cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 116 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2025)" : 116 Documents clear
Pengembangan UMKM Ternak Ayam Potong sebagai Bentuk Usaha Ekonomi Produktif Di Desa Muncan Kabupaten Karangasem Hapsari, indahPutu Indah; Yasa, Putu Ngurah Suyatna; Pasupati, Bayu
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11471

Abstract

Kondisi pandemi covid 19 memberikan benturan salah satunya dari sektor ekonomi, UMKM menjadikan solusi untuk mendapatkan penghasilan. Peternakan salah satu komoditi UMKM yang bisa dikembangkan yaitu usaha penjualan daging ayam (ayam potong). Desa muncan dengan topografi sejuk dan merupakan area pedesaan keberadaan peternakan sangat mendukung dengan situasi seperti ini. Salah satu penggiat industri rumah tangga ini adalah I Wayan Rudi spesifikasi produk adalah ayam potong dan ayam panggang. Terdapat beberapa permasalahan terkait dengan pengelolaan dari usaha tersebut, yaitu keterbatasan pengetahuan di bidang pemasaran dan cara meningkatkan kuantitas produksi. Jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk membantu adalah pemberian sosialisasi terkait strategi pemasaran dan cara meningkatkan kuantitas produksi ternak ayam potong. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait strategi pemasaran dan peningkatan kuantitas produksi yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan jumlah penjualan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja
MENINGKATKAN PERTUMBUHAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN PASIR (PRODUKSI BATAKO) MELALUI PEMASARAN DAN PENINGKATAN KUANTITAS DI DESA MUNCAN KABUPATEN KARANGASEM Yasa, Putu Ngurah Suyatna; Hapsari, Putu Indah; Pramartha, I Made Aditya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11476

Abstract

Kondisi pandemic covid 19 memberikan benturan salah satunya dari sektor ekonomi, UMKM menjadikan solusi untuk mendapatkan penghasilan tetap. Industri pertambangan dan pengolahan hasil tambang berupa pasir merupakan komiditi UMKM yang produktif dikembangkan saat ini di Desa Muncan, keberadaan bahan baku yang mencukupi sehingga prospek kedepan mampu berproduksi secara berkesinambungan. Pertambangan salah satu komoditi UMKM yang bisa dikembangkan yaitu industri pengolahan pasir (produksi batako). Desa muncan yang memiliki akses cukup dekat dengan Galian C untuk pertambangan pasir di Desa sebudi dan Desa Pura sehingga pemenuhan bahan baku pasir mudah didapat. Salah satu penggiat industri rumah tangga ini adalah I Made Suara spesifikasi produk adalah Penjualan Pasir dan Batako Press. Terdapat beberapa permasalahan yaitu keterbatasan pengetahuan di bidang pemasaran dan cara meningkatkan kuantitas produksi. Jenis kegiatan yang perlu dilakukan untuk membantu yaitu pemberian sosialisasi terkait strategi pemasaran dan cara meningkatkan kuantitas produksi usaha produksi batako. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mitra terkait strategi pemasaran dan peningkatan kuantitas produksi yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan jumlah penjualan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan aset, omset usaha, jumlah produksi serta peningkatan jumlah tenaga kerja. Kata Kunci: UMKM; Industri Pengolahan Pasir (Produksi Batako); Pelatihan; dan Pendampingan.
Edukasi Kesehatan Mulut dan Gigi pada Anak Usia 6-10 Tahun di MDTA Riyadhotul Mubtadiin Sukmawati, Ima; Rahayu, Yuyun; Marliany, Heni; Srinayanti, Yanti; Sofiah, Siti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11485

Abstract

Kesehatan mulut dan gigi merupakan bagian penting dari kesehatan umum yang harus dijaga sejak dini. Anak-anak usia 6-10 tahun adalah kelompok yang sangat rentan terhadap masalah gigi dan mulut, seperti karies gigi (gigi berlubang), penyakit gusi, serta kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan gigi. Pada usia ini, anak-anak berada dalam fase transisi dari gigi susu menuju gigi permanen, sehingga perhatian terhadap kebersihan mulut menjadi sangat penting. Edukasi kesehatan gigi pada anak usia 6-10 tahun penting dilakukan karena pada usia ini, anak-anak cenderung lebih mandiri dalam menjaga kebersihan diri, termasuk kebersihan gigi. Tujuan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan terkaitan dengan kesehatan mulut dan gigi; dengan harapan peningkatan bebas karies gigi pada anak-anak usia 6-10 tahun. Tempat dilakukan di MDTA Riyadhotul Mubtadiin. Jumlah responden adalah 40 anak. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui metode ceramah,menggunakan alat berupa power point slides, leaflet serta diperjelas dengan metode demonstrasi. Hasil dari intervensi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa anak-anak mengalami peningkatan pengetahuan terkait definisi dan tujuan dari menggosok gigi, frekuensi dan waktu menggosok gigi, dampak jika tidak menggosok gigi, serta cara menggosok gigi yang benar. Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan peserta dalam menjawab dan berperan aktif selama kegiatan berlangsung
Pendampingan UMKM Tas dan Pakaian SEKAYUH : Strategi Pengembangan Usaha dan Peningkatan Literasi Keuangan Marlina, Reni; Suwandi, Yudi Wahyudin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11526

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia karena memberikan kontribusi yang cukup besar terutama dalam Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Salah satu UMKM yang ada di Bandung adalah Sekayuh, Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah masalah pemasaran yang masih terbatas, permasalahan selanjutnya adalah karena keterbatasan sumber daya sehingga menimbulkan keraguan dari pemilik apakah sudah saatnya perusahaan menambah tenaga kerja atau mencari investor serta adanya keraguan dalam menentukan strategi bisnis yang tepat untuk keberlangsungan hidup perusahaan dan masalah informasi pendanaan. Pendampingan akan dilakukan dengan membuat strategi pengembangan usaha dengan menggunakan analisis SWOT dan peningkatan literasi keuangan yaitu memberikan informasi mengenai alternatif pendanaan berbasis digital dan bagaimana cara mendapatkan pendanaan dari lembaga keuangan non bank yaitu lembaga keuangan berbasis teknologi informasi seperti Financial Technology. Setelah kegiatan pengabdian, UMKM Sekayuh dapat membuat analisis SWOT dan mengetahui strategi yang tepat untuk dilakukan agar usahanya dapat berkelanjutan dan mengetahui adanya alternatif sumber pendanaan dari Lembaga Keuangan Non Bank berbasis digital
SOSIALISASI DAN WORKSHOP APLIKASI E-POSYANDU BAGI KADER POSYANDU SEI JANG LAUT DAN POSYANDU AISYIYAH KOTA TANJUNGPINANG Safitri, Liza; Huda, Dwi Nurul; Romdoni, Moch. Rizki; Winarni, Ade; Haris, Muhammad; Bizli, Fikramul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11527

Abstract

E-Posyandu merupakan inovasi dengan memanfaatkan teknologi informasi  sebagai upaya yang digunakan untuk mempermudah dalam pengolahan data, analisis maupun pelaporan hasil kegiatan kader posyandu ke Puskesmas. E-Posyandu di sosialisasikan kepada seluruh kader posyandu Sei Jang Laut dan Aisyiyah. Peserta mempu mengikuti kegiatan sosialisasi dan workshop dengan baik, dimana kader posyandu mampu memahami cara kerja dari aplikasi E-Posyandu. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 13 orang kader posyandu. Dari kegiatan pengabdian ini banyak peserta mendapatkan ilmu baru dan peningkatan kemaupun terutama mengenai E-Posyandu. Hasil evaluasi pelatihan di lakukan melalui kuisioner, jumlah partisipan yang mengisi kuisioner berjumlah 13 orang, dimana hasil Penilaian Pemahaman terhadap materi sosialisasi & workshop 53,8 %. Kualitas penyampaian materi 69,2. Interaksi dengan trainer 66,7 dan Kesesuaian materi dengan kebutuhan kader posyandu 69,2. Optimalisasi pemberdayaan kader dan digitalisasi pos pelayanan terpadu merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan posyandu di lingkungan kota Tanjungpinang
Pemanfaatan Limbah Besi Baja dengan Plasma Cutting untuk Membuat Alat Peraga Jack Up Rig Yunita, Lia; Hb. Sukarjo`, Hb. Sukarjo; Nugroho, Andri Prasetyo
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11572

Abstract

Mitra pengabdian UD Aneka Plastik yang merupakan pengelola limbah plastik dan besi baja berlokasi di Jalan Parangtritis KM 8 Tembi Bantul Yogyakarta. Mitra belum memanfaatkan dan mengelola limbah besi baja dengan baik dikarenakan kendala pengetahuan dan peralatan. Tujuan pengabdian adalah memberikan alat plasma cutting beserta petunjuk penggunaan dalam memotong limbah besi baja supaya dimanfaatkan salah satunya adalah alat peraga Jack Up Rig.  Metode yang digunakan dengan memberikan sosialisasi mengenai pengelolaan limbah besi baja  dan memberikan seperangkat alat plasma cutting serta pelatihan dalam memotong limbah besi baja. Dengan plasma cutting proses pemotongan besi baja disesuaikan dengan ukuran peralatan peraga. Hasil dari pengabdian ini memberikan manfaat kedepanya untuk UD. Aneka plastik dalam pengolahan  limbah besi baja untuk peningkatkan kualitas dan harga jual limbah besi baja
PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM EKONOMI SIRKULAR MELALUI INTEGRATED FARMING SYSTEM BERBASIS OLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN MAGGOT UNTUK PENINGKATAN GIZI PAKAN TERNAK Taufiq, Muhammad; Permana, Rahmat; Falah, Miftahul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11653

Abstract

Pemberdayaan pemuda difokuskan pada kegiatan pengelolaan sampah organik dengan konsep Integrated Farming System dalam membangun Circular Economy melalui pembudidayaan Maggot sebagai pakan ternak yang memiliki nutrisi gizi yang tinggi, dengan harapan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hewan ternak / ikan. Maggot merupakan larva dari proses metamorphosis lalat Black Soldier Fly (BSF), dimana Maggot bermanfaat untuk campuran pakan ternak / ikan, sedangkan kotoran hewan ternak akan menjadi pupuk kompos bagi tumbuhan, dan akhirnya sampah organik yang dihasilkan akan bersirkulasi menjadi makanan lalat BSF sebagai penghasil Maggot. Proses pengolahan yang terintegrasi ini disebut dengan Integrated farming system, karena setiap bagian yang terbentuk terkait satu sama lain dan bersifat mengikat atau saling ketergantungan. Setiap tahapan diharapkan memiliki nilai ekonomi yang dapat menunjang perekonomian bagi masyarakat sebagai penghasilan utama atau penghasilan tambahan atau yang disebut dengan circular economy (ekonomi sirkular), artinya setiap tahapan, mulai dari pengolahan sampah organik, pemeliharaan lalat BSF, pembudidayaan maggot, pembuatan pakan ternak atau pupuk, sampai kembali pada pengolahan sampah organik, diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi yang produktif dalam rangka mewujudkan kesejahteraan kehidupan masyarakat. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terhadap pembudidayaan maggot dilakukan dalam dua sesi, dimana sesi pertama berupa pelatihan dan workshop tentang teknologi pembudidayaan maggot bekerjasama dengan instansi Balai Benih Ikan Tasikmalaya, dalam sesi ini mitra dan mahasiswa terlibat langsung, sedangkan sesi kedua berupa pembuatan kandang maggot yang representatif berdasarkan hasil pelatihan dan workshop, adapun kandang dibuat langsung oleh mitra
Penerapan dan Pelatihan Aplikasi Pengelolaan Stunting pada Desa Merbaun, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Mau, Sisilia Daeng Bakka; Naben, Maria Novalina; Nani, Paskalis Andrianus; Guntur, Robertus Dole; Amal, Yulius Santana; Arto, Kamilus; Bria, Yulianti Paula
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11655

Abstract

Desa Merbaun memiliki masalah prioritas terkait dengan kesehatan terlebih dikarenakan tingginya angka stunting pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Pengelolaan Stunting dan pelatihan pemanfaatan aplikasi tersebut untuk membantu proses evaluasi dan monitoring terhadap perkembangan balita di Desa Merbaun. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahapan persiapan dengan melakukan FGD, tahap pelaksanaan dengan mengembangkan aplikasi dan melakukan pelatihan pemanfaatannya, tahap evaluasi dengan mengukur perbandingan hasil pre-test dan post-test serta tahap pelaporan dan publikasi. Berdasarkan hasil post-test disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan pemanfaatan aplikasi pengelolaan stunting dapat memberikan peningkatan pemahaman terkait penggunaan dan manfaat baik bagi tenaga kesehatan, kepada desan dan staf desa Merbaun. Peserta 01 dan 02 mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 35, peserta 03 sebesar 42, peserta 04 sebesar 40 dan peserta 05 sebesar 30. Aplikasi pengelolaan stunting ini dapat membantu tenaga kesehatan untuk melakukan monitoring terhadap status balita sehingga pengambil kebijakan di tingkat desa dan puskesmas dapat menerapkan aturan dan program yang tepat sasaran dalam mengurangi angka stunting di Desa Merbaun.
Pelatihan dan Pemanfaatan Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Di SD Negeri Jenang 05 Kecamatan Majenang Alimuddin, Johar; Muniroh, Nur; Hasanah, Siti Uswatun
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11659

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat menuntut guru untuk terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi yang terjadi. Peserta didik SD saat ini akrab dengan gawai dan penggunaannya cenderung negatif karena lebih banyak digunakan untuk bermain games. Untuk mengurangi penggunaan gawai yang kurang positif guru dapat menggunakan Virtual Reality sebagai media pembelajaran agar gawai peserta didik bisa digunakan untuk menonton video pembelajaran. Ibu Bapak guru di SD Jenang 5 setelah mengikuti pelatihan sudah bisa membuat video 3600 yang mendukung format virtual reality berjumlah 8 video. Guru SD Jenang 5 dapat melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media virtual reality. Penggunaan virtual reality sebagai media pembelajaran dapat membuat peserta didik lebih semangat belajar dan guru juga menjadi lebih semangat dalam mengajar
Sosialiasi Peran Digital Marketing (Instagram) Dalam Meningkatkan Pemasaran Pada Kantor Konsultan Pajak Nazmi, Hendra; Yunior, Khomeiny; Ernanda, Yovie; Ritonga, Ricky Rafii
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11660

Abstract

Di era teknologi canggih, pemasaran telah beralih dari metode tradisional menjadi digital marketing yang memanfaatkan internet dan aplikasi seluler. Sosialisasi mengenai peran digital marketing dilaksanakan di kantor konsultan pajak The One untuk membekali karyawan dalam memaksimalkan penggunaan teknologi guna meningkatkan ekonomi perusahaan. Dengan semakin banyaknya pengguna internet, digital marketing menjadi strategi yang efektif untuk menjangkau konsumen tanpa batasan geografis maupun waktu. Meskipun Instagram merupakan platform yang populer untuk promosi, masih banyak usaha jasa yang belum memanfaatkan fitur-fiturnya secara optimal. Sosialisasi ini menggarisbawahi pentingnya pemisahan antara akun pribadi dan akun bisnis di Instagram, serta penggunaan fitur yang ada untuk meningkatkan komunikasi dengan konsumen. Pemasaran digital tidak hanya tentang promosi, tetapi juga memerlukan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pelanggan. Selain itu, pemasaran melalui media sosial dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas biaya. Instagram, sebagai media sosial, memungkinkan pengguna untuk berbagi foto dan video, dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan konsumen. Hal ini penting untuk membangun brand dan memperkuat komunikasi antar pelaku usaha. Pemasaran adalah komponen vital dalam operasi bisnis, yang mencakup identifikasi kebutuhan pelanggan, pengembangan produk, penentuan harga, serta metode promosi dan penjualan. Dalam konteks digital, pemasar perlu memahami tiga aspek pelanggan: hati, pikiran, dan semangat, untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Kegiatan ini bertujuan agar karyawan dan pihak berkepentingan dapat meningkatkan keterampilan dalam pemasaran melalui media sosial, khususnya Instagram, mendukung pertumbuhan dan kualitas layanan perusahaan di era ekonomi digital yang terus berkembang

Page 7 of 12 | Total Record : 116