil telah mengimplementasikan software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Permasalahan yang terdapat di SMKK Rahmani adalah: Bagaimana memahami definisi dan fungsi software akuntansi, Bagaimana penerapan persediaan barang dagang ke dalam software akuntansi, Bagaimana pengelolaan persediaan barang dagang yang baik melalui software akuntansi. Solusi untuk mengatasi permasalahan di atas adalah dengan mengadakan edukasi/pelatihan software akuntansi untuk persediaan barang dagang agar timbul pengembangan ilmu dan pemahaman atas software akuntansi. Edukasi software akuntansi murid-murid sekolah dan mahasiswa memiliki dampak positif karena murid-murid sekolah dan mahasiswa mengalami pengembangan ilmu dan peningkatan kemampuan kompetensi yang menjadi nilai tambah (value added) saat nantinya melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, saat melamar pekerjaan, saat memulai usaha (start up), maupun berinvestasi. Metode yang diterapkan dalam edukasi/pelatihan ini adalah pelatihan, pengajaran, edukasi, dan diskusi. Secara keseluruhan, kegiatan PKM tersebut berdampak baik untuk murid-murid SMKK Rahmani, untuk pihak sekolah, dan untuk tim PKM
PELATIHAN SOFTWARE AKUNTANSI UNTUK PENCATATAN JURNAL UMUM BAGI SISWA SMK KRISTEN RAHMANI Sriwati, Sriwati; Lie, Irene Kim; Sutedja, Natasya Emillia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32406

Abstract

ABSTRACT The rapid development of technology has an impact on the way business transactions are carried out by the community. Bookkeeping for business transactions must change to accommodate the increasing number of transactions carried out by utilizing digital technology. The use of accounting software for bookkeeping will help companies improve the accuracy and speed up the recording process so that financial information can be produced on time for business decision making. Not only does it affect social and economic life, technological developments, especially those related to bookkeeping, also affect the world of education. In order for graduates to have great prospects to immediately join as skilled workers in their fields, Vocational High School students majoring in accounting are required to have the ability to operate accounting software. Therefore, the PKM Team in collaboration with SMK Kristen Rahmani held training on the use of Accurate accounting software for class XII students. This training aims to strengthen the skills and expertise of class XII students in using accounting software, so that they can compete in a technology-based world of work. This training activity was carried out in the SMK Kristen Rahmani computer room in September 2024. Specifically, this training activity discusses how to use the general ledger module accompanied by a discussion of related accounting theories. Based on the results of the practice questions carried out independently by the training participants, it can be concluded that all training participants have been able to operate the general ledger module. ABSTRAK Pertumbuhan teknologi yang mengalami perkembangan cepat, berdampak pada cara transaksi bisnis yang dilakukan oleh masyarakat. Pencatatan pembukuan atas transaksi bisnis, harus mengalami perubahan untuk menyesuaikan bertambahnya jumlah transaksi yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital. Pemanfaatan software akuntansi untuk pencatatan pembukuan akan membantu perusahaan untuk meningkatkan keakuratan pencatatan dan mempercepat proses pencatatan sehingga informasi keuangan dapat dihasilkan tepat waktu untuk pengambilan keputusan bisnis. Tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan sosial dan ekonomi, perkembangan teknologi terutama terkait pencatatan pembukuan, juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Guna menghasilkan lulusan yang memiliki prospek besar untuk segera bergabung menjadi salah satu tenaga terampil di bidangnya, siswa Sekolah Menengah Kejuruan jurusan akuntansi wajib memiliki kemampuan untuk mengoperasikan software akuntansi. Oleh sebab itu, Tim PKM bekerja sama dengan SMK Kristen Rahmani mengadakan pelatihan penggunaan software akuntansi Accurate untuk para siswa kelas XII. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan dan keahlian para siswa kelas XII dalam menggunakan software akuntansi, agar dapat bersaing di dunia kerja yang berbasis teknologi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan secara luring di ruang komputer SMK Kristen Rahmani pada bulan September 2024. Secara khusus kegiatan pelatihan ini membahas mengenai cara penggunaan modul general ledger disertai dengan pembahasan teori akuntansi terkait. Berdasarkan hasil pengerjaan soal latihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta pelatihan, dapat disimpulkan bahwa seluruh peserta pelatihan telah mampu untuk mengoperasikan modul general ledger
PENCATATAN TRANSAKSI KLAIM PRODUK MENGGUNAKAN SOFTWARE AKUNTANSI Verawati, Verawati; Felicia, Elsa; Florencia, Silviana
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32442

Abstract

Product claim services are provided to customers to accommodate if the product that has been purchased by the customer is damaged or does not function properly. Product claim services are one of the services provided by the company to maintain good relationships with customers. Claims submitted by customers need to be recorded in accounting so that they can be recorded properly. The process of recording claims from customers must be carried out carefully, because it is related to products that have been purchased by customers and are now under the responsibility of the company. The problem faced by SMK Kristen Rahmani is how to provide the skill to record product claim services using accounting software to their students, especially grade XII students. The solution provided to overcome the partner's problem is to provide training on recording product claim transactions using Accurate accounting software. The training was conducted offline at SMK Kristen Rahmani computer room on September 20, 2024. The training process includes theory on product claim transactions and the practice of inputting product claim transactions into Accurate accounting software. A questions and answer session were held during the training process. In addition, quizzes were also held during the training process to determine the level of student understanding on the training material provided. The training went well and the students understood what was meant by product claim transactions from customers, how to record repair or replacement activities carried out by the company, how to bill customer from product claims, how to process customer payments, and how reports and analysis can be carried out related to product claim transactions. ABSTRAK Layanan klaim produk diberikan kepada pelanggan untuk mengakomodasi jika produk yang telah dibeli oleh pelanggan mengalami kerusakan atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Layanan klaim produk merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh perusahaan guna menjaga hubungan yang baik dengan pelanggan. Klaim yang diajukan oleh pelanggan perlu dicatat dalam akuntansi supaya dapat terdata dengan baik. Proses pencatatan klaim dari pelanggan harus dilakukan dengan hati-hati, karena berkaitan dengan produk yang telah dibeli oleh pelanggan dan sekarang berada dalam tanggung jawab perusahaan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM, SMK Kristen Rahmani, adalah bagaimana memberikan keterampilan pencatatan layanan klaim produk dengan menggunakan software akuntansi kepada siswa mereka, terutama siswa kelas XII. Solusi yang diberikan guna mengatasi permasalahan mitra adalah memberikan pelatihan mengenai pencatatan transaksi klaim produk dengan menggunakan software akuntansi Accurate. Pelatihan dilakukan secara tatap muka di ruang komputer SMK Kristen Rahmani pada tanggal 20 September 2024. Proses pelatihan mencakup teori mengenai transaksi klaim produk dan praktik penginputan transaksi klaim produk ke dalam software akuntansi Accurate. Sesi tanya jawab dilaksanakan selama proses pelatihan berjalan. Selain itu, diadakan pula kuis selama proses pelatihan guna mengetahui tingkat pemahaman siswa atas materi pelatihan yang diberikan. Pelatihan berjalan dengan baik dan lancar dan para siswa memahami apa yang dimaksud dengan transaksi klaim produk dari pelanggan, bagaimana mencatat kegiatan perbaikan ataupun penggantian yang dilakukan oleh perusahaan, bagaimana melakukan penagihan atas biaya yang timbul dari klaim produk yang harus ditanggung oleh pelanggan, bagaimana memroses pelunasannya, serta bagaimana laporan dan analisis yang dapat dilakukan terkait transaksi klaim produk
PROGRAM MBKM ASISTENSI MENGAJAR: PENGGOLONGAN AKUN PERUSAHAAN JASA DI SMA SANTA URSULA JAKARTA Darwis, Andrea Stephanie; Susanti, Merry
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32470

Abstract

This article provides an explanation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program for teaching assistance in classifying accounts for service companies at Santa Ursula High School in Jakarta. Based on the author’s observations, the partner school has implemented the Merdeka Curriculum in accordance with Regulation of the Minister of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia Number 12 of 2024 concerning the Curriculum for Early Childhood Education, Elementary Education, and Secondary Education. The Merdeka curriculum brings new challenges for students, particularly those in the 11th grade, in learning accounting as an elective subject, which had not been introduced in the previous grade (10th grade). Therefore, the MBKM teaching assistance program, involving students from the Accounting Department at Tarumanagara University (UNTAR), is expected to help overcome these difficulties. The program aims to broaden the students’ knowledge through teaching experiences outside the classroom, strengthen their understanding of accounting concepts, and provide an opportunity to share knowledge with Santa Ursula High School students. The teaching method involves creating learning materials that simplify the students' understanding of accounting through Q&A sessions, discussions, and problem-solving simulations. The outcome of the MBKM program includes review materials on account classification to be used as teaching aids. Through this program, UNTAR accounting students can develop practical and theoretical skills, while Santa Ursula High School students are expected to gain a better understanding of accounting, preparing them to face future accounting learning challenges. ABSTRAK Artikel ini memberikan penjelasan mengenai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) atas asistensi mengajar penggolongan akun perusahaan jasa di Sekolah Menengah Atas (SMA) Santa Ursula Jakarta. Berdasarkan hasil observasi penulis, mitra sekolah telah menerapkan Kurikulum Merdeka sesuai Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kurikulum merdeka membawa tantangan baru bagi para siswi, khususnya kelas XI, dalam mempelajari mata pelajaran pilihan akuntansi yang belum pernah diperkenalkan pada mata pelajaran sebelumnya di kelas X. Maka dari itu, program MBKM asistensi mengajar yang melibatkan mahasiswa/i program studi Akuntansi dari Universitas Tarumanagara (UNTAR) diharapkan dapat membantu mengatasi kesulitan tersebut. Program ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa/i melalui pengalaman mengajar di luar kelas, memperkuat pemahaman terhadap konsep akuntansi, serta memberikan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dengan siswi SMA Santa Ursula. Metode pelaksanaan kegiatan mengajar ini melibatkan penyusunan media pembelajaran yang mempermudah pemahaman akuntansi para siswi  melalui tanya jawab, diskusi, dan simulasi pengerjaan soal. Hasil dari program MBKM berupa materi peninjauan ulang penggolongan akun sebagai bahan ajar. Melalui program ini, mahasiswa/i akuntansi UNTAR dapat mengembangkan keterampilan praktis dan teoritis, sementara para siswi SMA Santa Ursula diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang akuntansi, sehingga siap menghadapi tantangan pembelajaran akuntansi di masa mendatang
PELATIHAN AKUNTANSI PERPAJAKAN KEPADA SISWA SMK CINTA KASIH TZU CHI DALAM MEMPERSIAPKAN KEBUTUHAN DUNIA KERJA Subianto, Gladys Evelyn; Merry Susanti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32486

Abstract

Taxes have an important role in supporting the country's economy by becoming the government's main source of income to finance development. In an increasingly complex world of work, Vocational High School (SMK) graduates are required to have a deep understanding of taxation. Tax accounting training activities are provided to vocational school students, especially at Cinta Kasih Tzu Chi Vocational School so that students are ready to face industry needs. Tax accounting training for Tzu Chi Cinta Kasih Vocational School students aims to improve students' understanding and skills in facing the increasingly complex demands of the world of work, especially in the field of taxation. This training was carried out for two months using conventional teaching methods, knowledge game methods, group discussions and collaboration. This training process focuses on mastering basic tax concepts, solving practical problems, and equipping students with skills according to industry needs. Students play an active role in guiding students with direction from teachers and supervisors. The results of the training show that Tzu Chi Love Love Vocational School students are able to develop a good understanding of taxation, although some students still need additional guidance. In addition, game-based learning methods have succeeded in increasing student interaction and interest in learning. This training provides a positive contribution not only for students, but also for students in honing their professional skills in the future. This program is expected to be able to bridge the gap between the educational curriculum in vocational schools and the dynamic needs of industry. ABSTRAK Pajak mempunyai peranan penting dalam menunjang perekonomian negara dengan menjadi sumber pendapatan utama pemerintah untuk membiayai pembangunan. Dalam dunia kerja yang semakin kompleks, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut untuk memiliki pemahaman yang mendalam mengenai perpajakan. Kegiatan pelatihan akuntansi perpajakan diberikan kepada siswa SMK khususnya di SMK Cinta Kasih Tzu Chi agar para siswa siap menghadapi kebutuhan industri. Pelatihan akuntansi perpajakan bagi siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks khususnya di bidang perpajakan. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua bulan dengan menggunakan metode pengajaran konvensional, metode permainan pengetahuan, diskusi kelompok dan kolaborasi. Proses pelatihan ini berfokus pada penguasaan konsep dasar perpajakan, pemecahan masalah praktis, dan pembekalan mahasiswa dengan keterampilan sesuai kebutuhan industri. Mahasiswa berperan aktif dalam membimbing siswa dengan arahan dari guru dan dosen pembimbing. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa SMK Cinta Kasih Tzu Chi mampu mengembangkan pemahaman perpajakan dengan baik, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan tambahan. Selain itu, metode pembelajaran berbasis permainan berhasil meningkatkan interaksi dan minat belajar siswa. Pelatihan ini memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi siswa, namun juga bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan profesionalnya di masa depan. Program ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara kurikulum pendidikan di SMK dengan kebutuhan industri yang dinamis
KEWAJIBAN PENERAPAN PERPAJAKAN SETELAH BERAKHIRNYA INSENTIF PAJAK (PP NO. 23 TAHUN 2018) Santioso, Linda; Emilie Monique Bonal; Marcello
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32487

Abstract

The tax incentive period for MSMEs based on PP 28 of 2018 will end in 2024, where MSMEs which have been using special MSME tax rates must change to using general tax rates in accordance with article 17 of the PPh law. MSMEs are required to keep books to calculate the income tax payable arising from income earned as MSME entrepreneurs. MSMEs owned by private individuals have two alternatives for fulfilling tax obligations, namely using bookkeeping or using net income calculation norms (NPPN). MSMEs which are limited liability companies (PT), Commanditaire Vennootschap (CV), Firms, Cooperatives etc. only have one tax obligation to fulfill, namely bookkeeping. The above will certainly increase the costs that must be borne by MSME owners, not only higher tax rates compared to the MSME rates they have been paying so far and administrative costs for recording or bookkeeping. It is ironic, with the increasingly difficult economic situation, the government through the Director General of Taxes requires MSME owners to bear the tax burden through increasing tax rates. The method for implementing PKM activities is offline by providing education and training to Company staff. The results of PKM activities are that entrepreneurs and staff, after understanding tax obligations, can prepare themselves, tidy up administration, make bookkeeping, understand tax regulations and obligations so that business activities can still be maintained well, even though significant changes occur that affect the Company's activities ABSTRAK Masa insentif pajak untuk UMKM berdasarkan PP 28 Tahun 2018 akan berakhir pada tahun 2024, dimana UMKM yang selama ini menggunakan tarif khusus pajak UMKM harus berubah menggunakan tarif pajak umum sesuai pasal 17 undang-undang PPh. UMKM diwajibkan untuk membuat pembukuan dalam menghitung PPh terutang yang timbul dari penghasilan yang didapatkan sebagai pengusaha UMKM. UMKM yang dimiliki oleh orang pribadi memiliki dua alternatif dalam pemenuhan kewajiban perpajakan yaitu menggunakan pembukuan atau dapat menggunakan norma penghitungan penghasilan neto (NPPN). UMKM yang berbadan hukum Perseroan terbatas (PT), Commanditaire Vennootschap (CV), Firma, Koperasi dll hanya memiliki satu pemenuhan kewajiban perpajakan yaitu pembukuan. Hal diatas tentukan akan meningkatkan biaya yang tidak sedikit yang harus ditanggung oleh pemilik UMKM, tidak hanya tarif pajak yang lebih tinggi dibandingkan dengan tarif UMKM yang selama ini mereka bayarkan dan biaya administrasi pencatatan atau pembukuan. Sungguh ironis, dengan semakin sulitnya keadaan ekonomi tetapi pemerintah melalui Dirjen Pajak mengharuskan para pemilik UMKM untuk menanggung beban pajak melalui kenaikan tarif pajak. Metode pelaksanaan kegiatan PKM melalui luring dengan memberikan edukasi dan pelatihan kepada staff Perusahaan. Hasil kegiatan PKM dimana pengusaha dan staff setelah memahami berkaitan kewajiban perpajakan, dapat mempersiapkan diri, merapikan administrasi, membuat pembukuan, memahami peraturan dan kewajiban perpajakan sehingga kegiatan bisnis tetap dapat terjaga dengan baik, meskipun terjadi perubahan yang signifikan yang mempengaruhi aktivitas Perusahaan